Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Universitas Padjadjaran menjadi salah satu perguruan tinggi  penerima hibah untuk mendirikan sebuah pusat penelitian kolaboratif (Center for Collaborative Research/CCR), dari program kerja sama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan US Agency for International Development (USAID), yakni  The Sustainable Higher Education Research Alliances (USAID SHERA). Peluncuran resmi program tersebut dihadiri langsung Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad di Jakarta, 21 Maret 2017 lalu.

Dalam program USAID SHERA, Unpad menerima hibah sebesar US$ 3 juta, yang akan digunakan untuk mendirikan CCR yang berfokus pada penyakit menular pernafasan. Unpad akan bermitra dengan University of Colorado, Denver, Amerika Serikat, serta sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yaitu Universitas Syiah Kuala, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Mataram, dan Universitas Pattimura. Selain itu, juga akan bermitra dengan dua perusahaan yaitu, PT Biofarma di Indonesia dan PharmaJet di AS.

Baca Juga :  Tahun 2018 Menjadi Musim Balap Penuh Tantangan Bagi Ali Adriansyah Rusmiputro

Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad, Prof. Cissy B. Kartasasmita, dr., M.Sc., Sp.AK., Ph.D, akan memimpin CCR yang diberi nama Consortium for Collaborative Research on Respiratory Infectious Diseases Study and Prevention (C-CRISPR) ini.  “Saya berharap bahwa proyek ini akan menjadi titik awal yang baik untuk mengembangkan kapasitas Unpad dalam memimpin penelitian terkait penyakit menular,” kata Prof. Cissy Kartasasmita.

Selama empat tahun program hibah, CCR tersebut akan melakukan studi epidemiologi sejumlah penyakit pernapasan menular yang ada di masyarakat. Uji klinis pun akan dilakukan untuk mengetahui efektivitas sistem injeksi tanpa jarum (PharmaJet) dalam pemberian vaksin influenza (PT Bio Farma) di kelompok usia yang berbeda.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Buka JAMFEST, Kemajuan Badung Jangan Sampai Gerus Akar Budaya

CCR juga akan mengembangkan kursus singkat dan kursus online terbuka untuk meningkatkan kapasitas anggota penelitinya. Program yang ditawarkan akan mencakup penulisan akademik, metode penelitian epidemiologi, dan analisis statistik untuk data kesehatan masyarakat. CCR ini memiliki target akan menghasilkan 50 publikasi peer-review internasional  di akhir program hibah. (humas-unpad/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :