Performa Prosesor Zen “Summit Ridge” Kalahkan Intel “Broadwell-E”

BALIPORTALNEWS.COM – Pada sebuah acara di San Francisco, AMD  (NASDAQ: AMD) menyediakan tambahan detail arsitektur dan demo awal performa dari generasi prosesor berikutnya yaitu prosesor Zen yang berperforma tinggi. AMD memperlihatkan bahwa prosesor Zen memperoleh peningkatan 40% dalam instructions per clock, memberikan peningkatan luar biasa dalam kinerja prosesor.

Selama acara tersebut, AMD mendemonstrasikan prosesor desktop dengan 8-core, 16-thread "Summit Ridge" (bersama dengan AMD "Zen" core) yang mengalahkan performa Intel “Broadwell-E” processor1 dengan konfigurasi yang sama 8-core, 16-threads saat menjalankan software render, Blender multi-threaded di mana kedua CPU di-set pada kecepatan clock yang sama. AMD juga melakukan demonstrasi publik pertama untuk prosesor server berbasis Zen yang akan segera hadir dengan 32-core, 64-threads, dengan nama sandi "Naples," dalam prosesor server ganda yang menjalankan sistem operasi Windows® Server.

‘’Kinerja dan efisiensi dari Zen kami menunjukkan bahwa AMD berada di posisi yang terbaik,’’ kata Dr Lisa Su, president and CEO of AMD.

‘’Selama empat tahun terakhir kami telah melakukan investasi yang signifikan untuk mengembangkan CPU dengan kinerja tinggi, dan roadmap multi-generasi yang akan memperkuat kepemimpinan produk AMD. Kebahagiaan pelanggan untuk Zen terus berkembang sebagaimana kami membuat kemajuan yang signifikan terhadap peluncuran produk baru yang akan menjembatani dari datacenter ke PC high-end,’’

Prosesor Zen memiliki beberapa kemajuan arsitektur yang dirancang untuk meningkatkan performa, throughput, dan efisiensi produk AMD masa depan.

Zen didasarkan pada desain clean-sheet dan fitur hirarki cache yang baru, teknik prediksi percabangan yang ditingkatkan dan simultaneous multi threading (SMT).

Kemajuan ini akan memungkinkan Zen untuk dapat mengukur agar bisa memenuhi kebutuhan berbagai aplikasi, termasuk perangkat tanpa kipas 2-in-1, embedded system, komputasi kinerja tinggi, dan datacenter.

‘’Seorang insinyur mungkin mendapatkan satu kesempatan dalam karir mereka untuk bekerja pada sebuah proyek dalam ukuran dan ruang lingkup ini, dan mungkin tidak pernah mendapatkan proyek yang memiliki potensi untuk mempengaruhi masa depan sebagaimana Zen,’’ kata Mark Papermaster, senior vice president and chief technology officer at AMD.

‘’Dengan Zen kami bertujuan untuk melakukan apa yang mungkin tidak pernah terfikir – memberikan peningkatan 40 persen dalam instructions per clock sembari mempertahankan kebutuhan daya seperti yang dilakukan generasi sebelumnya,’’

‘’AMD menginvestasikan jika hal tersebut berpotensi, dengan x86 core yang dapat menyesuaikan dari PC ke server berkinerja tinggi,’’ kata Linley Gwennap, principal analyst, Linley Group.

‘’Konsumen saat ini berharap untuk mendapatkan hasil maksimal dari sistem mereka untuk menciptakan pengalaman transformatif. Desain serbaguna Zen memberikan kinerja yang sangat-efisien yang harus memberikan peningkatan kemampuan komputasi di seluruh spektrum – dari perangkat hingga komputasi awan "

Diharapkan untuk diluncurkan pertama, "Summit Ridge" desktop berbasis Zen akan memanfaatkan socket AMD AM4, infrastruktur socket terpadu baru yang kompatibel dengan Generasi ke-7 prosesor desktop AMD A-Series – sebelumnya dikenal dengan nama sandi "Bristol Ridge" – untuk kinerja luar biasa serta konektivitas skalabilitas yang diperlukan oleh mitra AMD dan pelanggan.

Sistem desktop pertama menampilkan Generasi ke-7 prosesor AMD A-Series dan soket AM4 baru dijadwalkan untuk dikirim di paruh kedua 2016 di desain PC OEM.

Dengan jalur PCIe® khusus untuk USB, grafis, data dan I / O termutakhir lainnya, platform AMD AM4 tidak akan mengambil jalur dari komponen dan perangkat lain. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menikmati sistem dengan meningkatkan respon dan manfaat dari teknologi future-ready di mana platform AM4 menyediakan solusi komputasi yang kuat, scalable dan dapat diandalkan.

Teknologi utama yang dimiliki platfrom AMD AM4 meliputi DDR4 Memory, PCIe Gen 3, USB 3.1 Gen2 10Gbps, NVMe, SATA Express. Fitur arsitektur “Zen” tambahan akan dijelaskan lebih rinci pada presentasi di Hot Chips 28. (r/bpn)

Tim UGM Siap Melaju Dalam Final Finhakcs 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Tim mahasiswa UGM berhasil meraih juara 1 dalam Mini Financial Hackathon (Mini Finhacks) 2017 yang diselenggarakan Bank Central Asia di Yogyakarta belum lama ini. Atas prestasi tersebut tim UGM berhak melaju dalam gelaran final Finhacks 2017, pada 26-27 Agustus 2017 mendatang di Bogor.

Sebelumnya, tim UGM yang beranggotakan tiga mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM yaitu Shodiq Jati Premono, Yosef Brian Yudhalaksana, dan Luthfan Nur Ubai harus berkompetisi dengan 20 tim lain di Yogyakarta. Dalam Mini Finhacks seleuruh peserta diminta melakukan sprint coding atau balapan coding sengan cepat.

“Pada Mini Finhacks kemarin kami ditantang membuat kode sederhana dan membuat aplikasi untuk mencari ATM dan bank BCA terdekat lalu menunjukkan arah untuk menuju ke lokasi,” kata Shodiq.

Shodiq menjelaskan timnya memilih platform mobile dengan membuat aplikasi mobile pada operating system android untuk menyelesaikan tantangan tersebut. Setelah sprint coding, lima tim terbaik mempresentasikan hasil penyelesaian tantangan tersebut di hadapan dewan juri.

“Bersyukur tim UGM terpilih sebagai juara dan akan maju ke Finhacks di Jakarta. Mohon dukungan dan doa agar kami bisa sukses nantinya,” ujarnya.

Finhacks 2017 merupakan sebuah kompetisi tahunan yang digelar BCA sebagai upaya merangkul para developer danpraktisi TI untuk berkolaborasi dan berlomba menghasilkan suatu inovasi. Tahun ini mengusung konsep Codescape, para peserta ditantang dapat mengembangkan teknologi yang mampu mendukung layanan perbankan menjadi lebih mudah, aman dan menyenangankan bagi para nasabah. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rai Mantra Launching Santunan Kematian Online

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bebagai kemudahan serta kenyamanan dalam pelayanan publik Pemerintah Kota Denpasar kini bisa dinikmati masyarakat. Seiring dengan percepatan teknologi informasi dan komunikasi diikuti Pemkot Denpasar dalam percepatan dan integrasi pelayanan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Pelayanan santunan kematian online kini diintegrasikan bersama desa/kelurahan yang dilaunching Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (22/11/2017) di Kantor Perbekel Dangin Puri Kangin. Kegiatan  ini juga tampak dihadiri Sekda, A.A.N Rai Iswara, Kepala OPD, Camat, Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar.

Rai Mantra menyambut baik upaya dari penerapan aplikasi berbasis online dalam mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Hal ini juga merupakan pembaharuan pelayanan guna memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi dari aparat yang teratas hingga terbawah.

“Apikasi online ini diharapkan dapat lebih mempermudah warga Kota Denpasar untuk mendapatkan santunan kematian hanya dengan datang ke kantor Desa/Kelurahan. Disana mereka akan dilayani oleh petugas sehingga mendapatkan akta kematian sekaligus dana santunan kematian yang nantinya dikirim lewat rekening bank,” ujar Rai Mantra.

Selebihnya  Rai mantra mengatakan, proses ini hanya membutuhkan waktu 3 hari saja, serta langkah ini memperpendek mekanisme yang sebelumnya sudah berjalan, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lama dan yang terpenting dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan mudah.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya mengatakan, aplikasi santunan kematian berbasis teknologi ini merupakan layanan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat berbasis teknologi informasi yang  bertujuan untuk mempermudah, mempercepat dan transparansi bantuan yang diterima langsung oleh ahli waris melalui rekening bank.

Secara singkat Mertajaya menjelaskan alur santunan kematian (SOP) dimana awalnya masyarakat melaporkan kematian sampai di tingkat kantor Desa/Kelurahan, selanjutnya proses dilanjutkan ke OPD terkait. Disana petugas akan menginput santunan kematian di system e-Sewaka Dharma, selanjutnya dana santunan kematian akan ditransfer ke rekening ahli waris  maksimal 3 hari, dan proses selanjutnya akta kematian dan KK baru diterbitkan oleh Dinas Capil.

Apikasi ini dapat diakses pula melalui Kecamatan, Desa/Kelurahan dan terintegrasi di Diskominfo Kota Denpasar. Untuk alokasi dana santunan kematian pada Tahun 2017 disiapkan sebanyak Rp 2.149.000.000 yang sampai bulan Oktober sudah terealisasi  sebesar Rp 1.477.000.000 kepada 1.325 warga biasa dan 25 veteran. Untuk santunan kematian warga memperoleh dana Rp 1.000.000 dan veteran sebesar Rp 5.000.000

Sementara salah seorang ahli waris, I Made Suparma mengaku senang dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar karena sudah mempercepat dan mempermudah pelayanan lewat teknologi berbasis online ini.

“Saya merasa senang karena dalam hal ini lebih mudah, cepat dan tepat, yang mana sebelumnya jauh lebih lama mengurus akta kematian ini. Intinya tidak ribet dan tidak lama,” kata Suparma dengan sumringah. (ngurah/humas-dps/bpn)

Glucosaga, Alat Ukur Kadar Gula Darah Tanpa Jarum Suntik

BALIPORTALNEWS.COM – Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi persoalan kesehatan serius di berbagai belahan dunia. Bahkan penyakit akibat peningkatan kadar gula dalam dar ini diperkirakan akan menjadi penyebab kematian tertinggi ke tujuh di dunia pada tahun 2030 mendatang.

Meskipun tidak dapat disembuhkan, namun diabetes merupakan penyakit yang dapat dikendalikan dengan menjalani pola hidup sehat. Selain itu pemeriksaan secara rutin kadar gula darah penting dilakukan bagi penderita diabetes. Sayangnya, untuk memantau kadar gula dalam darah para diabetasi saat ini tergolong rumit. Pasalnya pemeriksaan kadar gula darah masih membutuhkan tindakan invasif dengan jarum suntik untuk mengambil sampel darah pasien.

Kondisi ini mendorong lima mahasiswa UGM untuk membuat alat ukur kadar gula darah atau glukometer non invasif yang diberi nama Glucosaga. Mereka adalah Ayu Rahmawati Kautsar Dieni dari Prodi Teknologi Informasi, Nurul Fajriati Setyaningrum dan Atika Nurul Haniyyah dari Prodi Gizi Kesehatan, serta Abdullah Ibnu Hasan dan Ardi Yusri Hilmi dari Prodi Elektronika dan Instrumentasi. Kelimanya  mengembangkan alat dengan bantuan dana hibah DIKTI yang dikemas dalam Program Kreativitas Mahasiswa 2017 dan berhasil lolos melaju pada PIMNAS 2017 di Makasar .

Nurul menyebutkan bahwa glukometer yang ada di pasaran umumnya terdiri dari beberapa komponen yang maha. Beberapa diantaranya jarum lancet, lancet device, strip glukosa darah, dan alat glukometer. Pengukuran diawali dengan tindakan invasive berupa penusukan jarum lancet ke jari pasien untuk mengambil sampel darah.

“Terkadang penusukan jarum ke jari pasien memerlukan banyak pengulangan karena sampel darah yang kurang,” ujarnya, Rabu (2/8/2017) di UGM.

Alat yang mereka kembangkan memiliki prosedur penggunaan alat yang cukup sederhana. Langkah pertama, meletakkan sensor pada telinga bagian bawah kemudian menekan tombol start. Selanjutnya, akan langsung dapat terlihat hasil pembacaan kadar glukosa darah yang ditampilkan pada layar LCD.

Ayu menambahkan bahwa alat ini juga dilengkapi dengan aplikasi smartphone Glucosaga yang dapat membantu penderita dalam mengetahui riwayat perjalanan penyakit diabetesnya. Data hasil pembacaan kadar glukosa darah dapat dikirim dan disimpan secara berkala pada aplikasi.

Aplikasi Glucosaga juga memiliki fitur-fitur yang dapat membantu pengguna dalam mengatur gaya hidupnya yakni SagaDiary, Reminder, dan Activity Track. SagaDiary digunakan untuk melihat riwayat dari kadar glukosa darah dan riwayat konsumsi kalori maksimal per hari. Reminder berfungsi sebagai pengingat untuk beberapa aktivitas tertentu seperti minum obat, olahraga, dan sebagainya. Sedangkan Activity Track adalah fasilitas untuk menulis segala aktivitas yang dilakukan.

“Kami berharap dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung Indonesia lebih mandiri dalam memproduksi alat kesehatan. Untuk saat ini kami masih dalam tahap riset dan pengembangan sehingga bisa masuk ke tahap produksi,”pungkasnya. CP : 0896-7430-5995 (IBNU). (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Jalin Kerjasama Bidang Teknologi Informasi, Pemkot Denpasar Teken MoU Dengan ITS

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar kembali menjalin kerjasama dalam meningkatkan teknologi informasi (TI) percepatan program menuju masyarakat Denpasar yang cerdas, sehat dan berkualitas. Kali ini, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menjadi partner kerja Pemkot Denpasar dalam peningkatan teknologi melalui kerjasama Memorandum Of Understanding (MOU). Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Rektor ITS, Prof.Ir. Joni Hermana, M.Sc,.Es,.Ph.D pada Senin (25/9/2017) di Rektorat ITS langsung mempertegas kerjasama dengan teken MoU.

Walikota Rai Mantra mengatakan, kesepakatan ini sebagai landasan penyelenggaraan kerjasama untuk mensinergikan Sumber Daya yang ada di Pemkot Denpasar dan ITS di dalam penyusunan program kebijakan mengatasi masalah perkotaan. “Dengan adanya kerjasama ini kami bisa bertukar pikiran dengan ITS serta dapat meminimalisir permasalahan perkotaan,” ujarnya.

Perlu adanya sebuah pengentahuan akan smart city dengan tantangan mengubah pola pikir Sumber Daya Manusia (SDM) ditataran Pemkot Denpasar bersama masyarakat mampu  mengetahui tentang teknologi. Sehingga kerjasama ini menurut Rai Mantra pihaknya memfokuskan tentang pelaksanaan pendidikan, SDM, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengabdian masyarakat di dalam mewujudkan pola pemberdayaan potensi Kota Denpasar secara. Disamping itu langkah ini diharapkan terpadu guna memperlancar pelaksanaan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.

Rai Mantra juga mengatakan, smart city tidak saja berpatakon pada teknologi namun juga mampu mengarah diseluruh bidang program pembangunan. Sehingga teknologi mendukung keakuratan dalam memberikan suatu keputusan, dengan sebuah tantangan yang harus dikerjakan kedepannya.

Untuk itu kerjasama ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Denpasar. “Saya mengucapkan terimakasih karena ITS sudah bisa berkerja sama dengan Pemkot Denpasar mengenai peningkatan kapasitas Denpasar menuju Kota Smart City di berbagai bidang”, ungkanya.

Sementara Rektor ITS, Prof.Ir. Joni Hermana, M.Sc,.Es,.Ph.D  mengapresiasi kerja sama antara Pemkot Denpasar dan ITS  mengenai pengembangan teknologi dalam bidang smart city. Dimana smart city merupakan sistem kehidupan kota terjaga dan terjamin di dalam roda kehidupan masyarakat kekinian. Hal itu memiliki lingkup yang cukup banyak seperti bidang teknologi pariwisata serta pengembangan seni budaya, teknologi pengelolaan kebersihan lingkungan, teknologi perikanan, teknologi pertanian, perternakan, teknologi usaha mikro kecil, smart city, teknologi pengembangan serta pengembangan dan banyak hal lagi. “Mudah-mudahan kerja sama ini bisa saling memberikan efek yang baik antara Pemkot Denpasar dan ITS”, ungkapnya.

Setelah penandatanganan MOU dilaksanakan, Walikota Rai Mantra didampingi  Vice Rector for research, Innovation and partnership ITS, Prof. Dr. Ketut Buda Artana, ST, M.Sc. berkesempatan mengunjungi ITS-Worklink serta beberapa tempat lainnya. Di sela-sela kegiatan Prof Ketut Buda mengatakan, kurang lebih ITS memiliki sebanyak 20.000 mahasiswa yang tersebar di Indonesia tak terkucali Bali dan memiliki 32 dosen dari Bali. Oleh karena itu, pihaknya akan sepenuh hati membantu serta berharap lulusan ITS kedepannya dapat memberi kontribusi kepada masyarakat Denpasar dan Bali pada umumnya. (eka/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Robot Pemadam Api UGM Mewakili Indonesia ke Kontes Robot di Amerika

BALIPORTALNEWS.COM – Robot pemadam api rakitan Gadjah Mada Robotic Team (GMRT) berhasil lolos melaju ke kompetisi Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)  di Amerika Serikat pada bulan April 2018 mendatang. Robot yang diberi nama Al-Fatih ini berhasil menyabet juara 1 dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 sehingga berhak mewakili Indonesia di kontes internasional.

Robot Al-Fatih berhasil menjadi jawara setelah sukses menyisihkan 21 robot lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada kategori Kontes Robot pemadam Api Indonesia (KRPAI). Pada kompetisi itu, robot UGM berhasil menyelesaikan misi memadamkan api dalam waktu terbatas melalui berbagai rintangan dalam arena dengan tingkat eror yang kecil.

“Robot Al-Fatih berhasil mendapat poin tertinggi dengan tingkat eror sangat rendah dibanding peserta lainnya,” kata Adin Gumilang, programmer robot A-Fatih, Kamis (20/7/2017) saat berbincang dengan wartawan di Gedung Pusat UGM.

Robot pemadam api ini memiliki kemampuan mendeteksi api secara cepat. Bergerak cepat menuju titik api dan segera memadamkan api lalu berhasil kembali ke lokasi semula. Kemampuan tersebut berkat keandalan perancangan robot yang dikembangkan dengan dua sistem sensor, yakni sensor panas yang dapat mendeteksi keberadaan titik api dan sensor gerak yang dapat mendeteksi keberadaan rintangan di sekitar robot.

Selain berhasil meraih juara dari kategori KRPAI, robot UGM lain yaitu Al-Fan menyabet juara tiga di Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRTI). Pada kontes tersebut robot UGM harus menyelesaikan misi dapat menari dengan iringan lagu Gendhing Sriwijaya.

Sofyan Aji Nugraha, programer robot Al-Fan, menjelaskan dalam kompetisi ini setiap robot dituntut dapat menari saat lagu tengah diputar dan berhenti ketika lagu dihentikan. Robot Al-Fan berhasil menyelesaikan misi yang ditentukan oleh para juri. Dilengkapi dengan sensor suara yang andal menjadikan robot ini mampu menari layaknya penari sungguhan tatkala lagu diputar.

“Robot ini mempunyai 29 derajat kebebasan sehingga dapat menari dalam derajat tersebut dan memiliki 31 gerakan yang bisa dimainkan,”jelasnya.

 Manajer GMRT, Dr. Rachmat Sriwijaya menyampaikan dengan raihan dua juara tersebut menghantarkan UGM menjadi Juara Umum KRI 2017. Prestasi ini sukses diraih berkat kerja keras mahasiswa dan juga dukungan dari dosen pembimbing, fakultas serta universitas. (ika/humas-ugm/bpn: foto:firsto)


Pantau terus baliportalnews.com di :

DTIK Festival, Rai Mantra Jadikan Ajang Menunjukkan Perkembangan TIK Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Teknologi dan Komunikai (DTIK) Festival menjadi ajang tahunan Pemkot Denpasar. Berbagai pameran Teknologi Informasi dari kalangan universitas, dan komunitas  dapat dilihat diajang DTIK Festival.

Berlangsung selama empat hari dari tanggal 30 Nopember hingga 3 Desember dibuka secara resmi Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (30/11/2017) di Lapangan Lumintang Denpasar. Tampak pula kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua Wayan Mariyana Wandhira, serta pimpina OPD Pemkot Denpasar.

Memasuki kawasan Lumintang Denpasar kita dapat melihat booth besar bertuliskan DTIK Festival dihiyasi lampu dan kain warna-warni. Deretan stand pameran Teknologi Informasi dan kawasan kuliner Food Truk Denpasar dapat dijumpai selama empat hari penuh. Apresiasi kepada insan kreatif Kota Denpasar juga diisi dalam acara pembukaan DTIK Festival. Para pemenang lomba foto dan vlog Joyful Denpasar diserahkan Walikota Rai Mantra.

“DTIK Festival sebagai ajang tiap tahun agar masyarakat mengetahui perkembangan tentang masalah digitalisasi dan teknologi tepat guna, edukasi, dan kegunaan teknologi di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan Teknologi Informasi dan teknologi tepat guna dengan edukasinya dapat memudahkan masyarakat dalam beraktifitas dan pemerintah dalam memberikan pelayanan. Sehingga dalam DTIK Festival ini para insan Teknologi Informasi Denpasar memperkenalkan berbagai keunggulan teknologi yang telah dikembangkan.

Seperti teknologi Green Waste Underground atau tempat sampah yang ditanam. Hal ini menurut Rai Mantra akan telah diuji coba dibeberapa TPS dan akan diuji coba juga tahun depan di Lapangan Puputan Badung. Diharapkan dari langkah ini dapat melakukan penataan pengelolaan sampah, serta diharapkan dapat lebih rapi.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Denpasar I Dewa Made Agung didampingi Ketua Panitia DTIK Festival Dewa Gede Rai mengatakan DTIK Festival tahun ini mengusung tema Think Smart. Tema ini diharapkan dapat tercipta pengguna-pengguna teknologi yang semakin cerdas.

Dari Think Samrt juga diharapkan mampu menciptakan Smart Peopleyakni orang-orang cerdas dalam pemanfaatan teknologi, sehingga mampu mengantarkan Kota Denpasar menuju Smart City yaitu kota yang cerdas dalam penggunaan teknologi. Kegiatan di DTIK Festival menyasar anak-anak sekolah, karena hal ini disadari anak-anak sekolah lebih banyak bersentuhan langsung dengan teknologi. Sementara peserta pameran diikuti seluruh stakeholder dibidang IT seperti perusahaan yang bergerak dibidang IT, perguruan tinggi. Sekolah-sekolah bidang IT, relawan IT serta komunitas IT.

Disamping itu peserta yang berpartisipasi meliputi siswa sekolah, universitas dan komunitas berjumlah 20 booth dengan lokasi di Jl. Mulawarman. Disamping berpameran, DTIK Festival juga menyelenggarakan kuliner dan Food TRUCK menyajikan masakan khas Bali menggandeng kelompok kuliner Denpasar.

Workshop dan seminar juga akan diisi dalam bidang IT yang didukung penuh oleh Tim TANYADev Bali, STD Bali, dan dari Bamboomedia dengan materi diantaranya seminar aplikasi Web ReactJS, Seminar POP UP YOUR Store dan Workshop Aplikasi Online to offline untuk hotel dan restoran. Kegiatan perlombaan diisi dengan lomba mewarnai Sekolah Dasar dan Lomba Foto Instagram. (pur/humas-dps/bpn)

Mahasiswa FMIPA Merintis Bisnis Pembuatan Drone

BALIPORTALNEWS.COM, YOGYAKARTA – Mahasiswa UGM mengembangkan bisnis dalam bidang aeronutika. Usaha yang dirintis sejumlah mahasiswa Fakultas MIPA ini bergerak dalam pembuatan dan jasa pelatihan pengoperasian pesawat tanpa awak atau yang dikenal dengan drone.

Ikhsan Tanoto Mulyo, tim pengembang jasa pelatihan drone “The Doctor Drone” menyampaikan pengembangan bisnis ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung kemandirian dan kedaulatan kedirgantaraan Indonesia melalui pembuatan drone dalam negeri. Pasalnya, hingga saat ini sebagian besar drone yang digunakan masyarakat Indonesia dipenuhi dengan produk impor.

“Kebanyakan drone yang dipakai pengguna Indonesia merupakan produk impor. Oleh sebab itu kami mengambil peran untuk membantu dalam manufaktur drone,” jelasnya, Kamis (22/6/2017) di UGM.

Ikhsan bersama dengan keempat rekannya yaitu Deva Agus P, Rizky Agung, Muhammad Fadhlullah, dan Selvi Faristasari tidak hanya bergerak dalam bidang usaha pembuatan drone lokal. Namun begitu, mereka juga menyediakan jasa pelatihan foto udara dan pembuatan drone.

Saat ini mereka memproduksi drone jenis quadcopter dalam dua tipe yaitu drone basic dan drone pro yang dibanderol dengan harga antara Rp. 6 juta hingga Rp. 10 juta. Drone basic memiliki spesifikasi X330 alumunium, motor RC, timer 750kv, ESC 30 A hobbywing, FC naza lite, proppeler 4 cw ccw, dan remote 6ch. Sedangkan drone pro memiliki spesifikasi Rc timer 750kv, frame 450, propeller 1050, Fc naza dan GPS, ESC 30A hobbywing, camera action 1080, video sender TX/RX, serta remote jangkauan luas.

“Saat ini  kami juga tengah mengembangkan drone jenis fixed wing,” tambahnya.

Ikhsan menyampaikan produk yang dikembangkan memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan produk sejenis dipasaran. Drone yang diproduksi mudah digunakan dan dari segi  pelayanannya Doctor Drone memiliki gagasan “One Stop Service”“One Stop Service” ini adalah pemberian garansi dan perawatan selamanya.

“Kami berusaha terus berinovasi dan  mengembangkan konsep drone dengan tingkat energi yang lebih tahan lama (solar cell multicopter),”urainya.

Produk drone yang dikembangkan lima mahasiswa muda ini sudah beredar dipasaran. Bagi Anda yang berminat dapat memesan secara online di tokopedia, bukalapak dan Fb: Doctor Drone. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

PhotoGrid Hadirkan Wow!Filter, Filter Animasi Lucu dan Usil untuk April Mop

BALIPORTALNEWS.COM – PhotoGrid, aplikasi penyunting dan berbagi foto, hari ini mengumumkan peluncuran enam filter animasi terbaru dalam kotak “Wow!Filter”. Kotak Wow!Filter adalah rangkaian 40 jenis lensa animasi kreatif berbasis teknologi deteksi wajah. Versi terbaru PhotoGrid ini menghadirkan lebih banyak filter animasi untuk menyulap gambar biasa menjadi lebih “wow” dan berkesan. Di samping itu, generasi terbaru dari filter animasi ini dapat mendeteksi hingga empat wajah dalam satu jepretan. Hal ini tentu memberikan kesempatan bagi pengguna untuk berkreasi dengan teman-teman mereka.

Dua filter baru, yakni Pie Face Machine dan Rotten Apple Plank, dirancang khusus untuk April Mop, memungkinkan pengguna membuat guyon seru bersama teman-teman. Filter lain, seperti, “Sparkling Roses”, mengubah mata dan bibir pengguna menjadi lebih berkilau bak “shojo-manga” atau perempuan kartun, dengan kerlap-kerlip bunga mawar, yang memberikan suasana romantik.

Data statistik PhotoGrid menunjukkan, Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia sebagai pengguna terbanyak menyunting gambar di PhotoGrid. Rata-rata satu pengguna Indonesia menyunting 3,7 gambar/foto per hari, lebih banyak jika dibandingkan dengan rata-rata global, yang hanya 3,19 gambar per hari.

“Indonesia adalah negara peringkat pertama dalam hal pemuatan swafoto dan menggabungkan beberapa stiker sekaligus, terutama yang berkaitan dengan gaya hidup. Kami melihat itu sebagai peluang pasar sangat besar untuk filter animasi, yang dirancang untuk mengubah swafoto biasa menjadi sesuatu lebih menarik dan layak untuk dibagi,” kata Jeremy Peng, PhotoGrid Head of Product, “Untuk ke depan, kami berencana meluncurkan 4 hingga 5 lensa animasi baru setiap minggu. Itu akan membantu pengguna memikirkan kembali penyuntingan gambar tradisional serta menghadirkan gambar lebih seru, kreatif dan unik.”

Untuk mendorong interaktivitas serta kegiatan berbagi foto, PhotoGrid pun menghadirkan tantangan mingguan dalam aplikasi pada laman “Featured”. Tantangan itu mengajak pengguna berunjuk kreativitas dalam menggunakan filter atau stiker baru dan berkesempatan menjadi tiga kontestan terbaik. PhotoGrid tersedia di Google Play dan App Store. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :