21.6 C
Denpasar
Selasa, 23 Oktober 2018

Berikan Pemahaman dan Edukasi Bencana Sejak Dini

BALIPORTALNEWS.COM – Sebagai percontohan kota tangguh oleh JICA, Pemkot Denpasar melelaui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar selalu sigap dalam penanggulangi  kegawatdaruratan, baik saat terjadi, pasca terjadi maupun upaya menanggulangi terus dimaksimalkan.

Hal itu memantik ketertarikan para pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memperkenalkan tata cara penanggulangan bencana dasar bagi siswa-siswinya.  Karenanya, ratusan siswa PAUD  sengaja berkunjung ke Pos Juanda BPBD untuk mendapatkan edukasi tentang tata cara penanggulangan kegawatdaruratan.

Untuk memperkenalkan cara menanggulangi kegawatdaruratan sejak dini, BPBD Kota Denpasar memfasilitasi anak-anak untuk belajar tentang penanganan dan penanggulangan kegawatdaruratan seminggu sekali. “Dengan memberikan penjelasan dan menunjukan alat yang digunakan dalam penanganan kegawatdaruratan. Selain itu penjelasan juga dilakukan  dengan Game Edukasi pemadaman api, nonton video Edukasi Bencana (Bioskop 5D),” ujar Kepala BPBD Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa saat diwawancarai, Minggu (23/9/2018).

Gus Joni sapaan akrabnya  menambahkan,  seminggu sekali siswa PAUD di Kota Denpasar mengunjungi Pos Juanda BPBD Kota Denpasar guna belajar penanggulangan kebencanaan dan kegawatdaruratan. Kehadiran siswa ini merupkaan salah satu agenda sekolah dalam pengembangan pendidikan luar sekolah. Dengan demikian pihaknya menyambut dan antosias memberikan pemahaman tentang penanggulangan. “Edukasi pencegahan dan penanganan kegawatdaruratan sangat penting untuk dipelajari sejak dini, hal ini dikarenakan bencana bida datang kapan saja, sehingga anak-anak memiliki pengetahuan dasar tentang kegawatdaruratan,” ujarnya.

Antusias siswa PAUD ini mendapat apresiasi Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Menurut Rai Mantra keingin tahuan anak anak sejak dini sangat bagus sehingga perlu diberikan ruang dan menjadi contoh pola pendidikan luar sekolah. Sehingga, anak-anak mampu menggetok tularkan pengetahuanya kepada teman sebaya dan keluarganya.

Selain itu, Rai Mantra  berharap perusahaan seperti hotel maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Denpasar agar  mempunyai tim penanggulangan bencana. Seperti tim mengatasi kebakaran, gempa bumi, tsunami atau yang lainnya.

Dengan terdapatnya sebuah tim di hotel maupun perusahaan tersebut maka akan sangat membantu pelanggan atau tamunya apabila terjadi bencana. ”Tim itu yang akan  mengkoordinir untuk melakukan penanganan awal kepada tamu sebelum petugas BPBD datang, sehingga pengetahuan tentang kegawatdaruratan dapat tersosialisasikan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang tentunya dapat memaksimalkan penanganan kegawatdaruratan dalam upaya mendukung Denpasar sebagai kota tangguh bencana” jelas Ram Mantra. (humas-dps/bpn)

63 Tahun Fakultas Biologi UGM Tingkatkan Kontribusi Bagi Indonesia dan Dunia

BALIPORTALNEWS.COM – Fakultas Biologi UGM memperingati acara puncak Dies Natalis ke-63, pada Kamis (20/9/2018). Peringatan dies natalis kali ini menjadi momentum bagi Fakultas Biologi UGM untuk terus mengembangkan dirinya sejajar dengan fakultas-fakultas lain di UGM, di tingkat ASEAN, dan internasional.

Dekan Fakultas Biologi UGM Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., menyampaikan di usia ke-63 tahun ini Fakultas UGM terus berusaha meningkatkan peran dan kontribusi bagi bangsa dan dunia. Hal ini tercermin dalam tema peringatan dies kali ini Peran dan Kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mengisi Revolusi Industri 4.0.

Memaparkan Laporan Tahunan Dekan Fakultas Biologi UGM tahun 2018, Budi mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kontribusi Fakultas Biologi, salah satunya dengan meningkatkan mutu dan kualitas akademik. Sebagai pusat pendidikan, pengembangan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam bidang biologi tropis Fakultas Biologi berhasil mendapatkan akreditasi A dari BAN PT untuk tiga program studinya yakni program sarjana, program master, dan program doktor.

“ Pencapaian yang membanggakan di tahun 2018 ini adalah berhasil memperoleh akreditasi ASIIN dari Jerman,” jelasnya saat memaparkan Laporan Tahunan Dekan Fakultas Biologi UGM tahun 2018, Kamis (20/9/2018) di Auditorium Fakultas Biologi UGM.

Sedangkan untuk memperkuat program internasionalisasi, pada tahun 2019 mendatang akan diselenggrakan International Undergraduatee Program (IUP) untuk program sarjana. Sementara untuk meningkatkan kualitas akademik di skala internasional pada program magister akan segera diajukan sertifikasi AUN-QA.

Budi menyebutkan pada tahun 2018 terjadi peningkatan jumlah pendaftar di prodi biologi program S1. Peningkatan lain juga terjadi pada jumlah publikasi di tingkan nasional dan internasional yang meningkat secara signifikan hingga tiga kali lipat dari periode sebelumnya.

Demikian pula dalam bidang kerja sama dan mobilitas di Fakultas Biologi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun baik di level nasional maupun internasional.

“Kontribusi para alumni juga menunjukkan perkembangan semakin baik antara lain dengan pemberian beasiswa, pelantikan pengurus Kabiogama baru di sejumlah daerah,” tuturnya.

Pencapaian yang berhasil diraih Fakultas Biologi saat ini dikatakan Budi dapat terwujud dengan adanya kepercayaan yang kuat pada kepemimpian fakultas dan kuatnya kerja sam ayang sinergis antara para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni.

“Terima kasih atas kerja sama yang sangat membanggakan ini. Semoga Fakultas Biologi UGM terus berinovasi dan berkontribusi membangun negeri serta tidak mengenal lelah dalam mengembangkan peradaban dunia,” pungkasnya.

Usai pemaparan laporan tahunan dekan itu turut disampaikan pidato ilmiah oleh Direktur Pemasaran Badan Otorita  Borobudur Dr.Drs. Agus Rochyadi, M.M., berjudul Kepariwisataan Indonesia Sebagai Benchmark Fakultas Biologi Dalam Mengisi dan Mensikapi Revolusi Industri 4.0.

Selain itu pidato ilmiah juga disampaikan oleh Dean of College of Scince, Australian National University Prof. Kiaran Kirk, B.Sc.,Ph.D.,D.Phil.FAHMS., yang memamparkan orasi berjudul Startegy of Autralian Universities Faces Industrial Revolution 4.0.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Fakultas Biologi UGM dan College of Science, Australian National University. Dengan penandatangan nota kesepahaman tersebut keduanya bersepakat untuk melakukan kerja sama dalam bidang pendidikan yakni pelaksanaan program dual degree  program studi S1 dan S2 yang telah dimulai pada semester gasal tahun ajaran 2018/2019.

Peringatan dies natalis kali ini juga diwarnai dengan Soft Launching Biomart dan pemotongan tumpeng.(ika/humas-ugm/bpn)

Puluhan Tim Ikuti Kompetisi Farmasi di UGM

BALIPORTALNEWS.COM – Sebanyak 27 tim mahasiswa Fakultas Farmasi dari 20 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Pharmacy Competition 2018 yang diselenggarakan Fakultas Farmasi UGM.

Selama dua hari, mulai tanggal 15-16 September 2018 mereka akan beradu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam penguasaan ilmu kefarmasian. Beberapa tim yang ikut dalam kompetisi ini antara lain dari ITB, Universitas Diponegoro, UGM, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Indoensia, Universiat Airlangga dan lainnya.

Yurida, salah satu panitia kegiatan menyampaikan dalam kompetisi ini seluruh tim akan berasing dalam seleksi yang cukup ketat. Mereka akan disaring dalam tiga babak kompetisi yakni penyisihan, semifinal, dan final.

Pada babak penyisian setiap tim harus menyelesaikan 200 soal pilihan ganda dalam waktu 120 menit. Selanjutnya sembilan tim dengan nilai tertinggi akan maju ke babak semifinal.

“Sembilan tim tersebut akan dibagi dalam 3 kelompok dan beradu menjawab soal dalam bentuk cerdas cermat. Lalu tim dengan nilai tertinggi dari setiap kelompok berhak maju ke final,” jelasnya, Sabtu (15/9/2018) di sela-sela kompetisi di Fakultas Farmasi UGM.

Kemudian di babak final, ketiga  tim itu akan menjalani seleksi dalam dua tahapan yakni babak final tahap I berupa konseling dan babak final tahap II berbentuk cerdas cermat. Saat final konseling setiap tim akan mendapatkan tiga kasus konseling yang harus diselesaikan dan nantinya tim dengan konseling terbaik akan mendapatkan penghargaan best counselor. Sementara dalam babak cerdas cermat setiap tim saling berebut menjawab soal yang diberikan dewan juri.

Selain kompetisi kefarmasian, dalam rangkaian kegiatan tersebut turut diselenggarakan lomba poster bertemakan imunisasi yang diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa Indonesia. Selanjutnya pada Minggu (16/9/2018) akan digelar seminar nasional bertajuk Peran Tenaga Kesehatan Dalam Menyikapi Kontroversi Vaksin di Masyarakat. (ika/humas-ugm/bpn)

Bupati Giri Prasta Terima 20 Calon Mahasiswa Sekolah Gratis ke Luar Negeri

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Komitmen Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Badung tak perlu diragukan lagi. Hal ini telah dibuktikannya dengan program pendidikan gratis di Badung. Yang paling anyar di sektor pendidikan, Bupati Giri Prasta telah meluncurkan program beasiswa bagi Siswa berprestasi waga masyarakat Badung yang ingin kuliah ke perguruan tinggi di luar negeri.

Sebanyak 20 Calon Mahasiswa telah ditetapkan akan kuliah di empat negara yakni 3 orang di Inggris, 1 orang di Belanda, 12 orang di Australia dan 4 orang di Malaysia. Siswa ini mendapat biaya pendidikan maksimal sebesar 533 juta per orang, per tahun. Sementara pagu dana untuk beasiswa mencapai 10,660 Miliar.

Sebelum berangkat ke luar negeri sesuai negara yang dituju, 20 Calon Mahasiswa tersebut dikumpulkan dan diterima langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Kadisdikpora I Ketut Widia Astika dan Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta di ruang pertemuan, Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Jumat (14/9/2018).

Dalam pengarahannya Bupati Giri Prasta mengatakan, proses berkenaan pemberian beasiswa gratis bagi siswa warga badung yang melanjutkan pendidikan kuliah ke luar negeri sudah selesai. Bupati berharap siswa ini betul-betul mengenyam pendidikan dengan baik, sehingga kedepan sumber daya manusia generasi muda kabupaten badung dapat mengikuti era global yang saat ini telah masuk pada tatanan era millenial.

“Edukasi ini merupakan hal yang paling tepat bagi kami, untuk menjadikan generasi muda kedepan yang betul-betul mumpuni dan berkualitas dari segi SDM. Kami juga menginginkan kabupaten badung kedepan menjadi “Center of Exellence” (pusat keungguan), bagaimana knowledge-nya dan human resources-nya,” tegas Bupati Giri Prasta.

Bupati juga akan menfasilitasi generasi muda di badung yang tamatan dokter, bidan, perawat, STIKOM, Pertanian, pariwisata yang ingin bekerja di Badung. Disisi lain Bupati juga menginginkan, siswa yang kuliah di luar negeri nantinya menjadi enterprenuership serta munculnya agen perubahan (agent of change). “Kita harapkan, kembalinya nanti mereka mampu menjadi orang yang kuat dan mampu menguasai perekonomian,” tambahnya.

Bupati memastikan, program ini akan terus berlanjut, baik pendidikan S1, S2 maupun S3 akan dilakukan. Maka anggaranpun akan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan. “Kami ingin tuntas, kami ingin bekerja keras, iklas, cerdas dan bekerja tuntas,” jelas Bupati. Beliau juga berpesan kepada siswa untuk selalu jujur, disiplin dan bekerja, yang terpenting lagi jangan sampai salah pergaulan.

Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika melaporkan bahwa proses pelaksanaan pemberian beasiswa ke perguruan tinggi di luar negeri tahun ini, dimulai dengan sosialisasi ke sekolah SMA/SMK di Bali, termasuk sosialisasi melalui media cetak dan media sosial. Pendaftaran dan seleksi dimulai 18 Mei-4 Juni 2018. Dilanjutkan dengan seleksi administrasi, bahasa inggris, interview oleh Sun Education. 20 orang ini juga diberikan kursus bahasa inggris (Kursus IELTS). “Proses pendaftaran ke Universitas di Luar Negeri dibantu pihak Sun Education sesuai keinginan siswa dan hasil IELTS, ” katanya.

Lanjut ditambahkan, anak-anak yang diterima akan mendapat surat dari Universitas yang menyatakan bahwa anak telah diterima sebagai siswa di Universitas yang dituju. Selanjutnya Universitas yang bersangkutan akan meminta Pemerintah Daerah membuat surat jaminan/surat garansi yang menyatakan bahwa Pemerintah Daerah bertanggungjawab atas pengeluaran pendidikan selama study sebagaimana yang ditetapkan Universitas tersebut. Ada empat Negara yang dituju oleh calon penerima beasiswa yaitu; Inggris 3 siswa diterima di United Kingdom; Belanda 1 siswa diterima di Wittendorg University; Australia 12 siswa, terdiri dari 6 siswa di University of Wolonggong Sydne, 1 siswa di Australian Institute of Music Sydne dan 5 siswa di Griffith University; serta negara Malaysia 4 siswa diterima di Asia Facific University.

“Untuk yang Kuliah di Inggris berangkat 15 September ini dan tiga negara lainnya akan berangkat pada bulan Oktober dan Nopember 2018 mendatang,” jelas Widia Astika. (humas-badung/bpn)

KMHDI Sambut Kedatangan Mahasiswa Baru

BALIPORTALNEWS.COM – Ketua Presidium KMHDI I Kadek Andre Nuaba menyambut baik tahun ajaran baru untuk seluruh mahasiswa Indonesia khusunya mahasiswa Hindu. Pasalnya paska penerimaan mahasiswa baru disetiap perguruan tinggi, KMHDI secara serentak juga akan melaksanakan kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB).

“KMHDI mengucapkan selamat datang dalam kehidupan kampus kepada seluruh mahasiswa baru, khususnya mahasiswa Hindu. Jadilah generasi muda yang terlibat sebagai solusi terhadap permasalahan bangsa,” ungkap Andre Nuaba.

Sebagai satu-satunya organisasi kemahasiswaan Hindu nasional yang memiliki basis hingga ke kampus-kampus, Andre menegaskan bahwa KMHDI akan selalu siap menjadi wadah pemersatu dan alat pendidikan kader mahasiswa Hindu Indonesia. Sistem kaderisasi KMHDI selalu mengedepankan nilai-nilai religius, humanis, nasionalis, dan progresif yang dikemas dalam bentuk kegiatan pelatihan dan pendidikan kader.

“KMHDI saat ini sudah memiliki 50 cabang yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia, dalam satu tahun KMHDI biasanya menerima lebih dari 2000 anggota dan kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) sebagian besar akan dilaksanakan dari bulan September sampai Oktober nanti,” imbuhnya.

Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) sendiri merupakan kegiatan rekrutmen yang dilaksanakan KMHDI dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kepedulian mahasiswa Hindu terhadap kondisi bangsa melalui kegiatan-kegiatan kaderisasi dan pengabdian.

Andre mengungkapkan alasan mengapa KMHDI menjadi organisasi pilihan bagi kaum millennial adalah karena pola pendidikan dan pendekatan yang dimiliki KMHDI sudah jauh berkembang dan disesuaikan dengan kebutuhan generasi saat ini.

“KMHDI memiliki 3 jenis kaderisasi, yaitu Kaderisasi Wajib merupakan masa penerimaan anggota baru, kedua Kaderisasi Pokok merupakan masa pembentukan karakter dan pola pikir yang dilaksanakan secara berjenjang, dan ketiga Kaderisasi Pilihan merupakan kegiatan kaderisasi yang bertujuan untuk mengembangkan skill dan passion kader” jelasnya.

Andre pun optimis, KMHDI akan menerima lebih banyak anggota di tahun 2018 ini. Menurutnya KMHDI sudah semakin diterima dikalangan masyarakat maupun pemerintahan dan kepedulian generasi muda Hindu terhadap kondisi bangsa pun juga semakin meningkat. (humas-kmhdi/bpn)

Disdikpora Latih Guru Matematika

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menggelar workshop metode belajar mengajar Kurikulum 2013 mata pelajaran matematika, 10-13 September di UPT Rumah Pintar. Workshop diikuti 72 guru matematika kelas IX SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Denpasar.

Pelaksana Teknis Kegiatan, Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., mengatakan, workshop ini digelar dengan tujuan agar para guru matematika memahami pentingnya penyusunan soal USBN serta prosedur dan langkah-langkahnya. Para guru dapat mengembangkan indikator soal berdasarkan kisi-kisi USBN yang dikembangkan oleh BSNP.

Selanjutnya para guru matematika dapat menulis butir-butir soal matematika sesuai kisi-kisi yang didapatkan, serta dapat menelaah butir-butir soal yang dibuat dengan menggunakan instrumen telaah kualitatif butir soal. Selain dapat merakit soal yang selanjutnya menjadi paket soal untuk digunakan dalam ujian.

Dari workshop ini, kata Tirta Arintini yang juga Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, hasil yang diharapkan adalah tersedianya paket soal matematika untuk pemantapan UN dan USBN tahun 2018/2019. Ini tak terlepas dari komposisi penyusunan soal yang dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dimana 20-25 persen soal USBN berasal dari Kemendikbud, sedangkan 75-80 persen soal disusun oleh guru.

Sementara Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., mengatakan, guru harus mampu menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan dan bukan menjadi momok bagi siswa. Menurut dia, matematika juga akan terus dipakai sebagai modal kemampuan belajar dan berpikir seumur hidup.

Wiratama menyebutkan, sebenarnya setiap anak didik memiliki dasar kemampuan untuk memahami matematika. Hanya saja dalam proses belajar selanjutnya mungkin saja menghadapi hambatan dan keterbatasan sehingga siswa menganggap bahwa pelajaran matematika itu sulit.

Wiratama mengatakan, bagaimana menjadikan matematika menjadi pelajaran yang disenangi siswa adalah tugas berat bagi guru pengampu mata pelajaran matematika. Tugas guru matematika adalah menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan. Guru harus mampu membangun minat belajar siswa di bidang matematika, memberikan motivasi serta mendampingi siswa ketika menghadapi kesulitan.

Wiratama menegaskan, peran guru sangat penting dalam menyukseskan USBN. Guru memiliki kewenangan sebagaimana diatur dalam UU (Sisdiknas). Setelah guru mengajar mereka juga berwenang untuk melakukan evaluasi terhadap siswa. Dan, USBN memberikan kesempatan pada para guru untuk meningkatkan kemampuan membuat soal yang baik dengan tingkat penalaran tinggi.

Menurut dia, biaya pelatihan guru tersebut sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah melalui APBD Kota Denpasar tahun anggaran 2018. Workshop menghadirkan fasilitator dari Widyaiswara LPMP Provinsi Bali. (tis/bpn)

Mahasiswa UGM Olah Limbah Onggok Menjadi Panel Akustik

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa UGM berhasil mengubah limbah onggok hasil pengolahan tepung dari pohon aren menjadi panel akustik.

Ide kreatif mengolah limbah onggok ini berhasil menghantarkan Ardhi Kamal Haq dan Muhammad Dwiki Destian Susilo menjadi finalis pada 7thInternational Green Brain Paper Competition yang di selenggarakan Middle East Technical University Northern Cyprus Campus (METU NCC). Keduanya akan mempresentasikan karyanya pada babak final kompetisi tersebut pada 3-6 Oktober 2018 di Cyprus.

Dwiki menjelaskan gagasan mengolah limbah onggok ini berawal dari keprihatinan mereka terhadap banyaknya limbah onggok yang dihasiljan oleh industri pengolahan tepung dari pohon aren. Bahkan jumlahnya telah melebihi batas standar dari acuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Salah satunya seperti pada UMKM yang ada di Dusun Bendo, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, dimana setiap Industri menghasilkan sekitar 600-700 Kg limbah onggok perharinya,” ungkapnya, Senin (10/9) di Kampus UGM.

Limbah dalam jumlah yang cukup besar tersebut disebutkan Dwiki akan menimbulkan pencemaran lingkungan jika dibiarkan begitu saja. Limbah bisa menyebabkan kebutuhan oksigen biologis untuk memecah bahan buangan di dalam air oleh mikroorganisme (Biological Oxygen Demand) dan kebutuhan oksigen kimia untuk reaksi oksidasi terhadap bahan buangan di dalam air (Chemical Oxgen Demand)  air yang ada di sekitar industri meningkat. Jumlahnya mencapai 2222 mg/L dan 5721,5 mg/L pada proses pengendapan dan menurun hingga 1806 mg/L serta 4231 mg/L setelah tahap klorinasi.

“Sungai murni yang belum tercemar memiliki nilai BOD dibawah 1 mg/L, sementara sungai yang tercemar limbah memiliki batas BOD 2-8 mg/L. Sedangkan sungai yang memiliki BOD diatas 8 mg/L harus dilakukan penanggulangan khusus,” paparnya.

Prihatin terhadap kondisi itu kedua mahasiswa Departemen Fisika FMIPA ini pun memutar otak dan membuat terobosan baru guna mengurangi nilai BOD dan COD di sekitar UMKM dusun Bendo. Limbah onggok mereka olah dengan sejumlah variasi hingga menjadi panel akustik. Panel tersebut selanjutnya diuji dengan metode akustik untuk mengetahui koefisien serapannya.

Hasilnya, panel akustik dari limbah onggok aren ini dapat diperoleh hasil maksimum jika dilakukan metode pembakaran ditambah dengan cat khusus untuk memperbesar redaman.(ika/humas-ugm/bpn)

Mahasiswa UGM Buat Sepatu Pencegah Kontraktur Pergelangan Kaki Penderita Kelumpuhan

BALIPORTALNEWS.COM – Tiga mahasiswa Sekolah Vokasi UGM berhasil mengembangkan inovasi teknologi kesehatan berupa sepatu yang bisa mencegah kontraktur pergelangan kaki (angkle) pada penderita kelumpuhan.

Inovasi ini bahkan mampu menyabet 2 medali emas Program Kreativitas Mahasiswa Bidang karsa Cipta (PKM-KC) pada Pekan Ilmah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang berlangsung pada 29 Agustus-1 september 2018 kemarin di Universitas negeri Yogyakarta (UNY).

Mereka adalah Muhammad Fahmi Husaen (Komputer dan Sistem Informasi), Danar Aulia Hasan (Metrologi dan Instrumentasi), serta Widiyanto (Komputer dan Sistem Informasi).

Pengembangan alat yang dinamai Aveo (Achilles Physiotheraphy Orthosis) ini berawal dari pengalaman Fahmi yang menderita DMD (Duchenne Muscular Dystrophy). Penyakit itu menyebabkan penurunan fungsi otot sehingga mengalami kelumpuhan kaki.

Karena pergelangan kakinya tidak pernah difisioterapi, Fahmi pun mengalami kekakuan dan sulit untuk bergerak. Kondisi ini sering disebut dengan kontraktur angkle akibat kekauan otot. Hal ini pun menginspirasi pria kelahiran berusia 21 tahun ini untuk membuat sebuah alat yang dapat membantu mencegah terjadinya kontraktur angkle. 

“Kami mengembangkan sepatu yang bisa memberikan gerakan otomatis seperti fisioterapi sehingga bis amencegah kontraktur angkle,” jelasnya, saat Jumpa Pers di Ruang Fortakgama UGM, Jum’at (7/9/2018).

Di bawah bimbingan Budi Sumanto, S.Si., M.Eng., ketiganya mengembangkan sepatu Aveo sejak bulan April 2018 lalu. Sepatu ini dibuat dengan menggunakan motor servo sebagai penggerak utamanya  yang dihubungkan ke kontroler berbasis Arduino Nano. Dilengkapi pula dengan sensorGyroscope dan Accelometer untuk memperkirakan pergerakan sendi sudah maksimal ketika menggunakan mode otomatis.

“Sepatu ini bisa dikontrol menggunakan aplikasi pada smartphone andoid. Jadi pengguna bisa mengatur derajat kemiringan dan kecepatannya. Bisa menggerakan angkle kaki 20 derajat ke atas dan 45 derajat ke arah bawah,” jelas Fahmi.

Ditambahkan oleh Danar sepatu Aveo terbagi menjadi dua bagian. Pertama, bagian yang menyangga kaki bawah dan betis. Kedua, bagian penyangga kaki.  Kedua bagian itu dibuat menggunakan plastik politetilen yang dihubungkan dengan engsel dari alumunium dan ke motor servo sebagai penggerak.

Sementara untuk sumber listrik menggunakan baterai dengan daya 7.4 Volt. Baterai dan kontroler ini ditempatkan pada bagian yang menyangga kaki bawah dan betis.

“Jika durasi fisioterapi yang umumnya dilakukan selama 30-60 menit, tetapi dengan sepatu Aveo fisioterapi bisa diperpendek menjadi 15-30 menit saja,” ungkapnya.

Sepatu Aveo tidak hanya membantu mencegah kontarktur angkle penderita kelumpuhan. Namun juga membantu penderita melakukan fisioterapi secara mandiri.

Sementara Widiyanto menyebutkan saat ini mereka terus melakukan penyempurnaan alat seperti meningkatkan keamanan agar memenuhi standar peralatan medis. Selain itu juga akan menambahkan sejumlah sensor salah satunya sensor untuk mendeteksi gerakan otot.

“ Untuk pembuatan alat ini kemarin membutuhkan biaya sekitar Rp. 2 jutaan, namun jika nantinya bisa diproduksi massal harga produksi bisa ditekan hingga Rp. 1,5 juta,” katanya. (humas-ugm/bpn, foto: firsto)

Mahasabha XI KMHDI Tetapkan Ketua Presidium Periode 2018-2020

BALIPORTALNEWS.COM – Bertempat di Asrama Haji Yogyakarta, Selasa tanggal 4 September 2018 waktu dini hari melalui proses dinamika persidangan yang panjang terpilihlah Presidium Pimpinan Pusat KMHDI 2018-2020.

Sebagai Ketua Presidium yakni I Kadek Andre Nuaba (PC KMHDI Palembang), Presidium I (Sekjen) I Made Sudana Yasa (PD KMHDI Sulawesi Utara), dan Presidium II (Bendum) Ni luh Putu Gopi Janawati (PC KMHDI Mataram) pada usia KMHDI yang kini tepat berumur 25 tahun pada 3 September lalu. Sebelumnya terdapat 5 calon Presidium Pimpinan Pusat KMHDI, dua diantaranya adalah Putu Agung Martin Sabudi (PC KMHDI Surabaya) dan Made Teja Artha Sakti Sukma (PC KMHDI Buleleng) yang telah luarbiasa menunjukan kualitas dan semangatnya dalam kontestasi Mahasabha XI KMHDI.

Dalam pidato pertamanya pasca terpilih, Andre menyampaikan rancangan program prioritas yang terfokus pada implementasi kaderisasi dengan mengusung visi kerja selama 2 tahun kedepan yakni Intensifikasi kaderisasi KMHDI sebagai penguat posisi dan porsi strategis Organisasi. “Program prioritas kami adalah memastikan bahwa kaderisasi berjalan sesuai dengan hasil yang telah kita susun bersama saat konferensi pendidikan kaderisasi nasional di Jakarta bulan Maret lalu,” tutur Andre.

Ketua Presidium PP KMHDI I Kadek Andre Nuaba akan  menguatkan kolaborasi KMHDI di tataran eksternal, tidak hanya bersama OKP (Organisasi Kepemudaan) tapi juga membangun hubungan baik bersama seluruh Kementerian Lembaga lintas sektor dan stakeholder terkait. Membangun kolaborasi pada tataran eksternal sangatlah penting mengingat iklim dunia yang penuh ketidakpastian menuntut semua pihak untuk berbagi peran dan memberikan dampak sebagai bagian dari proses pembangunan.

Presidium yang terpilih saat ini tidak lagi merepresentasikan PD/PC Regional pengusungnya masing-masing, tapi wajah KMHDI dari seluruh Indonesia. Mahasabha XI KMHDI punya kesan tersendiri dihati para kader terlebih banyak kader baru yang ikut serta dalam kongres ini. KMHDI benar-benar menunjukan kedewasaanya dalam menyampaikan pendapat dan menemukan kata sepakat. Andre sampaikan bahwa “Dialektika dan dinamika panjang dalam persidangan telah usai, sekarang sudah saatnya kita bersama merajut persatuan untuk KMHDI yang lebih baik”.

Terselenggaranya Mahasabha XI KMHDI tidak terlepas dari dedikasi dan bantuan alumni KMHDI, untuk itu atas nama Pimpinan Pusat KMHDI mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada mbok dan bli kami diseluruh Indonesia. Tak lupa juga kepada pengurus demisioner PP KMHDI yang telah purna tugas periode 2016-2018, terimakasih banyak atas kinerja luarbiasanya selama ini semoga pengabdiannya tidak berhenti ketika periode kepengurusan telah usai. Terakhir kami haturkan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia, bapak Ir. Joko Widodo yang sudah hadir dan membuka langsung Mahasabha XI KMHDI. Semoga kehadiran Presiden menjadi api semangat seluruh kader KMHDI untuk tidak pernah berhenti belajar dan mengabdikan dirinya pada negeri. (Red: NR). (humas-kmhdi/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan