Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020 sangat berbeda situasinya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada upacara peringatan yang melibatkan masyarakat atau dalam bentuk perayaan, tetapi kali ini  dilakukan secara virtual.

Seperti halnya Korem 163/Wira Satya termasuk Kodim Jajaran mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipusatkan di Istana Bogor yang dipimpin oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo secara virtual.

Di Makorem sendiri kegiatan  tersebut dilaksanakan Senin (1/6/2020) bertempat di ruang rapat Tanah Aron dan dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Husein Sagaf, S.H., yang menyertakan Kasrem, para Kasi dan Perwira Staf Korem 163/Wira Satya lainnya.

“Stuasi pandemi Covid-19 ini mengharuskan peringatan berlangsung secara virtual dan tidak bisa melibatkan banyak orang dimana protokol kesehatan harus diterapkan,” ungkap Danrem.

Namun demikian, menurutnya tidak akan mengurangi esensi dan makna dari ideologi dan falsafah Pancasila yang mampu sebagai perekat dan pemersatu Bangsa Indonesia.

“Pancasila yang banyak mengandung nilai-nilai luhur mulai dari nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan kesatuan, musyawarah mufakat, keadilan sosial termasuk nilai gotong royong maka sangat bisa kita implementasikan dalam situasi menghadapi pandemi Covid-19 di negara kita, Indonesia,” jelas Danrem.

Ditambahkannya, nilai-nilai gotong royong, persaudaraan dan saling menolong antar sesama menjadi hal yang sangat penting dalam situasi saat ini. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila maka akan menumbuhkan kepekaan atau kepedulian kita untuk saling berbagi dan menolong utamanya menghadapi kesulitan yang ada sehingga beban yang ada dapat dipikul bersama tanpa memandang siapa kita.

Secara khusus bagi Korem 163/Wira Satya, Danrem meminta seluruh jajaran dapat menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk lebih memotivasi kinerja personel maupun satuan dalam melaksanakan semua tugas pokok di kewilayahan.

“Saat ini negara memanggil kita untuk berperan dalam membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 maka semua harus dilakukan dengan totalitas,” tegasnya.

Seperti halnya apa yang sudah diinstruksikan oleh Presiden RI dimana TNI-Polri secara masif dilibatkan dalam penanganan Covid-19, termasuk dalam rangka mendisiplinkan warga masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan. Hal ini adalah sebagian dari bentuk pengabdian prajurit TNI.

“Sikap persuasif, fleksibel, mengedepankan logika dalam mengedukasi warga masyarakat sehingga memiliki pemahaman yang akhirnya bermuara pada kesadaran mandiri dalam menghadapi situasi Pandemi Covid-19 sesungguhnya sudah menjadi implementasi dari penerapan nilai-nilai Pancasila”, pungkas.

Tak lupa Danrem mengingatkan semua pihak dan masyarakat, bahwa untuk dapat kembali ke tatanan kehidupan normal maka harus dimulai dari mendisiplinkan diri sendiri termasuk komitmen melaksanakan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 masih terjadi. (dar/bpn)