Sabtu, 18 Agustus 2018

Dukung Rai Mantra Komunitas Taksu Seni Bali Gelar Konser “Salam Dua Jari”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Puluhan artis Bali yang tergabung dalam Komunitas Taksu seni Bali Gelar Konser Salam Dua Jari. Rencananya konser ini akan digelar di Lapangan Astina, Gianyar pada Minggu (11/3/2018). Kordinator komunitas Taksu Seni Bali Agung Bagus Mantra alias Gus Mantra mengatakan konser ini adalah bentuk semangat seniman Bali mengawal taksu budaya Bali.

Semangat tersebut kemudian dipersembahkan kepada Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra yang maju sebagai calon gubernur Bali tahun 2018. “Konser ini digelar berbasiskan semangat kebersamaan dalam mengawal taksu budaya Bali yang dititipkan kepada calon pemimpin Bali yaitu sahabat kami Rai Mantra,” kata Gus Mantra, saat menggelar jumpa pers di rumah makan Kubu Kopi, Denpasar, Sabtu (10/3/2018).

Adapun seniman yang akan tampil adalah Ayu Maenah & nana Viana, Joni Agung & double T, Coki Netral, Bintang Feat Lebri Partami, Kis, Bona Alit & Ocha Taksu, The Rocknest, The Crazy Horse, The Small Axe, Rajes n Band & Rah Tut XXX, Parade Band Gianyar, RastaFlute Singapadu dan Wayang Inovatif Genta Wisesa. Acara akan dipandu oleh pelawak Bali Dadong Rerod.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mantra ini acara ini murni digagas seniman. Tanpa paksaan, tanpa tekanan. Tapi berjalan sendiri melalui media kreatif.  Karena itu konser digelar secara swadaya oleh seniman. Konser salam dua jari ini terbuka untuk umum, tanpa atribut partai politik.

Menariknya, walau bertitle Konser salam dua jari acara dikemas tanpa ajakan mencoblos, apalagi pemaparan visi misi pasangan calon. Sebaliknya konser ini dikemas sebagai media seniman Bali menyampaikan aspirasi kepada calon gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.

“Kita tidak akan serukan coblos nomor tertentu tapi sebaliknya seniman akan menyampaikan aspirasi kepada beliau,” kata Gus Mantra.

Dalam konser ini seniman juga ingin menyampaikan pesan politik bermartabat. Kalah atau menang dihadapi secara terhormat. Politik sesungguhnya bisa dijalani dengan senyum dan kegembiraan. Bukan saling menghujat apalagi sekedar adu kekuatan.

“Apa yang kami persembahkan sesuatu yang terbaik bagi Bali, ingin membagikan sesuatu yg menyejukan. Gaungkan politik damai harmoni di tengah keberagaman,” kata Gus Mantra.

Karena itu Gus Mantra mengajak seluruh warga yang ingin bergembira untuk hadir tanpa atribut partai. “Ayo datang ramai-ramai, kita bergembira bersama, yang jelas tidak ada bsgi-bagi uang. Kita bergerak dengan nurani,” ujar Gus Mantra.(r/bpn)

Demer: Rai Mantra Punya “Bibit, Bebet dan Bobot”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Masyarakat kini semakin maju dan cerdas. Karena itu dalam menyalurkan aspirasinya mereka tak bisa dipaksa apalagi disuruh-suruh. Terlebih pemilih milenial yang rata-rata memiliki wawasan luas terhadap pemimpin yang menjadi idolanya. “Mereka setidaknya punya tiga dasar pertimbangan yakni santun, berkarakter jujur serta cerdas. Kalau dulu istilahnya punya bibit, bebed dan bobot,” ujar Anggota DPR RI Gede Sumarjaya Linggih yang kerap disapa Demer saat ditemui di sela-sela Konser Musik “Salam Dua Jari” di lapangan Astina Gianyar, Minggu (11/3/2018) malam.

Demer melihat kemasan acara gelaran musik yang melibatkan para musisi Bali dan masyarakat sebagai cara-cara santun dalam menyampaikan dan menyerap aspirasi masyarakat. “Saya tidak melihat adanya pengerahan massa di lapangan. Justru mereka datang karena hati nurani. Apalagi hal yang disampaikan juga bersifat edukatif,” jelas tokoh Golkar asal Buleleng ini.

Melalui konser seni musik ini juga bisa dijadikan ajang pemberian pandangan yang luas pada masyarakat.Terlebih masyarakat Bali terkenal dengan seni dan budayanya yang kental. “Inilah cara cara kampanye masa depan yang patut ditumbuhkan di masyarakat karena memberi dampak positif bagi pembelajaran berdemokrasi yang baik ke depannya,” ujarnya.(ga/bpn)

Masyarakat Gelgel Siap Menangkan Koster-Ace dan BAGIA

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Pasangan Calon  (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace) serta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka–I Ketut Mandia (BAGIA) terus memanen dukungan dari masyarakat Kabupaten Klungkung.

Kali ini dukungan datang dari komponen masyarkat Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung yang mendeklarasikan diri siap memenangkan Koster-Ace dan BAGIA pada Pilkada Serentak 2018, Sabtu (9/3/2018) di Banjar Jeroagung Klod, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung.

Hadir ikut mendampingi dalam acara simakrama yang dihadiri ratusan warga tersebut, Sekretaris Alit Kusuma Kelakan, Ketua Tim Pemenanhan Koster-Ace dan BAGIA Kabupatan Klungkung AA Gede Anom, perwakilan partai pengusung yakni Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI serta tokoh masyarakat setempat.

Calon Gubernur (Cagub) Wayan Koster mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kecamatan Klungkung. Selanjutkan ia memaparkan visi misi dan program kerja unggulan Koster-Ace. Di antaranya pendidikan gratis,  pelestarian adat budaya berbasis banjar serta pendidikan gratis.

“Nantinya program kesehatan gratis akan dilaksanakan secara online, pelayanan dan tanggungan penyakitnya akan lebih disempurnakan lagi dari  program JKBM. Dan untuk para sulinggih dan pemangku akan ada jaminan secara khusus, ” jelasnya.

Sementara BAGIA mengungkapkan bahwa pola Satu Jalur akan mampu mempercepat pembangunan di Gumi Serobotan sehingga mampu mengejar ketertinggalan dari kabupaten lain di Bali.

Membuktikan komitmennya dalam melestarikan adat budaya Bali, Koster -Ace akan mengembalikan peran institusi banjar secara tradisional yang sejak dahulu berperan sebagai pusat pengembangan serta pelesatarian adat budaya Bali. Lantas caranya?

Calon Gubernur Wayan Koster menegaskan komitmennya bahwa setelah terpilih sebagai gubernur Bali periode 2018-2023, pihaknya tak hanya akan melaksanakan program pembenahan bale banjar secara fisik. Namun juga kembali menghidupkan kegiatan berkesenian, adat serta budaya masyarakat dengan  berbasis banjar.

“Setelah menjadi anggota DPR sejak tahun 2004, tiap tahun saya membantu pembangunan sekitar 30-an bale banjar dan wantilan di seluruh Bali. Mungkin jumlahnua sudah ada sekitar 300-an. Termasuk juga seperangkat alat gamelan. Nanti astungkara terpilih, tiyang akan lanjutkan lagi dengan kelengkapan lainya untuk menunjang segala aktivits  di banjar,” ungkapnya.

Tujuannya menurut dia, adalah untuk melestarikan seni, adat dan budaya Bali sehingga tetap lestari, bahkan makin berkembang. “Khususnya agar generasi muda kita tetap melakoni kehidupan berkesenian, adat serta budaya Bali. Namun harus ada sarana dan prasaranan sebagai fasilitas penunjangnya. Nah, ini yang bantu adalah pemerintah,” katanya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan mengangkat tenaga kontrak yang berasal dari lingkungan banjar setempat. Para tenaga kontrak ini nantinya bertugas untuk melatih serta mengajarkan warga berbagai kegiatan yang terkait seni dan budaya Bali. “Nanti kita siapkan semuanya. Tenaga pelatih, alat-alatnya seperti gamelan termasuk juga kustum bila perlu kta juga siapkan. Anggarannya dari APBD Provinsi. Sudah saya hitung itu semua,” terangnya.

Dengan begitu, ia berharap agar aktivitas berkesenian juga kegiatan budaya di masyarakat akan lebih hidup dan semarak kembali dari sebelumnya. “Kami berharap sekeha santhi, sekeha gong dan sekehe keseniannya lainnya bisa lebih hidup dan semarak lagi. Semuanya yang dibutuhkan akan kita siapkan,” tegasnya.

Bila hal itu terealisasi, pihaknya berkeyakinan kehidupan seni, adat, budaya Bali, tak hanya lestari namun makin semarak dan berkembang. “Iya bagaimana lestari dan berkembang kalau tidak difasilitasi. Itu sudah menjadi kewajiban, dan sekaligus bukti keberpihakan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya kita,” pungkasnya. (r/bpn)

Praktisi Hukum ini Pilih PSI untuk Berpolitik

BALIPORTALNEWS.COM – Benny Hariyanto, memilih untuk menginggalkan zona nyaman untuk menjadi pelayan masyarakat dan menjadi millik publik melalui jalur politik. Pengacara sekaligus Dosen Hukum Mahendradatta ini mendapatkan banyak dorongan dari berbagai pihak dan komunitas untuk menyuarakan mengenai ketimpangan sosial dan hukum yang terjadi hari ini. Menurut pemuda yang telah menangani 380 perkara prodeo ini, konflik yang terjadi di masyarakat seringkali kurang atensi dari pemerintah.

“Tidak hadirnya Negara dalam konfilik-konflik masyarakat, terabaikannya para pencari keadilan dan maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak serta ketidakharmonisan peraturan perundang-undangan dan peraturan pelaksaaan dan praktek-praktek koruptif yang masih menyelimuti birokrasi negeri ini. Hal-hal tersebut yang membuat saya merasa terbeban, sehingga ingin turut serta membawa angin perubahan melalui jalur politik,” papar Benny saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia.

Benny memilih PSI sebagai partai untuk bertarung di pemilihan legislatif karena menurutnya PSI menjunjung tinggi toleransi dan ini sesuai DNA PSI yaitu Merawat keragaman. Menurut Benny, issu SARA selalu menjadi isu andalan di tiap perhelatan politik,  baik Nasional dan di Bali sekalipun. Ini sangat tidak mencerminkan Indonesia yang Bhineka. Melalui PSI, pihaknya mengaku ingin juga menyuarakan keragaman dan anti intoleransi. “Saya sebelumnya melihat-lihat juga partai politik yang lain, namun saya lebih memilih PSI karena pertama PSI memiliki wajah dan warna yang berbeda dari partai lain, kedua PSI menjunjung tinggi tolerasi,” imbuh pemuda yang juga sedang  menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Bali Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI).

Benny Hariyono, S.H,.M.H, CPL  telah beracara sejak tahun 2013 sebagai Pengacara Praktek/ Advokat. Sebagai managing partner Dei BHR Law Office ia telah menyelesaikan pendidikan S1 (Sarjana Hukum) pada Universitas Warmadewa Denpasar dengan konsentrasi Hukum Bisnis dan telah menyelesaikan pendidikan di Program Pascasarjana dengan konsentrasi Hukum Agraria dan Investasi pada program Magister Hukum, Menyelesaikan pendidikan khusus Profesi Konsultan hukum Pasar Modal dan Pendidikan khusus pengacara pengadaan barang dan jasa dan memperoleh gelar Certifikat Procurement Lawyer serta Pendidkan Mediator dan memperoleh Sertifikat Mediator dari lembaga pendidikan IICT yang terakreditasi oleh Mahkamah Agung RI serta didukung oleh latar belakang pendidikan singkat lainnya serta seminar-seminar hukum  baik yang bersifat lokal maupun Nasional. Sebelum membuka kantor Hukum berpraktek pada Kantor Hukum/Law Office Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H & Associate dan  Nahak de Yong & Partners Advokat, Konsultan Hukum & Mediator.

Selain berprofesi sebagai Pengacara/ Advokat Penasihat Hukum. BENNY HARIYONO,  S.H.,M.H.CPL di percaya sebagai Dosen Tetap Pada Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta Bali untuk mengampuh mata kuliah, Hukum Dagang, Hukum Perbankan, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Jaminan dan perjanjian Kredit, Tindak Pidana Narkotika & Psikotropika, Perancangan Kontrak, Hukum Perkawinan dan waris serta Hukum Pidana. Selain itu pula di percaya aktif menduduki posisi Riset pada Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Mahendradatta Bali. Tugas keseharian yaitu menjadi Advokat pada Pusat Bantuan Hukum Perhimpuan Advokat Indonesia (PERADI) Cabang Denpasar.

Pengalaman lainnya saat ini ia di percaya sebagai Kepala Devisi Hukum dan Pengaduan pada Lembaga Perlindungan Konsumen Bali (LPK Bali) yang merupakan bagian dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN ) di Jakarta. Jabatan Organisasi Profesi Hukum adalah sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Bali Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) & Ketua CHAPTER BALI Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia (PPHKI). Selain itu pula menjadi Kepala Humas Asosiasi mediator bali sebagai organisasi tempat bernaungnya para mediator untuk menyelsaikan perkara secara alternative melalui ADR  dan Ketua Devisi Litigasi dari Asosiasi Pengadaan Indonesia cabang. Selain di bidang profesi hukum Aktifitas politik juga dikerjakan dengan menjadi Ketua bidang Advokasi dan Hukum Kordinator Daerah (KORDA) JOKOWI CENTER. Dan Anggota Dewan Pakar Hukum & HAM Dewan Pimpinan Wilayah Partai solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Bali.

Dari berbagai pengalaman tersebut, Benny memiliki motivasi yang kuat unntuk menjadi wakil rakyat yaitu menjadi pelayan buat rakyat dan bukan menjadi bos besar. Pihaknya telah mendaftarkan diri melalui PSI dan akan menjadi Calon Anggota Legislatif Tingkat Provinsi dari dapil Denpasar. “Mari bersama membangun Negeri jangan hanya menjadi penikmat tapi jadilah pembangkit untuk Indonesia yang Adil, Sejahtera dan Bermartabat.” tutupnya.

Sementara itu Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto saat serah terima berkas pendaftaran menyatakan sangat mengapresiasi Benny yang ingin bergerak melalui dunia politik dan menjadi calon anggota legislatif melalui PSI. Adi berharap semakin banyak anak muda yang ikut berjuang di legislatif, untuk itu pihaknya masih terus mengjak dan mencari orang-orang baik yang mau berjuang melalui PSI. “Minat anak muda terhadap politik saya rasa masih rendah, namun kami tidak akan lelah untuk mengajak anak muda bergerak untuk menjadi anggota PSI dan Caleg PSI. Maka dari itu kami masih membuka peluang bagi rekan-rekan yang ingin mendaftarkan diri sebagai caleg khususnya di Bali. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Kantor DPW PSI Bali, Jalan Kusuma Bangsa 1 no 11 dan kami tunggu hingga akhir April 2018,” papar Adi Susanto. (humas-psi/bpn)

Ciptakan PilGub 2018 Aman, Kapolres Badung Gandeng Tokoh Tokoh Masyarakat

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – “Penciptaan Kondisi yang aman dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melakukan sambang dan kunjungan  ke tokoh tokoh masyarakat” hal tersebut diungkapkan Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, S.I.K pada saat melaksanakan kunjungan ke Puri Ageng Mengwi Badung.

Kunjungan orang nomor satu di Polres Badung ini dalam rangka silaturahmi guna menambah harmonis jalinan komunikasi yang telah terjalin antara Polres Badung dan Puri Ageng mengwi.

Kunjungan Kapolres Badung tersebut diterima Penglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung. Dalam Kunjungan tersebut Kapolres bersama Dir Tahti Polda Bali AKBP I Made Sukasuyasa,SH,MH dan Kapolsek Mengwi Kompol Gede Made Punia,SH,MH.

Suasana kekeluargaan tampak dari perbincangan pejabat utama ini dengan penglingsir Puri, dimana pemegang tongkat komando di Polres Badung ini mengajak tokoh Puri Ageng Mengwi untuk bersama sama memantau dan menciptakan suasana aman terlebih saat ini merupakan tahun Politik.

Tokoh Puri Ageng Mengwi ini sangat menyambut baik kedatangan Kapolres Badung beserta rombongan di Purinya dimana pengklingsir puri sangat mendukung langkah langakah kepolisian untuk menciptakan rasa aman di masyarakatnya, A.A Gede Agung menyampaikan bahwa Polres Badung sangat aktif dalam penciptaan rasa aman sebagai bukti diceritrakannya pada saat berjalan jalan di luar puri,penglingsir Puri selalu melihat kehadiran Polisi baik di jalan raya, obyek obyek wisata serta sering mengunjungi rumah rumah penduduk oleh bhabinkamtibmas.

Diharapkan kedepan jalinan sinergitas kepolisian dengan masyarakat dan para tokoh tetap digalakkan sehingga bergandengan tangan menciptakan Pilgub 2018 aman khususnya di Wilayah Badung.

Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K di konfirmasi usai kegiatan mengungkapkan “jalinan Komunikasi Polres Badung dengan Puri Ageng Mengwi sudah sangat harmonis , dengan jalinan yang harmonis ini kami mengajak segenap tokoh tokoh masyarakat untuk bersama sama menjaga keamanan khususnya di wilayah Badung, terlebih saat ini merupakan tahun Politik yang tentunya peran para tokoh tokoh masyarakat sangat penting untuk bersama sama menciptakan situasi kondusif, untuk itu kami menggandeng para tokoh masyarakat untuk bersama sama menciptakan situasi itu,” ungkap Perwira Melati Dua asal Buleleng ini. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Paslon Mantra Kerta Jalani Tes Kesehatan Di Wing Amerta RSUP Sanglah

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta, yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB), menjalani tes kesehatan di Wing Amerta RSUP Sanglah Denpasar, Kamis (11/1/2018).

Paslon Mantra Kerta terlihat kompak memakai warna baju putih saat akan jalani tes kesehatan, “saya memakai baju warna putih sama dengan Bapak Sudikerta lantaran habis olahraga. “Ya tadi habis olahraga, dan sebelum tes kesehatan saya juga sudah menjalani puasa 12 jam, hanya minum air putih saja, ” ungkap Rai Mantra. Hal serupa juga ungkapkan oleh Sudikerta, sebelum menjalani tes kesehatan Sudikerta mengatakan sudah biasa tidak ada persiapan khusus, “kami siap diperiksa kesehatannya, sebelumnya saya juga menjalani aktivitas seperti biasa dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Sama seperti pasangan Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace (KBS-Ace) sehari sebelumnya, pemeriksaan Mantra-Kerta dimulai sekitar Pukul 07.15 WITA dan berakhir Pukul 16.00 WITA. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim dokter RSUP Sanglah, meliputi pemeriksaan fisik, psikiatri, psikologi, dan bebas narkoba. Khusus pemeriksaan narkoba, dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di RSUP Sanglah.

Menurut Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, jadwal pemeriksaan kesehatan ini sesuai dengan jadwal pendaftaran pasangan calon ke KPU Bali. “Calon yang menjalani tes kesehatan di hari kedua ini merupakan pasangan yang mendaftarkan diri hari pada kedua pendaftaran ke KPU Bali, Selasa, 9 Januari 2018, dan khusus untuk pemeriksaan rohani dan psikologis pasangan calon, dijadwalkan berlangsung tanggal 13 Januari mendatang”, jelas Raka Sandhi.

Sementara Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan RSUP Sanglah, dr. Ketut Sudartana, Sp.B (K), menerangkan, pemeriksaan kesehatan mulai dari jasmani, seperti penyakit dalam, jantung, paru-paru, mata, THT, bedah umum, bedah ortopedi, dan lain-lain. Cek lab juga ada yang wajib dikerjakan, seperti fungsi hati, fungsi ginjal, kolesterol. Termasuk juga pemeriksaan tes narkoba yang dilakukan oleh pihak BNN Provinsi Bali. Untuk pemeriksaan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini, RSUP Sanglah menerjunkan belasan orang dokter spesialis. Mulai dari spesialis penyakit dalam, bedah ortopedi, bedah urologi, jantung, paru, mata, THT, psikiatri, gigi dan mulut, obgin, dan lainnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan ini akan menentukan apakah pasangan calon sehat secara medis dan layak menjadi calon kepala daerah. “Yang bersangkutan (pasangan calon) akan diperiksa secara medis, apakah mampu atau tidak menjadi kepala daerah selama lima tahun ke depan,” ujarnya. Hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon ini nantinya akan dikumpulkan tim dokter, lalu disimpulkan. “Hasilnya kita kumpulkan dan resumekan, agar bisa dikumpulkan pada 16 Januari ke KPU. Rapat final tim dokter akan dilakukan 15 Januari,” kata Sudartana.

Selain calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Mantra Kerta, yang menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Sanglah hari ini ada juga dari calon Bupati dan Wakil Bupati dari Kabupaten Kelungkung dan Gianyar. (dn/bpn)

Rai Mantra: Revitalisasi Sungai Penting untuk Pelestarian Lingkungan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Calon Gubernur Bali dari Koalisi Rakyat Bali (KRB) Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan kepada awak media soal upaya yang dilakukan selama memimpin Kota Denpasar yakni merevitalisasi beberapa aliran sungai yang mengaliri Kota Denpasar. Menurutnya, program reviltalisasi sungai itu hanyalah merupakan instrumen saja.

“Program revitalisasi sungai itu hanya merupakan instrumen dan bukan tujuan itu sendiri. Sementara tujuan yang harus dicapai adalah pelestarian lingkungan yang harus tetap terjaga dan akan bermuara pada pendidikan ekologis dari masyarakatnya,” ujar Rai Mantra di Denpasar, Kamis (15/3/2018).

Menurutnya, pendidikan ekologis itu berhubungan erat dengan manusian sebagai subjek pembangunan. “Selama ini kita dijuluki sebagai orang yang kotor, sering membuang sampah ke sungai sehingga air sungai tercemar. Image ini harus diubah bahwa peradaban dan budaya kita bukanlah orang yang tidak bisa menjaga kebersihan, membuang sampah ke sungai,” ujarnya. Manusia sebagai subjek pembangunan harus menerima manfaatnya dari setiap pembangunan yang ada. “Inilah sesungguhnya tujuan dari program revitalisasi sungai di Denpasar,” ujar Calon Gubernur Bali nomor urut 2 ini.

Beberapa contoh yakni Tukad Bindu, Tukad Badung. Saat ini kedua sungai tersebut sudah menjadi tempat rekreasi, sport, dan kuliner. “Kita harus memanfaatkan tempat yang sebelumnya kotor dan tidak berguna menjadi berguna. Dari yang tidak bernilai menjadi bernilai. Inilah sesungguhnya esensi dari pembangunan itu sendiri,” tambahnya.

Upaya ini memang tidak mudah karena memerlukan pemberdayaan yang besar, pembiyaan yang besar, dengan proses yang panjang dan melelahkan. Proses edukasi itu harus dilalui dengan susah payah.

“Bila masyarakatnya teredukasi dengan baik, peradaban terbangun dengan baik, memiliki kesadaran yang tinggi maka pemerintah akan lebih terbantu, kualitas hidup akan semakin baik, kesejahteraan akan meningkat, perekonomian bertumbuh,” ujarnya.

Kondisi ini akan berhubungan indeks kebahagian manusia di Bali. Revitalisasi sungai ini bisa dilakukan di seluruh Bali. Tentu saja harus diperhatikan kebutuhan, sumber daya dan potensi di kabupaten masing-masing. (ga/bpn)

Tingkatkan Peran Perempuan Dalam Politik Di Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kesetaraan gender telah menjadi menonjol daam setiap platform pembangunan. Namun kenyataannya peran perempuan masih sangat kurang terutama setelah merambah area publik. Untuk itu perlu ditingkatkan terus kemampuan perempuan sehingga mampu menjadi bersaing dalam area publik.

Terlebih lagi komposisi penduduk antara laki-laki dan perempuan hampir seimbang. Demikian disampaikan Plt. Walikota IGN Jaya Negara  dalam sambutan tertulinya yang dibacakan Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya saat membuka pendidikan kebangsaan bersepektif gender yang diikuti 30 peserta perempuan pengurus partai, Selasa (24/4/2018) di Hotel Grand Mirah. Pelatihan yang berlansung selama dua hari ini diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar.

Lebih lanjut Jaya Negara  menyampaikan perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman dan persepsi dalam pembangunan berdemokrasi.  Untuk itu pendidikan politik untuk perempuan hal yang harus dilaksanakan sehingga bentuk pemantapan pilar-pilar demokrasi. Menurutnya pelatihan berpolitik untuk perempuan sangat penting untuk dilakukan. Sehingga akan lebih meningkatkan peran serta perempuan dalam pembanungan terutama dalam area publik.

Sementara Kepala DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti menambahkan pelatihan ini sengaja menyasar perempuan yang telah menjadi pengurus partai. Sehingga diharapkan melalui pelatihan ini mereka lebih mampu mempersiapkan diri untuk tampil di depan publik. Terlebih lagi saat ini memasuki tahun politik tentunya dengan pelatihan ini para perempuan pengurus partai diharapkan lebih siap untuk berkiprah dalam dunia politik.

“Pendidikan ini saya harapkan dapat membantu peran perempuan dalam pembangunan melalui perwakilan yang ada di partai politik,” ujarnya. Sehinnga dengan demikian keterwakilan perempuan di legeslatif khususnya dapat mencapai 30 persen.

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Data dan Informasi, pada DP3AP2KB Kota Denpasar, Luh Emik Eka Indriyani mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan posisi perempuan dalam politik dan jabatan publik.

Terlebih perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman tentang berdemokrasi yang sehat adil dan berkualitas. Untuk itu pendidikan politik bagi perempuan kususnya pengurus partai sangat diperlukan.

Salah seorang peserta Ni Wayan Sari Galung mengatakan pelatihan bagai perempuan semacam ini sangat penting. Mengingat saat ini perempuan sangat jarang mau berpolitik terlebih bagi bagi perempuan Bali. Mengingat perempuan Bali mempunyai tugas sosial besar seperti melaksanakan kegiatan adat.

Dimana menurut Sari Galung lebih besar melibatkan peran perempuan. Untuk itu kedepannya para perempuan di Bali harus berani bangkit sehingga mempunya kesamaan dengan para peria seperti diamanatkan dalam undang-undang.(gst/humas-dps/bpn)

Lolos Verifikasi KPU, PSI Bali Buka Pendaftaran Bacaleg

BALIPORTALNEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia menjadi salah satu dari 14 partai politik yang dinyataka lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum. PSI juga menjadi salah satu dari 4 parpol baru yang akan berlaga di pemilu 2019.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI Bali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PSI kab/kota dan kecamatan di Bali serta KPU Provinsi Bali dan KPUD di masing-masing kabupaten atas kerjasamanya dalam menyukseskan proses verifikasi. “Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses verifikasi KPU ini, keberhasilan proses ini adalah keberhasilan dari sistem demokrasi di Indonesia,” ungkap I Nengah Yasa Adi Susanto, Kamis (1/3/2018) pada acara peresmian Rumah Solidaritas Bali  kantor baru PSI Bali yang beralamat di Jalan Kusuma Bangsa I No. 9x Denpasar Utara.

PSI menyambut kelolosan verifikasi ini dengan membuka pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) gelombang II.  Pendaftaran ini akan dibuka hingga tanggl 30 Maret 2018 yang dapat dilakukan secara online pada website PSI atau dengan datang langsung ke Rumah Solidaritas Bali. PSI membuka dan mengundang orang—orang baik yang memiliki DNA PSI yaitu anti Korupsi dan anti Intoleransi untuk bergabung menjadi Bacaleg dari PSI. Terkait dengan persyaratan pendaftaran bacaleg disebutkan Bro Adi adalah mengisi formulir, CV dan KTP serta melampirkan tulisan mengenai bagaimana Cara Anda Melawan Korupsi & Intoleransi.

Dalam penjaringan bacaleg PSI Bali telah menyiapkan Tim Panelis Independen yang melibatkan Aktivis Perempuan, Akademisi dan Budayawan. Beberapa proses seleksi harus dilalui oleh Bacaleg sebelum diputuskan menjadi Caleg yang Sah. Proses tersebut diantaranya, seleksi administrasi, seleksi uji kompetensi dan seleksi uji sosialisasi.

Terkait tim panelis independen yang telah menyatakan akan membantu PSI dalam menentukan Bacaleg di tingkat Provinsi Bali diantaranya Dr. I Nyoman Subanda – Dekan FISIP UNDIKNAS, Ir.Titik Suharyati – LSM Bali Sruti, Dr. Drs. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si  – Dekan FISIP UNUD, I Nyoman Mardika – Yayasan Manikaya Kauci & Aktivis KPK, Seniman Bali Cokorda Sawitri – LBH APIK dan Prof., Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H. – Guru Besar UNWAR. “Kami melibatkan akademisi dan aktivis perempuan untuk menjadi team panelis independen. Nama-nama tersebut sudah kami hubungi dan kami sedang melakukan komunikasi lebih lanjut untuk mempersiapkan prosesnya,” tutur Adi. Selain itu, untuk team panelis independen di masing-masing kabupaten sedang dalam proses konfirmasi.

Turut hadir dalam acara tersebut I Nyoman Mardika dan Titik Suharyati yang sempat memberikan pandangannya terkait dengan proses yang akan dijalankan PSI ini. Menurut Mardika, Caleg dan kader PSI hendaknya mengetahui platform dan ideologi partai. “Alasan saya mau menjadi tim panelis independen selain karena tertarik dengan PSI sendiri saya juga tertarik dengan gagasan anak muda yang diusung PSI,“ imbuhnya dalam sharing bersama Kader PSI.

Sementara itu Titik Suharyati sebagai aktivis perempuan mengapresiasi gagasan PSI yang ramah perempuan. Selain itu pihaknya yang telah 10 tahun mengawal proses di berbagai partai politik bersama Bali Sruti menegaskan beberapa hal teknis. “Caleg nanti hendaknya paham mengenai apa yang akan dikerjakan di Dewan Legislatif nanti, tentu kedepan perlu ada bimbingan teknis untuk memperkuat ini,” imbuhnya.

DIharapkan dengan proses dan gagasan baru dari PSI ini, yang menggunakan proses seleksi terbuka, dapat menumbuhkan tradisi baru, dalam menyaring bakal calon anggota legislatif yang transparan. Serta dapat menghasilkan calon anggota legislative yang sesuai dengan harapan Rakyat. (r/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan