Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – KPU Kota Denpasar gencar melakukan Sosialisasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Denpasar Tahun 2020 kepada pemilih. Kali ini, sosialisasi menyasar Komunitas Sepeda Federal Denpasar (FedDen), Sabtu (8/8/2020) sore.

“Sosialisasi ini dimaksudkan untuk menyampaikan kepada masyarakat pemilih berbasis, dalam hal ini berbasis komunitas, tentang hari dan tanggal, tahapan serta tata cara pelaksanaan Pilwali Denpasar Tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19,” ungkap I Wayan Arsa Jaya (Ketua KPU Kota Denpasar) yang sekaligus menjadi moderator pada kegiatan tersebut.

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan sebagai narasumber, menyampaikan alasan diadakannya Pilkada serentak pada 9 Desember 2020, mulai dari tahapan hingga pelaksanaannya yang menerapkan konsep ramah lingkungan, yaitu mengurangi penggunaan plastik serta menggunakan alat peraga sosialisasi dan kampanye dalam bentuk video dan lebih mengedepankan media digital, serta 9 hal baru di TPS untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami selaku penyelenggara berharap Komunitas FedDen bisa ikut mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dimulai dari keluarga masing-masing terkait pelaksanaan Pilwali 2020 di tengah pandemi sehingga dapat menggunakan hak pilih mereka dengan aman pada 9 Desember nanti,” harapnya.

Baca Juga :  Pamit Mancing Ikan, Petani Ditemukan Jadi Mayat

Pengurus Komunitas FedDen, I Ketut Gede Astawa yang akrab dipanggil Tut De ini, menjelaskan FedDen saat ini telah berusia 2 tahun dan beranggotakan 58 orang yang berasal dari berbagai profesi. Selain menjadi wadah bagi pesepeda, FedDen juga sering melakukan aksi peduli lingkungan seperti membersihkan sungai dan pantai serta membantu sesama yang kekurangan terutama di lingkungan keluarga FedDen.

Dalam sesi tanya jawab, anggota FedDen menyampaikan masukan agar KPU melakukan sosialisasi digital secara intens dan masif, dan tetap melakukan sosialisasi tatap muka terbatas di tingkat banjar. Selain itu ada pula yang bertanya terkait hak pilih warga ber-KTP Denpasar tetapi tidak lagi tinggal di wilayah Denpasar.

Di akhir acara, KPU Kota Denpasar memberikan souvenir berupa tumbler kepada peserta yang bertanya maupun yang telah mengecek data pemilih dengan mengklik lindungihakpilihmu.kpu.go.id. (dar/bpn)