Dalam lomba ini disyaratkan untuk menampilkan resep untuk menu makan selama 3 hari untuk makan pagi (sarapan), makan siang dan makan malam. Disamping itu juga, wajib menampilkan minuman dan cemilan yang sehat dan bebas dari bahan pengawet.
Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Nyonya Surya Adnyani Mahayastra saat dihubungi seusai menerima penghargaan tersebut mengaku sangat bangga dengan prestasi tersebut.
Atas perestasi yang diraih PKK Desa Guwang, Adnyani Mahayastra menyampaikan terimakasih kepada PKK Desa Guwang dan TP PKK Kabupaten Gianyar khususnya tim Pokja 3 yang sekian lama berkerja keras dan tidak kenal lelah dalam mempersiapkan lomba tersebut.
Dikatakan, lomba cipta menu ini menampilkan menu kreasi non beras. Seperti diketahui saat ini ketergantungan akan beras sebagai sumber karbohidrat masih sangat tinggi. Pangan pengganti beras sebagai sumber karbohidrat seperti ubi, singkong, talas, jagung belum dilirik sebagai sumber karbohidrat utama. Hanya bersifat makanan sela saja atau cemilan diantara waktu makan utama. Padahal ubi, singkong, talas, jagung kandungan karbohidratnya sama dengan beras.
Dikatakan, PKK Kabupaten Gianyar melalui Pokja 3, sebenarnya sudah sering melakukan sosialisasi dan pembinaan ke PKK tingkat desa tentang bahan makanan non beras ini. Bagaimana cara mengolahnya, variasi menu bahkan jika memungkinkan dijadikan sumber mata pencaharian tambahan.
“Beberapa waktu lalu, kami memberikan pelatihan kepada PKK Desa se-Kabupaten Gianyar tentang tata kecantikan kulit dan pelatihan tata boga khususnya tentang masakan berbahan dasar non beras,” ujar Adnyani Mahayastra.
Pihaknya mengaku secara rutin melakukan pelatihan,sehingga dalam menghadapi lomba sudah tidak bingung lagi. Tinggal dimantapkan masalah menu dan beberap hal teknis lainnya. (bpn)













