Plt Kepala SMPN 14 Denpasar, I Wayan Murah, S.Pd (kanan) dan Wakasek Ni Nengah Sujani S.pd, M.Pd. Sumber Foto : dar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Disdikpora Kota Denpasar telah mengumumkan hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri tahun pelajaran 2020/2021 pada Rabu (24/6/2020) lalu secara online. Pengumuman tersebut merupakan hasil seleksi jalur zonasi (zonasi umum dan dampak Covid-19), afirmasi serta perpindahan tugas orang tua calon siswa.

Baca Juga :  Vidcon bersama Danrem dan Dandim, Pangdam: Bali Nusra Bangkit Tanpa Covid-19

Khusus di SMPN 14 Denpasar, sesuai hasil jalur zonasi umum dengan nilai raport lima semester terakhir kelas 4, 5 dan 6, nilai tertinggi yang diterima adalah 280,00 dan terendah 244,40.

“Dinas telah mengumumkan hasil PPDB kemarin untuk tiga jalur tersebut, dan hasilnya sudah diketahui bersama. Syukurlah, tidak ada kendala berarti selama proses itu berlangsung,” kata Plt Kepala SMPN 14 Denpasar, I Wayan Murah, S.Pd didampingi Ni Nengah Sujani S.pd, M.Pd selaku Waka SMPN 14 Denpasar saat ditemui Kamis (25/6/2020).

Wayan Murah menambahkan, kini sedang berlangsung pendaftaran jalur prestasi akademik dan non-akademik, yaitu 25-30 Juni 2020 dan hasilnya akan diumumkan pada 2 Juli mendatang. Calon siswa yang tidak diterima melalui tiga jalur tadi bisa mendaftar kembali di jalur prestasi. Pendaftaran ulang calon siswa baru akan dilaksanakan pada 9-11 Juli 2020.

“Kalau akademik seperti penghargaan olimpiade dan sejenisnya, sedangkan non-akademik meliputi penghargaan Utsawa Dharma Gita, olahraga dan seni, peduli lingkungan dan penghargaan Pesta Kesenian Bali,” paparnya.

Dari 658 pendaftar (406 lolos verifikasi) di SMPN 14 Denpasar, yang dinyatakan diterima dari tiga jalur tersebut sebanyak 151 orang. “Setelah semua jalur berlangsung, kami di sini nantinya akan menerima sebanyak 7 rombel, dimana masing-masing terdiri dari 36 siswa,” ungkapnya.

Mengingat SMPN 14 Denpasar merupakan sekolah termuda dan kali pertama menyelenggarakan PPDB pada tahun ini, untuk sementara proses belajar mengajar akan menggunakan gedung SD 3 Kesiman. “Sekolah kami sedang proses pembangunan gedung, mudah-mudahan di semester kedua nanti sudah rampung dan bisa digunakan. Terkait kondisi pandemi Covid-19, pola pembelajaran akan menunggu petunjuk dari dinas dan gugus tugas. Sudah dibuatkan skenarionya,” pungkas Wayan Murah sembari mengatakan saat ini pihaknya sedang merancang visi misi sekolah. (dar/bpn)