Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Mendikbud menghimbau sekolah implementasi penguatan pendidikan karakter antara lain mengacu kepada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.Himbauan tersebut tertuang dalam surat yang dibuat di Jakarta pada tanggal 11 April 2017  ditandatangani dan ditujukan langsung oleh Mendikbud Muhadjir Effendy kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Sukana, Selasa (18/4/2017), menjelaskan, sebagaimana surat Mendikbud, penguatan pendidikan karakter ini menindaklanjuti arahan Presiden RI untuk mengutamakan dan membudayakan pendidikan karakter di dalam dunia pendidikan sebagai implementasi dari Nawacita yang dicanangkan melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Baca Juga :  Tabanan Dapat Predikat Sebagai Kabupaten yang Memiliki 100 % Puskesmas Terakreditasi

Dalam dua surat itu ada dua poin yang ditekankan. Pertama, untuk membangkitkan nasionalisme dan patriotisme, diharapkan setiap sekolah memasang naskah Pancasila, foto Presiden RI dan Wakil Presiden RI di setiap ruang kelas, serta beberapa foto pahlawan nasional dalam bingkai/pigura yang baik dan rapi.

Kedua, menyiapkan setiap kelas agar menyanyikan lagu Indonesia Raya di setiap pagi awal kegiatan belajar mengajar (KBM) dan menyanyikan salah satu lagu kebangsaan atau nasional sebelum pulang.

Wayan Sukana menambahkan, dalam penguatan pendidikan karakter semua guru dan kasek untuk menjadikan sekolah sebagai taman bagi anak-anak. Taman yang dimaksud bukan karena rindang, namun sekolah menciptakan pendidikan dalam tantangan namun menyenangkan.

Ini bagian dari standar proses pendidikan dalam tantangan dengan suasana menggembirakan. Bagaimana seninya, kata dia, itu adalah tantangan guru. ‘’Caranya  diajarkan, dibiasakan, dikonsistensikan, untuk menjadi kebiasaan,  karakter kemudian menjadi budaya komunitas,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Lewat Denfest 2020 Pemkot Denpasar Berikan Ruang Sekaligus Stimulus Bagi Seniman dan Pelaku Ekraf

Di samping itu semua sekolah harus membudayakan gerakan motivasi berprestasi. Bagi siswa yang berprestasi  dihargai dan diberi reward. Bagi yang tak memenuhi kewajiban jangan dibiarkan namun diingatkan. Kalau orang melanggar terus didiamkan, pelanggaran ini akan menjadi menggurita. Ini, kata dia, bagian dari upaya menjaga  school image sebagai bagian menuntaskan delapan standar pendidikan.

Yang terpenting lagi, kata dia, kini Denpasar menjadi  smart city atau kota cerdas. Semua upaya dan gerakan serta komitmen masyarakat bersama pemerintah membangun  komunitas kreatif, inovatif dan mendorong generasi mudanya sebagai pemilik masa depan. ‘’Ini semua berkat kerja keras Walikota IB Rai Darmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Jaya Negara,’’ ujarnya. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :