Hosting Unlimited Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SDN 13 Pedungan kini memiliki parahyangan sekolah yang representatif dan megah. Bertepatan dengan rahinan Tumpek Krulut, Sabtu (9/2/2019) lalu, dilangsungkan upacara mecaru eka sata, melaspas, mendem dasar dan pedagingan di Padmasana, piyasan dan palinggih penunggun karang. Upacara di-puput jro mangku Wayan Kerta.

Saat itu, Kabid Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, Drs. I Made Merta, M.Si., mewakili Kadisdikpora, bersama Kepala SDN 13 Pedungan, Dra. I Gusti Ayu Rai Mastutik, M.Pd., mendem pedagingan di Padmasana. Sementara Ketua Komite SDN 13 Pedungan, Ketut Budiarta, mendem pedagingan di palinggih panunggun karang.

Acara dihadiri Perbekel Pemogan, Nyoman Wiryanata, SE., Jro Bendesa Pakraman Pemogan, AA Arya Ardana, kelian dinas dan kelian adat Banjar Gelogor Carik, pengurus Komite SDN 13 Pedungan, siswa, guru dan orangtua siswa. Dalam upacara ini turut dipentaskan tari Rejang Dewa dari para siswi dan tari Rejang Renteng dibawakan oleh para guru dan orang tua siswa-siswi yang ikut berpartisipasi.

Ketua Panitia upacara, Wayan Mudana, mengungkapkan, seluruh biaya upakara merupakan punia dari orangtua siswa dan usaha yang ada di lingkungan Banjar Glogor Carik.

Kabid Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, Made Merta, menyambut baik upacara yang dilaksanakan oleh SDN 13 Pedungan. Menurut dia, rasa bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa ini harus tetap dipupuk dan dipelihara serta digetoktularkan kepada anak didik di sekolah yang berlandaskan atas konsep ajaran agama Hindu yakni Tri Hita Karana.

Kepala SDN 13 Pedungan, I Gusti Ayu Rai Mastutik, mengatakan, pembangunan parahyangan sekolah merupakan bantuan Pemkot Denpasar sebesar Rp 199 juta lebih. Tahun ini, SDN 13 Pedungan di Jalan Gelogor Carik No. 94, Pemogan, juga akan mendapat bantuan pembangunan lima RKB dari Pemkot Denpasar.

Mastutik menambahkan, saat ini siswa SDN 13 Pedungan sebanyak 336 orang. Mereka tak hanya digenjot untuk cerdas secara akademis atau intelektual, juga cerdas spritual, emosional dan sosial. Selain unggul di akademis, siswanya juga dikenal berprestasi di olahraga dan seni. Bahkan banyak atlet voli SDN 13 Pedungan diterima di SMP Negeri.

Di bidang lingkungan, di sekolah ini selain memiliki dokter kecil, juga memiliki tim jumantik sekolah. SDN 13 Pedungan juga memiliki bank sampah yang diberi nama Bank Sampah KCL atau Bank Sampah Kreatif Cinta Lingkungan.

Ketua Komite SDN 13 Pedungan, Ketut Budiarta yang akrab disapa Pak Jarot, mengaku bangga dengan kualitas dan kreativitas siswa SDN 13 Pedungan. Ia mendukung semua program SDN 13 Pedungan dalam mencerdaskan anak bangsa dan melahirkan generasi yang berkualitas.(tis/bpn)

loading...