Ny Putri Koster berharap pelatihan yang bekerja sama dengan LPK Salon Agung ini dapat dicermati dengan baik oleh para peserta, dan kemudian akan menularkan kepada masyarakat lain sehingga dalam mengikuti upacara sehari-hari tidak lagi kebingungan tidak bisa berias atau ‘mesanggul’. Terlebih para peserta nantinya dapat mengembangkan potensi diri dalam mendalami tata rias, sehingga dapat menjadi mata pencaharian mereka.
Sementara itu, Bendesa Madya Karangasem Alit Suardana mengucapkan terima kasih kepada Ny Putri Koster atas dipilihnya Desa Duda sebagai tempat pelatihan. Ia berharap, ke depannya desa lain yang ada di Kabupaten Karangasem juga mendapat kesempatan yang sama. Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat bagus, mengingat ketika ada upacara agama banyak ibu-ibu yang kebingungan tidak bisa berhias atau mepusung tagel. Dengan adanya pelatihan tersebut, para ibu yang ada di Desa Duda dapat mandiri dalam bertata rias dan selanjutnya dapat menggetoktularkan kepada anak-anak ataupun para ibu-ibu yang ada di Desa lain sehingga ilmu yang diperoleh dapat berkesinambungan.
Dalam kesempatan tersebut, Ny Putri Koster juga menyerahkan bantuan beras bagi 10 krama istri yang ada di Desa Duda dan penyerahan bantuan masker kepada Perbekel Desa Duda untuk dibagikan kepada masyarakat. Acara pelatihan yang berlangsung selama satu hari tersebut juga diserahkan sertifikat pelatihan kepada para peserta.(bpn)













