BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Truk Hino tronton nopol L 8669 UN mogok di jalan tanjakan Samsam II, Desa Samsam, Kerambitan, Rabu (8/4/2020). Akibat kejadian tersebut, arus lalin sempat terganggu.

Peristiwa itu terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk Km 25.1. Menurut sang sopir, Eko Setiawan (40), truk yang mengangkut 40 ton pakan ternak ayam itu mengalami patah as roda belakang sebelah kiri.

“Pas melaju di jalan tanjakan, tiba-tiba truk berhenti dan tidak kuat melaju. Setelah diperiksa, ternyata patah as roda belakang kiri,” ujar sopir truk beralamat di Desa Bengkak, RT4/4, Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Truk tersebut pun mogok dan berhenti di badan jalan, namun tetap berada di jalurnya. Kendati demikian, ketika eskalasi arus lalu lintas mulai meningkat, keberadaan truk mogok itu pun sempat membuat arus lalin terganggu. Polisi yang turun ke lokasi kejadian memberlakukan arus lalin buka-tutup sampai proses evakuasi terhadap truk tersebut.

“Penyebab kejadian karena faktor kendaraan. Pengemudi truk tersebut tidak memperhitungkan beban, apalagi dimuat dengan kondisi di jalan tanjakan samsam II, yaitu dengan muatan pakan ternak ayam sebanyak 40 ton. Beban berat itu mengakibatkan as pendek roda belakang patah,”ujar Kapolsek Kerambitan Kompol Dewa Made Putra. (ita/bpn)