BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar bersama Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Denpasar menggelar perlombaan olahraga tradisional yang digelar selama 2 hari yakni 13-14 Maret 2020 di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung.

Sebelum melaksanakan perlombaan yang diikuti kurang lebih 500 siswa SMP se-Kota Denpasar dilaksanakan senam yoga bersama. Kegiatan yang dibuka Ketua Formi Provinsi Bali, AAN Oka Radmadi (Cok Rat), Ketua Formi Denpasar, IGN Bagus Mataram, Kepala Inspektorat Kota Denpasar, IB. Gde Sidartha ditandai dengan pemukulan kul-kul pada Jumat (13/3/2020).

Ketua FORMI Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram mengatakan, sebagai kota layak anak Pemerintah harus memperkenalkan permainan tradisional ini. Maka dalam serangkaian Hut Kota Denpasar ke-232 sengaja menggelar lomba olahraga tradisional ini. Mengingat olahraga tradisional banyak yang dapat dipetik oleh anak, diantara ketelitian kekompakan dan konsentrasi.

Dengan demikian perlombaan ini diikut sertakan kepada 30 Gugus tingkat Sekolah Dasar di seluruh kecamatan se-Kota Denpasar, dengan jumah peserta sebanyak 500 orang. Sedangkan olahraga tradisional yang dilombakan ada 4 cabang olahraga tradisional yakni Tajog, Terompah, Hadangan dan Deduplak.

Baca Juga :  Kunjungan PPWI, Jadi Ajang Promosi Pariwisata Buleleng

Ia juga menjelaskan olahraga ada tiga jenis yaitu olahraga prestasi dibawah Koni, Porsenijar dibawah Dinas Pendidikan dan olahraga tradisional dibawah Formi. “Untuk memeriahkan HUT Kota Denpasar maka kami dari Formi sengaja menggelar lomba olahraga tradisional. Lomba olahraga tradisional ini sekaligus mencari bibit bibit untuk mengikuti kejuaraan olahraga ditingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Selain itu Pemerintah Kota Denpasar juga melaksanakan pekan olahraga tradisonal setiap tahunnya. “Kami harap dengan lomba ini para peserta bisa menjadi duta di masing masing kecamatan dalam rangka Formi setiap tahun,” harapnya.

Sesuai dengan slogan Formi yaitu sehat bugar dan gembira. Mataram berharap melalui lomba ini banyak muncul anak anak yang trampil dan mampu bermain olahraga tradisional, sehingga bisa ditunjuk dalam kegiatan Formi ditingkat lebih tinggi. Selain itu pihaknya berharap olahraga ini anak anak semakin sehat, bugar dan gembira.

“Selain itu dengan terus berolah raga, dapat memberi kesehatan tubuh yang sangat diperlukan saat ini. Mengingat adanya penyebaran virus COVID 19, semoga semuanya dijauhkan dari virus tersebut,” harapnya. (humas-dps/bpn)