Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry.

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah alokasi belanja dan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp 405,1 triliun untuk penanganan virus corona (Covid-19).

Paket kebijakan dari pusat melalui stimulus Rp 405 Triliun ini diapresiasi Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry. “Dengan harapan bisa menjaga tingkat konsumsi masyarakat maupun daya beli masyarakat tetap terjaga dan aspek pengeluaran pemerintah/goverment expenditure bisa membantu pertumbuhan ekonomi tidak terlalu jauh merosot, dan apabila Covid-19 ini segera bisa diatasi diharapkan kepercayaan atas investasi kembali pulih dan eksport bisa berjalan dengan lebih baik,” terang Sugawa Korry.

Di daerah juga kita harapkan melakukan langkah-langkah strategis seperti mendorong aspek pengeluaran daerah, realokasi anggaran daerah untuk mempertahankan daya beli masyarakat, membiayai dan mendukung penyediaan APD.

“Pembiayaan yang harus isolasi mandiri, ketersediaan ruangan, obat-obatan dan alat test yang memadai. Serta anggaran untuk Satgas Covid-19 di desa-desa,” terang Ketua DPD Golkar Bali ini.

Kami dukung gubernur yang telah setuju menunjang anggaran Rp 50 juta untuk Satgas Covid-19 di desa adat yang dialokasikan dari anggaran desa adat, begitu juga diijinkannya penggunaan dana desa dinas untuk tanggulangi Covid-19 di desa-desa.

Baca Juga :  Dosen ITB STIKOM Bali Digitalkan Warisan Budaya Komik Lontar

Sugawa korry menegaskan, hal yang belum teralokasikan adalah anggaran untuk media/pers, dalam konteks tugas-tugas mereka mengedukasi dan memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat Bali.

“Kami mendukung sepenuhnya agar anggaran untuk media/pers dialokasikan dengan memadai,” tambahnya.(ads/bpn)