Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Polda Bali berhasil mengukir prestasi pada Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2020 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Minggu (26/7/2020). Dalam kejuaraan tersebut Polda Bali mengirimkan 8 atlet, dan mengikuti kategori menembak Duel Plat dan IPSC Level 2 kategori open.

Tim Polda Bali berhasil meraih juara I pada kategori Duel Plat kategori Pama/Pamen Polwan yang dimenangkan oleh AKP Putu Wila dan kategori Bintara Polwan dimenangkan oleh Briptu Anastasia Jeany. Sedangkan juara II diraih oleh Bripka Yanti. Sementara dari cabang IPSC Level 2 kategori open dimenangkan Sarah Ayu Tamaela.

Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan tidak mudah untuk menjuarai kejuaraan yang diikuti kurang lebih 427 peserta dari kalangan atlet nasional dan daerah, prajurit TNI, Polri, maupun sipil. “Saya selaku Pimpinan Polda Bali mengucapkan terima kasih dan saya merasa bangga, karena Polwan Polda Bali berhasil mengharumkan nama Polda Bali di ajang Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2020. Dari kejuaraan ini membuat Bali diperhitungkan dalam kemampuan menembak pistol,” jelas Kapolda Bali.

Baca Juga :  DPT Pilwali Denpasar Diumumkan, Pemilih Diminta Segera Cek

Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2020 mempertandingkan 3 kategori lomba, yaitu Tembak Reaksi, Tembak Sasaran dan Duel Plat (eksekutif). Dalam pelaksanaan kejuaraan ini  menerapkan standar protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kejuaraan ini dapat menjadi ajang pencarian bibit penembak profesional yang diharapkan dapat berprestasi di kejuaraan menembak. Melalui kegiatan ini pula diharapkan menekan sedikit rasa stres setelah berhari-hari dan berbulan-bulan terkungkung karena situasi pandemi Covid-19,” ungkap Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz saat membuka kejuaraan.

Kapolri berharap kegiatan ini dapat memberi motivasi untuk meningkatkan kemampuan menembak. “Meraih prestasi lebih mudah tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Ini bukan tentang siapa yang hebat, ini tentang kebersamaan dan soliditas yang tidak bisa dinilai dengan apapun,” pungkasnya. (dar/bpn)