BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEMDesa Adat Yeh Poh, Kecamatan Manggism Kabupaten Karangasem  semenjak dibentuk Satgas Gotong Royong yang diketuai langsung oleh Kelian Dusun Gede Widana ini langsung bergerak untuk melakukan sosialisasi serta gerakan nyata melalui penyemprotan disinfektan serta pemeriksaan rutin keluar masuk warga desa serta warga dari luar desa yang berkunjung ke Desa Adat Yeh Poh.

Baca Juga :  Badung Daerah Paling Cepat Eksekusi Bantuan

Menurut Satgas Bagian Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19, Nengah Karang, jika kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut sudah silaksanakan sejak bulan Maret lalu melalui bantuan swadaya baik tenaga maupun materi dari warga.

”Untuk penyemprotan melibatkan Satgas Gotong Royong yang terdiri dari Perangkat Desa seperti, Pecalang, Sekeha Muda Mudi dan Prajuru Desa. Penyemprotan biasanya dilakukan dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore berkeliling ke tiap-tiap sudut rumah warga,” ungkap Nengah Karang.

Lebih lanjut menurut Nengah Karang, selain penyemprotan disinfektan upaya menangkal masuknya   Covid-19 ke Desa Yeh Poh juga dilakukan dengan mendirikan portal di pintu masuk desa lengkap dengan spanduk bertuliskan “Untuk mengantisipasi Penyebaran Covid-19, Kami warga Desa Adat Yeh Poh tidak menerima warga luar atau tamu ke Desa kami”. Untuk penjagaan portal sendiri melibatkan Pecalang, Tim Satgas Goyong Royong serta warga dan dijaga dari jam 6 pagi hingga 10 malam.

Baca Juga :  Mahasiswa UNS Edukasi Masyarakat Melalui KKN Tanggap Wabah Covid-19

“Warga yang akan memasuki Desa akan d periksa tanpa kecuali menggunakan alat pengukur suhu tubuh serta wajib menggunakan hand sanitizer,” jelasnya.

Meski tak jarang menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, menurut Satgas Gotong Royong Penanganan Covid-19 Desa Adat Yeh Poh harus ketat dan disiplin sesuai anjuran dari Pemerintah.

“Protap seperti ini dianggap perlu dilakukan dengan tujuan Desa Yeh Poh zero kasus Corona,” tutupnya.(ads/bpn)