Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Tempat usaha petani garam di wilayah Pantai Karang Dadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan rusak lantaran diterjang gelombang pasang pada Rabu (27/5/2020) lalu. Musibah tersebut mendapat perhatian serius ketika Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta turun ke lapangan untuk memberikan bantuan perbaikan dengan memakai uang operasionalnya kepada para petani garam, Sabtu (30/5/2020).

Bupati Suwirta memberikan motivasi kepada para petani garam untuk kembali bangkit, meskipun lahan usaha mereka ada yang hancur diterjang ombak. Pihaknya juga mengaku semangat untuk membudidayakan garam tersebut, sebab garam merupakan bahan pokok. “Pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki tempat penggaraman yang rusak,” ujar Bupati Suwirta kepada para petani garam.

Bupati Suwirta mengatakan sudah menugaskan dinas terkait agar ke depannya mengkaji secara maksimal terutama saat pendistribusian garam ini ke supermarket maupun warung dengan harga yang standar.

Bupati juga mengingatkan agar para petani garam bisa menjaga kesehatan dan keselamatan mengingat cuaca belakangan ini sangat buruk dan sering terjadi hujan angin hingga ombak besar. “Jaga kesehatan dan keselamatan di tengah pendemi Covid-19, apalagi kemungu kembali terjadinya hujan angin hingga ombak besar,” harapnya.

Ada delapan petani garam yang terkena musibah abrasi, yakni Dewa Subawa, Ketut Kuturan, Dewa Nyoman Sandat, Ketut Kaping, Nyoman Keplag, Dewa Ketut Candra, Kertayasa dan Nengah Diana.

Masih di hari yang sama, Bupati Suwirta menyerahkan bantuan perbaikan kepada enam pemilik jukung (perahu tradisional) di Pantai Segara, Kusamba yang sebelumnya juga terkena musibah diterjang ombak hingga perahunya rusak. Dana tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk perbaikan jukung. (dar/bpn)