BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sebanyak 300 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung dites urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, Jumat (27/9/2019) bertempat di Puspem Badung. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendorong ASN untuk bebas dari pengaruh narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini mengatakan bahwa tes urine kali ini dilakukan guna mengimplementasikan Inpres Nomor 6 Tahun 2018 yang mengamanahkan bahwa ASN wajib untuk melaksanakan tes urine, dalam rangka melindungi mereka agar menjadi lebih baik.

“Adapun sample urine yang kami laksanakan sebanyak 300, khusus untuk pejabat mulai dari Eselon IV keatas, sedangkan untuk para pegawai kita secara random melakukan tes urine,” jelas AKBP Ni Ketut Masmini.

Sementara Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan bahwa Pemkab Badung secara rutin dan periodik bekerjasama dengan BNN Kab. Badung menggelar tes urine bagi pegawai dan seluruh pejabat yang ada di Kabupaten Badung. Hal ini dilakukan karena Pemkab Badung berkomitmen untuk membangun integritas para pegawai dalam membangun sikap mental dan ingin selalu memotivasi agar hidup sehat dan bermanfaat kedepannya. ASN harus mampu menunjukkan kualifikasi kehidupan mereka.

Baca Juga :  KPU Denpasar Ingatkan Paslon Soal Laporan Dana Kampanye

“Kita berharap tidak ada teman-teman yang terlibat narkoba. Kita ingin memberikan contoh dengan melaksanakan tes ini dan berharap bersih dari narkoba, sehingga nantinya ASN akan mampu menjadi contoh dan mampu melayani masyarakat dengan baik,” tegas Suiasa.

Ditambahkan Suiasa, bahwa saat ini Pemkab Badung sudah mendapatkan penghargaan Tingkat Nasional menjadi salah satu Kabupaten yang tanggap penanganan tentang narkoba. Penghargaan yang merupakan suatu apresiasi dari pemerintah pusat atas komitmen ini, harus senantiasa dikawal dengan baik.

Pada kesempatan tersebut Suiasa juga menghimbau agar seluruh jajaran ASN Pemkab Badung dan masyarakat Kabupaten Badung khususnya, harus benar-benar bersih dari narkoba dan mampu bersama-sama menyatakan perang dengan narkoba serta menjauhi penggunaan zat-zat adiktif, karena hal tersebut merupakan ancaman bagi kita semua.

“Sayangi diri kita, sayangi keluarga kita dan mari kita pikirkan masa depan generasi kita di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Dari pemeriksaan tes urine 300 ASN termasuk Wakil Bupati Badung, hasilnya semua negatif atau tidak ada indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.(humas-bdg/bpn)