Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Status darurat bencana Covid-19 telah diberlakukan sejak 28 Januari 2020, melalui Keputusan Kepala BNPB Nomor 9A tahun 2020 tentang Penetapan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia. Dua bulan setelah kasus pertama positif corona ditemukan di Indonesia, Presiden Joko Widodo minta masyarakat Indonesia untuk bisa berdamai dan hidup berdampingan dengan Virus tersebut.

Frase berdamai yang digunakan Jokowi, menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, memiliki makna penyesuaian baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam tatanan kehidupan. Presiden Jokowi kembali menegaskan istilah berdamai dan berdampingan itu pada pertengahan Mei 2020.

Hidup berdampingan harus dilakukan, karena virus ini tak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat. Berdampingan, menurut Jokowi, bukan berarti masyarakat harus menyerah, namun ‘menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru tersebut’.

Peran media dalam melakukan literasi dan edukasi kepada masyarakat, untuk memasuki era kebiasaan baru, sangat diperlukan. Media harus tampil terdepan memberikan literasi dan pencerahan kepada masyarakat, bagaimana tetap melakukan standar protokol kesehatan dalam berdampingan hidup dengan Covid-19. Ketika belakangan ini kedisplinan masyarakat mulai kendor dan tidak menerapkan protokol kesehatan. Padahal, kunci sukses pencegahan penyebaran Covid-19 adalah kedisplinan melakukan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Peringati Hari Lalu Lantas Bhayangkara ke-65, Polresta Denpasar Gelar Syukuran Secara Sederhana

Dalam kondisi saat ini, perlu ditanamkan nilai-nilai Pancasila di setiap individu masyarakat Indonesia. Beberapa nilai-nilai Pancasila yang paling berperan dalam menghadapi pandemi Covid-19, yakni nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong. Kedua nilai tersebut harus terus dipupuk dan digalakkan. Tidak hanya dalam melawan Covid-19, akan tetapi juga dalam mengatasi berbagai persoalan yang melanda negeri ini, agar persatuan bangsa terus terjaga, dan tujuan berbangsa dan bernegara dapat tercapai.

Sehubungan dengan hal tersebut, media online www.suaradewata.com di bawah naungan PT Suara Dewata Media, merencanakan diskusi daring bersama narasumber terkait, bertema “Peran Media dalam Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Indonesia Tangguh Berdasarkan Pancasila”.

Webinar ini akan dilaksanakan pada Senin (27/7/2020), mulai pukul 10.00 Wita – selesai. Pembukaan akan dilakukan oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti. Sedangkan narasumber, salah satu dari Ketua MDA Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet.

Webinar ini diharapkan bisa menciptakan opini di berbagai lini media, guna menyukseskan penanganan Covid-19, dengan tidak memproduksi berita atau opini atas dasar informasi hoaks dan hasutan provokatif yang dapat menghambat penanganan Covid-19. (ita/bpn)