Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARDewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia Provinsi Bali, DPD KAI Bali pagi tadi Jumat (11/9/2020) melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar bertempat di kampus Unmas Denpasar. Kegiatan dirangkai juga dengan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) gelombang IV Tahun 2020. PKPA Tahun 2020 dibuka langsung oleh Vice President KAI Indonesia, Adv TM Luthfi Yazid, SH.

Ketua DPD KAI Bali, Anak Agung Kompyang Gede, SH., MH., mengatakan, kerja sama dengan Fakultas Hukum Unmas Denpasar merupakan arahan dari DPP KAI, dimana dengan kerja sama ini diharapkan dapat menjalin hubungan baik dengan akademisi di Fakultas Hukum Unmas Denpasar serta lulusan dari Fakultas Hukum Unmas Denpasar dapat bergabung di DPD KAI Bali. Disinggung mengenai pelaksanaan PKPA Tahun 2020 ini, Anak Agung Kompyang Gede menginginkan kepada peserta yang merupakan Calon Advokat ini mempunyai Integritas yang tinggi termasuk juga bisa melakukan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Profesi ini sangat diminati masyarakat di Bali, kedepan kami berharap anggota yang tergabung dalam DPD KAI Bali dapat berkontribusi memberikan pelayanan hukum yang adil bagi masyarakat,” ujar Anak Agung Kompyang Gede di sela sela acara.

Baca Juga :  PUPR Denpasar Terus Gencarkan Pembersihan Sungai dan Saluran Air

Sementara Vice Presiden KAI Indonesia, Adv TM Luthfi Yazid, SH., dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD KAI Bali. Apalagi dengan dilaksanakan kerja sama dengan Univeritas Mahasaraswati, yang merupakan Universistas terbaik di Bali ini dapat meningkatkan jaringan antara KAI dengan Akademisi. Kepada para calon Advokat yang mengikuti PKPA ini diharapkan dapat mengikuti dengan serius dan merupakan awal untuk mengembangkan diri terus belajar menambah wawasan hukum sehingga nantinya menjadi Advokat yang jujur dan adil jauh dari Mafia peradilan.

“Kami berharap para peserta calon advokat ini nantinya jangan jadi mafia peradilan,” pungkas Adv TM Luthfi Yazid, SH.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar, i Nengah Susrama, SH, MH. menjabarkan bahwasannya seorang Advokat harus terus belajar, punya keberanian dan nyali serta menguasai teknologi digital dan bahasa Asing.

Sumber Foto : Istimewa

“Terus belajar dan belajar untuk menambah pengetahuan ilmu itulah sejatinya Advokat yang akan sukses di era sekarang ini,” ujar I Nengah Susrama.

Pendidikan Khusus Profesi Advokat(PKPA) tahun 2020 diikuti sebanyak 16 orang peserta, nantinya calon Advokat dapat memberikan pelayanan yang baik di dalam beracara baik di Pengadilan maupun diluar pengadilan.(ads/bpn)

Silahkan Berkomentar

Please enter your comment!
Please enter your name here