Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Apel peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2018 di SMAN 1 Denpasar, Rabu (2/5/2018), berlangsung tertib dan khidmat. Bertindak selaku  pembina upacara yakni Kepala SMAN 1 Denpasar, M. Rida, S.Pd., M.Pd.

Upacara bendera diikuti seluruh siswa dan guru serta pegawai. Sementara tim marching band Suara Smansa Manggala Dara didaulat sebagai pengiring apel Hardiknas tingkat Provinsi Bali di Lapangan Niti Mandala Renon.

Saat apel Hardiknas di Smansa juga dibacakan riwat singkat Ki Hajar Dewantara oleh Kasek M.Rida. Ki Hajar Dewantara yang memiliki nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat lahir di Yogyakarta 2 Mei 1889. Saat itu, M. Rida juga membacakan sambutan Mendikbud.

Kasek M. Rida mengobarkan semangat Ki Hajar Dewantara untuk kemajuan Smansa. Sebagai pendidik memberikan tauladan dan motivasi, kepada siswa agar mau terus belajar dengan giat dan tekun. Apalagi di era digital seperti saat ini, persaingan semakin ketat. Jika tak mengikuti arus globalisasi kita akan terpinggirkan.

Baca Juga :  8 Orang Terjaring, Tingkat Kepatuhan Terhadap Prokes Meningkat di Desa Sanur Kaja

Beberapa di antara pandangan pemikiran Ki Hajar Dewantara adalah Panca Dharma yaitu bahwa pendidikan perlu beralaskan lima dasar yaitu kemerdekaan, kodrat alam, kebudayaan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Selanjutnya Kon-3 yaitu bahwa penyelenggaraan pendidikan harus berdasarkan asas kontiyunitas, konvergensi, dan konsentris, dalam arti proses pendidikan perlu berkelanjutan, terpadu, dan barakar di bumi tempat dilangsungkannya proses pendidikan.

Yang ketiga adalah Tri Pusat Pendidikan, bahwa pendidikan hendaknya berlanggsung di tiga lingkungan, yang dikenal dengan nama tri pusat yaitu lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang saling berhubungan simbiotis dan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Juga dalam hal kepemimpinan pendidikan Ki Hajar Dewantara dengan konsep laku telu, yaitu “Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karso, tut wuri handayani” yang artinya di depan memberi teladan, di tengah memberi inspirasi, dan di belakang memberi dorongan.

Baca Juga :  Bupati Eka Resmikan Panti Sosial Werdha Shanti

Kasek M. Rida bangga dengan siswa kelas XII yang menamatkan studi tahun ini. Dari 487 siswa kelas XII lulus 100 persen tahun ini, sebagian besar telah diterima di PTN favorit melalui jalur SMNPTN. Di antaranya di FK Unud, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Indonesia dan PTN lainnya di Tanah Air. Pelepasan siswa akan dilaksanakan 22 Mei 2018 mendatang.

Prestasi teranyar, Smansa kembali meraih peringkat tertinggi nilai rata-rata UN program IPA yakni 84,10. Prestasi terbaik juga diraih di tingkat perorangan pada program IPA dengan meraih peringkat II atas nama Ananda Sri Parthiswari dengan nilai komulatif 383,50. (tis/bpn)