Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Ditetapkannya Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Nasional dan diprogramkan sebagai produk unggulan pariwisata Nasional, seharusnya masyarakat terkhusus generasi muda dapat menjadi dokter, sebaliknya bukan malah pelengkap penyakit bagi kawasan Tano Batak di kemudian hari. Karena banyak persoalan yang belum terselesaikan seperti pengrusakan lingkungan kawasan hutan, perampasan wilayah adat dan pencemaran air Danau Toba, yang tentunya sangat membengaruhi kearifan lokal dan cara hidup masyarakat di kawasan Danau Toba.

Kawasan Danau Toba membutuhkan dokter dengan obat-obatan yang dapat menyembuhkan persoalan-persoalan tersebut tanpa menghasilkan efek samping lainnya.

Berdasar dari kegelisahan itu, seorang perupa muda menggagas sebuah pameran karya rupa sebagai bentuk perlawanan dan pencegahan atas terjadinya pengrusakan lingkungan di kawasan Danau Toba. Lebih parah lagi, Salomo Fedrico Purba mengemasnya dalam sebuah pameran seni rupa tanggal 15 – 17 Mei 2017 di ruang pameran  Taman Budaya Provinsi Sumatera.

Dimana tema kali ini mengangkat dengan tema “ulubalang”, dimana ulubalang merupakan sebagai tokoh penjaga nilai-nilai kebudayaan dalam masyarakat suku batak toba.

Baca Juga :  5.000 Runners Ramaikan Gelaran BRIRUN Di Istana Bogor

Menurut Fedricho Purba bahwa karyanya merupakan sebuah hasil observasi lapangan dan dituangkan dalam sebuah karya seni rupa. Sebagai metode lain dalam menyampaikan pesan kepada khalayak ramai.

“Bagaimana supaya kita sadar betapa pentingnya untuk menjaga lingkungan dan menolak segala perusahaan yang merusak lingkungan. Kegiatan ini dikemas sedikian menarik dengan selingan pertunjukan seni lainnya seperti sastra,musik dan pertunjukan Mural dari 15 Perupa Muda Sumatera Utara.” ungkapnya dalam rilis.

Untuk itu jangan lewatkan karya seniman perupa medan yang satu ini, kegiatan ini selayaknya patut diapresiasi. Kegiatanya terbuka bagi siapapun tanpa pungutan.

Sedari dulu dinamika kebudayaan dengan berbagai polemiknya telah menyadarkan anak-anak bangsa akan kebutuhan untuk turun melindungi dan melestarikan.

Ulubalang menjadi sebuah benang merah dalam pameran ini, menjadi sebuah keberpihakan upaya merespon Realitas sosial, Warisan budaya, kearifan Lokal, dan memelihara hubungan antara Bumi dan Manusia. (r/bpn)

~ Penampilan Musik :

  • Selat Malaka
  • Fayo
  • Filsafatian
  • De Tradisi
  • Averiana Barus
  • Boraspati
  • Soerkam
  • Nature Batih
  • Hanna Pagiet
  • Estrada Ginting Munthe

~ Teatrikal :

  • Lingkar Fiksi
  • Bunda Djibril Djuhra

~ Perform Mural :

  • Minggu Tembok
  • Morat Marit
  • Isme Muda
  • Kelompok 123
Baca Juga :  Jaga Keamanan Jelang Presidensi G20 di Bali, Kelurahan Panjer Gencarkan Pendataan Penduduk Non Permanen

~ Bazar Produk Seni :

  • Warung Rupa
  • Batak art heritage
  • Tattoo naibaho pardolok
  • Deep art house
  • Jesral Tambun
  • Jaring mimpi
  • Rumah Karya Indonesia
  • Parnasib etnik

Pantau terus baliportalnews.com di :