28.6 C
Denpasar
Rabu, 24 Oktober 2018

PSI Bali Apresiasi putusan MK, Seluruh Parpol Peserta Pemilu Harus Diverifikasi Faktual

BALIPORTALNEWS.COM – Salah satu kuasa hukum Jaringan Advokasi Rakyat artai Solidaritas Indonesia (JANGKAR SOLIDARITAS), I Nengah Yasa Adi Susanto yang juga ketua Partai Solidaritas Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah Bali mengatakan bahwa PSI Bali sangat mengapresiasi putusan MK yang telah mengabulkan permohonan gugatan UU No. 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum khususnya menyangkut verifikasi partai politik.

Awalnya Pasal 173 ayat (3) dan ayat (1) menyatakan bahwa parpol yang telah lolos verifikasi Pemilu 2014 tidak diverifikasi ulang dan langsung ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2019. “JANGKAR Solidaritas mendaftarkan gugatan dengan Nomor: 60/PUU-XV/2017 yang mengharuskan semua Parpol peserta Pemilu 2014 ikut verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum sebelum dinyatakan lolos dan menjadi peserta Pemilu 2019 nanti. Perjuangan panjang ini membuahkan hasil positif dan MK mengabulkan permohonan PSI khususnya terhadap Pasal 173 ayat (3) junto ayat (1).” tutur I Nengah Yasa Adi Susanto.

Bro Adi demikian pria asli desa Bugbug, Karangasem ini menambahkan bahwa ada dinamika selama 5 tahun terakhir yang mengharuskan semua Parpol ikut verifikasi KPU sebelum ditetapkan menjadi peserta Pemilu 2019. Diantaranya, ada perubahan jumlah penduduk disuatu kabupaten/kota di Indonesia, perubahan jumlah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dari tahun 2014 lalu hingga saat ini, perubahan atau penggantian kepengurusan Parpol baik di pusat maupun daerah serta beberapa Parpol mengalami konflik berkepanjangan dan bahkan memiliki lebih dari satu Ketua Umum. “Jadi dengan alasan-alasan tersebut maka semua Parpol harus diverifikasi ulang sebelum ditetapkan jadi peserta Pemilu 2019. Melihat dinamika tersebut, bisa jadi setelah dilakukan verifikasi faktual ada parpol lama yang bisa tidak lolos verifikasi,” imbuhnya.

Tidak hanya pasal tersebut, PSI sebenarnya juga mengajukan permohonan terhadap pasal 73 ayat (2) huruf E terkait keterwakilan perempuan untuk kepengurusan tingkat kecamatan, kabupaten serta provinsi. “Sesuai dengan Pasal tersebut kepengurusan perempuan hanya diwajibkan di tingkat pusat saja. Karena yang dikabulkan oleh MK hanya terkait verifikasi parpol yang mengikuti pemillu tahun 2014. Pada prinsipnya, kami sudah memenuhi jumlah keterwakilan perempuan hingga ditingkat kecamatan,” ungkap politisi muda yang punya kantor Hukum Widhi Sada Nugraha & Partners di Renon ini.

 PSI Bali sendiri saat ini sedang merampungkan proses verifikasi faktual KPU dan optimis bisa lolos verifikasi ini. “Proses Verifikasi KPU saat ini sudah sampai pada tahap Verifikasi Faktual dan kami sedang menjalani proses tersebut. Untuk kondisi di Bali saya yakin kami dapat menyelesaikannya dan membawa PSI Lolos menjadi Peserta Pemilu 2019,” tutup Bro Adi. (r/bpn)

Surya Paloh: Pilkada Sehari Jangan Ganggu Keharmonisan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Temu Kader se-Bali Partai NasDem di Lapangan Bajra Sandhi Renon, Sabtu (3/3/2018) sore berlangsung semarak dihadiri sekitar 20 ribu kader serta Ketua Umum Partai NasDem Surya Dharma Paloh, calon Gubernur Bali dan paslon Bupati yang diusung Partai NasDem. Pada acara tersebut, Surya Paloh juga ditunjuk menjadi orang pertama yang memberikan saran untuk pemimpin Bali mendatang ke Kendaraan “Kotak Harapan” serta memecahkan kendi berisi air suci dari 716 desa di Bali untuk “meruwat” bumi.

Ketua DPW Partai NasDem Bali IB Oka Gunastawa dalam laporannya mengatakan pada Temu Kader tersebut dilaksanakan peluncuran lima kendaraan berisi “Kotak Harapan”, Penglukatan Bumi dan lagu NasDem Mesuryak sekaligus sosialisasi nomor urut 5 Partai NasDem. Kendaraan Kotak Harapan ini nantinya akan beroperasi ke pelosok-pelosok desa di seluruh Bali untuk menampung berbagai aspirasi, saran dan uneg-uneg yang ditulis warga untuk Pemimpin Bali ke depan.

Sedangkan Penglukatan Bumi yang mana airnya diambil dari sumber air di 716 desa di seluruh Bali dimaksudkan untuk membersihkan bumi ini dari segala kekotoran. Ketua Umum NasDem Surya Paloh dalam sambutannya mengajak seluruh kader serta masyarakat untuk menjaga Bali dengan baik, terlebih jelang Pilkada ini. “Bali ini bukan hanya milik masyarakat Bali, juga Indonesia serta dunia. Apa yang terjadi di Bali, dunia akan ikut peduli,” tegas Surya Paloh.

Terkait dengan Pilkada serentak dimana Bali juga akan memilih Gubernur dan Bupati, Surya Paloh mengajak masyarakat melaksanakannya dengan kejujuran dan menjaga keharmonisan. “Pilkada ini hanya sehari, setelah itu kita akan kembali seperti semula. Jadi pesta demokrasi ini harus dilaksanakan dengan penuh kejujuran dan tetap menjaga keharmonisan yang sudah ada. Jadi berkompetisilah dengan jujur dan bukan saling menjatuhkan. Jangan hanya lips service, lain di mulut lain di hati,” tegasnya.

Nasdem tambahnya ingin memperoleh kemenangan dalam Pilkada serentak di seluruh Indonesia ini. Untuk itu, Surya Paloh meminta penjagaan di setiap TPS ditambah. Tiap TPS agar dijaga 3 orang saksi. Jadi butuh saksi dalam jumlah besar dan NasDem telah menunjuk kadernya, I Gusti Putu Artha, sebagai ketua untuk itu. Ditegaskan, kader NasDem menentang segala bentuk dan upaya dari kelompok-kelompok yang mencoba menggantikan ideologi Pancasila. Ideologi Pancasila merupakan perekat persatuan dan menguatkan bangsa ini. (ga/bpn)

Terus Berdatangan Dukungan terhadap Mantra-Kerta

BALIPORTALNEWS.COM – Pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) benar-benar mendapat tempat di hati rakyat Bali dalam menyongsong perhelatan Pilgub Bali pada 27 Juni 2018 ini.

Di sela-sela jadwal kampanyenya, paslon yang menjadi ikon kaum muda dan generasi milenial ini makin dibanjiri dukungan dari berbagai kalangan di pelbagai penjuru Pulau Dewata.

Kamis (19/4/2018) kemarin, misalnya, Cagub Rai Mantra menerima para pendeta Kristiani di kediamannya, Griya Sebasari Renon, Denpasar. Para pendeta ini hadir untuk menyampaikan simpati dan dukungan sekaligus mendoakan paslon Mantra-Kerta menang dalam perhelatan pilgub.

Sementara itu, cawagub Sudikerta menerima aspirasi dan apresiasi dari kalangan umat Muslim. di Rumah Apresiasi Mantra-Kerta. Mereka yang notabene para ulama berpengaruh di kalangan umat Muslim terdiri atas pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Denpasar yang dipimpin H.Suyono dan perwakilan warga Muslim Desa Kepaon, Denpasar yang dipimpin H.Saiddudin. Selain menyampaikan undangan untuk menghadiri pawai taaruf menjelang bulan Ramadhan, perwakilan umat Muslim itu juga menyampaikan kesiapannya untuk memenangkan Mantra-Kerta.

Bersamaan dengan itu, hadir pula massa yang mengatasnamakan masyarakat Buleleng dari sembilan kecamatan yang dipimpin I Nyoman Suda. “Kami secara khusus datang bertemu Pak Sudikerta untuk menyampaikan dukungan untuk memenangkan Mantra-Kerta.Kami sudah merasakan bagaimana kinerja Pak Sudikerta, juga Pak Rai Mantra,” ujarnya lantang.

Suda mengungkapkan, sosok Sudikerta adalah seorang pekerja keras dan mengabdi dengan tulus kepada rakyat. “Kami di Buleleng merasakan hasil perjuangan Pak Sudikerta selama lebih dari empat tahun. Baik di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya seraya berharap Mantra-Kerta menang dan pembangunan fasilitas bandara dan pengembangan pelabuhan di Buleleng bisa diwujudkan.

Secara bersama-sama, perwakilan umat Muslim dan masyarakat Buleleng, mengacungkan dua jari dan spontan melontarkan salam dua jari. “Mantra-Kerta pemimpin Bali yang kami dambakan,” kata Suda.

Usai menerima masyarakat di rumah apresiasi, Sudikerta meluncur untuk menghadiri undangan upacara Ngusaba Desa di Wantilan Desa Pakraman Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem. Di tengah ribuan warga desa yang sedang menjalankan rangkaian upacara, Sudikerta diberi mandat oleh warga untuk mundut (mengusung) Ida Bhatara mapeed di jalur utama yang menuju kawasan Pura Agung Besakih itu.(ga/bpn)

Ciptakan PilGub 2018 Aman, Kapolres Badung Gandeng Tokoh Tokoh Masyarakat

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – “Penciptaan Kondisi yang aman dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melakukan sambang dan kunjungan  ke tokoh tokoh masyarakat” hal tersebut diungkapkan Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, S.I.K pada saat melaksanakan kunjungan ke Puri Ageng Mengwi Badung.

Kunjungan orang nomor satu di Polres Badung ini dalam rangka silaturahmi guna menambah harmonis jalinan komunikasi yang telah terjalin antara Polres Badung dan Puri Ageng mengwi.

Kunjungan Kapolres Badung tersebut diterima Penglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung. Dalam Kunjungan tersebut Kapolres bersama Dir Tahti Polda Bali AKBP I Made Sukasuyasa,SH,MH dan Kapolsek Mengwi Kompol Gede Made Punia,SH,MH.

Suasana kekeluargaan tampak dari perbincangan pejabat utama ini dengan penglingsir Puri, dimana pemegang tongkat komando di Polres Badung ini mengajak tokoh Puri Ageng Mengwi untuk bersama sama memantau dan menciptakan suasana aman terlebih saat ini merupakan tahun Politik.

Tokoh Puri Ageng Mengwi ini sangat menyambut baik kedatangan Kapolres Badung beserta rombongan di Purinya dimana pengklingsir puri sangat mendukung langkah langakah kepolisian untuk menciptakan rasa aman di masyarakatnya, A.A Gede Agung menyampaikan bahwa Polres Badung sangat aktif dalam penciptaan rasa aman sebagai bukti diceritrakannya pada saat berjalan jalan di luar puri,penglingsir Puri selalu melihat kehadiran Polisi baik di jalan raya, obyek obyek wisata serta sering mengunjungi rumah rumah penduduk oleh bhabinkamtibmas.

Diharapkan kedepan jalinan sinergitas kepolisian dengan masyarakat dan para tokoh tetap digalakkan sehingga bergandengan tangan menciptakan Pilgub 2018 aman khususnya di Wilayah Badung.

Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K di konfirmasi usai kegiatan mengungkapkan “jalinan Komunikasi Polres Badung dengan Puri Ageng Mengwi sudah sangat harmonis , dengan jalinan yang harmonis ini kami mengajak segenap tokoh tokoh masyarakat untuk bersama sama menjaga keamanan khususnya di wilayah Badung, terlebih saat ini merupakan tahun Politik yang tentunya peran para tokoh tokoh masyarakat sangat penting untuk bersama sama menciptakan situasi kondusif, untuk itu kami menggandeng para tokoh masyarakat untuk bersama sama menciptakan situasi itu,” ungkap Perwira Melati Dua asal Buleleng ini. (guz/humas-polres.badung/bpn)

Paslon Mantra Kerta Jalani Tes Kesehatan Di Wing Amerta RSUP Sanglah

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta, yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB), menjalani tes kesehatan di Wing Amerta RSUP Sanglah Denpasar, Kamis (11/1/2018).

Paslon Mantra Kerta terlihat kompak memakai warna baju putih saat akan jalani tes kesehatan, “saya memakai baju warna putih sama dengan Bapak Sudikerta lantaran habis olahraga. “Ya tadi habis olahraga, dan sebelum tes kesehatan saya juga sudah menjalani puasa 12 jam, hanya minum air putih saja, ” ungkap Rai Mantra. Hal serupa juga ungkapkan oleh Sudikerta, sebelum menjalani tes kesehatan Sudikerta mengatakan sudah biasa tidak ada persiapan khusus, “kami siap diperiksa kesehatannya, sebelumnya saya juga menjalani aktivitas seperti biasa dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Sama seperti pasangan Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace (KBS-Ace) sehari sebelumnya, pemeriksaan Mantra-Kerta dimulai sekitar Pukul 07.15 WITA dan berakhir Pukul 16.00 WITA. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim dokter RSUP Sanglah, meliputi pemeriksaan fisik, psikiatri, psikologi, dan bebas narkoba. Khusus pemeriksaan narkoba, dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di RSUP Sanglah.

Menurut Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, jadwal pemeriksaan kesehatan ini sesuai dengan jadwal pendaftaran pasangan calon ke KPU Bali. “Calon yang menjalani tes kesehatan di hari kedua ini merupakan pasangan yang mendaftarkan diri hari pada kedua pendaftaran ke KPU Bali, Selasa, 9 Januari 2018, dan khusus untuk pemeriksaan rohani dan psikologis pasangan calon, dijadwalkan berlangsung tanggal 13 Januari mendatang”, jelas Raka Sandhi.

Sementara Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan RSUP Sanglah, dr. Ketut Sudartana, Sp.B (K), menerangkan, pemeriksaan kesehatan mulai dari jasmani, seperti penyakit dalam, jantung, paru-paru, mata, THT, bedah umum, bedah ortopedi, dan lain-lain. Cek lab juga ada yang wajib dikerjakan, seperti fungsi hati, fungsi ginjal, kolesterol. Termasuk juga pemeriksaan tes narkoba yang dilakukan oleh pihak BNN Provinsi Bali. Untuk pemeriksaan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini, RSUP Sanglah menerjunkan belasan orang dokter spesialis. Mulai dari spesialis penyakit dalam, bedah ortopedi, bedah urologi, jantung, paru, mata, THT, psikiatri, gigi dan mulut, obgin, dan lainnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan ini akan menentukan apakah pasangan calon sehat secara medis dan layak menjadi calon kepala daerah. “Yang bersangkutan (pasangan calon) akan diperiksa secara medis, apakah mampu atau tidak menjadi kepala daerah selama lima tahun ke depan,” ujarnya. Hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon ini nantinya akan dikumpulkan tim dokter, lalu disimpulkan. “Hasilnya kita kumpulkan dan resumekan, agar bisa dikumpulkan pada 16 Januari ke KPU. Rapat final tim dokter akan dilakukan 15 Januari,” kata Sudartana.

Selain calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Mantra Kerta, yang menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Sanglah hari ini ada juga dari calon Bupati dan Wakil Bupati dari Kabupaten Kelungkung dan Gianyar. (dn/bpn)

KPU Badung Gelar Jalan Sehat Sosialisasi Pilgub Bali 2018

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung kembali menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Kali ini dengan kegiatan Jalan Sehat yang dilaksanakan di lapangan Bina Raga Dalung, Minggu (13/5/2018).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta anggota DPRD Badung, Kesbang Linmas, Ketua BNK Badung, Sekcam Kuta Utara, Lurah dan Perbekel se Badung, PPS dan KPPS serta tokoh masyarakat setempat serta siswa SMA di Kuta Utara dan Mengwi.

Ketua KPU Badung dalam kesempatan tersebut mengatakan sosialisasi pilgub 2018 dengan jalan sehat ini bertujuan  untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dari berbagai segmen pemilih dalam Pilgub Bali, yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang.”Suara rakyat adalah suara Tuhan, oleh karenanya nasib Bali ke depan ada ditangan masyarakat pemilih, maka dari itu gunakan hak pilih sebaik-baiknya,” kata Agung Nakula,

Sementara itu Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, menghimbau agar masyarakat kabupaten Badung yang memiliki hak memilih agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub 2018 yang akan datang.”Salah satu bentuk demokrasi adalah adanya partisipasi aktif masyarakat dalam pilgub. Untuk itu pergunakan hak pilih saudara dengan datang langsung ke TPS untuk memilih calon pemimpin Bali,” ajak Suiasa.

Jalan Sehat Sosialisasi Pilgub Bali 2018 digelar bersamaan dengan Bulan Bakti Masyarakat Dalung sehingga menjadi semakin marak dengan berbagai kegiatan seperti pengecekan Gula Darah, Papsmears, SIM keliling dan pengecekan KTP Elektronik.

Disela-sela kegiatan juga ada pembagian hadiah suvenir Pilgub Bali 2018 bagi penjawab dengan jawaban yang benar atas  pertanyaan seputar Pilgub dan pengetahuan umum tentang kepemiluan lainnya.

Di akhir acara dilakukan pengundian hadiah berupa Sepeda Gunung, Lemari Es, TV LED, dengan hadiah utama jalan sehat berupa Sepeda Motor Honda Beat yang jatuh kepada Raditya Tama dari SMAN 1 Mengwi Badung.(humas-badung/bpn)

Rai Mantra: Jangan Takut Pada Intimidasi

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Calon Gubernur Bali nomor urut dua Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menerima sejumlah perwakilan masyarakat di kediamannya di Griya Seba Sari, Renon, Denpasar, pada Sabtu (10/3/2018). Selain untuk menyatakan dukungan, sejumlah warga mengeluhkan adanya intimidasi dari pihak lain agar tidak mendukung pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra – Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) di Pilgub Bali tahun 2018.

Hal ini disampaikan ketua Forum Komunikasi Putra Mahotama (FKPM) Bali dari Kecamatan Bajra, Tabanan Nyoman Giri Artana. Menurutnya saat ini intimidasi sangat dirasakan hanya karena perbedaan pilihan.

“Intimidasi sangat dirasakan masyarakat, beda warna dianggap musuh,” kata Artana.

Dia menambahkan masyarakat ingin merasa nyaman dalam kehidupan berdemokrasi. Perbedaan pilihan jangan sampai jadi alasan menimbulkan permusuhan.

“Warga maunya nyaman dan aman dalam berpendapat dan meilih pemimpinnya,” kata Astana.

Menanggapai hal itu Rai Mantra meminta warga agar jangan takut pada intimidasi. Bahkan intimidasi harus diperangi. Tentu yang diperangi bukan orangnya tapi sifat kesewenang-wenangan.

“Belajar dari ajaran Bhagavad Gita, yang kita perangi adalah sifat kesewenangan mereka yang tega mengintimidasi saudaranya sendiri,” kata Rai Mantra.(r/bpn)

Mantra-Kerta Berterima Kasih dan Ajak Simpatisan Jaga Kondusifitas

BALIPORTALNEWS.COM – Deklarasi hingga pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Mantra-Kerta ke KPUD Bali diikuti ribuan relawan, simpatisan dan pendukung telah berjalan aman dan tertib. Pelaksanaan Deklarasi Paslon Mantra-Kerta di kawasan Bajra Sandhi Renon (9/1) dipadati ribuan simpatisan dan pendukung.

Meski dihadiri ribuan simpatisan dan pendukung, kegiatan tersebut tetap memperhatikan ketertiban, kenyaman serta memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Para simpatisan pun turut serta memungut sampah usai kegiatan deklarasi yang dilanjutkan menghantarkan Paslon Mantra-Kerta mendaftar di KPUD Bali.

Melihat semangat dukungan dari simpatisan dan pendukung yang hadir dan memperhatikan ketertiban hingga kebersihan, Calon Gubernur Bali I.B Rai Dharmawijaya Mantra pada Rabu (10/1/2018) di Denpasar menyampaikan ucapan terima kasih kepada simpatisan dan pendukung.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada simpatisan dan pendukung yang telah turut serta menghantarkan pelaksanaan Deklarasi hingga pendaftaran Paslon Mantra-Kerta di KPU Bali dengan aman dan tertib,’’ ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan kehadiran simpatisan, relawan dan pendukung terus kita ingatkan untuk bisa menahan diri dan menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan masyarakat Bali. Disamping itu dalam pelaksanaan deklarasi kehadiran simpatisan, relawan dan pendukung juga memperhatikan kebersihan dengan melakukan kegiatan pungut sampah bersama. Hal ini menjadi komitmen bersama yang telah ditunjukan dalam pelaksanaan deklarasi yang berlangsung aman, nyaman, tertib dan memperhatikan kebersihan lingkungan.

“Saya imbau kepada masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, karena saya sangat menyadari Bali sebagai daerah pariwisata, keamanan dan kenyamanan menjadi satu hal yang sangat penting, mari kita kedepankan politik santun dan selalu menjaga etika serta saling hormat menghormati dalam nuansa kebersamaan,’’ kata Rai Mantra sembari mengajak masyarakat Bali untuk menyambut pesta demokrasi dengan penuh kegembiraan serta mengajak menjaga kondusivitas agar tetap aman dan nyaman. (dn/bpn)

Masyarakat Gelgel Siap Menangkan Koster-Ace dan BAGIA

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Pasangan Calon  (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace) serta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka–I Ketut Mandia (BAGIA) terus memanen dukungan dari masyarakat Kabupaten Klungkung.

Kali ini dukungan datang dari komponen masyarkat Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung yang mendeklarasikan diri siap memenangkan Koster-Ace dan BAGIA pada Pilkada Serentak 2018, Sabtu (9/3/2018) di Banjar Jeroagung Klod, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung.

Hadir ikut mendampingi dalam acara simakrama yang dihadiri ratusan warga tersebut, Sekretaris Alit Kusuma Kelakan, Ketua Tim Pemenanhan Koster-Ace dan BAGIA Kabupatan Klungkung AA Gede Anom, perwakilan partai pengusung yakni Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI serta tokoh masyarakat setempat.

Calon Gubernur (Cagub) Wayan Koster mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kecamatan Klungkung. Selanjutkan ia memaparkan visi misi dan program kerja unggulan Koster-Ace. Di antaranya pendidikan gratis,  pelestarian adat budaya berbasis banjar serta pendidikan gratis.

“Nantinya program kesehatan gratis akan dilaksanakan secara online, pelayanan dan tanggungan penyakitnya akan lebih disempurnakan lagi dari  program JKBM. Dan untuk para sulinggih dan pemangku akan ada jaminan secara khusus, ” jelasnya.

Sementara BAGIA mengungkapkan bahwa pola Satu Jalur akan mampu mempercepat pembangunan di Gumi Serobotan sehingga mampu mengejar ketertinggalan dari kabupaten lain di Bali.

Membuktikan komitmennya dalam melestarikan adat budaya Bali, Koster -Ace akan mengembalikan peran institusi banjar secara tradisional yang sejak dahulu berperan sebagai pusat pengembangan serta pelesatarian adat budaya Bali. Lantas caranya?

Calon Gubernur Wayan Koster menegaskan komitmennya bahwa setelah terpilih sebagai gubernur Bali periode 2018-2023, pihaknya tak hanya akan melaksanakan program pembenahan bale banjar secara fisik. Namun juga kembali menghidupkan kegiatan berkesenian, adat serta budaya masyarakat dengan  berbasis banjar.

“Setelah menjadi anggota DPR sejak tahun 2004, tiap tahun saya membantu pembangunan sekitar 30-an bale banjar dan wantilan di seluruh Bali. Mungkin jumlahnua sudah ada sekitar 300-an. Termasuk juga seperangkat alat gamelan. Nanti astungkara terpilih, tiyang akan lanjutkan lagi dengan kelengkapan lainya untuk menunjang segala aktivits  di banjar,” ungkapnya.

Tujuannya menurut dia, adalah untuk melestarikan seni, adat dan budaya Bali sehingga tetap lestari, bahkan makin berkembang. “Khususnya agar generasi muda kita tetap melakoni kehidupan berkesenian, adat serta budaya Bali. Namun harus ada sarana dan prasaranan sebagai fasilitas penunjangnya. Nah, ini yang bantu adalah pemerintah,” katanya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan mengangkat tenaga kontrak yang berasal dari lingkungan banjar setempat. Para tenaga kontrak ini nantinya bertugas untuk melatih serta mengajarkan warga berbagai kegiatan yang terkait seni dan budaya Bali. “Nanti kita siapkan semuanya. Tenaga pelatih, alat-alatnya seperti gamelan termasuk juga kustum bila perlu kta juga siapkan. Anggarannya dari APBD Provinsi. Sudah saya hitung itu semua,” terangnya.

Dengan begitu, ia berharap agar aktivitas berkesenian juga kegiatan budaya di masyarakat akan lebih hidup dan semarak kembali dari sebelumnya. “Kami berharap sekeha santhi, sekeha gong dan sekehe keseniannya lainnya bisa lebih hidup dan semarak lagi. Semuanya yang dibutuhkan akan kita siapkan,” tegasnya.

Bila hal itu terealisasi, pihaknya berkeyakinan kehidupan seni, adat, budaya Bali, tak hanya lestari namun makin semarak dan berkembang. “Iya bagaimana lestari dan berkembang kalau tidak difasilitasi. Itu sudah menjadi kewajiban, dan sekaligus bukti keberpihakan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya kita,” pungkasnya. (r/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
17PelangganBerlangganan