Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNGPerbuatan baik yang murni adalah berbuat baik yang dilandasi dengan cinta kasih dan kasih sayang yang tulus.

Demikian dituturkan Kapolsek Mengwi Kompol I Gede Eka Putra Astawa, SH, SIK ketika  mengunjungi warganya yang sangat membutuhkan uluran tangannya di Banjar Panca Dharma, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung.

Mengetahui ada warganya yang membutuhkan bantuan tersebut, tanpa banyak pertimbangan langsung ia merasa didorong rasa empati yang kuat, untuk menemui Widiantara dan Sukma di rumahnya, Kamis (2/7/2020).

“Mereka adalah kakak-adik, I Made Widiantara (19) dan Ni Komang Sukma Dewi (11) harus menjalani kerasnya kehidupan tanpa orang tua. Ayah mereka sudah meninggal dunia, sedangkan ibunya menikah lagi,” terang Gede Astawa.

Baca Juga :  FKUB Gelar Dialog Lintas Agama dengan tokoh Masyarakat se-Badung

Ia juga mengatakan merasa terkejut dan terpanggil ketika mengetahui nasib kakak-adik tersebut, hidup berdua tanpa orang tua, hidupnya memang dibantu oleh pamannya yang juga sakit, karena gagal ginjal dan sudah beberapa tahun ini rutin cuci darah di RS Mangusada Kapal.

“Pamannya yang sakit tersebut tinggal di seberang jalan, namun masih satu Banjar, di Br. Banjar Panca Dharma, Desa Mengwitani, Badung,” kata Kapolsek Mengwi.

Kapolsek mengharapkan dengan bantuan sembako ini bisa meringankan beban kakak-adik tersebut. “Jangan sungkan menghubungi kami atau Bhabinkamtibmas Mengwitani apabila membutuhkan pertolongan dalam bentuk apapun,” ucap Kompol Gede Astawa.

Dari kunjungan tersebut terungkap jika Widiantara terpaksa kerja di warung makan agar bisa bertahan hidup dan untuk biaya sekolah. Saat ini Widiantara duduk di Kelas 3 SMA, sedangkan adiknya siswi SDN 4 Mengwitani.

“Karena kesulitan keuangan, Widiantara belum bayar SPP selama 2 tahun di SMA Widya Brata Mengwi,” ucapnya.

Mendengar cerita kakak-adik tersebut, Kompol Gede Astawa selain memberikan bantuan sembako, juga menyerahkan dana. “Semoga bisa bantu mereka. Apalagi saat situasi pandemi Covid-19 ini, Widiantara tidak bisa bekerja lagi dikarenakan warung tempat kerjanya tutup sementara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gara-gara Handphone, Suami Istri Cekcok

Terkait hal ini, Kapolsek berjanji akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait agar bisa dibantu meringankan biaya sekolah dan keperluan hidup mereka sehari-hari.(agg/bpn)