BALIPORTALNEWS.COM – Dua bule terkapar di bibir pantai Batu Bolong Desa Canggu Kuta Utara Badung, Rabu (15/2/2017) pukul 03.00 Wita.

Saksi Mario (34) yang sedang bekerja di Oldman’s mendengar ada sepeda motor didengar dari suara knalpot ngebut dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sangat tinggi kemudian seketika suara kendaraan tersebut terdiam tidak terdengar lagi.

Selanjutnya ia (saksi) didatangi dua orang asing yang tidak dikenal mendekatinya dan memberitahu ada kecelakaan di pantai Batu Bolong yang tidak jauh dari tempat kerjanya.

Mendengar informasi tersebut, kemudian ia menghubungi Polsek Kuta Utara via telepon. KASPKT Polsek Kuta Utara yang menerima informasi melalui telepon tersebut bersama dengan piket lalu lintas kemudian mendatangi tempat TKP dan melihat dua orang asing dalam kondisi telah terkapar di pesisir pantai dengan keadaan kritis.

Korban mengeluarkan darah pada bagian telinga dan hidung yang diketahui bernama Andrie (24)  dan Simon (23) yang sama-sama tinggal sementara di Homestay Lay Day Surf Hostel, di banjar Padang Linjong Desa Canggu Kuta Utara Badung.

Baca Juga :  Angkat Potensi Lokal, Putri Koster Ingin Diadakan Pameran Anggrek Bali

Melihat korban dalam kondisi kritis, kemudian pihak kepolisian menghubungi Pihak Ambulance Canggu Medika untuk melarikan korban ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Unit Lakalantas Polres Badung yang tiba di TKP langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan masih mendalami dengan melakukan pemeriksaan intensif terhadap para saksi.

Kasat lantas Polres Badung AKP Putu Raka Wiratma membenarkan adanya kejadian itu. “Dugaan sementara korban mengendarai kendaraannya dalam posisi mabuk sehingga tidak dapat mengontrol kendaraannya sehingga terjun bebas di pesisir pantai Batu Bolong,” ucapnya.

Dua unit kendaraan  SPM Merk Honda Spacy Helmin DK 4855 FY warna Hitam dan SPM Merk Honda Scoopy warna Hijau Putih DK 5024 FO diamankan Satuan Lalu Lintas Polres Badung guna penanganan kasus kecelakaan itu. (guz/humaspolbdg/bpn)