Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol Drs. I Wayan Sunartha dan sebagian Pejabat Utama (PJU) Polda Bali membuka Kejuaraan Tenis Meja Bali Open Prakasa Rucira Garjita Cup II 2020 dalam rangka Bali Era Baru bertempat di PRG Sport Centre, Tohpati, Denpasar, Jumat (21/8/2020).

Kejuaraan Tenis Meja Bali Open Prakasa Rucira Garjita Cup II 2020 diadakan dengan tujuan memberi kesempatan berlatih dan meningkatkan prestasi serta sebagai adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi ini. Melalui kejuaraan ini juga diharapkan dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Bali.

Baca Juga :  Menparekraf Sandiaga Temui Gubernur Koster, Bahas Soft Loan Bagi Pelaku Pariwisata dan Parekraf

Kapolda Bali menyampaikan pemerintah berupaya untuk menjaga produktivitas di tengah pandemi Covid-19 dengan beradaptasi di era kebiasaan baru. Hal ini tentu tidak mudah, karena mengubah kebiasaan dalam setiap kegiatan membutuhkan proses, termasuk dalam penyelenggaraan event olahraga. Tahapan penyelenggaraan event olahraga dalam masa pandemi telah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum.

Penentuan event olahraga juga harus mempertimbangkan tingkat resikonya, mulai dari resiko rendah, resiko sedang dan resiko tinggi terpapar Covid-19. Pingpong atau tenis meja merupakan salah satu olahraga dengan tingkat resiko terpapar yang rendah. Para atlet menggunakan alat masing-masing dan tidak ada kontak fisik dalam pertandingan karena pembatas diantara pemain sejauh 274 cm berupa meja pingpong tersebut.

Baca Juga :  Bali Raih Penghargaan Response Rate Tertinggi Pertama dalam Sensus Penduduk Online 2020

“Mari kita budayakan olahraga di era adaptasi kebiasaan baru, dan melalui Kejuaraan Tenis Meja Bali Open Prakasa Rucira Garjita Cup II 2020 ini saya berharap bisa menjadi event percontohan kegiatan keolahragaan di era kebiasaan baru, patuhi semua imbauan yang sudah ditetapkan. Pada kesempatan ini saya mengajak seluruh atlrt menjunjung tinggi sportivitas permainan dan selamat bertanding,” ucap Kapolda Bali.

Kejuaraan dibagi menjadi 4 kategori, yaitu ganda putra 33 pasang, ganda putri 25 pasang, tunggal putra 75 orang, tunggal putri 56 orang, dan jumlah seluruh peserta sebanyak 132 orang. Diikuti oleh atlet Bali sebanyak 95 orang dan atlet dari luar Bali sebanyak 37 orang, dengan memperebutkan hadiah total Rp202 juta.

Baca Juga :  Kelurahan Penatih Menjadi Duta Bali di Tingkat Nasional

Kejuaraan dilaksanakan secara terpisah di dua lokasi dan ditayangkan secara live streaming, yakni gedung PRG Sport Centre dan gedung GOR Lila Bhuana. Sebelumnya telah dilakukan tes Swab kepada seluruh official dan peserta, serta sebelum pertandingan dimulai seluruhnya wajib menggunakan masker atau face shield. (dar/bpn)