Mahasiswa UGM Kembangkan Meteran Listrik Pintar

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan meteran listrik pintar. Alat tersebut dapat meminimalisir terjadinya mati listrik akibat hubungan singkat(korsleting) maupun beban berlebih.

Mereka adalah Oca Tantya Saputra, Damai Bela Nusantara, Muhammad Yasirroni, Dimas Pulung Herjuno, dan Aliefya Fadhila Ramadhani yang merupakan mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik. Kelimanya mengembangkan sebuah alat untuk meminimalisir mati listrik yang diberi nama SMART (Solusi Metering Adaptif untuk Rumah Tangga).

Oca menjelaskan SMART berfungsi sebagai komponen pelengkap meteran listrik PLN. Alat diletakkan di jaringan listrik rumah tangga untuk meminimalisir listrik padam akibat permasalahan dari sisi pelanggan.

“Ketika terjadi overload, maka listrik hanya padam pada peralatan yang kita pilih saja, misalnya pada AC. Begitu juga ketika terjadi short circuit, listrik hanya padam pada perlatan yang mengalami korsletting saja.” terangnya.

SMART didukung dengan aplikasi mobile yang mampu memonitor penggunaan daya listrik di suatu rumah. Aplikasi ini bekerja dengan konsep preventif dan responsif. Dalam upaya preventif, SMART akan memberikan pop up notifikasi yang akan muncul di smartphone pengguna apabila penggunaan daya sudah mencapai batas yang ditetapkan, misal 90% dari penggunaan daya total. Sementara, tindakan responsif dilakukan ketika overload sehingga SMART akan memilih piranti elektronis tertentu untuk dimatikan agar penggunaan daya tidak melebihi batas.

“Prinsip tersebut juga diterapkan untuk menanggulangi hubungan singkat yaitu listrik hanya padam pada perlatan yang mengalami korsletting saja,” ujarnya.

Selain dapat diaplikasikan di rumah tangga, SMART berpotensi untuk dikembangkan dan diaplikasikan pada industri. Apabila terjadi kelebihan beban pada industri, maka pemadaman hanya akan terjadi pada peralatan yang dipilih saja, sehingga mesin-mesin produksi tidak akan padam. Dengan demikian, jumlah produk yang cacat dapat berkurang dan waktu pelayanan menjadi lebih cepat.

Ditambahkan Oca, SMART juga memiliki potensi besar untuk mengatasi kekurangan daya listrik di Indonesia. Jika diterapkan secara masif, SMART dapat saling berkomunikasi dan membentuk komponen kota pintar (smart city). Nilai kerja pemutus SMART yang dapat diubah menggunakan remotedapat dimanfaatkan untuk mengakomodir daya. Misalnya, ketika terjadi kelebihan pada sisi pelanggan SMART tidak akan melakukan trip apabila trafo masih bekerja pada batas aman. Contoh lainnya pada saat terjadi kekurangan daya pembangkitan akibat bencana, SMART dapat mengganti pemadaman bergilir  dengan pembatasan daya langganan secara bergilir.

Meteran listrik pintar buatan mahasiswa UGM ini kedepan bisa menjadi solusi untuk meminimalisir mati listrik baik akibat kelebihan beban atapun hubungan singkat. Tidak hanya itu, alat ini berhasil mendapatkan dana hibah penelitian dari DIKTI dan berhasil melaju dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Makasar pada 23-28 Agustus 2017. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Peserta Nilai Positif Pelaksanaan UTBK SBMPTN dengan Metode Android

BALIPORTALNEWS.COM – Sebanyak 1.000 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2018 memilih Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan menggunakan aplikasi MobileAssisted Testing (MAT) berbasis sistem operasi Android. Pelaksanaan UTBK Android dilokasikan di area kampus Fakultas Keperawatan dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Selasa (8/5/2018).

Metode UTBK berbasis Android merupakan kali pertama yang dilakukan pada SBMPTN. Unpad sendiri menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang mengembangkan sekaligus menyelenggarakan metode ini. Terpenuhinya kuota jumlah peserta UTBK Android sebanyak 1.000 peserta ini menunjukkan besarnya antusias peserta SBMPTN terhadap metode baru ini.

Dirangkum tim Humas Unpad, sebagian besar peserta mengapresiasi metode ujian yang bisa dikerjakan di perangkat gawai ini. Muhammad Sharul misalnya, peserta UTBK Android ini menilai bahwa metode ini bersifat efektif dan praktis. Meski demikian, ia berpendapat bahwa sebaiknya ada ketentuan yang lebih spesifik terkait perangkat gawai yang disyaratkan.

“Sebaiknya gawai yang digunakan memiliki ukuran cukup lebar, sehingga pengerjaan soal dapat dilakukan dengan nyaman,” ujar saat ditemui di sela pelaksanaan ujian.

Pendapat serupa diungkapkan Lutfia. Ia menilai UTBK Android sangat memudahkan peserta untuk menjawab soal dengan lebih cepat. Razzaq, peserta ujian asal kota Bekasi juga mengatakan, ujian ini merupakan metode terbaik untuk menghindari potensi kebocoran soal.

Peserta lainnya, Daru, menilai bahwa pelaksanaan ujian dengan metode ini sudah cukup baik, dan memudahkan peserta karena tidak perlu menyiapkan perangkat alat tulis, laiknya ujian tulis berbasis cetak.

“Metode ujian SBMPTN Android ini sebaiknya tetap dipertahankan,” ujarnya.

Selain menjadi lokasi UTBK Android, Unpad juga menjadi lokasi penyelenggaraan UTBK SBMPTN dengan menggunakan perangkat komputer meja (desktop). Pada UTBK komputer, sebanyak 500 peserta mengikuti ujian di Unpad. Pelaksanaan ujian di kampus Unpad ini ditinjau langsung Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad.

Bagi peserta UTBK Android terlebih dahulu meregistrasikan perangkat yang akan digunakan. Proses registrasi ini dilakukan pada saat pendaftaran UTBK Android. Setelah diregistrasikan, gawai akan dicatat kode Media Access Control (MAC)-nya, yang berarti hanya gawai yang teregistrasi yang bisa digunakan pada saat UTBK.

Saat pelaksanaan ujian, peserta hanya diperbolehkan terhubung dengan jaringan akses khusus yang disediakan panitia pelaksana. Selain itu, peserta tidak bboleh memasang kartu seluler atau SIM card pada gawai yang digunakan untuk menghindari adanya kesalahan jaringan.(humas-unpad/bpn)

Awal Tahun 2018 Sistem Si Baris Kelola 18 Paket Pekerjaan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Aplikasi sistem Si Baris (Sistem Pengadaan Barang/Jasa Terintegrasi) sebagai inovasi Pemkot Denpasar melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dalam penyelenggaraan proses pengadaan barang/jasa. Sistem Si Baris telah diresmikan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara mewakili Plt. Walikota Denpasar belum lama ini. Sampai dalam proses peresmian di Tahun 2018 sistem Si Baris Pemkot Denpasar telah mengelolan sebanyak 18 paket.

“Sesuai arahan dan harapan Plt. Walikota Denpasar dan Sekda Denpasar Si Baris dapat memberikan pemahaman seluruh jajaran Pemkot Denpasar yang memegang teguh pada prinsip pengadaan. Yakni secara efektif, efisien, transparan, terbuka, persaingan sehat, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel,” ujar Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar, A.A Gede Risnawan, Selasa (20/2/2018) di Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan pada Tahun 2018 dari tanggal 1 Januari hingga 20 Februari ini telah mengelola sebanyak 18 paket pekerjaan. Risnawan juga melaporkan bahwa tahun 2017 dengan 143 paket barang/jasa Pemkot Denpasar yang telah masuk dengan pagu dana 350 milyar lebih dan dapat efisiensi dalam pelaksanaan yakni 54 milyar lebih.

Hal ini dalam pelaksanaan barang/jasa tidak hanya muncul pada pelelangan, namun juga dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan proyek hingga sampai proyek selesai. Sehingga setiap pelaksanaan proyek ada pihak-pihak yang bertanggungjawab yakni pengguna anggaran, hingga pejabat pengadaan barang jasa.

Sistem Si Baris sebagai langkah trobosan Denpasar Smart City dan juga dalam mengurangi dampak lingkungan yakni mengurangi penggunaan kertas dalam proses menjalankan tugas. Hal ini juga dilakukan dengan peningkatan pelayanan dalam proses pengadaan barang/jasa dengan sistem online. Tahap awal dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengunggah data paket lelang dalam sistem informasi Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Melalui notifikasi bagian administrasi ULP akan menerima data paket lelang melalui sistem tersebut. Selanjutnya dilakukan proses ferivikasi. Dan Jika data paket lelang telah memenuhi persyaratan maka akan diteruskan dan ditindaklanjuti kepada kepala ULP serta kepada kelompok kerja ULP yang telah ditunjuk. Data konsultasi paket lelang diferivikasi pokja ULP. Paket lelang yang telah disetujui didaftarkan oleh PPK melalui bagian administrasi ULP dan segera menjadwalkan rapat pengadaan barang atau jasa dengan pihak PPK. Dari keputusan proses lelang dan hasil koordinasi sebagai penetapan proses lelang ditandatangani  PPK dan Pokja ULP.

Dokumen pengadaan siap dilelangkan dan diunggah melalui sistem pengadaan secara elektronik atau SPSE. Para penyedia  barang dan jasa akan menerima informasi lelang di situs SPSE. Semua dokumen penawaran dari penyedia barang dan jasa diunduh dan selanjutknya memasuki proses evaluasi yang dilakukan oleh pokja ULP. Semua penyedia barang dan jasa maupun PPK menerima informasi dan pengumuman pemenang lelang melalui website SPSE.

Kegiatan lelang dinyatakan selesai apabila hasil lelang yang dilaksanakan pokja ULP telah diterima dengan baik oleh PPK.  “inovasi Si Baris mengedepankan trasnparansi adanya jaminan keterbukaan yang diumumkan dalam sistem pengadaan, melalui amanat Perpres Nomor. 54 Tahun 2010 sebagai pedoman dalam penyelenggaraan proses pengadaan barang/jasa pemerintah,” ujarnya. (pur/humas-dps/bpn)

Prediksi Teknologi Terbaru dari Vivo Smartphone

BALIPORTALNEWS.COM – Berita tentang smartphone terbaru yang akan diluncurkan Vivo semakin marak terdengar di media sosial. Benarkah Vivo akan siap memanjakan konsumen Indonesia dengan berbagai keunggulan teknologi dan fitur layar teranyar di smartphone terbarunya?

Para Tech Reviewer seperti Putu Reza, InfiaTech, Sobat Hape & Droidlime mengabarkan bahwa smartphone terbaru Vivo dengan nama Vivo V7 atau V7+ ini akan hadir dengan inovasi pada kamera depan beresolusi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Belum lagi prediksi Tech Influencer Putu Reza atau @papersboy yang berbicara mengenai display screen yang lebih besar.

Selain itu, bocoran gambar yang beredar pun juga menunjukkan layar utama yang hampir tanpa bingkai atau Bezel-Less,dan tanpa home button fisik. Mungkinkah Vivo Smartphone ingin memberikan pernyataan bahwa smartphone Vivo akan tampil dengan desain “Infinity Feeling” ? Atau apakah akan ada teknologi screen display terbaru yang akan diusung oleh Vivo Smartphone?

Dengan tampilan tanpa bingkai dan Home Button fisik, spekulasi mengenai fingerpint scanner yang biasanya tersemat pada tombol home button pun menjadi perhatian. Apakah Vivo akan menempatkan fingerprint scanner tersebut di area lainnya pada smartphone, ataukah ini menjadi momentum teknologi Under Display Fingerprint Sensor atau pemindai sidik jari di dalam layar mulai diaplikasikan oleh Vivo untuk pasar Indonesia?

Apakah semua keunggulan tersebut akan benar adanya? Fitur canggih apa yang siap melengkapi smartphone terbaru Vivo nantinya? Mari kita tunggu konfirmasi dari Vivo Smartphone mengenai rumor produk baru yang beredar ini. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Huawei Hadirkan Platform Infrastruktur yang Siap untuk Dukung Transformasi Keuangan Digital bagi Sektor Perbankan di Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Transaksi jual-beli telah melalui proses evolusi yang panjang, dimulai dari sistem barter, menjadi sistem uang, dan sekarang dengan cepat telah memasuki masa pembayaran digital, yang memberikan kemudahan dan kenyamanan.

Dengan populasi lebih dari 260 juta orang (terbesar ke-4 di Asia Tenggara), Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, didukung dengan tren pembayaran digital/non-tunai (cashless payment) dengan nilai transaksi lebih dari USD 18.611 juta di tahun 2017 dan diprediksi akan mencapai USD 36.607 juta di tahun 2021.

Di saat yang bersamaan, terdapat 280 juta koneksi telepon genggam, yang dimiliki oleh lebih dari 80% jumlah populasi di Indonesia. Akan tetapi, hanya 143 juta penduduk yang memiliki kartu debit dengan 117 juta penduduk lainnya yang belum memiliki rekening bank (unbanked people). Di antara 117 juta penduduk ini, terdapat 100 juta penduduk yang memiliki telepon genggam. Hal ini menandakan bahwa masih besarnya jumlah populasi penduduk Indonesia yang memiliki telepon genggam namun tidak memiliki rekening bank.

Saat ini, pemerintah Indonesia secara terus-menerus fokus untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di Asia Tenggara pada tahun 2020. Melalui program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), transaksi non-tunai akan menjadi pilihan yang tepat untuk transparansi dan perhitungan pajak yang lebih baik.

Disamping itu, terdapat beberapa keuntungan utama dengan diterapkannya transaksi non-tunai, seperti transaksi yang lebih aman, mengurangi risiko penggunaan tunai, biaya penggunaan yang rendah, kemudahan penggunaan dan efisiensi, mendukung regulasi finansial, serta risiko yang lebih rendah terhadap praktik penipuan dan pencucian uang.

Menjawab kebutuhan tersebut, platform infrastruktur yang disediakan oleh Huawei menjadi solusi yang sempurna dan dapat mendukung industri perbankan di Indonesia di era digital ini, sehingga memungkinkan bank untuk mengakomodir perubahan tren dan kebutuhan nasabah, dan disaat yang bersamaan meningkatkan kualitas layanan bank untuk jangka panjang.

Hingga saat ini, solusi infrastruktur Huawei telah digunakan oleh bank-bank terkemuka di Indonesia, terutama untuk komputasi awan, Big Data, server, jaringan, dan alat penyimpanan, untuk memperkuat infrastruktur perbankan. Huawei menyediakan platform infrastruktur yang tangguh dan handal untuk mendukung transformasi digital bank yang dapat menyediakan pembayaran digital bagi para nasabah.

Melalui kolaborasi yang bersifat saling menguntungkan antara Huawei dengan pelanggan serta para mitra, Huawei menyediakan platform layanan finansial dengan standar dan praktik global bersama dengan para pakar di dunia untuk industri ini.(r/bpn)

Deklarasi Kebangkitan IKM di Badung

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Terobosan baru dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung untuk memfasilitasi industri kecil menengah dan tenaga kerja di Kabupaten Badung.

Keberpihakan pemerintahan tersebut dapat dilihat dari program yang dilakukan, dan Jumat (24/11/2017)  Pemkab Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja meluncurkan Sistem Informasi Tenaga Kerja (SINAGA)  serta melakukan pendeklarasian kebangkitan Industri Kecil dan Menegah (IKM) Kabupaten Badung.

Untuk mendukung keberpihakan kepada pengusaha kecil di badung, Pemerintah Kabupaten Badung juga melakukan penandatanganan kerjasama antara pihak PT Angkasa Pura  I dan  Kakanwil BRI wilayah Bali Nusra serta penyerahan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata Tahun 2017.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, General Manager PT Angkasa Pura I,  Yanus Suprayogi, Kakanwil BRI wilayah Bali Nusra, Dedy Sunardi, Kaepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Propinsi Bali, Kusumawati, Asisten I Setkab Badung,  I B Yoga Segara, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, IB Oka Dirga serta 450 IKM dan Pekerja Pariwisata.

Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, SINAGA  menjadi salah satu terobosan yang berdampak  positif  dalam mewujudkan Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mewujudkan reformasi birokrasi melalui kemudahan serta percepatan pelayanan di sektor  ketenaga kerjaan Badung.

Pemerintah Kabupaten Badung memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan pembangunan menyeluruh dan terpola dari hulu hingga ke hilir, diberbagai bidang dan sektor melalui pola pembangunan semesta berencana (PPNSB), dimana salah satu bidang yang menjadi perioritasnya yakni pembangunan di bidang ketenaga kerjaan.

Untuk mewujudkannya, Pemkab Badung dengan dukungan penuh DPRD Badung akan terus mendorong  program Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerjadalam penciptaan lapangan kerja bagi angkatan kerja, pengembangan sumber daya manusia, sertifikasi kompetensi tenaga kerja sektor pariwisata, pemberian bantuan modal dan peralatan, pendampingan pelaku IKM hingga pengenalan produk IKM Badung melalui pengembangan jaringan pemasarannya.

“Saya berharap setelah dilakukan kesepakatan  dengan pihak Persero Angkasa Pura I juga dapat dilakukan kerjasama lainnya termasuk penjajagan kerjasama dengan pihak maskapai penerbangan terutama dalam upaya sinergitas pengenalan produk IKM Badung,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan melalui acara gathering ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh pemangku kepentingan  pembangunan di kabupaten badung  untuk  terus mendorong bertumbuhnya IKM di badung.

“Dengan adanya kerjasama ini saya berharap produk IKM di Badung menjadi icon dan dikenal oleh dunia internasional. Untuk kurangnya akses modal yang dialami pelaku usaha dapat teratasi dengan adanya kerjasama pemerintah kabupaten badung dengan pihak perbankan khususnya Bank Rakyat Indonesia (BRI),” pungkasnya.

Sementara Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung,  IB Oka Dirga melaporkan, untuk penyerahan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata  tahun ini menyentuh 2.275 tenaga kerja pariwisata di Badung dengan  menggunakan APBD Badung. Pihaknya menargetkan 10 ribu tenaga kerja pariwisata yang tersertifikasi  hingga akhir tahun 2021.

“Semuanya ini diorientasikan dalam rangka peningkatan daya saing ketenaga kerjaan di sektor pariwisata yang ujungnya dalam upaya mewujudkan pembangunan pariwisata yang semakain berkualitas dan berkelanjutan. Berkenaan dengan upaya pengenalan produk IKM dikawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menyiapkan tempat display produk IKM Badung ini diharapkan akan menjadi etalase informasi baik bersifat interaktif yakni menggunakan peralatan informasi produk digital maupun display produk langsung berikut katalognya. Kami secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan  General Manager Angkasa Pura I, Yanus Suprayogi beserta segenap jajarannya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, terkait peluncuran SINADA, yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dengan menggunakan sistem aplikasi layanan informasi ketenaga kerjaan ini tentunya akan berdampak positif bagi upaya penempatan tenaga kerja karena percepatan layanan informasi akan semakin memudahkan mempertemukan antara pencari kerja (job seeker) dengan pencipta lapangan pekerjaan (job creator).

“Melalui sistem aplikasi yang dapat digunakan melalui handphone ini akan membuka akses informasi dan menghilangkan hambatan komunikasi dalam mengatasi masalah ketenaga kerjaan,” paparnya. (humas-badung/bpn)

Honor 7X, Ponsel Pintar Gaming Terbaik di Kelasnya

BALIPORTALNEWS.COM – Honor, salah satu merek ponsel pintar terkemuka di dunia, bermitra dengan Lazada untuk meluncurkan flash sale pertama Honor 7X pada 16 Mei pukul 11 pagi. Honor 7X menyajikan tampilan layar penuh yang canggih serta kinerja tinggi yang didukung dengan RAM 4GB dan ROM 64GB, dan merupakan ponsel pintar gaming terbaik di kelasnya dengan harga yang paling kompetitif.

Berikut adalah keunggulan dari Honor 7X :

Tampilan Honor FullView Display yang Menakjubkan

Honor 7X memiliki rasio 18:9 berukuran 5,93 inci dengan tampilan FHD+ (Full High Definition+) beresolusi 2160 X 1080, yang memberikan tampilan UHD (Ultra High Definition) dengan kualitas tampilan yang luar biasa. Dilengkapi dengan sasis metalik dan sudut ponsel yang berbentuk bulat sempurna, pengguna dapat menikmati desain futuristik yang memikat. Layar berasio 18:9 milik ponsel ini juga memungkinkan para gamer untuk dapat melihat visual yang lebih nyata ketika sedang beraksi di tengah-tengah permainan mereka.

Kinerja Tanpa Kompromi

Honor 7X, yang ditenagai oleh prosesor octa-core pada frekuensi 2,36GHz, juga dilengkapi dengan kapasitas RAM 4GB dengan sistem operasi EMUI8.0. Dapur pacu Honor 7X yang mumpuni ini memastikan kinerja yang luar biasa saat pengguna melakukan multi-tasking dan bermain game, bahkan ponsel pintar ini mampu memenuhi kebutuhan aplikasi berkapasitas tinggi sekalipun. Memori microSD dengan kapasitas hingga 256GB dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan data yang sanggup menampung hingga ratusan episode serial TV yang dapat diunduh dan disimpan untuk kemudian dinikmati secara offline. Fitur pengoptimalan dan pengelolaan file yang cerdas mampu mencegah degradasi kinerja Android dari waktu ke waktu.

Baterai yang Lebih Tahan Lama

Meskipun memiliki tampilan FullView yang lebih besar, satu kali pengisian daya baterai berkapasitas 3.340 mAh ini memungkinkan Honor 7X untuk tetap menyala selama lebih dari satu hari penuh. Berkat teknologi penghematan daya dan fitur Penghemat Daya Ultra, pengguna kini dapat menikmati permainan game paling hardcore hanya dengan sekali pengisian daya saja.

Fotografi Profesional

Dilengkapi dengan kamera belakang berlensa ganda dengan resolusi 16MP + 2MP, pengguna dapat memotret manusia maupun pemandangan sebagai objeknya dengan hasil gambar berdefinisi tertinggi. Memiliki fitur Phase Detection Auto Focus (PDAF) dan algoritma terbaru, Honor 7X dapat menentukan titik fokus selama 0,18 detik saja. Dikombinasikan dengan bukaan lensa yang besar (F/0,95 – F/16), Honor 7X mampu menghadirkan gambar dengan efek tingkat kedalaman atau kejernihan seperti kamera DSLR, sehingga menjadikan pengguna untuk menjadi fotografer profesional.

Honor 7X akan tersedia dalam warna hitam dan biru di Lazada untuk flash sale yang dimulai dari pukul 11.00 WIB pada tanggal 16 Mei 2018. (r/bpn)

UGM Juara 3 Kompetisi Pesawat Tanpa Awak Internasional

BALIPORTALNEWS.COM – Pesawat tanpa awak UGM sukses berlaga dalam ajang Unamenned Aerial Vehicle (UAV) Turkey Competition  2017 yang diselenggaarakan di Turkish Aircraft Industries Corporation (TUSAS) Kahramankazan, Ankara, Turki. Pesawat rakitan tim Gamaforce UGM berhasil menyabet juara tiga dalam kompetisi pesawat tanpa awak tersebut.

Kompetisi yang diadakan pada 13-16 Juli tersebut merupakan kontes pesawat tanpa awak yang diikuti oleh tim-tim tangguh dari berbagai negara di dunia. Setidaknya ada 400 tim yang mengikuti kompetisi ini dari berbagai penjuru dunia. Tim Gamaforce merupakan satu-satunya tim dari Indonesia yang sukses melenggang hingga tahap akhir yang berkesempatan menunjukkan kehandalan pesawat rakitannya secara langsung di Turki berkompetisi dengan 96 tim lainnya.

Pesawat tanpa awak buatan tim Gamaforce UGM ini diberinama Rasayana. Dalam kontes ini, Rasayana bertanding dalam kategori fixed wing.

“Alhamdulillah setelah perjuangan panjang kami bisa mempersembahkan juara 3 dalam kontes robot internasional ini. Bangga bisa mengharumnkan UGM dan Indonesia di kancah internasional,” tutur Ketua umum Tim Gamaforce UGM, Rifyal Garda saat dihubungi, Selasa (18/7/2017) baru saja mendarat di Jakarta.

Pesawat Rasayana memiliki kemampuan jelajah yang luas hingga 100 kilometer dan mempunyai kekuatan terbang sampai 10 menit di udara. Terbang dengan kendali jarak jauh menggunakan remot kontrol. Dilengkapi pula dengan GPS dan mampu memberikan citra dari suatu matrik warna.

Dosen pembimbing Gamaforce Dr. Gesang Nugroho mengatakan bahwa prestasi yang diperoleh tim Gamaforce UGM tidaklah datang dengan sendirinya. Capaian ini berhasil diraih dengan perjuangan, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak.

“Terima kasih atas dukungan dan doa untuk tim Gamaforce UGM. Terus berkarya, jayalah UGM, jayalah Indonesia,” tuturnya. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Robot Pemadam Api UGM Mewakili Indonesia ke Kontes Robot di Amerika

BALIPORTALNEWS.COM – Robot pemadam api rakitan Gadjah Mada Robotic Team (GMRT) berhasil lolos melaju ke kompetisi Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)  di Amerika Serikat pada bulan April 2018 mendatang. Robot yang diberi nama Al-Fatih ini berhasil menyabet juara 1 dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 sehingga berhak mewakili Indonesia di kontes internasional.

Robot Al-Fatih berhasil menjadi jawara setelah sukses menyisihkan 21 robot lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada kategori Kontes Robot pemadam Api Indonesia (KRPAI). Pada kompetisi itu, robot UGM berhasil menyelesaikan misi memadamkan api dalam waktu terbatas melalui berbagai rintangan dalam arena dengan tingkat eror yang kecil.

“Robot Al-Fatih berhasil mendapat poin tertinggi dengan tingkat eror sangat rendah dibanding peserta lainnya,” kata Adin Gumilang, programmer robot A-Fatih, Kamis (20/7/2017) saat berbincang dengan wartawan di Gedung Pusat UGM.

Robot pemadam api ini memiliki kemampuan mendeteksi api secara cepat. Bergerak cepat menuju titik api dan segera memadamkan api lalu berhasil kembali ke lokasi semula. Kemampuan tersebut berkat keandalan perancangan robot yang dikembangkan dengan dua sistem sensor, yakni sensor panas yang dapat mendeteksi keberadaan titik api dan sensor gerak yang dapat mendeteksi keberadaan rintangan di sekitar robot.

Selain berhasil meraih juara dari kategori KRPAI, robot UGM lain yaitu Al-Fan menyabet juara tiga di Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRTI). Pada kontes tersebut robot UGM harus menyelesaikan misi dapat menari dengan iringan lagu Gendhing Sriwijaya.

Sofyan Aji Nugraha, programer robot Al-Fan, menjelaskan dalam kompetisi ini setiap robot dituntut dapat menari saat lagu tengah diputar dan berhenti ketika lagu dihentikan. Robot Al-Fan berhasil menyelesaikan misi yang ditentukan oleh para juri. Dilengkapi dengan sensor suara yang andal menjadikan robot ini mampu menari layaknya penari sungguhan tatkala lagu diputar.

“Robot ini mempunyai 29 derajat kebebasan sehingga dapat menari dalam derajat tersebut dan memiliki 31 gerakan yang bisa dimainkan,”jelasnya.

 Manajer GMRT, Dr. Rachmat Sriwijaya menyampaikan dengan raihan dua juara tersebut menghantarkan UGM menjadi Juara Umum KRI 2017. Prestasi ini sukses diraih berkat kerja keras mahasiswa dan juga dukungan dari dosen pembimbing, fakultas serta universitas. (ika/humas-ugm/bpn: foto:firsto)


Pantau terus baliportalnews.com di :