28 C
Denpasar
Kamis, 15 November 2018

Praktisi Hukum ini Pilih PSI untuk Berpolitik

BALIPORTALNEWS.COM – Benny Hariyanto, memilih untuk menginggalkan zona nyaman untuk menjadi pelayan masyarakat dan menjadi millik publik melalui jalur politik. Pengacara sekaligus Dosen Hukum Mahendradatta ini mendapatkan banyak dorongan dari berbagai pihak dan komunitas untuk menyuarakan mengenai ketimpangan sosial dan hukum yang terjadi hari ini. Menurut pemuda yang telah menangani 380 perkara prodeo ini, konflik yang terjadi di masyarakat seringkali kurang atensi dari pemerintah.

“Tidak hadirnya Negara dalam konfilik-konflik masyarakat, terabaikannya para pencari keadilan dan maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak serta ketidakharmonisan peraturan perundang-undangan dan peraturan pelaksaaan dan praktek-praktek koruptif yang masih menyelimuti birokrasi negeri ini. Hal-hal tersebut yang membuat saya merasa terbeban, sehingga ingin turut serta membawa angin perubahan melalui jalur politik,” papar Benny saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia.

Benny memilih PSI sebagai partai untuk bertarung di pemilihan legislatif karena menurutnya PSI menjunjung tinggi toleransi dan ini sesuai DNA PSI yaitu Merawat keragaman. Menurut Benny, issu SARA selalu menjadi isu andalan di tiap perhelatan politik,  baik Nasional dan di Bali sekalipun. Ini sangat tidak mencerminkan Indonesia yang Bhineka. Melalui PSI, pihaknya mengaku ingin juga menyuarakan keragaman dan anti intoleransi. “Saya sebelumnya melihat-lihat juga partai politik yang lain, namun saya lebih memilih PSI karena pertama PSI memiliki wajah dan warna yang berbeda dari partai lain, kedua PSI menjunjung tinggi tolerasi,” imbuh pemuda yang juga sedang  menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Bali Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI).

Benny Hariyono, S.H,.M.H, CPL  telah beracara sejak tahun 2013 sebagai Pengacara Praktek/ Advokat. Sebagai managing partner Dei BHR Law Office ia telah menyelesaikan pendidikan S1 (Sarjana Hukum) pada Universitas Warmadewa Denpasar dengan konsentrasi Hukum Bisnis dan telah menyelesaikan pendidikan di Program Pascasarjana dengan konsentrasi Hukum Agraria dan Investasi pada program Magister Hukum, Menyelesaikan pendidikan khusus Profesi Konsultan hukum Pasar Modal dan Pendidikan khusus pengacara pengadaan barang dan jasa dan memperoleh gelar Certifikat Procurement Lawyer serta Pendidkan Mediator dan memperoleh Sertifikat Mediator dari lembaga pendidikan IICT yang terakreditasi oleh Mahkamah Agung RI serta didukung oleh latar belakang pendidikan singkat lainnya serta seminar-seminar hukum  baik yang bersifat lokal maupun Nasional. Sebelum membuka kantor Hukum berpraktek pada Kantor Hukum/Law Office Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H & Associate dan  Nahak de Yong & Partners Advokat, Konsultan Hukum & Mediator.

Selain berprofesi sebagai Pengacara/ Advokat Penasihat Hukum. BENNY HARIYONO,  S.H.,M.H.CPL di percaya sebagai Dosen Tetap Pada Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta Bali untuk mengampuh mata kuliah, Hukum Dagang, Hukum Perbankan, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Jaminan dan perjanjian Kredit, Tindak Pidana Narkotika & Psikotropika, Perancangan Kontrak, Hukum Perkawinan dan waris serta Hukum Pidana. Selain itu pula di percaya aktif menduduki posisi Riset pada Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Mahendradatta Bali. Tugas keseharian yaitu menjadi Advokat pada Pusat Bantuan Hukum Perhimpuan Advokat Indonesia (PERADI) Cabang Denpasar.

Pengalaman lainnya saat ini ia di percaya sebagai Kepala Devisi Hukum dan Pengaduan pada Lembaga Perlindungan Konsumen Bali (LPK Bali) yang merupakan bagian dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN ) di Jakarta. Jabatan Organisasi Profesi Hukum adalah sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Bali Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) & Ketua CHAPTER BALI Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia (PPHKI). Selain itu pula menjadi Kepala Humas Asosiasi mediator bali sebagai organisasi tempat bernaungnya para mediator untuk menyelsaikan perkara secara alternative melalui ADR  dan Ketua Devisi Litigasi dari Asosiasi Pengadaan Indonesia cabang. Selain di bidang profesi hukum Aktifitas politik juga dikerjakan dengan menjadi Ketua bidang Advokasi dan Hukum Kordinator Daerah (KORDA) JOKOWI CENTER. Dan Anggota Dewan Pakar Hukum & HAM Dewan Pimpinan Wilayah Partai solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Bali.

Dari berbagai pengalaman tersebut, Benny memiliki motivasi yang kuat unntuk menjadi wakil rakyat yaitu menjadi pelayan buat rakyat dan bukan menjadi bos besar. Pihaknya telah mendaftarkan diri melalui PSI dan akan menjadi Calon Anggota Legislatif Tingkat Provinsi dari dapil Denpasar. “Mari bersama membangun Negeri jangan hanya menjadi penikmat tapi jadilah pembangkit untuk Indonesia yang Adil, Sejahtera dan Bermartabat.” tutupnya.

Sementara itu Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto saat serah terima berkas pendaftaran menyatakan sangat mengapresiasi Benny yang ingin bergerak melalui dunia politik dan menjadi calon anggota legislatif melalui PSI. Adi berharap semakin banyak anak muda yang ikut berjuang di legislatif, untuk itu pihaknya masih terus mengjak dan mencari orang-orang baik yang mau berjuang melalui PSI. “Minat anak muda terhadap politik saya rasa masih rendah, namun kami tidak akan lelah untuk mengajak anak muda bergerak untuk menjadi anggota PSI dan Caleg PSI. Maka dari itu kami masih membuka peluang bagi rekan-rekan yang ingin mendaftarkan diri sebagai caleg khususnya di Bali. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Kantor DPW PSI Bali, Jalan Kusuma Bangsa 1 no 11 dan kami tunggu hingga akhir April 2018,” papar Adi Susanto. (humas-psi/bpn)

Rai Mantra: Revitalisasi Sungai Penting untuk Pelestarian Lingkungan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Calon Gubernur Bali dari Koalisi Rakyat Bali (KRB) Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan kepada awak media soal upaya yang dilakukan selama memimpin Kota Denpasar yakni merevitalisasi beberapa aliran sungai yang mengaliri Kota Denpasar. Menurutnya, program reviltalisasi sungai itu hanyalah merupakan instrumen saja.

“Program revitalisasi sungai itu hanya merupakan instrumen dan bukan tujuan itu sendiri. Sementara tujuan yang harus dicapai adalah pelestarian lingkungan yang harus tetap terjaga dan akan bermuara pada pendidikan ekologis dari masyarakatnya,” ujar Rai Mantra di Denpasar, Kamis (15/3/2018).

Menurutnya, pendidikan ekologis itu berhubungan erat dengan manusian sebagai subjek pembangunan. “Selama ini kita dijuluki sebagai orang yang kotor, sering membuang sampah ke sungai sehingga air sungai tercemar. Image ini harus diubah bahwa peradaban dan budaya kita bukanlah orang yang tidak bisa menjaga kebersihan, membuang sampah ke sungai,” ujarnya. Manusia sebagai subjek pembangunan harus menerima manfaatnya dari setiap pembangunan yang ada. “Inilah sesungguhnya tujuan dari program revitalisasi sungai di Denpasar,” ujar Calon Gubernur Bali nomor urut 2 ini.

Beberapa contoh yakni Tukad Bindu, Tukad Badung. Saat ini kedua sungai tersebut sudah menjadi tempat rekreasi, sport, dan kuliner. “Kita harus memanfaatkan tempat yang sebelumnya kotor dan tidak berguna menjadi berguna. Dari yang tidak bernilai menjadi bernilai. Inilah sesungguhnya esensi dari pembangunan itu sendiri,” tambahnya.

Upaya ini memang tidak mudah karena memerlukan pemberdayaan yang besar, pembiyaan yang besar, dengan proses yang panjang dan melelahkan. Proses edukasi itu harus dilalui dengan susah payah.

“Bila masyarakatnya teredukasi dengan baik, peradaban terbangun dengan baik, memiliki kesadaran yang tinggi maka pemerintah akan lebih terbantu, kualitas hidup akan semakin baik, kesejahteraan akan meningkat, perekonomian bertumbuh,” ujarnya.

Kondisi ini akan berhubungan indeks kebahagian manusia di Bali. Revitalisasi sungai ini bisa dilakukan di seluruh Bali. Tentu saja harus diperhatikan kebutuhan, sumber daya dan potensi di kabupaten masing-masing. (ga/bpn)

Demer: Rai Mantra Punya “Bibit, Bebet dan Bobot”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Masyarakat kini semakin maju dan cerdas. Karena itu dalam menyalurkan aspirasinya mereka tak bisa dipaksa apalagi disuruh-suruh. Terlebih pemilih milenial yang rata-rata memiliki wawasan luas terhadap pemimpin yang menjadi idolanya. “Mereka setidaknya punya tiga dasar pertimbangan yakni santun, berkarakter jujur serta cerdas. Kalau dulu istilahnya punya bibit, bebed dan bobot,” ujar Anggota DPR RI Gede Sumarjaya Linggih yang kerap disapa Demer saat ditemui di sela-sela Konser Musik “Salam Dua Jari” di lapangan Astina Gianyar, Minggu (11/3/2018) malam.

Demer melihat kemasan acara gelaran musik yang melibatkan para musisi Bali dan masyarakat sebagai cara-cara santun dalam menyampaikan dan menyerap aspirasi masyarakat. “Saya tidak melihat adanya pengerahan massa di lapangan. Justru mereka datang karena hati nurani. Apalagi hal yang disampaikan juga bersifat edukatif,” jelas tokoh Golkar asal Buleleng ini.

Melalui konser seni musik ini juga bisa dijadikan ajang pemberian pandangan yang luas pada masyarakat.Terlebih masyarakat Bali terkenal dengan seni dan budayanya yang kental. “Inilah cara cara kampanye masa depan yang patut ditumbuhkan di masyarakat karena memberi dampak positif bagi pembelajaran berdemokrasi yang baik ke depannya,” ujarnya.(ga/bpn)

Masyarakat Gelgel Siap Menangkan Koster-Ace dan BAGIA

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Pasangan Calon  (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace) serta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka–I Ketut Mandia (BAGIA) terus memanen dukungan dari masyarakat Kabupaten Klungkung.

Kali ini dukungan datang dari komponen masyarkat Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung yang mendeklarasikan diri siap memenangkan Koster-Ace dan BAGIA pada Pilkada Serentak 2018, Sabtu (9/3/2018) di Banjar Jeroagung Klod, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung.

Hadir ikut mendampingi dalam acara simakrama yang dihadiri ratusan warga tersebut, Sekretaris Alit Kusuma Kelakan, Ketua Tim Pemenanhan Koster-Ace dan BAGIA Kabupatan Klungkung AA Gede Anom, perwakilan partai pengusung yakni Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI serta tokoh masyarakat setempat.

Calon Gubernur (Cagub) Wayan Koster mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kecamatan Klungkung. Selanjutkan ia memaparkan visi misi dan program kerja unggulan Koster-Ace. Di antaranya pendidikan gratis,  pelestarian adat budaya berbasis banjar serta pendidikan gratis.

“Nantinya program kesehatan gratis akan dilaksanakan secara online, pelayanan dan tanggungan penyakitnya akan lebih disempurnakan lagi dari  program JKBM. Dan untuk para sulinggih dan pemangku akan ada jaminan secara khusus, ” jelasnya.

Sementara BAGIA mengungkapkan bahwa pola Satu Jalur akan mampu mempercepat pembangunan di Gumi Serobotan sehingga mampu mengejar ketertinggalan dari kabupaten lain di Bali.

Membuktikan komitmennya dalam melestarikan adat budaya Bali, Koster -Ace akan mengembalikan peran institusi banjar secara tradisional yang sejak dahulu berperan sebagai pusat pengembangan serta pelesatarian adat budaya Bali. Lantas caranya?

Calon Gubernur Wayan Koster menegaskan komitmennya bahwa setelah terpilih sebagai gubernur Bali periode 2018-2023, pihaknya tak hanya akan melaksanakan program pembenahan bale banjar secara fisik. Namun juga kembali menghidupkan kegiatan berkesenian, adat serta budaya masyarakat dengan  berbasis banjar.

“Setelah menjadi anggota DPR sejak tahun 2004, tiap tahun saya membantu pembangunan sekitar 30-an bale banjar dan wantilan di seluruh Bali. Mungkin jumlahnua sudah ada sekitar 300-an. Termasuk juga seperangkat alat gamelan. Nanti astungkara terpilih, tiyang akan lanjutkan lagi dengan kelengkapan lainya untuk menunjang segala aktivits  di banjar,” ungkapnya.

Tujuannya menurut dia, adalah untuk melestarikan seni, adat dan budaya Bali sehingga tetap lestari, bahkan makin berkembang. “Khususnya agar generasi muda kita tetap melakoni kehidupan berkesenian, adat serta budaya Bali. Namun harus ada sarana dan prasaranan sebagai fasilitas penunjangnya. Nah, ini yang bantu adalah pemerintah,” katanya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan mengangkat tenaga kontrak yang berasal dari lingkungan banjar setempat. Para tenaga kontrak ini nantinya bertugas untuk melatih serta mengajarkan warga berbagai kegiatan yang terkait seni dan budaya Bali. “Nanti kita siapkan semuanya. Tenaga pelatih, alat-alatnya seperti gamelan termasuk juga kustum bila perlu kta juga siapkan. Anggarannya dari APBD Provinsi. Sudah saya hitung itu semua,” terangnya.

Dengan begitu, ia berharap agar aktivitas berkesenian juga kegiatan budaya di masyarakat akan lebih hidup dan semarak kembali dari sebelumnya. “Kami berharap sekeha santhi, sekeha gong dan sekehe keseniannya lainnya bisa lebih hidup dan semarak lagi. Semuanya yang dibutuhkan akan kita siapkan,” tegasnya.

Bila hal itu terealisasi, pihaknya berkeyakinan kehidupan seni, adat, budaya Bali, tak hanya lestari namun makin semarak dan berkembang. “Iya bagaimana lestari dan berkembang kalau tidak difasilitasi. Itu sudah menjadi kewajiban, dan sekaligus bukti keberpihakan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya kita,” pungkasnya. (r/bpn)

Dukung Rai Mantra Komunitas Taksu Seni Bali Gelar Konser “Salam Dua Jari”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Puluhan artis Bali yang tergabung dalam Komunitas Taksu seni Bali Gelar Konser Salam Dua Jari. Rencananya konser ini akan digelar di Lapangan Astina, Gianyar pada Minggu (11/3/2018). Kordinator komunitas Taksu Seni Bali Agung Bagus Mantra alias Gus Mantra mengatakan konser ini adalah bentuk semangat seniman Bali mengawal taksu budaya Bali.

Semangat tersebut kemudian dipersembahkan kepada Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra yang maju sebagai calon gubernur Bali tahun 2018. “Konser ini digelar berbasiskan semangat kebersamaan dalam mengawal taksu budaya Bali yang dititipkan kepada calon pemimpin Bali yaitu sahabat kami Rai Mantra,” kata Gus Mantra, saat menggelar jumpa pers di rumah makan Kubu Kopi, Denpasar, Sabtu (10/3/2018).

Adapun seniman yang akan tampil adalah Ayu Maenah & nana Viana, Joni Agung & double T, Coki Netral, Bintang Feat Lebri Partami, Kis, Bona Alit & Ocha Taksu, The Rocknest, The Crazy Horse, The Small Axe, Rajes n Band & Rah Tut XXX, Parade Band Gianyar, RastaFlute Singapadu dan Wayang Inovatif Genta Wisesa. Acara akan dipandu oleh pelawak Bali Dadong Rerod.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mantra ini acara ini murni digagas seniman. Tanpa paksaan, tanpa tekanan. Tapi berjalan sendiri melalui media kreatif.  Karena itu konser digelar secara swadaya oleh seniman. Konser salam dua jari ini terbuka untuk umum, tanpa atribut partai politik.

Menariknya, walau bertitle Konser salam dua jari acara dikemas tanpa ajakan mencoblos, apalagi pemaparan visi misi pasangan calon. Sebaliknya konser ini dikemas sebagai media seniman Bali menyampaikan aspirasi kepada calon gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.

“Kita tidak akan serukan coblos nomor tertentu tapi sebaliknya seniman akan menyampaikan aspirasi kepada beliau,” kata Gus Mantra.

Dalam konser ini seniman juga ingin menyampaikan pesan politik bermartabat. Kalah atau menang dihadapi secara terhormat. Politik sesungguhnya bisa dijalani dengan senyum dan kegembiraan. Bukan saling menghujat apalagi sekedar adu kekuatan.

“Apa yang kami persembahkan sesuatu yang terbaik bagi Bali, ingin membagikan sesuatu yg menyejukan. Gaungkan politik damai harmoni di tengah keberagaman,” kata Gus Mantra.

Karena itu Gus Mantra mengajak seluruh warga yang ingin bergembira untuk hadir tanpa atribut partai. “Ayo datang ramai-ramai, kita bergembira bersama, yang jelas tidak ada bsgi-bagi uang. Kita bergerak dengan nurani,” ujar Gus Mantra.(r/bpn)

Rai Mantra: Jangan Takut Pada Intimidasi

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Calon Gubernur Bali nomor urut dua Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menerima sejumlah perwakilan masyarakat di kediamannya di Griya Seba Sari, Renon, Denpasar, pada Sabtu (10/3/2018). Selain untuk menyatakan dukungan, sejumlah warga mengeluhkan adanya intimidasi dari pihak lain agar tidak mendukung pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra – Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) di Pilgub Bali tahun 2018.

Hal ini disampaikan ketua Forum Komunikasi Putra Mahotama (FKPM) Bali dari Kecamatan Bajra, Tabanan Nyoman Giri Artana. Menurutnya saat ini intimidasi sangat dirasakan hanya karena perbedaan pilihan.

“Intimidasi sangat dirasakan masyarakat, beda warna dianggap musuh,” kata Artana.

Dia menambahkan masyarakat ingin merasa nyaman dalam kehidupan berdemokrasi. Perbedaan pilihan jangan sampai jadi alasan menimbulkan permusuhan.

“Warga maunya nyaman dan aman dalam berpendapat dan meilih pemimpinnya,” kata Astana.

Menanggapai hal itu Rai Mantra meminta warga agar jangan takut pada intimidasi. Bahkan intimidasi harus diperangi. Tentu yang diperangi bukan orangnya tapi sifat kesewenang-wenangan.

“Belajar dari ajaran Bhagavad Gita, yang kita perangi adalah sifat kesewenangan mereka yang tega mengintimidasi saudaranya sendiri,” kata Rai Mantra.(r/bpn)

Surya Paloh: Pilkada Sehari Jangan Ganggu Keharmonisan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Temu Kader se-Bali Partai NasDem di Lapangan Bajra Sandhi Renon, Sabtu (3/3/2018) sore berlangsung semarak dihadiri sekitar 20 ribu kader serta Ketua Umum Partai NasDem Surya Dharma Paloh, calon Gubernur Bali dan paslon Bupati yang diusung Partai NasDem. Pada acara tersebut, Surya Paloh juga ditunjuk menjadi orang pertama yang memberikan saran untuk pemimpin Bali mendatang ke Kendaraan “Kotak Harapan” serta memecahkan kendi berisi air suci dari 716 desa di Bali untuk “meruwat” bumi.

Ketua DPW Partai NasDem Bali IB Oka Gunastawa dalam laporannya mengatakan pada Temu Kader tersebut dilaksanakan peluncuran lima kendaraan berisi “Kotak Harapan”, Penglukatan Bumi dan lagu NasDem Mesuryak sekaligus sosialisasi nomor urut 5 Partai NasDem. Kendaraan Kotak Harapan ini nantinya akan beroperasi ke pelosok-pelosok desa di seluruh Bali untuk menampung berbagai aspirasi, saran dan uneg-uneg yang ditulis warga untuk Pemimpin Bali ke depan.

Sedangkan Penglukatan Bumi yang mana airnya diambil dari sumber air di 716 desa di seluruh Bali dimaksudkan untuk membersihkan bumi ini dari segala kekotoran. Ketua Umum NasDem Surya Paloh dalam sambutannya mengajak seluruh kader serta masyarakat untuk menjaga Bali dengan baik, terlebih jelang Pilkada ini. “Bali ini bukan hanya milik masyarakat Bali, juga Indonesia serta dunia. Apa yang terjadi di Bali, dunia akan ikut peduli,” tegas Surya Paloh.

Terkait dengan Pilkada serentak dimana Bali juga akan memilih Gubernur dan Bupati, Surya Paloh mengajak masyarakat melaksanakannya dengan kejujuran dan menjaga keharmonisan. “Pilkada ini hanya sehari, setelah itu kita akan kembali seperti semula. Jadi pesta demokrasi ini harus dilaksanakan dengan penuh kejujuran dan tetap menjaga keharmonisan yang sudah ada. Jadi berkompetisilah dengan jujur dan bukan saling menjatuhkan. Jangan hanya lips service, lain di mulut lain di hati,” tegasnya.

Nasdem tambahnya ingin memperoleh kemenangan dalam Pilkada serentak di seluruh Indonesia ini. Untuk itu, Surya Paloh meminta penjagaan di setiap TPS ditambah. Tiap TPS agar dijaga 3 orang saksi. Jadi butuh saksi dalam jumlah besar dan NasDem telah menunjuk kadernya, I Gusti Putu Artha, sebagai ketua untuk itu. Ditegaskan, kader NasDem menentang segala bentuk dan upaya dari kelompok-kelompok yang mencoba menggantikan ideologi Pancasila. Ideologi Pancasila merupakan perekat persatuan dan menguatkan bangsa ini. (ga/bpn)

Lolos Verifikasi KPU, PSI Bali Buka Pendaftaran Bacaleg

BALIPORTALNEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia menjadi salah satu dari 14 partai politik yang dinyataka lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum. PSI juga menjadi salah satu dari 4 parpol baru yang akan berlaga di pemilu 2019.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI Bali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PSI kab/kota dan kecamatan di Bali serta KPU Provinsi Bali dan KPUD di masing-masing kabupaten atas kerjasamanya dalam menyukseskan proses verifikasi. “Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses verifikasi KPU ini, keberhasilan proses ini adalah keberhasilan dari sistem demokrasi di Indonesia,” ungkap I Nengah Yasa Adi Susanto, Kamis (1/3/2018) pada acara peresmian Rumah Solidaritas Bali  kantor baru PSI Bali yang beralamat di Jalan Kusuma Bangsa I No. 9x Denpasar Utara.

PSI menyambut kelolosan verifikasi ini dengan membuka pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) gelombang II.  Pendaftaran ini akan dibuka hingga tanggl 30 Maret 2018 yang dapat dilakukan secara online pada website PSI atau dengan datang langsung ke Rumah Solidaritas Bali. PSI membuka dan mengundang orang—orang baik yang memiliki DNA PSI yaitu anti Korupsi dan anti Intoleransi untuk bergabung menjadi Bacaleg dari PSI. Terkait dengan persyaratan pendaftaran bacaleg disebutkan Bro Adi adalah mengisi formulir, CV dan KTP serta melampirkan tulisan mengenai bagaimana Cara Anda Melawan Korupsi & Intoleransi.

Dalam penjaringan bacaleg PSI Bali telah menyiapkan Tim Panelis Independen yang melibatkan Aktivis Perempuan, Akademisi dan Budayawan. Beberapa proses seleksi harus dilalui oleh Bacaleg sebelum diputuskan menjadi Caleg yang Sah. Proses tersebut diantaranya, seleksi administrasi, seleksi uji kompetensi dan seleksi uji sosialisasi.

Terkait tim panelis independen yang telah menyatakan akan membantu PSI dalam menentukan Bacaleg di tingkat Provinsi Bali diantaranya Dr. I Nyoman Subanda – Dekan FISIP UNDIKNAS, Ir.Titik Suharyati – LSM Bali Sruti, Dr. Drs. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si  – Dekan FISIP UNUD, I Nyoman Mardika – Yayasan Manikaya Kauci & Aktivis KPK, Seniman Bali Cokorda Sawitri – LBH APIK dan Prof., Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H. – Guru Besar UNWAR. “Kami melibatkan akademisi dan aktivis perempuan untuk menjadi team panelis independen. Nama-nama tersebut sudah kami hubungi dan kami sedang melakukan komunikasi lebih lanjut untuk mempersiapkan prosesnya,” tutur Adi. Selain itu, untuk team panelis independen di masing-masing kabupaten sedang dalam proses konfirmasi.

Turut hadir dalam acara tersebut I Nyoman Mardika dan Titik Suharyati yang sempat memberikan pandangannya terkait dengan proses yang akan dijalankan PSI ini. Menurut Mardika, Caleg dan kader PSI hendaknya mengetahui platform dan ideologi partai. “Alasan saya mau menjadi tim panelis independen selain karena tertarik dengan PSI sendiri saya juga tertarik dengan gagasan anak muda yang diusung PSI,“ imbuhnya dalam sharing bersama Kader PSI.

Sementara itu Titik Suharyati sebagai aktivis perempuan mengapresiasi gagasan PSI yang ramah perempuan. Selain itu pihaknya yang telah 10 tahun mengawal proses di berbagai partai politik bersama Bali Sruti menegaskan beberapa hal teknis. “Caleg nanti hendaknya paham mengenai apa yang akan dikerjakan di Dewan Legislatif nanti, tentu kedepan perlu ada bimbingan teknis untuk memperkuat ini,” imbuhnya.

DIharapkan dengan proses dan gagasan baru dari PSI ini, yang menggunakan proses seleksi terbuka, dapat menumbuhkan tradisi baru, dalam menyaring bakal calon anggota legislatif yang transparan. Serta dapat menghasilkan calon anggota legislative yang sesuai dengan harapan Rakyat. (r/bpn)

Lolos Verifikasi, PSI Bali Buka Pendaftaran Bacaleg

BALIPORTALNEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia menjadi salah satu dari 14 partai politik yang dinyataka lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum. PSI juga menjadi salah satu dari 4 parpol baru yang akan berlaga di pemilu 2019.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI Bali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PSI kab/kota dan kecamatan di Bali serta KPU Provinsi Bali dan KPUD di masing-masing kabupaten atas kerjasamanya dalam menyukseskan proses verifikasi. “Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses verifikasi KPU ini, keberhasilan proses ini adalah keberhasilan dari sistem demokrasi di Indonesia,” ungkap I Nengah Yasa Adi Susanto.

PSI menyambut kelolosan verifikasi ini dengan membuka pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) gelombang II.  PSI membuka dan mengundang orang—orang baik yang memiliki DNA PSI yaitu anti Korupsi dan anti Intoleransi untuk bergabung menjadi Bacaleg dari PSI.

Dalam penjaringan bacaleg PSI Bali telah menyiapkan Tim Panelis Independen yang melibatkan Aktivis Perempuan, Akademisi dan Budayawan. Beberapa proses seleksi harus dilalui oleh Bacaleg sebelum diputuskan menjadi Caleg yang Sah. Proses tersebut diantaranya, seleksi administrasi, seleksi uji kompetensi dan seleksi uji sosialisasi.

Terkait tim panelis independen yang telah menyatakan akan membantu PSI dalam menentukan Bacaleg di tingkat Provinsi Bali diantaranya Dr. I Nyoman Subanda – Dekan FISIP UNDIKNAS, Ir.Titik Suharyati – LSM Bali Sruti, Dr. Drs. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si  – Dekan FISIP UNUD, I Nyoman Mardika – Yayasan Manikaya Kauci & Aktivis KPK, Seniman Bali Cokorda Sawitri – LBH APIK dan Prof., Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H. – Guru Besar UNWAR.

“Kami melibatkan akademisi dan aktivis perempuan untuk menjadi team panelis independen. Nama-nama tersebut sudah kami hubungi dan kami sedang melakukan komunikasi lebih lanjut untuk mempersiapkan prosesnya,” tutur Adi. Selain itu, untuk team panelis independen di masing-masing kabupaten sedang dalam proses konfirmasi.

DIharapkan dengan proses dan gagasan baru dari PSI ini, yang menggunakan proses seleksi terbuka, dapat menumbuhkan tradisi baru, dalam menyaring bakal calon anggota legislatif yang transparan. Serta dapat menghasilkan calon anggota legislative yang sesuai dengan harapan Rakyat. (humas-psi/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
9PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
22PelangganBerlangganan