istimewa/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEMBertambahnya kasus positif Covid-19 terjadi di Desa Padang Kerta, Karangasem yang sempat mencapai 9 orang akibat transmisi lokal, membuat Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati prihatin.

Baca Juga :  GTPP Covid-19 Buleleng Minta Pimpinan OPD Pantau WFO dengan Cermat

Dari sembilan kasus suda dua yang sembuh. Sementara untuk menghindari penularan lebih banyak lagi, tujuh pasien Covid-19 sedang menjalani karantina di Hotel Candidasa. Desa Padang Kerta yang memiliki jumlah warga 74 KK atau 218 orang ini akhirnya memilih untuk melakukan karantina wilayah selama 14 hari.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan selama 14 hari, Tim Satgas Gotong Royong berbasis Desa Adat bersama relawan menyiapkan makanan yang di drop ke rumah masing-masing warga, sebanyak 218 bungkus setiap tiga kali sehari.

Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati mengapresiasi kebersamaan dan keeratan warga dalam bersaudara. Beliau berharap agar kondisi yang erat masemeton ini tidak hanya terjadi saat bencana Covid-19 ini terjadi, namun dapat diteruskan ke depannya juga.

Baca Juga :  17 PMI Klungkung Kembali ke Kampung Halaman

“Saya harap hal positif ini terus dibangun di tengah masyarakat, dengan bersatu maka kita akan kuat dan saya minta warga tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat sekaligus meningkatkan kedisiplinan diri. Karena mencegah penularan itu akan sangat sulit dilakukan jika kita tidak menyadari pentingnya disiplin menjaga jarak, memakai masker dan mengurangi aktivitas diluar rumah,” tegas Cok Ace saat mengunjungi dapur umum Desa Padang Kerta, Karangasem, Rabu (6/5/2020).

Wagub Cok Ace yang juga di dampingi Ketua DPRD Karangasem Gede Dana, Ketua BPBD Karangasem dan segenap jajaran Satgas setempat mengatakan penyebaran virusnya terutama oleh OTG tetap harus dilakukan kontrol secara berkelanjutan dan terkoordinir, sehingga penularannya dapat dicegah.

Pada kesempatan itu juga Wagub Cok Ace menyerahkan Bantuan logistik, yang diharapkan dapat membantu warga setempat. Dan virus corona ini diharapkan juga akan segera berakhir, tanpa harus ada penambahan kasus yang diakibatkan kurang pedulinya oknum terhadap keselamatan dan kesehatan orang lain baik itu keluarga maupun masyarakat di sekitarnya.(ads/bpn)