26 C
Denpasar
Sabtu, 20 Oktober 2018

Anjing Kintamani Jadi Maskot Peringatan Dies Natalis Unud Ke-54

BALIPORTALNEWS.COM – Universitas Udayana (Unud) menaruh perhatian khusus terhadap eksistensi Anjing Kintamani. Ditengah tantangan berat mempertahankan keberadaan anjing ras asli Bali ini, Unud menetapkan anjing Kintamani sebagai maskot perayaan Dies Natalis Unud ke-54 pada 29 September 2016 mendatang.

“Ada karakteristik khusus yang dimiliki anjing Kintamani yang bisa menginspirasi generasi muda dan masyarakat Bali sehingga anjing Kintamani perlu dilestarikan. Kami memahami anjing Kintamani punya sifat pemberani, cerdas, tangkas dan setia,” kata Panitia Dies Unud ke-54 dari mahasiswa Yandhani Astika Putra, di sela-sela rapat panitia di Kampus Unud Bukit Jimbaran, Jumat (25/8/2016).

Anjing Kintamani, tambah Mahasiswa Fakultas Teknik Unud ini, menjadi lambang kebudayaan dan kebanggaan masyarakat Bali. Karena bicara unud juga bicara Bali, katanya, pemilihan anjing Kintamani sebagai maskot penyelenggaraan dies Unud sangat tepat.

Menurut Astika Putra, terkait perayaan Dies Unud, mahasiswa Unud akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan meliputi seminar nasional kepemudaan, pekan olah raga dan seni (Porseni), serta malam anugerah prestasi. Porseni akan mempertandingkan sejumlah cabang olah raga dan seni seperti sepak bola, catur, basket, bulu tangkis, tenis meja.

Kegiatan seni, lanjutnya, ada defile, dan pentas seni kontemporer serta pemilihan Jegeg Bagus Udayana. “Ada juga kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah sebagai ciri masyarakat ilmiah,” tegas Astika Putra.

Sementara Ketua Panitia Dies Unud Dr. IGN Alit Susanta, SP., M.Sc., menyambut baik prakarsa mahasiswa Unud atas rencana kegiatan yang perayaan Dies Unud.  “Hal ini wujud dari tema perayaan Dies Unud ke-54 yakni membangun sinergi mewujudkan Unud yang unggul, mandiri, dan berbudaya,” tegasnya.

Dr. Alit Susanta memaparkan, perayaan Dies Unud ini dilaksanakan di empat lokasi berbeda yakni Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kampus Unud Jl. PB. Sudirman Denpasar, Kabupaten Jembrana, dan Timor Leste. Jenis kegiatannya, kata Alit Susanta, seminar dan orasi ilmiah, workshop dan penyuluhan, pameran serta acara kekeluargaan.

Secara rinci, Dosen FP Unud ini, memaparkan di Kabupaten Jembrana dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tajuk “Abdi Udayana di Jembrana” berupa pembinaan kelompok ternak kambing dan pelatihan pembuatan pupuk kompos, mengadakan pelaihan cara membuat bibit pisang dan budidaya pisang yang sehat.

Kegiatan lain, katanya, berupa operasi katarak, operasi bibir sumbing, dan berbagi informasi tentang pendidikan tinggi dan seminar pembangunan desa sesuai UU No. 6 Tahun 2014. “Antusiasme masyarakat Jembrana, alumni, serta mahasiswa KKN sangat tinggi menunjang kegiatan Dies Natalis di bumi makepung, mudah-mudahan kondisi ini mampu mendekatkan Unud agar lebih dicintai masyarakat Jembrana dan Bali,” tandas Dr. Alit Susanta Wirya.

Ditambahkan, untuk operasi katarak ada 300 pasien yang memeriksakan diri dan delapan orang diantaranya dioperasi, semantara operasi bibir sumbing sebanyak 3 orang. (r/bpn)

SMK Pariwisata Harapan Juara Lomba Debat Bahasa Inggris

BALIPORALNEWS.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, rutin setiap tahun mengadakan mengadakan English Debating Competition 2016 atau lomba debat Bahasa Inggris. Untuk tahun ini, lomba debat bahasa Inggris tingkat SMK yang diselenggarakan dua hari mulai Sabtu (27/8/2016) hingga Minggu (28/8/2016) di SMKN 2 Denpasar.

Ada 18 tim SMK negeri dan swasta se-Kota Denpasar yang berkompetisi dalam ajang ini. “Tujuan utama kegiatan ini yaitu melatih para siswa SMK berpikir secara kritis terhadap isu yang saat ini sedang berkembang. Ini sesuai dengan tema lomba debat bahasa Inggris tahun ini “The Media to Ekspress Your Briliant I Deas’’ atau media untuk mengekpresikan ide brilian siswa,’’ kata Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., saat menutup lomba debat bahasa Inggris, Minggu (28/8/2016).

Lebih dari itu, kata Supartha, event ini untuk menjaring siswa terbaik untuk nantinya disiapkan mengikuti ajang serupa di tingkat Provinsi Bali. Karenanya, lomba debat bahasa Inggris ini menjadi sarana yang ditunggu oleh siswa, khususnya mereka yang suka berdebat bahasa Inggris.

“Astungkara, duta Kota Denpasar setiap tahun berhasil meraih juara di tingkat Provinsi Bali,” ujarnya, semabri meminta sekolah dan the best speaker yang keluar sebagai terbaik di lomba debat ini dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Kota Denpasar.

ketua panitia/pelaksana teknis kegiatan yang juga Kasi Kurikulum Dikmen Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., menambahkan, sistem debat menggunakan sistem Australia. ‘’Sistem Australia itu dibagi ke dalam dua kelompok, kelompok afermatif dan kelompok negatif. Kelompok afermatif adalah kelompok yang setuju sedangkan kelompok yang negatif adalah yang tidak setuju. Jadi, sistemnya seperti parlemen di Australia. Sistem ini dipilih karena lebih sederhana dan paling familier,’’ terangnya.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan lomba debat, Kepala SMKN 2 Denpasar, Drs. Wayan Sarjana mengatakan, dari tahun ke tahun pelaksanaan lomba debat sudah semakin baik. Pemerintah Kota Denpasar juga semakin menggalakkan pelaksanaan lomba debat. Hasilnya, juara debat bermunculan dan tak hanya dimonopoli oleh sekolah tertentu.

Lomba debat SMK se-Kota Denpasar itu melibatkan juri dari Unud, Poltek Negeri Bali dan MGMP Bahasa Inggris SMA/SMK Kota Denpasar. Juara I, II, III dan juara harapan disediakan hadiah uang, piagam dan trofi. The best speaker juga disediakan piagam, trofi dan hadiah uang.

Tampil sebagai juara I tim debat SMK Pariwisata Harapan Denpasar. Di susul juara II, III dan harapan I masing-masing, tim debat SMK PGRI 3 Denpasar, SMKN 4 Denpasar dan SMKN 3 Denpasar. The best speaker diraih Varen Caroline Angela (SMK Pariwisata Harapan Denpasar), Kadek Dewik Febrianti (SMKN 4 Denpasar) dan Devi Hernawati (SMK Pariwisata Harapan Denpasar). (tis/bpn)

 

Dasa Warsa SMAN 8 Denpasar, Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional

BALIPORTALNEWS.COM – SMAN 8 Denpasar merayakan puncak HUT Dasa Warsa atau HUT ke-10 dengan meriah dan penuh bertabur acara, Jumat (26/8/2016) malam di Desa Budaya Kertalangu. Puncak HUT dihadiri para kasek SMP dan SMA di Kota Denpasar, Ketua Komite, A.A. Ngurah Gede Widiada beserta pengurus, seluruh  siswa dan guru.

SMAN 8 Denpasar dibidani 10 tahun yang lalu oleh SMAN 1 Denpasar untuk menjadi sekolah mandiri. Tepat tanggal 8 bulan delapan (Agustus) 2006, sekolah ini resmi berdiri di kawasan Peguyangan.

Kepala SMAN 8, Ida Bagus Ngurah, mengungkapkan di usia ke- 10 SMAPAN makin menunjukkan identitas dirinya sebagai sekolah yang unggul dalam pendidikan karakter dan budaya Bali.  Berbagai prestasi diukir sivitas akademika SMAN 8 Denpasar. Bahkan kini sekolah ini disiapkan  sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional.

Sekolah pun sudah berbenah dalam berbagai hal termasuk dalam penataan lingkungan dan budaya cinta lingkungan.

Di usia ke 10 tahun ini, SMAPAN ingin fokus bekerja yang terbaik. Ini sesuai dengan Tema HUT  kali ini ‘’Kriya Marga Yoga’’. Artinya,  menjalankan kerja secara berprestasi.

Guru bekerja mengajar secara berkualitas, siswa bekerja belajar secara optimal dan karyawan melayani masyarakat secara berkualitas.

Dari segi akademik, kata dia, akan terus meningkatkan SDM guru dan karyawan guna memberi pelayanan dan PBM berkualitas. Dengan demikian SMA negeri termuda di Denpasar ini mampu mandiri dan bersaing dengan sekolah lainnya meraih tempat terbaik ketika melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Ketua Komite SMAPAN A.A. Ngurah Gede Widiada memberi apresiasi positif  di usia 10  tahun SMAPAN mampu tampil berkualitas. Puncak HUT harus dipakai proses perenungan diri dan menapaktilas dalam pengabdian di bidang pendidikan di SMAN 8 Denpasar.

Ke depan SMAPAN harus fokus pada penguatan pendidikan berkualitas  serta penataan lingkungan. Makanya dia bangga di usia ke-10 tahun SMAN 8 Denpasar akan disiapkan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional hingga adiwiyata mandiri.

Ini pas dengan konsep pembangunan SMAPAN sebagai sekolah berbasiskan lingkungan. Apalagi komite menginginkan siswa menjadikan sekolah sebagai rumah terindah keduanya.

Selain masalah lingkungan, kata dia, SMAN 8 Denpasar masih memerlukan pembangunan sarana dan prasarana. Untuk itu dia berterima kasih kepada kasek, guru dan orangtua siswa yang selama ini membantu kemajuan SMAPAN.

Dia menegaskan kualitas guru sangat menentukan kualitas pendidikan. Makanya dia  ingin  terus kobarkan rasa jengah dan membangun prestasi bersama guna menjadikan SMAPAN yang berkualitas. Untuk itu SMAPAN harus  mampu melakukan adaftif changes yakni menyesuaikan diri dengan perubahan dan inovatif changes yakni merespon semua perubahan dengan  inovasi dan kreativitas.

Serangkaian HUT, SMAPAN menggelar aneka lomba akademis dan non akademis yang melibatkan siswa SMP se- Bali.  Ketua OSIS SMAN 8 Denpasar, I Wayan Ariawan mengungkapkan puncak HUT diisi dengan berbagai atraksi dari semua unit kegiatan esktra di SMAN 8 Denpasar.

Dia berharap di usai ke- 10 SMAPAN meningkat prestasi akdemik dan non akademik serta di pendidikan karakter. (tis/bpn)

Walikota Rai Mantra Lepas Kontingen Siswa FLS2N Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM – Siswa Kota Denpasar kembali ikut ambil bagian berkompetisi pada Pelaksanaan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Sebanyak 22 siswa dari SD dan SMP di Kota Denpasar telah mempersiapkan diri mengikuti sebanyak 14 cabang seni yang dipertandingkan dalam FLS2N berlangsung di Kota Manado Sulawesi Utara pada 27 Agustus – 3 September mendatang.

Tentu hal ini bukan menjadi kompetisi baru bagi siswa sekolah di Kota Denpasar dengan rutinitas dan ruang kreativitas yang secara berkesinambungan diberikan Pemkot Denpasar.

Kesiapan siswa ini langsung diapresiasi Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Jumat (26/8) saat para siswa yang akan mengikuti FLS2N didampingi pembina beraudensi di Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Disamping mengapresiasi kelompok siswa yang akan mengikuti FLS2N, Walikota Rai Mantra juga mengapresiasi dan menyampaikan rasa bangga kepada Ananda Ugracena Dharmayoga siswa kelas VII SMP AMI yang ikut hadir didampingi Ketua Yayasan Adi Mekar Indonesia Budi Pangalela.

Ananda Ugracena berhasil meraih medali perak mewakili Indonesia dalam Olimpiade Matematika Internasional yang dilaksanakan di Hongkong, dan Thailand. “Saya menyampaikan apresiasi terhadap prestasi para siswa sekolah di Kota Denpasar. Tentu ini menjadi kebanggaan dunia pendidikan di Kota Denpsar,” ujar Walikota Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan persiapan para siswa mengikuti ajang FLS2N dapat terus dilakukan dengan selalu menjaga kesehatan para siswa. “Siswa agar tenang dan santai dalam mengikuti berbagai kompetisi ini, sehingga hasil akhir sesuai harapan kita bersama dapat diraih,” ujarnya.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan siswa sekolah disamping memiliki kecerdasan intelektual, siswa juga penting memiliki kecerdasan spiritual agar ilmu yang diraih betul-betul memiliki jiwa (soul), sehingga bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.

Siswa juga perlu memiliki kecerdasan emosional agar mampu mengendalikan diri, mengelola fluktuasi emosi. “Selamat bertanding, raih prestasi budayakan sportivitas,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Made Raka, mengatakan sebanyak 22 siswa akan mengikuti FLS2N selama seminggu di Kota Manado. Beberapa kompetisi akan diikuti di antaranya menyanyi solo, tari kreasi baru, cipta dan baca puisi, gambar bercerita, kriya anyam, seni musik pianika, cipta puisi, membatik, kreativitas tari, story telling, gitar solo, dan desain motif batik.

“Siswa yang mengikuti telah dilakukan penjaringan dan pembinaan ditingkat sekolah dan tingkat kota, dengan diikuti sebanyak 14 sekolah yang terdiri dari delapan SD dan enam SMP,” ujarnya. (pur/humas pemkot dps/bpn)

Walikota Rai Mantra Larang Sekolah Tahan Ijazah Siswa

BALIPORTALNEWS.COM – Masih adanya informasi kasus sekolah yang menahan ijazah siswanya mendapat perhatian dari Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Dia mengingatkan kepala sekolah untuk tidak menahan ijazah siswanya dengan alasan apapun. Apalagi, sampai menahan ijazah bertahun-tahun.

“Ijazah sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan. Jangan sampai ada ijazah yang mengendap di sekolah karena akan berdampak fatal bagi siswa yang bersangkutan,” ujar Rai Mantra dihadapan kepala SMP, SMA dan SMK negeri dan swasta se-Kota Denpasar yang hadir pada pembukaan Kreativitas Rumah Pintar di kawasan pedestrian Jalan Kamboja, Denpasar, Kamis (25/8/2016).

Walikota Rai Mantra tidak ingin lagi mendengar atau laporan adanya sekolah yang menahan ijazah karena berbagai alasan. Ijazah menjadi hak siswa yang dipenuhi. Karena itu akan dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya. “Ijazah harus diberikan kepada siswanya,” tegasnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Drs. Wayan Sukana mengatakan, larangan menahan ijazah milik siswa yang sudah dinyatakan lulus tersebut sudah disampaikan kepada seluruh sekolah pada saat pembagian blangko ijazah termasuk saat pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Dikatakan, ijazah merupakan hak bagi semua siswa yang telah dinyatakan lulus ujian nasional. “Ijazah siswa itu tidak boleh ditahan. Begitu selesai menulis ijazah langsung bagikan kepada siswa. Kita juga menghimbau kepada sekolah swasta agar hal ini juga bisa dilakukan," tegasnya.

Menurut Sukana, tidak ada manfaat apapun yang didapat pihak sekolah dengan melakukan penahanan ijazah. Sebaliknya, justru hal itu merugikan siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mencari kerja. "Ijazah adalah hak para siswa, sedangkan urusan administrasi sekolah yang belum selesai merupakan tanggungjawab orangtuanya. Jadi sekolah jangan sampai menahan ijazah. Kalau administrasi adalah tanggungjawab orangtua atau wali muridnya," katanya.

Ia berharap tidak ada lagi siswa yang mengalami kesulitan mendapatkan haknya, terutama mengenai ijazah yang kemungkinan besar digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jika ada sekolah yang masih menahan ijazah siswa, pihaknya akan mendatangi pihak sekolah tersebut. "Akan kita lakukan pendekatan persuasif dan akan terus kita pantau perkembangan ijazah ini," katanya. (tis/bpn)

Rai Mantra Minta Seluruh SMK Memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi

BALIPORTALNEWS.COM – Guna menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan berbagai langkah mempersiapkan para SDM berkualitas dibidangnya. Tentu langkah ini harus diimbangi dengan melakukan sertifikasi profesi bagi tenaga kerja dimasing-masing bidang dari tenaga kepariwisataan, seni serta berbagai jenis ketenaga kerjaan.

Oleh karena itu Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra meminta seluruh SMK di Kota Denpasar memiliki Sertifikasi Profesi. Hal ini dikatakan  saat membuka Pameran Kreativitas Rumah Pintar Kota Denpasar Tahun 2016, Kamis (25/82016) di kawasan pedestrian Jalan Kamboja yang disaksikan seluruh kepala sekolah se-Kota Denpasar.   

Menurut Walikota Rai Mantra, sertifikasi yang dilakukan ini sebagai langkah memperkuat kompetensi tenaga kerja di Kota Denpasar dalam mengahadapi  MEA. Dari sertifikasi profesi yang telah dimiliki tenaga kerja dari SMK ini, mereka nantinya  dapat bekerja dan bersaing di negara-negara ASEAN.

“Sertifikasi ini harus dimiliki tenaga kerja di Kota Denpasar apalagi hal ini menjadi persiapan pada The world Trade Organization (WTO) tahun 2020 yang akan datang. Sertifikat ini menjadi suatu peluang di zona yang aman dan nyaman oleh MEA dan WTO,” ujarnya.

Kerjasama Pemkot dan LSP sebagai langkah konsistensi mewujudkan Denpasar sebagai Kota Kompeten, yang tentunya sebagai langkah penyelematan generasi kita mendatang dalam  mencari pekerjaan. “Masalah sertifikasi itu sangat ditentukan sekali, jangan sampai anak-anak terlambat untuk disertifikasi. Kebetulan Kota Denpasar mendapat jatah 23.000 sertifikasi gratis tetapi baru terpakai hanya 2.000 karena belum dipahami dan dimengerti oleh komponen-komponen kita,” tegasnya.

Walikota Rai Mantra juga mengatakan tidak saja fokus pada sertifikasi profesi pariwisata, namun pihaknya segera melakukan sertifikasi kepada seluruh komponen ketenaga kerjaan  lainnya yang ada di Kota Denpasar.

Rai Mantra berharap seluruh guru atau pengurus sekolah bekerja sama dengan sekolah lain yang ada di Kota Denpasar dan bersinergi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Menurutnya LSP itu tidak mungkin satu sekolah satu LSP tetapi bisa dipergunakan beberapa sekolah.

‘’Memang berat dan harus ada pengorbanan untuk memulai sesuatu yang baru. Tapi kita harus bisa menjawab tantangan apa yang dibutuhkan,’’ ujar Rai Mantra.

Kalau ini sudah dimulai, Rai Mantra yakin di Indonesia belum ada yang memikirkan ,memang sudah ada yang memulai tetapi tidak menyeluruh. Jika ini sudah dimulai akan mampu memberi daya saing tinggi dan nantinya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi  masyarakat khususnya di Kota Denpasar. (eka/humas pemkot dps/bpn)

 

Walikota Rai Mantra Buka Kreativitas Rumah Pintar Tahun 2016

BALIPORTALNEWS.COMDinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar melalui UPT. Rumah Pintar kembali mengadakan pameran Kreativitas Rumah Pintar Kota Denpasar Tahun 2016. Kegiatan ini diadakan guna menjembatani antara lembaga pendidikan non formal dengan masyarakat sehingga dapat memamerkan hasil karya dan inovasi sekaligus menjadi ajang promosi lembaga kursus dan pelatihan (LKP).

Acara  dibuka langsung Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra dengan pemukulan kulkul dan pelepasan burung pada Kamis (25/8/2016) di Seputaran Jalan Kamboja.

Kegiatan ini merupakan langkah untuk memperkenalkan kepada masyarakat kreativitas pendidikan, sehingga masyarakat dapat mengetahui kreativitas pendidikan dan penerapannya serta memperkenalkan keunggulan masing-masing lembaga non formal agar dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk memilih lembaga non formal yang sesuai dengan minatnya. Hal ini dikatakan Walikota Rai Mantra saat membuka kegiatan tersebut.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini harus dievaluasi setiap tahunnya agar memberi kreatifitas dan menarik minat masyarakatan agar datang berkunjung. “Kita sekarang sudah melakukan system hold goverment dan mendeklarasikan smart city. Smart city dalam artian bukan hanya masalah teknologi tapi kemampuan kita membuat suatu kemanfaatan dan mencari solusi terhadap masalah yang ada”ujar Rai Mantra.

Kita memang harus moving dan transforming mengikuti perkembangan dan tuntutan jaman. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, pergeseran pola pikir di dalam dunia pendidikan yang merupakan agen of change (agen perubahan). “Kalau salah kita memberikan pandangan atau mindset maka kita akan lemah, tapi kalau kita benar maka kita akan kuat untuk menciptakan generasi yang tangguh, cerdas, dan kreatif,” tegasnya.

Kepala UPT. Rumah Pintar Kota Denpasar Made Suena mengatakan, Kreativitas Rumah Pintar Kota Denpasar merupakan langkah untuk membantu menjembatani upaya dari pihak PKBM dan Lembaga Khursus dan Pelatihan (LKP) untuk dapat memamerkan Program Belajar dan hasil dari kreatifitasnya, agar dapat dilihat secara langsung oleh masyarakat.

Dalam Kreativitas Rumah Pintar ini juga dilaksanakan berbagai lomba seperti  Lomba Mekendang Tunggal tingkat SD dan SMP, Lomba Suling Tunggal tingkat SD dan SMP, dan Lomba Parade Busana Endek tingkat SD dan SMP. Ia berharap dengan diadakannya Kreativitas Rumah Pintar agar PKBM dan LKP dapat menjadi pilihan alternative untuk melanjutkan pendidikan selain pendidikan formal. (eka/humas pemkot dps/bpn)    

Cegah Kanker Sejak Dini, Sekolah Bebas 5P

BALIPORTALNEWS.COM – Ketua Tim Penilai Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Kota Denpasar, dr. Ayu Witriasih, M.Kes., mengharapkan kepada pihak sekolah terutama pengelola kantin untuk menjual makanan dan minuman yang bebas 5 P, yakni pengawet, perasa, penyedap, pengenyal dan pemanis.

‘’Program PKTP pada sekolah bertujuan untuk membina sekolah sebagai wahana pembentukan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah berbagai macam penyakit, khususnya kanker. Karena mayoritas pemacu timbulnya kanker adalah pola hidup yang tidak sehat,’’ jelas dr. Ayu Ayu Witriasih disela-sela penilaian Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) di SMAN 2 Denpasar, Rabu (24/8/2016).

Ia menyebutkan, program PKTP ini diharapkan dapat memberikan pengertian kepada siswa tentang bahaya dari penyakit kanker serta pencegahannya termasuk pola hidup bersih dan sehat, sehingga siswa dapat mentransfernya di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat sekitarnya.

Sebagai contoh siswa SD lebih pada bagaimana berperilaku hidup bersih, mencuci tangan dengan benar dan penyediaan makanan sehat oleh kantin, untuk siswa SMP dan SMA ditambah dengan penyadaran atas bahaya kanker, bagaimana mengenali makanan yang mengandung 5 P dan pengetahuan mendeteksi sedini mungkin penyakit kanker. (tra/bpn)

SMAN 2 Denpasar Kampanyekan Pola Hidup Sehat

BALIPORTALNEWS.COM – SMAN 2 Denpasar sebagaiduta Denpasar Selatan dalam lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Kota Denpasar dinilai, Rabu (24/8/2016) kemarin. Tim penilai Kota Denpasar yang diketuai dr. Ayu Witriasih, M.Kes., disambut Camat Denpasar Selatan, A.A. Gede Risnawan; Kepala SMAN 2 Denpasar, Drs. Ida Bagus Sueta Manuaba, M.Pd., beserta jajaran dewan guru dan siswa.

Kepala SMAN 2 Denpasar, Ida Bagus Sueta Manuaba mengungkapkan, di lomba PKTP ini sebagai duta Denpasar Selatan tampil apa adanya dan bersungguh-sungguh, bukan program semu. Di ajang itu, SMAN 2 Denpasar menampilkan berbagai kreativitas dalam upaya penanggulangan kanker bagi remaja sejak dini. Di antaranya melakukan sosialisasi ke kelas-kelas antarteman sejawat, serta terjun ke masyarakat.

Program yang dibuat SMAN 2 Denpasar sangat pro-rakyat dan melalui lomba PKTP ini SMAN 2 Denpasar yang beken dengan sebutan Resman bertekad membiasakan pola hidup sehat, cerdas dan mandiri di lingkungan warga sekolah tentang bahaya dan akibat penyakit kanker.

Ida Bagus Sueta Manuaba menambahkan, program PKTP di sekolah diterjemahkan lewat program mengkampanyekan pola hidup bersih dan sehat, membuat jamu tradisional atau loloh untuk mencegah penyakit kanker. Selain itu juga ada aneka jajan dari buah lokal, lewat poster dan koran dinding, koor dan kantin sehat.

Tak ketinggalan materi tentang bahaya kanker juga diintegrasikan dalam mata pelajaran. Termasuk penandatanganan pernyataan untuk melaksanakan program PKTP di SMAN 2 Denpasar antara kepala sekolah, dewan guru dan staf untuk komitmen melaksanakan program PKTP di sekolah.

Serta komitmen antara sekolah dengan pedagang yang berjualan di kantin untuk selalu menjual makanan dan minuman yang tidak mengandung 5P yakni pengawet, pemanis, penyedap, pengenyal, dan pewarna. Termasuk melarang kantin sekolah menjual minuman beralkohol, rokok dan sejenisnya yang dapat menyebabkan kanker

Camat Denpasar Selatan, A.A. Gede Risnawan, mengapresiasi semangat SMAN 2 Denpasar mengikuti lomba PKTP. Melalui lomba PKTP ini ia menghimbau kepada seluruh masyarakat dimulai dari lingkungan sekolah agar mau menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat, serta mempengaruhi keluarga sebagai penyebarluasan informasi terkait tata cara mengindari penyakit kanker untuk mencapai kesehatan yang optimal.

Ketua Tim Penilai dr. Ayu Witriasih, M.Kes., mengatakan, program PKTP ini diharapkan dapat memberikan pengertian kepada siswa tentang bahaya dari penyakit kanker serta pencegahannya termasuk pola hidup bersih dan sehat, sehingga siswa dapat mentransfernya di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat sekitarnya. Ia juga menghimbau, agar para siswa, guru-guru tidak merokok, karena merokok merupakan penyebab dari kanker paru.

Penilaian dalam lomba PKTP ini meliputi penyuluh kanker, koor kanker, simulasi penanggulangan kanker, tanaman obat keluarga (toga),  kantin sekolah, dan ruang UKS. (tis/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan