Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARPandemi Covid-19 yang belum menunjukkan kejelasan kapan berakhirnya serta memberi tekanan ekonomi yang besar terhadap Bali membuat sebagian pihak berinisiatif mencari cara untuk kembali menghidupkan geliat perekonomian dengan menggelar acara yang sesuai dengan prosedur Tatanan Kehidupan Era Baru.

Salah satunya adalah panitia festival musik Bali Revival 2020 yang menggelar jumpa pers rencana pelaksanaan acara inovatif tersebut di Kebon Vintage Cars, Denpasar, Jumat (7/8/2020).

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengikuti acara jumpa pers tersebut melalui jaringan daring dari ruang kerjanya di Kantor Gubernur Bali. Dalam arahannya Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini menyampaikan dukungan terhadap dimulainya upaya pemulihan ekonomi dengan menggelar acara yang sesuai dengan protokol kesehatan saat ini.

“Saya menyambut baik setiap usaha yang dilakukan yang kiranya memberikan manfaat yang bisa memberikan kesejahteraan khususnya bagi masyarakat Bali Indonesia yang kita cintai,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Hadiri Puncak Karya Angasti Puja Atma Wedana Griya Gede Telaga Tegal

Tokoh Puri Ubud ini mengatakan sesungguhnya pemerintah berharap bisa fokus menyelesaikan persoalan pandemi ini sehingga Bali benar-benar bersih dari kasus Covid-19. Namun tekanan ekonomi yang terjadi di seluruh dunia termasuk Bali membuat pemerintah dan masyarakat harus menjalankan dua hal bersama-sama, yakni penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Kalau di triwulan ke-2 tahun 2019 kita ada pada posisi positif (pertumbuhan ekonomi sebesar, red) 5,80 dan sekarang di tahun 2020 kita mengalami kontraksi yang sangat luar biasa yaitu berada pada minus 10,98. Jadi inilah kondisi ekonomi kita di Bali yang perlu kita sikapi bersama,” katanya.

Baca Juga :  Ketua AMSI Bali: Hoaks Menurunkan Tingkat Kepercayaan Masyarakat pada Pemberitaan Media

Wagub yang pecinta mobil klasik ini menyadari banyak pihak terdampak dari mandeknya event selama enam bulan terakhir. Namun Wagub mengingatkan agar pelaksanaan festival dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, khususnya dari segi protokol kesehatan. Diantaranya agar menyelenggarakan simulasi sebelum pelaksanaan dan juga memohon keselamatan dari sisi niskala, mengingat tempat acara diselenggarakan, Monkey Forest berdekatan dengan kawasan suci.

“Agar tidak saja sukses dalam pementasan tapi betul-betul sukses tidak menimbulkan efek-efek yang sangat kita tidak inginkan,” ujarnya.

Jos Darmawan selaku Ketua Panitia mengatakan acara bertajuk Bali Revival 2020, New Era Festival akan diselenggarakan selama tiga hari tanggal 15-17 Agustus 2020. Acara ini akan menghadirkan total sembilan artis, yakni masing-masing tiga artis per hari. Festival ini akan menghadirkan konsep baru dimana penikmat karya akan menyaksikan penampilan artis dari dalam kendaraannya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Otoda Nasional, Jaya Negara Menerima Dua Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dan Nilai Tinggi EPPD

Jro Bendesa Padang Tegal, Ubud, I Made Gandra yang mewilayahi Monkey Forest berharap panitia bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. “Besar harapan kami tidak ada kasus (Covid-19) yang muncul dari acara ini. Karena ini pertaruhan besar. Jika ada kasus kita akan mundur kembali. Mari kita saling waspada untuk menjaga jarak dan menjalankan standar yang diwajibkan pemerintah,” ujarnya.(ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News