Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pendidik pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Denpasar pada pengujung tahun ini tampaknya bisa tersenyum. Pasalnya, Pemerintah Kota Denpasar telah mencairkan dana insentif bagi pendidik PAUD sebesar Rp 3,9 miliar lebih.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Made Merta, mengatakan, insentif itu untuk 817 pendidik PAUD yang tersebar di seluruh Kota Denpasar. Rincinya, Disdikpora Kota Denpasar menyalurkan insentif untuk 511 pendidik PAUD yang merupakan pendidik non PNS, pendidik PAUD yang lembaganya dikelola oleh yayasan dan tercatat dalam Dapodik

Sementara insentif untuk pendidik PAUD yang lembaganya dikelola oleh banjar/desa, disalurkan melalui BPM Desa Kota Denpasar. Itu jumlahnya 306 orang pendidik PAUD. ‘’Tiap pendidik PAUD menerima insentif Rp 400 ribu per bulan. Ini merupakan implementasi dari keperdulian pemerintah terhadap pendidikan non formal,’’ kata Merta, Jumat (29/12/2017).

Merta menambahkan, dengan adanya insentif tambahan, setidaknya kesejahteraan mereka diperhatikan. Untuk diketahui, gaji untuk guru PAUD di bawah yayasan maupun lembaga yang dikelola banjar/desa selama ini hanya Rp 400 ribu per bulan. ‘’Insentif ini didapat setiap bulannya untuk menambahkan gaji yang diberi yayasan. Di mana, gaji yang didapat oleh yayasan belum mencukup, bahkan banyak di bawah UMK,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jadi yang Tertinggi di Bali, Nilai MCP Pemkot Denpasar Capai 93,23 Persen

Merta menyebutkan, jumlah pendidik PAUD di Kota Denpasar sesuai data dapodik berjumlah 1.829 orang. Rinciannya, pendidik TK sebanyak 1.528 orang, pendidik KB, SPS dan TPA sebanyak 301 orang. ‘’Dari jumlah keseluruh pendidik PAUD, yang berstatus PNS sebanyak 112 orang, sedangkan sisanya 1.717 orang bersatus non PNS,’’ terang Merta.

Merta menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar, sangat bangga terhadap jasa pendidik PAUD yang telah mengajar di sejumlah lembaga PAUD di Kota Denpasar, sebagai bukti keperdulian yang tinggi kesejahteraan tenaga pendidik harus diperhatian.

Baca Juga :  Prodi Sarjana Pariwisata Unud Gelar Penelitian Lapangan di Karangasem  

Menurut Merta, tenaga pendidik PAUD memiliki peranan yang tinggi terhadap pengembangan anak yang meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional. ‘’Banyak penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara perkembangan yang dialami anak usia dini dengan keberhasilan mereka dalam kehidupan selanjutnya,’’ sebut Merta.

Lebih lanjut dikatakan Merta, pendidik PAUD memiliki peranan yang besar dalam perkembangan anak Jadi semua tenaga pendidik harus bekerja optimal dalam melaksanakan tugas sehari – harinya di sekolah dimana Ia ditempatkan. Insentif yang diberikan kepada mereka hendaknya dapat mendorong semangat dalam menjalankan kewajiban sebagai pendidik dan pembina.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun 2020, 10% Kasus Penyalahgunaan & Peredaran Gelap Narkoba di Bali Didominasi oleh WNA

‘’PAUD sekarang merupakan bagian dari program nasional, kami harapkan lembaga PAUD sesegera mungkin meningkatkan pelayanan kepada anak usia dini di lingkungannya masing-masing,’’ pungkasnya. (tis/bpn)