BALIPORTALNEWS.COM – Guna menyamakan persepsi dan gerak langkah tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Bali, Satgas Saber Pungli Provinsi Bali melaksanakan koordinasi/inisiasi pungutan liar di Pemerintah Kabupaten Badung, Selasa (14/2/2017) di ruang pertemuan Inspektorat Badung, Puspem Badung.

Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua Saber Pungli Provinsi Bali I Ketut Teneng bersama Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Provinsi Bali, Ketua Harian Saber Pungli Kabupaten Badung yang juga Wakapolres Badung Kompol Erwin Pratomo serta Tim Saber Pungli Kab. Badung dan pimpinan Perangkat Daerah Badung.

Wakil Ketua Satgas Saber Pungli Provinsi Bali I Ketut Teneng yang juga menjabat Kepala Inspektorat Pemprov Bali mengatakan, kegiatan koordinasi dan inisiasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa Tim Saber Pungli telah terbentuk di Kabupaten Badung, sehingga dapat menyamakan persepsi dan gerak langkah dalam melaksanakan tugas-tugas memberantas pungutan liar.

Diharapkan koordinasi ini dapat diikuti seluruh anggota Tim Saber Pungli termasuk Pimpinan Perangkat Daerah, sehingga semua kegiatan saber pungli dapat terlaksana dengan baik di Badung.

“Untuk kegiatan ini kami rencananya masuk ke semua kabupaten/kota di Bali.Kami ingin memastikan bahwa Tim Saber Pungli di Badung sudah terbentuk dan telah bergerak, ” jelasnya.

Dengan telah terbentuknya Tim Saber Pungli di Badung diharapkan dapat melakukan sosialisasi kepada seluruh komponen mulai dari Perangkat Daerah, sekolah,desa serta ke tokoh-tokoh masyarakat. Lebih lanjut, dijelaskan Pengukuhan Unit Satgas Saber Pungli Daerah Bali ini dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 2022/02-B/HK/2016.

Struktur Satgas Saber Pungli Provinsi Bali ini, terlibat unsur Inspektorat Provinsi Bali, Polda Bali, Kejati Bali, Kanwil Hukum-HAM Provinsi Bali, BIN, Ombudsman, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tokoh masyarakat, dan kalangan akademisi. Tugas mereka mulai pencegahan, penindakan, hingga yustisi.

“Saber pungli ini, kami ingin fokus ke pencegahan, jangan sampai kita operasi tangkap tangan (OTT). Untuk itu kami ajak semua bergerak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, ” tambahnya.

Dalam koordinasi tersebut juga diisi sosialisasi dari Polda Bali, Kejaksaan dan Ombudsman tim saber pungli. Dari Ombudsman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas prestasi yang diraih dengan memperoleh predikat juara I tingkat nasional survey kepatuhan ombudsman untuk tingkat kabupaten.

Hal ini disampaikan karena kepatuhan menjadi salah satu upaya terbaik mencegah terjadinya pungutan liar.

Sementara Ketua Harian Saber Pungli Badung Erwin Pratomo menyampaikan apresiasi atas arahan dan motivasi dari Tim Saber Pungli Provinsi Bali di Kabupaten Badung.

Melalui koordinasi/inisiasi ini, diharapkan pelaksanaan tugas-tugas saber pungli khususnya di Kabupaten Badung ini betul-betul satu visi dan misi, ada target dan sasaran yang jelas serta cara bertindak yang paten sehingga mendapatkan out put dan out come demi terwujudnya keamanan yang kondusif. (humasbdg/bpn)