BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Prestasi bagus yang ditunjukkan oleh Kota Denpasar dalam berbagai hal membuat jadi rujukan untuk dijadikan tempat belajar terutama dalam pelayanan publik yang berbasi informasi teknologi (IT). Kantor Pemerintah Kota Denpasar kerap dijadikan tempat belajar untuk pendidikan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim).

Seperti Selasa (8/8/2017) Diklatpim IV Kejaksaan seluruh Indonesia mengunjungi Pemerintah Kota Denpasar untuk belajar area perubahan (branch marking) dengan mefokuskan pada tiga bidang yaitu Pengembanan IT, Pengembangan Pariwisata dan Pengembangan SDM. Peserta Diklatpim IV Kejaksaan seluruh Indonesia yang berjumlah 50 orang dipimpin Kabid Penyelenggara Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan RI, Ranu Subroto yang didampingi dari Kejaksaan Negeri Denpasar yaitu Kasi Intel dan Kasi Pidsus. Peserta Diklatpim IV Kejaksaan ini diterima Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang didampingi instansi terkait di Gedung Sewaka Dharma.

Menurut pimpinan rombongan Ranu Subroto, dipilihnya Kota Denpasar sebagai tempat untuk kunjungan Diklatpim IV Kejaksaan karena rujukan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Menurutnya rujukan dari LAN bahwa Kota Denpasar telah mampu melaksanakan area perubahan dalam pelayanan publik dengan berbasis IT.

Baca Juga :  SWI Tutup 126 Fintech Lending Ilegal dan 32 Investasi Tanpa Izin

“Setelah kami mendapatkan rujukan dari LAN, kami ingin melihat dari dekat tentang bidang-bidang yang menjadi tempat studi bagi peserta Diklatpim IV,” ujarnya. Untuk itu dalam melaksanakan kunjungan Diklatpim IV ini terbagi menjadi tiga yaitu yang mengunjungi Dama Maya atau control room Kota Denpasar, mengunjungi Dinas Pariwisata dan mengunjungi Bada Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Dalam kesempatan tersebut Ranu Subroto mengapresiasi konsep area perubahan yang telah dirancang Pemerintah Kota Denpasar sehingga dapat meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Ia berharap usai mengikuti kunjungan lapangan di Denpasar yang dilaksanakan selama 4 hari ada hal-hal yang dapat dijadikan pedoman dalam menyusun konsep area perubahan dalam pelayanan berbasis termasuk juga bidang pariwisata dan SDM.

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyambut baik kunjungan peserta Diklatpim IV Kejaksanaan dimana memilih Kota Denpasar sebagai acuan untuk area perubahan dalam melayani masyarakat. Menurutnya untuk area perubahan ini merupakan ide atau gagasan dari Bapak Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Wakil Walikota IGN Jaya Negara.

Baca Juga :  Peringati Hari Lalu Lantas Bhayangkara ke-65, Polresta Denpasar Gelar Syukuran Secara Sederhana

Area perubahan yang dilakukan Bapak Walikota dimulai dari menanamkan motto pelayanan pada masyarakat yaitu Sewaka Dharma (melayani adalah kewajiban). Dimana setiap pegawai wajib menanamkan dalam sanubari motto tersebut dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Disamping itu Pemerintah Kota Denpasar juga telah mencanangkan sebagai Smart City dimana dalam memberikan pelayanan dengan berbasikan IT. Hal ini diharapkan dapat mempermudah dalam memberikan pelayanan.

“Pemerintah Kota Denpasar telah mencanangkan Smart City dalam mempermudah memberikan pelayanan pada masyarakat,” ujarnya. Sehingga mulai dari perencanaan dan proses pelaksanaan palayanan sampai pada evaluasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. (gst/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :