BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Terjadinya peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di sejumlah wilayah di Tanah Air sehingga berdampak sejumlah daerah kini menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menghambat Virus Corona (Covid-19) menjadi kekhawatiran semua pihak.

Hal tersebut membuat terherannya Pengamat yang juga Advokat Bali, I Kadek Agus Mulyawan, SH.,MH., yang menjadi pertanyaan kenapa hal ini bisa terjadi dalam wawancaranya disela acaranya bagi-bagi masker ke masyarakat.

“Iya saya heran virus ini Covid-19 sangat gampang dilawan dan dihindari tapi kenapa pasien positif bertambah terus. Ini yang perlu dilakukan research kenapa ini bisa terjadi, mungkin ada yang salah, rasa-rasa lebih sulit cari uang dari pada menghindari Covid-19, pertanyaannya apakah cara pencegahan di masyarakat sudah benar, mungkin ini yang harus benar-benar diteliti dulu agar bisa memutus rantai penularan Covid-19,” beber pengacara yang dikenal kritis ini.

Lawyer Bali ini juga menjelaskan bahwa Covid-19 tidak perlu ditakuti tapi dihindari karena dengan tidak adanya media yang ditulari virus akan mati dengan sendirinya.

Baca Juga :  Kakao Jembrana Tembus Pasar Belanda

“Kita semua menginginkan jangan sampai kita terpapar virus tentunya harus kita hindari, virus tidak dapat berkembang jika tidak ada media yang ditulari maka virus akan mati dengan sendirinya jadi pedoman ini yang harus dipegang jangan sampai tubuh kita sebagai inang perantara penularan. Lindungi mata, hidung dan mulut kita karena melalui mukosa tersebut virus bisa menular, kan pemerintah sering mengingatkan kita untuk selalu jaga jarak, pakai masker dan sering cuci tangan itu sudah kunci utama agar terhindar dari virus lalu susahnya dimana? kok bisa banyak pasien positif semakin bertambah terus, mungkin masih banyak masyarakat yang belum mengerti hingga bisa banyak yang tertular” tegasnya.

Agus juga menyarankan agar pemerintah lebih fokus dan lebih masif mengedukasi masyarakat tentang bagaimana cara-cara menghindari virus. “Karena kalau masyarakat sudah mempunyai pengetahuan cara menghindari virus pastinya tidak akan ada lagi yang tertular Covid-19 ini lagi dan PSBB serta lockdown tidak perlu dilakukan,” tutupnya.(ads/bpn)