BALIPORTALNEWS.COM – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMP/MTs, mulai digelar, Senin (17/4/2017). USBN berlangsung selama tiga hari hingga 19 April 2017. Khusus di Kota Denpasar, USBN diikuti 12.879 siswa.

Pada USBN ini diujikan tiga mata pelajaran. Meliputi mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta Ilmu Pengetahuan Sosial.

‘’Untuk tiga mata pelajaran yang diujikan itu masing-masing mengujikan 40 soal pilihan ganda serta ditambah 5 soal uraian. Dan, untuk menjawab masing-masing mata pelajaran disediakan waktu 120 menit atau dua jam yang dimulai dari pukul 08.00 – 10.00,’’ jelas  Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Supartha.

Baca Juga :  Hyundai IONIQ, Mobil Listrik Termurah di Indonesia Sudah Mengaspal di Bali

Lebih lanjut dikatakan Wayan Supartha, USBN yang baru pertama kali diadakan tersebut hakikatnya mengembalikan hak guru sebagai perencana pendidikan. Guru dilibatkan dalam pembuatan soal, sehingga diharapkan tidak terjadi kebocoran praktik kecurangan.

‘’Pelaksanaan USBN 2017 bukan hanya menjadi sarana untuk menilai kemampuan akademik siswa. Tetapi juga menakar integritas dan untuk menilai kejujuran guru. Bukan hanya sebagai alat penentu kelulusan siswa,’’ tegasnya.

Dikatakan demikian, karena naskah soal USBN sepenuhnya dibuat oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Pemerintah pusat memberikan kewenangan penuh kepada sekolah untuk menggandakan soal.

‘’Dalam penyusunan soal USBN ini, Pemerintah pusat menyediakan 20 sampai dengan 25 persen butir soal yang menjadi jangkar. Sisanya merupakan soal yang dibuat Kelompok Kerja Guru (KKG), khususnya oleh MGMP dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Kami pastikan tidak ada kebocoran soal dan jawaban USBN,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Kepada Banjar Suwung Batan Kendal dan Pesanggaran

Wayan Supartha menambahkan, siswa yang sakit atau berhalangan hadir saat USBN utama diberi kesempatan mengikuti USBN susulan. USBN susulan dilaksanakan seminggu setelah USBN utama. USBN susulan tingkat SMP/MTs dilaksanakan pada Selasa (25/4) hingga Kamis (27/4) mendatang. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :