Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan upacara serangkaian dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2018 di Lapangan Lumintang, Denpasar, Senin (21/5/2018).

Upacara bendera dihadiri oleh Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, selaku pembina upacara, jajaran OPD dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta para siswa siswi di Lingkungan Kota Denpasar.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara yang disampaikan oleh Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, menyatakan bahwa dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2018, harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat untuk mengembangkan diri, merebut setiap peluang dalam meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak baik pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri.

Sesuai dengan tema yang diambil yaitu Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia di Era Digital, diamanatkan Presiden Jokowidodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla  pada butir ke-5 dari Nawacita bahwa dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dilakukan melalui peningkatakn kualitas pendidikan dan pelatihan. Hal tersebut berimbas pada meningkatkanya perekonomian, kesehatan, pendidikan dan sebagainya.

Baca Juga :  Beragam Kegiatan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Kota Denpasar

Lebih lanjut juga disampaikan bahwa Sumber Daya Alam (SDA) merupakan sumber daya yang terbatas, sedangkan Sumber Daya Manusia (SDM) terfasilitasi dengan kapasitas serta kapabilitas yang sangat luas untuk dikembangkan. Terlebih pada era sekarang sudah bukan saatnya untuk terdiam.

Era sekarang ini momentum yang menuntut kita untuk tidak buang-buang waktu dan energi dengan fokus pada pengembangan. Filosofi sapu lidi, harus dimaknai dengan bijak untuk saling merangkul. Jangan sampai ikatan sapu lidi tersebut tercerai berai karena hal-hal provokasi. Terlebih, keberadaan bonus demografi menyuguhkan keuntungan dan menjadi masa keemasan Bangsa Indonesia. Keuntungan bonus demografi ini harus dimanfaatkan dengan produktif.

Baca Juga :  Sebanyak 23 Orang Positif Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 5 Orang

Generasi milenial yang terpapar oleh masifnya perkembangan teknologi informasi menjadi peluang sekaligus ancaman.

Maka dari itu, SDM harus mampu menjadikan hal tersebut sebagai acuan agar perkembangan teknologi di era digitalisasi dapat mendatangkan manfaat. Persatuan dalam memecahkan masalah sangat diperlukan demikian juga dalam konteks menghadapi era digitalisasi maka semua harus berada dalam irama yang sama untuk mendapatkan kebermanfaatan menuju pembangunan ke arah yang lebih baik.

“Pengetahuan dan ketrampilan harus seimbang, mengkhusus untuk generasi muda yang akan membawa kejayaan bangsa kedepannya, mari maknai peringatan ini sebagai acuan dalam merefleksikan diri,’’ ungkap Rai Iswara.

Baca Juga :  Vocational Video Challenge 2021, Astra Motor Bali Kirim SMK PGRI 2 Badung ke Nasional

Di Kota Denpasar sendiri, Pemerintah memang menjadikan pembangunan kualitas SDM sebagai fokus utama, selain pembangunan infrastruktur. Hal tersebut dilakukan karena Pemkot Denpasar sadar betul bahwa Sumber Daya Manusia yang berkualitas sangat menentukan percepatan pembangunan. Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Denpasar AA Rai Iswara seusai upacara berlangsung. “Definisi pembangunan di era digital, diaplikasikan Pemkot Denpasar dengan penguatan SDM dengan pengembangan Teknologi untuk keberhasilan pembangunan,’’ tambahnya. (humas-dps/bpn)