Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARSetelah hampir 4 bulan lamanya para penggemar atau rider motor 2 tak di Bali tidak pernah bertemu atau riding bareng, akhirnya pada Sabtu (25/7/2020) sampai Minggu (26/7/2020), kangen mereka akan terobati.

Di hari tersebut, akan diadakan acara temu kangen para rider 2 tak se-Bali dalam acara yang bertajuk “2 Stroke Gathering and Camping”. Acara akan berlangsung di Taman Wisata Gangga Danau Buyan, Pancasari, Buleleng.

Penggagas acara yang juga Presiden 2 Tak Menolak Punah Bali, Ida Bagus Agung Brahmadiguna atau yang akrab disapa Gus Tolet mengatakan, acara ini adalah temu kangen rider motor 2 tak baik club, non-club, sekaa demen, makelar, modifikator, bengkel dan semua yang terlibat dengan kegemaran motor 2 tak. “Kita berkumpul dalam suasana santai dengan acara kesederhanaan, serta bisa menjadi sebuah kontribusi pengenalan tempat wisata baru yang dikelola secara swadaya oleh desa setempat karena acara ini acara kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa Panca Sari Singaraja,” kata Gus Tolet.

Untuk para rider yang berkenan camping, mereka tidak perlu repot. Desa setempat menyediakan penyewaan alat camping berupa tenda isian 5 orang dengan harga sewa Rp150.000,-, kayu bakar Rp10.000,- per ikat, minyak tanah Rp10.000,- per botol.Tenda yang tersedia hanya 150 tenda isian 5 orang. Sedangkan untuk rider yang membawa tenda sendiri akan dikenakan charge Rp25.000,- per tenda oleh pihak pengelola tempat. 

“Stand makanan akan buka 24 jam. Dan yang paling penting, para rider harus mematuhi semua protokol kesehatan. Para rider yang masuk ke lokasi akan disemprot disinfektan dan harus menggunakan masker dan protokol kesehatan lainnya. Wajib masker, BUMDes juga menyediakan masker, tim Covid-19 desa adat setempat juga ikut terlibat dalam rangkaian acara” tegas Gus Tolet.

Di acara nanti para rider berkumpul di pinggir danau menikmati suasana alam. Semua motor masuk ke lokasi. Ada beberapa hiburan seperti dangdut, Joni Agung, games dan penebaran benih ikan sebagai kenang-kenangan.

Baca Juga :  Gungde “Emoni Bali”, Fokus di Gending Rare dengan Banyak Makna dan Filosofi

“Mari berlibur dan berkumpul dengan aman dan nyaman. Jaga kebersihan areal sekitar acara supaya tetap lestari. Tetap hati-hati di jalan, jaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Semoga alam mengizinkan kita berkumpul dengan aman,” ajak Gus Tolet.

Di balik acara gathering dan camping, para penggemar motor berasap ini juga menggeliatkan ekonomi sekitar. Banyak yang akan diuntungkan, mulai dari para pedagang sekitar acara, bahkan beberapa penginapan dan vila sekitar Bedugul dan Desa Pancasari sudah mulai di-booking oleh para penggemar motor berasap ini.

Baca Juga :  Job Fair 2019 Denpasar, Sediakan 1.001 Lowongan Kerja

“Tentu ini menjadi awal yang positif ditengah kita memasuki tatanan kehidupan baru,” ujarnya. (ads/bpn)