Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – I Nengah Tamba semakin mantap maju di kancah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jembrana Tahun 2020 setelah berpaket dengan I Gede Ngurah Patriana Krisna alias Ipat yang tak lain adalah putra mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa.

Baca Juga :  Kodim Jembrana Selesaikan Rabat Beton Bersama Warga

Tamba mengaku perjalanan menjadi paket Tamba-Ipat ini cukup panjang. Sebuah proses yang diawali dengan meyakinkan Winasa dan putranya (Ipat) agar mau berpaket dengan dirinya sebagai bakal calon wakil bupati.

“Indikatornya dilihat dari hasil survei dan kegiatan relawan JKJ (Jembrana Kembali Jaya) yang sudah saya lakukan, dan kebetulan hasil survei memang bagus,” kata Tamba, Kamis (11/6/2020).

Karena dilihat selalu bekerja dan giat di masyarakat, maka hal itu menjadi tolok ukur bagi Winasa dan keluarga besarnya yang akhirnya mau “menjodohkan” Ipat dengan dirinya. Tamba pun mengapresiasi keputusan keluarga besar Winasa.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali periode 2014-2019 ini menambahkan proses membentuk duet ini juga ditempuh secara sekala dan niskala. Bahkan, ketika Ipat menandatangani surat perjanjian untuk berpaket sebagai bakal calon wakil bupati mendapatkan persetujuan dari Ida Rsi Bhujangga dari Gria Tegal Cangkring.

“Semua itu berproses dan juga kita laporkan ke DPD masing-masing yang ikut dalam koalisi Jembrana Maju sebanyak 7 partai,” paparnya.

Tamba menegaskan saat ini pihaknya sedang menunggu rekomendasi. “Semua proses dan mekanisme sudah kami lalui. Sampai saat ini kami selalu giat ke masyarakat, kami berkeyakinan teguh bahwa paket kami mendapat rekomendasi,” ujar tokoh masyarakat Jembrana ini.

Niatnya mencalonkan diri menjadi pemimpin Jembrana bukanlah untuk mencari kekuasaan. Justru dia berkeinginan untuk memperbaiki kondisi Jembrana dengan semangat perubahan. Dirinya pun merasa yakin mempunyai kemampuan untuk mengelola Jembrana yang lebih baik ke depan.

“Pergerakan saya ini adalah ibadah (karma), saya ingin ngayah. Ini adalah semangat rakyat bersama untuk menuju perubahan. Saya tidak akan mampu melakukan ini hanya dengan teman di partai saja tapi butuh semangat masyarakat Jembrana. Kalau mau berubah, ayo kita ubah Jembrana secara bersama dan saya mampu untuk melakukan perubahan itu,” tegasnya.

Sumber Foto : Istimewa

Selama ini, Tamba melihat memang ada pembangunan di Jembrana, bahkan tergolong spektakuler tetapi kurang terintegrasi dan tidak memberikan azas manfaat berupa penambahan PAD.

Baca Juga :  Buka Mulai Agustus 2020, Pantai Segara Punya Play Land Terbesar

Untuk itu jika dipercaya menjadi pemimpin di Bumi Makepung, dirinya akan lebih banyak memperbaiki sektor pertanian dan perikanan. Menurutnya, potensi pertanian di Jembrana perlu digali. Persoalan pertanian, yakni air dan penjualan hasil produksi pasca panen harus bisa teratasi.

“Begitu juga persoalan di laut, ikan hasil tangkapan nelayan lokal bisa dibeli dengan harga yang pantas. Kehidupan nelayan di musim paceklik seperti saat ini agar bisa lebih layak, maka industri perikanan kita matangkan. Pengolahan ikan tetap kita pusatkan di Jembrana agar tenaga kerja terserap,” pungkas Tamba.(ads/bpn)