Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa Pencinta Alam Gadjah Mada (MAPAGAMA) kembali melakukan ekspedisi nasional. Mereka akan mengeksplorasi alam dan budaya masyarakat Maluku Tengah mulai 26 Juni hingga 26 Juli 2018.

Mengusung tema “Binaya Dalam Tradisi dan Modernisasi” tim UGM Research Expedition II (URE) MAPAGAMA melakukan penelitian di Desa Piliana, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Lokasi ini berada di kaki Gunung Binaya dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Manusela.

Koordinator penelitian, Alamsyah Prabayu mengatakan ekspedisi kali ini tidak mengusung petualangan dan eksplorasi sebagai kegiatan utamanya. Namun, lebih difokuskan pada kegiatan penelitian terkait kondisi alam dan interaksi masyarakat dengan alam.

“Ekspedisi penelitian ini dibagi dalam tiga topik yakni abiotik, biotik, dan kultur,”jelasnya, dalam rilis yang diterima Senin (2/7/2018).

Baca Juga :  Unpad Raih Dua Juara Lomba Video Kemenristekdikti 2019

Dalam ekspedisi ini tidak hanya melakukan penelitian di Desa Piliana. Selain penelitian, juga dilaksanakan kegiatan pendakian Gunung Binaya dan penelusuran di sejumlah goa do kawasan Taman Nasional Manusela.

Ekspedisi kali ini diikuti 13 orang anggota muda MAPAGAMA. Beberapa diantaranya Fahmi Arsyad dari Fakultas Pertenakan 2015, Michael Warren Akyuwen dari Fakultas Hukum 2015, Alamsyah Prabayu dari Fakultas Biologi 2015, Deswita Ayu Wandira dari Arkeologi 2016, dan Eni Paryani dari Geografi 2016.

Berikutnya, Kresna Muharram dari MIPA 2016, Sitaresmi dari Teknologi Pertanian 2016, Rachmad Willy Adam dari Pariwisata 2016, Nabila Huwaida dari Ekonomi dan Bisnis 2016, Muhamad Ilham dari Teknik Geologi 2016, Alfira Ihda, Toto Karsius dan Sholeh Firmansyah dari Sekolah Vokasi 2016.

“Semoga ekspedisi ini bisa berjalan lancar dan hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat Maluku dan UGM,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)