Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Sejak resmi dibentuk dan ADA jajaran direksi yang definitif, konsep dan mekanisme kerja Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) Tabanan semakin dimatangkan. Sag direksi, I Putu Sugi Darmawan, kemudian melakukan pemaparan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (8/5/2017).

Rapat tersebut juga dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersinggungan dengan operasional badan usaha milik daerah tersebut. Di antaranya Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Asisten II I Wayan Miarsana, Kepala Bapellitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Inspektur Kabupaten Tabanan I Gede Urip Gunawan, dan perwakilan OPD lainnya.

Bupati Eka pun mengapresiasi konsep yang telah dirancang direksi PDDS. Kendati demikian, bupati menekankan pentingnya tentang perencanaan yang matang operasional PDDS. “Perencanaan sangat penting. Mau sebagus apapun, mau buat ini, mau buat itu, kalau planning (perencanaan) tidak bagus, tidak benar, tidak terkonsep, ya akan bubar,” tandasnya.

Kepada direksi diimbau agar memetakan perencanaan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. “Tidak usah banyak ide dulu. Mewujudkan ide itu perlu banyak waktu. Percuma banyak ide kalau tidak bisa dijalankan. Lebih baik fokus,” tukasnya.

Baca Juga :  FP Unwar Diminta Ambil Peran dalam Pengembangan Agrowisata

Hal lainnya tentang kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan sistem kerja berbasis IT atau information technology. Dua hal ini mendapatkan penekanan untuk mendukung performa kinerja perusahaan.

“Kita harus memikirkan juga sumber daya manusia yang profesional. Kita harus melatih. Jangan sampai barang ada, tapi yang mengerti barang tidak ada. Ujung-ujungnya, barang tinggal ditaruh begitu saja di gudang. Siapa pegang apa dan siapa punya tanggung jawab apa harus jelas. Penerapan IT juga harus dilakukan untuk menjaga performa kinerja perusahaan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kerjasama First Media dan Jakarta Garden City Wujudkan Kawasan Real Broadband Residence

Bupati Eka menaruh harapan kepada PDDS agar bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi Kabupaten Tabanan. Terutama dalam membina ekonomi kerakyatan agar menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

Untuk mencapai hal itu, katanya, PDDS juga harus mampu mengubah mind set lama tentang pertanian, yang sejauh ini hanya berakhir dengan menjual gabah. Dibutuhkan inovasi, agar bisa mengembangkan produk-produk pertanian yang dihasilkan para petani.

Terkait konsep dan mekanisme kerja PDDS, proses untuk menggodok dan mematangkan masih terus dilakukan. Bahkan, rencananya rapat lanjutan akan digelar kembali pada awal Juni 2017 mendatang. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :