BALIPORTALNEWS.COM – Kabid Bina Program Disdikpora Kota Denpasat, Drs. Made Merta, M,Si., mengatakan, hasil karya tulis inovasi guru dan siswa ini menambah warna pendidikan di Kota Denpasar.

Tidak hanya sebatas pengetahuan tapi mampu menumbuhkan semangat berkreativitas untuk melahirkan inovasi-inovasi baru yang ia sebut bagian dari smart education untuk mendorong terwujudnya Denpasar sebagai smart city.

Karya tulis inovasi yang dihasilkan oleh guru dan siswa ini diharapkan dapat dijadikan sebuah aplikasi sains untuk pemecahan masalah perkotaan yang dihadapi Kota Denpasar. Lomba karya tulis inovasi ini, sekaligus menumbuhkan budaya menulis di kalangan siswa dan guru, karena budaya menulis kita masih sangat rendah.

Baca Juga :  Jaga Laju Inflasi Jelang Idul Fitri 1445H, Wawali Arya Wibawa Tinjau Pasar Murah di Masjid Al Furqon

Saat itu, Made Merta mengunjungi semua display poster karya tulis inovasi dan berdiskusi dengan penelitinya.

Satu per satu dari 59 display poster dihampiri, hingga sampai pada poster penemuan alat penetralisir udara kotor karya siswi SMP PGRI 2 Denpasar, Pande Putu Nugrahita Prameswari Sutrisna.

Made Merta juga kepincut dengan hasil karya siswa lain seperti yang ditampilkan I Putu Evan Priya Saguna dan Ibrahim Aqsa Dwirendra Muljono yang membuat robot pembersih debu. Juga karya batoko kuat dan tahan air dengan memanfaatkan limbah cangkang kerang kijing dan serat sabut kelapa hasil karya I Putu Mahendi Krisna dan I Gede Adhie Kinandana siswa SMPN 3 Denpasar. (tis/bpn)

 

Baca Juga :  Aplikasi Media Tiga Dimensi Organ Pencernaan Muncul dari Kolaborasi Mahasiswa dan SMP Sapta Andika Denpasar

Keterangan Foto : KARYA ILMIAH – Siswa SMPN 3 Denpasat menjelasan salah satu karya tulis ilmiah berupa Robot Pembersih debu.

 

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News