BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih juara tiga dalam ajang Game of Thrones Business Plan Competition. Kegiatan berlangsung pada 12 Februari 2017 lalu di Universitas Muhammadiyah Malang.

Tim UGM beranggotakan Irvandias Sanjaya (Psikologi), Noviana Nur Sari (Biologi), dan Qurrota A’yun (Pertanian) berhasil menyabet juara tiga dengan mengangkat isu pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas dalam program bisnis yang dikembangkan. Mereka melibatkan penyandang disabilitas di Panti Asuhan Bina Siwi, Pajangan, Bantul, DIY dalam proyek Disability Era Goes on Development (D’Era-GON) untuk pembuatan tas daur ulang dari limbah enceng gondok.

“Kami merancang bisnis pemanfaatan limbah eceng gondok di daerah Kulon Progo yang dikombinasikan dengan Tas bekas. Dalam pengerjaanya kita akan melibatkan penyandang disabilitas di panti asuhan Bina Siwi,” jelasnya, Kamis (16/2/2017) di kampus UGM.

Irvandias menyebutkan pelibatan penyandang disabilitas di panti asuhan Bina Siwi sebagai wujud pemberdayaan masyarakat difabel. Selain itu melalui proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian  warga panti asuhan.

Kompetisi bisnis yang digelar oleh BEM Universitas Muhammadiyah Malang ini diikuti puluhan tim dari berbagai universitas di Indonesia. Noviana menyebutkan dalam kompetisi ini mereka bersaing ketat dengan puluhan tim lain. Di babak final tim UGM harus berkompetisi dengan 9 finalis lain untuk mempresentasikan gagasan bisnis yang diangkat.

Baca Juga :  STMIK Primakara Siap Gelar "Bali Startup Camp 2020"

“Bersyukur atas keberhasilan dalam kompetisi ini. Semoga kedepan bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi diberbagai kompetisi lainnya,”ucapnya. (ika/humas-ugm/bpn)