BALIPORTALNEW.COM – Universitas Tottori Jepang secara berkelanjutan terus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar terkait pendidikan. Dengan kerjasama ini bisa saling interaksi secara berkesinambungan dan dapat mengajar khursus bahasa Jepang kepada anak Sekolah Dasar hingga Mahasiswa di Mataken Gakko secara gratis .

”Ini merupakan kerjasama yang baik dan berkelanjutan di dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan khususnya bahasa Jepang  untuk mempermudah komunikasi dan interaksi sosial,” ungkap Dosen Universitas Tottori, Joji Sugimoto yang diterjemahkan oleh Penanggung Jawab Mataken Gakko sekaligus Sesepuh Pasemetonan Fukuoka Denpasar I Gusti Kompiang Pujawan dan Ketua Pasemetonan Denpasar Fukuoka, AA Ngurah Gede Widiada  saat beraudensi dengan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (8/3/2017).

Menurut Joji Sugimoto, kebudayaan Jepang dengan Bali memiliki kemiripan atau kesamaan. Selain itu, dari wisatawan Jepang yang berkunjung ke Bali khususnya ke Denpasar mengaku senang dan betah tinggal berlama­lama. Untuk mempermudah komunikasi orang Bali dengan Jepang, maka mahasiswa Universitas Tottori mengajar Bahasa Jepang secara gratis.

Baca Juga :  Bank Indonesia Provinsi Bali Memperkirakan Kestabilan Inflasi di Januari 2021

Oleh karena itu, agar masyarakat Bali khususnya Denpasar bisa berbahasa Jepang Universitas Tottori selalu mengirim mahasiswa untuk mengajar bahasa Jepang di lembaga khursus bahasa Jepang di Bali yang bernama Mataken Gakko.

Kali ini Universitas Tottori mengirim empat mahasiswa yakni Maki Mihoshi, Fukuda Tatsuya, Nakao Miki, dan Isayama Nanako untuk mengajar bahasa Jepang  di Mataken Gakko.

Pujawan juga mengaku meskipun secara singkat di Bali tapi mereka sangat senang bisa mengajar siswa Mataken Gakko. Selain mengajar Bahas Jepang, Bali sangat menarik dan mendunia, terutama pariwisata untuk dikunjungi.

Sementara Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara sangat mengapresiasi kerjasama yang dijalin. Dimana sebelumnya Pemerintah Kota Denpasar juga telah menjalin hubungan kerjasama dengan Pemerintah Jepang. Salah satu bukti nyata dengan mendirikan Pasemetonan Fukuoka Denpasar. Untuk itu Pemkot Denpasar berharap kerjasama berkesinambungan tetap terjalin.

Baca Juga :  Menunggu Kelanjutan Kasus AWK, THNB Percaya Kapolda Bali Tegas Tindak Pelaku Kejahatan

Menurut Rai Iswara, Pemerintah Kota Denpasar melalui Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dalam prosesi pembangunan itu kita tidak boleh menutup diri, dengan keterbukaan, baik melalui pendidikan, budaya maupun teknologi dan lainnya. ‘

‘Ini merupakan kerjasama yang berkesinambungan, sesuai dengan 3 pilar pembangunan Kota Denpasar yakni Pendidikan, Kesehatan serta Sosial Budaya yang didukung berbagai infrastruktur lainnya, ” ujarnya.

Mudah-mudahan kedepan tidak hanya bekerjasama di bidang pendidikan tetapi juga bekerjasama  secara menyeluruh. Karena Denpasar memiliki budaya, tata ruang, IT, pendidikan, kesehatan, mudah-mudahan kedepan bisa melangsungkan  kerjasama dibidang tersebut, tentunya diawali kerjasama dalam pendidikan ini.

Ketua Pasemetonan Denpasar Fukuoka, AA Ngurah Gede Widiada, menambahkan, hubungan Jepang dengan Denpasar Fukuoka sudah terjalin secara berkelanjutan tidak hanya mahasiswa Universitas Tottori, namun berbagai universitas juga telah menjalin kerjasama.

Baca Juga :  Pasca Disuntik Vaksin, Gubernur Koster Harapkan Pandemi ini Segera Berakhir

Melalui kunjungan ini, dia mengharapkan mempererat hubungan terutama di bidang pendidikan. Lantaran Mataken Gakko, didirikan untuk memberikan khusus Bahasa Jepang secara gratis kepada masyarakat Bali. (eka/humas-dps/bpn)