Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARPerkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi penambahan. Per hari ini Kamis (11/6/2020) sebanyak 10 orang dinyatakan positif Covid-19 akibat transmisi lokal. Namun demikian, 1 orang dinyatakan sembuh yang berasal dari Desa Fauh Puri Kelod.

Baca Juga :  Dukung Gaya Generasi Milenial Bali, Honda Genio Punya Pilihan Velg dan Decal yang Lebih Stylish

Secara rinci pasien positif Covid-19 terdiri atas 8 perempuan dan 2 laki-laki yang berdomisili di wilayah Kota Denpasar. Adapun sebaranya mencakup wilayah domisili Kelurahan Kesiman sebanyak 1 orang, Kelurahan Pemecutan sebanyak 5 orang, Desa Pemecutan Kaja sebanyak 1 orang, Desa Ubung Kaja sebanyak 2 orang, dan Desa Pemecutan Kelod sebanyak 1 orang.

“Per hari ini di Kota Denpasar mencatatkan penambahan kasus positif Covid-19 baru sebanyak 10 orang, dan 1 orang pasien dinyaakn sembuh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat di wawancarai di ruanganya, Rabu (10/6/2020).

Dewa Rai menjelaskan bahwa bertambahnya angka kasus positif di Kota Denpasar tidak terlepas dari upaya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar melakukan secrening, tracing dan testing massal methode Swab berbasis PCR yang tingkat akurasinya  lebih tinggi.

“Sekarang GTPP Kota Denpasar sedang fokus untuk menemukan kasus, sehingga upaya penanganan dan pencegahan juga dapat dimaksimalkan, jadi kami tidak mau angka kecil tapi banyak kasus yang tidak terdeteksi, dan ini bisa jadi ancaman akan penyebaran yang lebih luas dan nantinya bisa menjadi bom waktu,” kata Dewa Rai.

Langkah ini menurut Dewa Rai untuk mempercepat pemutusan penularan Covid-19, sehingga nantinya masyarakat bisa lebih cepat produktif dan aman di masa pandemi Covid-19. Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan. Peningkatan kasus akibat transmisi lokal belakangan ini menunjukkan tren semakin meningkat.  Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh masyarakat.

“Kasus saat ini didominasi transmisi lokal, dan masyarakat yang merasa memiliki kontak dapat segera melapor ke Puskesmas untuk dilaksanakan tes rapid awal, sehingga kekuatan penemuan kasus dapat dimaksimalkan, selain itu kami mengimbau untuk tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan,” kata Dewa Rai mengingatkan

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar belakangan ini  terus meningkat. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Kelurahan masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 171 kasus positif. Rincianya adalah 75 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 94 orang masih dalam perawatan.

Hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 878 kasus, namun 404 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 474 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 308 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 270, sehingga masih tersisa 38 ODP.

Baca Juga :  Rai Mantra Jadi Narasumber Pada Bincang-Bincang Pulau Plastik

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 105 kasus, namun 30 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 75 yang berstatus PDP.

Untuk diketahui bahwa per hari ini Kamis (11/6/2020) telah dilaksanakan tracking dan tes dengan menyasar kontak erat pasien positif Covid-19. Pelaksanaan tes menyasar beberapa kawasan yakni Jalan Gunung Batukaru Gang IV sebanyak 120 orang dilaksanakan Rapid Tes dengan hasil Non Reakti dan 5 dilaksanakan Tes Swab namun hasilnya belum keluar. Selanjutnya di Gang Sentols sebanyak 50 orang mengikuti Rapid Test dengan hasil Non Reaktif. Selain itu, tes juga dilaksanakan di Jalan Gunung Kawi dengan menyasar 170 orang mengikuti Rapid Tes dengan hasil non reaktif. (humas-dps/bpn)