Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung dengan menggandeng Bank Mandiri menggelar ‘Mandiri Cinta Rupiah’. Acara ini digelar di Lapangan Pusat pemerintahan Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala saat dilaksanakan Krida  Jumat (16/6/2017).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa, Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah Regional CEO 11 Bali Nusa Tenggara Erwan Joko, Kepala BI Perwakilan Provinsi Bali Causa Aman Karana, Kepala Perangkat Daerah beserta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada Jajaran Bank Indonesia (BI) dan Bank Mandiri yang sudah memberikan Kabupaten Badung kesempatan pertama untuk  mendapatkan sosialisasi uang cetakan baru.

“Sosialisasi uang cetakan baru ini sangat  penting karena karyawan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung dapat menggetoktularkan kepada masyarakat Badung tentang keberadaan uang cetakan baru yang benar sehingga masyarakat dapat mengerti dan paham tentang adanya uang cetakan baru ini ,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sebanyak 36 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, Presentase Kesembuhan Pasien Capai 97,51 Persen

Lebih lanjut Adi Arnawa mengatakan Pemerintah melalui BI telah mengapresiasi Bali yang ditandai dengan ada gambar I Gst Ngurah Rai, Ketut Pudja dan Bunga Jepun dalam uang cetakan baru.

“Dengan adanya pahlawan Bali di dalam uang cetakan baru secara tidak langsung memberikan pembelajaran sejarah kepada masyarakat bahwa di Bali ada Pejuang seperti I Gusti Ngurah Rai yang gugur dalam Puputan Margarana serta mengetahui siapa Ketut Pudja tersebut,” lanjutnya.

Kepala BI Perwakilan Provinsi Bali Causa Aman Karana menghimbau kepada masyarakat Badung khususnya dan masyarakat Bali umumnya bahwa uang ini adalah lambing kedaulatan republic Indonesia, untuk itu mohon dijaga, dipelihara dengan baik.

“Mohon uang tersebut, jangan ditulisi, jangan dirobek jangan pula dilipat-lipat sehingga dapat memperpanjang umur dari uang tersebut,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah Regional CEO 11 Bali Nusa Tenggara Erwan Joko mengatakan kegiatan Mandiri Cinta Rupiah dilaksanakan di seluruh Indonesia. Sementara untuk di Bali dilaksanakan di 23 titik diantaranya di Kabupaten Badung.

“Tujuan dari kegiatan Mandiri Cinta Rupiah ini melaksanakan edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat tahu uang yang baru. Selain itu dalam kegiatan ini  juga melaksanakan penukaran uang lama dengan uang cetakan baru,” paparnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :