BALIPORTALNEWS.COMHampir tidak pernah ada waktu libur bagi pemimpin di Kabupaten Badung. Meski Sabtu dan Minggu tidak ngantor, Bupati maupun Wakil Bupati tetap melakukan aktivitas untuk melayani krama Badung.

Selain secara rutin menerima masyarakat yang audiensi di rumah jabatan atau di Puspem, Bupati dan Wabup juga senantiasa hadir disetiap kegiatan/upacara yang dilaksanakan masyarakat termasuk mensuport pemuda dengan hadir dalam perayaan HUT Sekaa Teruna. Hal ini membuktikan hadirnya Pemimpin Badung ditengah-tengah masyarakatnya.

Seperti agenda Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada Sabtu (5/11/2016) malam. Selain menghadiri HUT Sekaa Teruna di Desa Pererenan. Bupati asal Desa Pelaga, Petang ini juga menghadiri tigang rahina Piodalan di Pura Puseh Desa Adat Angantaka, Abiansemal meski hujan mengguyur.

Kehadiran Beliau disambut anggota DPRD Badung Ponda Wirawan, Camat Abiansemal Putu Ngr. Thomas Yuniarta, Bendesa Adat Angantaka Ida Bagus Ngurah, tokoh dan masyarakat setempat.

Sebelum melakukan persembahyangan, Bupati yang dikenal sangat merakyat ini berbaur bersama masyarakat Angantaka menonton pementasan lawak bali Celekontong Mas yang sangat menghibur. Tampaknya Beliau sangat menikmati, sesekali tertawa lepas bersama penonton lain melihat kelucuan dari Sengap Cs hingga selesai.

Usai menyaksikan lawak Bali tersebut, Bupati melakukan persembahyangan bersama guna bersama-sama masyarakat memohon keselamatan dan kesukertan (kesejahteraan). Beliau juga menyerahkan dana punia sebesar Rp. 50 juta guna mendukung pelaksanaan yadnya tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan sangat mendukung pelaksanaan piodalan di Pura Puseh Angantaka. Menurutnya, seni, adat, agama dan budaya sudah menjadi skala prioritas pembangunan di Kabupaten Badung. Untuk itu, Pemkab Badung akan sangat komit urusannya dengan pelestarian seni, adat, agama dan budaya tersebut.

“Wujud konkrit dalam pelestarian tersebut, kami akan mendukung dan membantu segala kegiatan/aktivitas termasuk sarana prasarana dan infrastruktur yang berurusan dengan budaya, karena seni, adat dan agama pondasinya adalah budaya dan segala pembangunan di Badung pondasinya adalah budaya,” jelasnya.

Selain itu khusus di Angantaka, Bupati akan membantu pembangunan wantilan di Pura Puseh Angantaka di tahun 2017. Juga akan mendukung pelaksanaan karya ngusaba desa lan ngusaba nini di Pura Puseh Angantaka yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 nanti. (hmsbadung/bpn)

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada Sabtu (5/11/2016), menghadiri tigang rahina Piodalan di Pura Puseh Desa Adat Angantaka, Abiansemal.

loading...