Silaturahmi KPS Nusantara
Suasana Malam Silaturahmi KPS Nusantara yang dilaksanakan di Kawasan Tukad Bindu Denpasar, Senin (27/5/2024) malam. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Komunitas Peduli Sungai (KPS) yang tergabung dalam KPS Nusantara memberikan apresiasi kepada KPS Tukad Bindu Kota Denpasar. Hal tersebut atas keberhasilan KPS Tukad Bindu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mewujudkan sungai bersih. Demikian terungkap saat Malam Silaturhmi KPS Nusantara di Kawasan Tukad Bindu Denpasar, Senin (27/5/2024) malam.

Perwakilan KPS Sungai Citarum, Kang Deris memberikan apresiasi atas usaha Tim KPS Tukad Bindu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Sehingga secara berkelanjutan dapat mewujudkan sungai bersih di Kota Denpasar. Pihaknya berharap Tukad Bindu ini dapat menjadi yang terbaik serta menjadi penutan bagi KPS Nusantara.

Baca Juga :  Ketua GOW Kota Denpasar Tutup Posyandu Paripurna Tahun 2024 di Banjar Semawang, Terus Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

“Semoga KPS Tukad Bindu dapat menjadi panutan bagi KPS Nusantara dalam memberikan edukasi bagi masyarakat dalam mewujudkan sungai bersih,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Perwakilan KPS Mat Peci Jakarta, Usmas Firdaus yang juga mengapresiasi keindahan Tukad Bindu Kesiman, Kota Denpasar. Tentunya ini merupakan terbosan yag baik dalam memberikan edukasi dan menggugah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Ini merupakan aksi nyata yang baik, dan menjadi inspirasi bagi KPS se-Nusantara dalam menjadikan sungai sebagai kawasan wisata dan bersih dari sampah,” ujarnya.

Sementara, Pembina KPS Tukad Bindu, I Gusti Agung Ari Rai Temaja mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Tukad Bindu. Tentunya hal ini tidak instan, melainkan terus digelorakan sehingga kesadaran masyarakat mulai tergugah.

Baca Juga :  Antari Jaya Negara Sapa para Balita dan Ibu Hamil di Dentim, Turut Bagikan 253 Paket PMT Sebagai Usaha Percepatan Penurunan Stunting

Dikatakannya, sungai bersih selama ini identik dengan kegiatan membersihkan aliran sepanjang sungai. Oleh karenanya, menjaga sungai tidak terbatas pada upaya mengubah mindset dan mental masyarakat saja. Hal ini juga tak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Denpasar sehingga pengelolaan Tukad Bindu dapat berjalan dengan baik.

“Karena selain faktor alam, manusianya sendiri juga harus mendukung upaya pelestarian kearifan lokal masyarakat yang memandang sungai bagian utama dari kehidupan masyarakat, salah satunya yakni melalui gotong-royong,” katanya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News