29 C
Denpasar
Jumat, 19 Oktober 2018

SMAN 1 Selamadeg Duta Tabanan Lomba PKTP

BALIPORTALNEWS.COM – SMAN 1 Selamadeg dipercaya sebagai duta Tabanan dalam lomba Penanggulan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) ke tingkat provinsi. Menurut Pembina Persiapan Lomba, Selamet Riyadi, Jumat (14/10/2016), berbagai persiapan telah dilakukan untuk lomba yang akan dilaksanakan pada 3 November mendatang.

Didampingi dua guru kesenian, I Gusti Ngurah Suryantara dan Muvied Arya Sande, Selemet menyebut persiapan itu antara lain melaksanakan gerakan kebersihan sekolah maupun kesiapan siswa. Juga latihan paduan suara yang akan menampilkan lagu dengan lirik pesan kampanye pencegahan kanker.

“Ada dua lagu yang disiapkan terkait lomba tersebut. Masing-masing berjudul Kanker dan Narkoba, dan Pesan Dalam Nada. Lagu tersebut dikemas dalam syair dan nada sedemikian rupa, karena termasuk dalam kriteria yang dinilai. Satu lagu lainnya adalah lagu hiburan yang dikolaborasikan dalam tiga bahasa, yakni bahasa ada Bali, Inggris, dan Indonesia,” jelasnya.

Dikatakan, SMAN 1 Selamadeg mewakili Tabanan dalam PKTP, setelah menang dalam lomba serupa di tingkat kabupaten, September lalu. Dalam kebersihan sekolah yang meliputi kebersihan kantin dan standar kesehatan makanan yang dijual. Begitu juga kebersihan lingkungan, seperti kebersihan kamar mandi, serta keramahtamahan siswa. (ita/bpn)

Pemkot Segera Perbaiki SDN 2 Sumerta yang Terbakar

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar segera akan memperbaiki ruangan guru dan ruangan kelas SDN 2 Sumerta yang terbakar, Kamis (13/10/2016).

Perbaikan ruangan guru yang terbakar ini akan menggunakan dana tanggap bencana yang telah dianggarkan oleh Pemkot Denpasar.

‘’Berapa besar biaya yang diperlukan, nanti tergantung perhitungan tim teknis.  Kita akan berupaya maksimal agar kegiatan belajar tetap bisa berjalan,’’ jelas Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Ir. Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta W., MT., didampingi Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Sukana dan Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Denpasar Timur, Drs. Wayan Santa, M.Si., saat turun mengecek kondisi SDN 2 Sumerta pascakebakaran.

Lebih jauh dikatakan Jimmy Sidharta, untuk pembangunan total gedung SD tersebut dianggarkan tahun depan. ‘’Untuk sementara prioritas kita pada perbaikan ruangan yang terbakar,’’ tandasnya.

Sementara itu, kesedihan menyelimuti ratusan siswa dan guru di SDN 2 Sumerta di Jalan Plawa, Denpasar Timur, pascakebakaran melanda sekolah tersebut. Kondisi ruangan guru yang dilalap si jago merah tampak berantakan.

Pecahan genting berserakan di ruangan. Tak hanya itu, beberapa kayu yang menyangga atap ruangan yang tampak menghitam terserak di sudut-sudut ruangan. kebakaran tersebut selain menyebabkan ruangan guru porak-poranda, sejumlah arsip sekolah terbakar.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 Wita itu diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Syukurnya, kebakaran ruang kantor SDN 2 Sumerta ini tak sampai merembet ke ruangan kelas lainnya.

‘’Saat kejadian seluruh siswa dan guru sudah pulang sekolah. Saya mengetahui kejadian ini setelah ditelepon oleh pegawai TU, katanya sekolah terbakar,’’ kata Kepala SDN 2 Sumerta, Dra. Putu Putrini.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang melalap plafon ruangan kantor guru sekolah itu. Belum diketahui pasti kerugiaan akibat kejadian itu, namun dalam peristiwa tersebut tidak menyebabkan timbulnya korban jiwa.

Sejumlah siswa yang kebetulan rumahnya dekat dengan sekolah dibantu masyarakat berdatangan membantu menyelamatkan sejumlah barang yang masih bisa digunakan. Demikian juga para guru yang datang ke sekolah tampak terkejut melihat kondisi ruangan kantornya hangus terbakar.

Bahkan, salah seorang guru juga tampak tak kuasa menahan air matanya. “Kenapa bisa begini,” ungkapnya berlinang air mata.

Kasek Putu Putrini mengatakan untuk sementara proses belajar mengajar diliburkan, sembari menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian dan  pembersihan puing-puing bekas kebakaran. Sekalipun dalam kondisi berduka, ia memastikan Senin (17/10) depan  proses belajar mengajar bisa berjalan walau tanpa perkantoran. (pra/bpn)

SMAN 1 Petang Dinilai Tim Penilai PKTP Kabupaten Badung

BALIPORTALNEWS.COM Tim Pembina PKTP Kabupaten yang dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Seniasih Giri Prasta melakukan Penilaian Lomba PKTP di SMA Negeri 1 Petang.

Hadir dalam acara tersebut Kadis Kesehatan Kab. Badung Putra Suteja, Ketua Gatriwara Badung Ayu Parwata, Ketua DWP Kab. Badung Kompyang R. Swandika, Camat Petang I Gst. Ariawan, ketua TP.PKK Kecamatan Petang Gst. Ariawan, Dinas terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, tokoh masyarakat para pembina dan guru serta siswa/siswi SMAN 1 Petang. Kamis (13/10/2016).

Acara yang dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Petang Ni Luh Ratna Agustini mengatakan "SMAN 1  Petang yang dipercaya untuk mewakili Kecamatan Petang dalam penilaian PKTP tingkat SLTA Kabupaten Badung untuk dinilai. Beberapa aspek lomba meliputi aspek organisasi dan administrasi, aspek kesenian tradisional, aspek penyuluhan, poster dan slogan, simulasi, jamu dan toga, kesadaran untuk deteksi dini kanker, senam yoga, kesehatan lingkungan dan kantin sudah siap untuk dinilai", tegasnya.

Program PKTP yang dicanangkan Pemerintah disamping untuk meminimalkan angka kematian yang disebabkan kanker, serta meningkatkan kualitas hidup penderita yang disebabkan oleh kanker tersebut maka dirancang program penanggulangan kanker secara menyeluruh yang dilaksanakan oleh semua potensi yang ada, baik pemerintah bersama masyarakat Petang termasuk swasta menjadi sangat berarti bagi siswa dan siswi di SMAN 1 Petang untuk pencegahan kanker secara dini, imbuhnya.

Kadis Kesehatan Putra Suteja dalam sambutannya mengatakan "Pemerintah Kabupaten Badung sangat inten dengan masalah kesehatan dan pendidikan untuk membangun Badung kedepannya. lewat program PKTP ini dapat menjadi awal untuk mengetahui karena penyakit ini tidak mengenal ruang dan waktu dia dapat menyerang siapa saja tidak mengenal kaya atau miskin, maka ini menjadi sangat penting untuk membangun Badung yang kuat tentu dari masyarakatnya yang sehat secara jasmani dan rohani.

Berkaitan dengan penilaian lomba PKTP tersebut Tim Penilai dari Pemerintah Kabupaten Badung berharap Kepala Sekolah beserta Guru-guru disekolah ini telah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya kegiatan yang menjadi indikator  penilaian lomba yang telah dibina selama ini, tegasnya.

Setelah melaksanakan pelatihan PKTP dan pembinaan dalam rangka pelaksanaan penilaian lomba PKTP melalui sekolah ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dan monjong terdepan untuk memberikan informasi kepada masyarakat sampai tingkat yang paling bawah untuk mengetahui betapa pentingnya kesehatan dan pencegahan kanker secara dini. Kami sangat berharap dukungannya apa bila sekolah ini nantinya terpilih untuk mewakili Kabupaten Badung pada lomba PKTP di tingkat Provinsi Bali, imbuhnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Seniasih Giri Prasta saat penilaian PKTP di SMA Negeri 1 Petang, Kamis (13/10/2016) kemarin.

 

Disdikpora Respon Positif Ulangan Umum Terpadu SMA

BALIPORTALNEWS.COM – Pada ulangan umum bersama SMA Kota Denpasar diterapkan soal berbeda setiap ruang kelas. Setiap ruang kelas akan ada dua bentuk soal yakni paket I dan II untuk kelas X dan XI serta lima paket soal untuk kelas XII.

‘’Namun, bobot atau tingkat kesulitan soal itu tetap sama,’’ ujar Ketua MKKS SMA Kota Denpasar, Drs. Ketut Suyastra, M.Pd., Senin (10/10/2016).

Dikatakan, pemberlakuan pola paket soal berbeda ini guna mempersempit ruang gerak para peserta ujian untuk bekerjasama sehingga siswa yang tidak mempersiapkan diri dengan baik dipastikan akan kesulitan mengerjakan soal-soal ulangan umum. Mereka juga tidak bisa berharap banyak dapat menyontek maupun mendapat suplai jawaban dari rekan-rekannya.

‘’Walaupun ada 2-3 soal yang sama, namun posisi option jawabannya yang berbeda. MKKS SMA sudah menerapkan model ulangan umum terpadu sejak beberapa tahun lalu. Hasilnya, mampu menciptakan iklim persaingan yang sehat antarsiswa, di samping itu ada standarisasi nilai untuk SMA di Denpasar,’’ tegas Kepala SMAN 3 Denpasar ini.

Dihubungi terpisah, Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., merespon positif komitmen MKKS SMA Kota Denpasar mempertahankan format ulangan umum terpadu. Dikatakan, kebijakan itu jelas akan sangat membantu pihaknya dalam memetakan kualitas pendidikan SMA di seluruh Denpasar.

‘’Selain itu, hasil yang dicapai para siswa juga sangat penting untuk mengetahui kesiapan siswa kelas XII menghadapi UN yang sesungguhnya,’’ pungkas Supartha. (pra/bpn)

Gubernur Harap STAH Mpu Kuturan Cetak Lulusan Beragama

BALIPORTALNEWS.COMMinat masyarakat dalam menuntut ilmu pendidikan Agama Hindu masih tergolong rendah, terlebih di era globalisasi ini. Meski demikian pembangunan generasi muda Hindu harus terus ditingkatkan guna mewujudkan umat Hindu yang berkualitas. Untuk itu, perguruan tinggi agama hindu diharapkan mencetak lulusan yang "Beragama".

Hal  disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberi kuliah umum di kampus STAH mpu Kuturan, Singaraja pada Sabtu (8/10/2016).

"Di era globalisasi seperti saat ini, minat masyarakat untuk mempelajari atau kuliah di kampus agama hindu memang masih rendah tidak seperti halnya kampus lainnya. Untuk itu, sebagai perguruan tinggi yang baru, STAH Mpu Kuturan harus memacu diri untuk turut memberikan kontribusi penting dalam mensukseskan pembangunan dan pembinaan umat," ucap Pastika sembari mengajak seluruh jajaran kampus STAH Mpu Kuturan untuk ikut bertanggung jawab atas seluruh proses pendidikan dalam upaya pembentukan karakter generasi muda hindu atau mahasiswa hindu untuk menjadi insan yang intelektual.

"Saya berharap, kampus ini (Stah Mpu Kuturan-red) tidak hanya mencetak lulusan bergelar sarjana saja, akan tetapi mencetak lulusan yang Beragama. Tidak hanya bisa menghapalkan sloka-sloka dan lainnya, tapi mengetahui, mengerti, memahami dan menjalankan ajaran agama itu sendiri. STAH dan Lembaga pendidikan tinggi Hindu lainnya harus mampu mencetak generasi muda Hindu yang mampu memantapkan kehidupan umat beragama dan juga mampu menyebarluaskan paham Hinduism, serta mampu membuat orang juga ikut Beragama," ujarnya.

Ditambahkan Pastika, dalam kerangka pembangunan Nasional, STAH Mpu Kuturan memiliki tanggung jawab untuk membangun kualitas sumber daya umat dan kehidupan beragama bagi seluruh umat Hindu. Menurut Pastika sebagai komunitas umat yang minoritas di tanah air, eksistensi umat dan agama hindu sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan kualitas kehidupan sosial-keagamaannya. Hal tersebut akan ditentukan oleh peran kampus-kampus Hindu dan lembaga pendidikan Hindu lainnya.

"Hindu yang minoritas akan semakin mengecil. Untuk itu, menjadi tanggung jawab kita semua untuk mengantisipasi ancaman ini. Belum lagi di tengah semangat dan semarak umat melaksanakan ritual keagamaan, mereka memikul beban ekonomi yang sangat berat untuk membiayai setiap kegiatan keagamaan," pungkas Pastika.

Orang nomor satu di Bali tersebut juga mengatakan jika Mahasiswa sebagai intelektual muda harus mampu mengembangkan diri melalui inovasi dan kreasi dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, I Made Suweta mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur Pastika dikampus yang dipimpinnya untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa beserta jajarannya. Menurut Suweta, sejatinya Pastika dijadwalkan hadir pada 26 September 2016 untuk memberikan kuliah umum, namun dirinya mengerti baru hari ini bisa terwujud karena kesibukan Gubernur Pastika. Suweta berharap, apa yangtelah disampaikan Gubernur Pastika bisa dijadikan pelajaran untuk kedepannya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Inspektur Provinsi Bali Ketut Teneng, Karo Humas Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Kadisdikpora Prov Bali TIA Kusuma Wardani. (hms prov bali/bpn)

 

Peneliti Muda SMANBARA Raih Emas di OPSI

BALIPORTALNEWS.COMPrestasi Siswa SMA Negeri Bali Mandara (SMANBARA) seakan tiada habisnya. Untuk kesekian kalinya siswa sekolah besutan Pemprov Bali ini kembali menorehkan prestasi yang membanggakan, dan kali ini mereka berjaya di ajang kompetisi penelitian di tingkat  nasional. Demikian disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra dalam siaran persanya, Jumat (7/10/2016).

Dijelaskan Dewa Mehendra Dua tim peneliti SMANBARA berhasil meraih  posisi juara umum dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2016 yang di gelar Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan (Kemendikbud) Republik Indonesia di Jakarta dari tanggal 2 sampai dengan 7 Oktober 2016.

“ Dua Tim SMANBARA berhasil masing masing meraih juara satu dan menyabet dua medali emas sekaligus di ajang bergengsi bagi para peneliti muda tersebut. Otomotis SMANBARA menjadi juara umum di ajang tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh ia merinci prestasi yang diraih adalah Juara I Tingkat Nasional Bidang Sains dan Teknologi  yang diraih Made Radikia Prasanta Bagus Putu Satria Suarima Putra dengan hasil penelitian  Inovasi Digital Smart Pshycrometer. Alat inimerupakan inovasi memberikan prediksi dan informasi cuaca lokal khususnya bagi petani untuk dapat mengelola lahan pertanian dan pola tanam. masih di ajang yang sama prestasi lainnya adalah juara I di Bidang Matematika dan Rekayasa dengan hasil penelitian  Melestarikan kearifan seni dan kebudayaan Bali dalam hal penguasaan teknikmegambel berbantuan teknologi portable yang merupakan hasil karya  Muhammad Ali Wafa dan Kadek Aprilia Dewi.   

Tidak hanya di ajang OPSI 2016, kepiawaian para peneliti SMANBARA juga diakui di ajang  National Young Inventor Award (NYIA) 2016 yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan meraih penghargaan special Award dari Intel dengan hasil penelitian Smart Trash Can berupa pemilahan sampah secara otamatis dalam upaya mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dilakukan Gede Herry Arum Wijaya dan Ni Putu Gita Naraswati.

Dewa Mahendra  juga mengungkapkan kekagumannya akan hasil penelitian para siswa tersebut yang diharapkan dapat bermanfat bagi masyarakat dan lingkungan.  

“Prestasi anak anak ini sungguh membanggakan, dan tentunya sangat diapresiasi Bapak Gubernur. Komitmen dan upaya Pemprov untuk membantu pendidikan anak anak miskin melalui pendirian  SMANBARA berbuah  sangat manis.  Semoga prestasi ini bisa menginspirasi dan  memotivasi siswa siswa lainnya untuk menggali potensinya secara maksimal dalam menciptakan inovasi dan kreasi yang berguna bagi lingkungan dan masyarakat. Dan kita harapkan akan banyak bibit peneliti muncul dari generasi muda,” ujarnya. (hms prov bali/bpn)

 

Waspada! Surat Disdikpora Denpasar Palsu Sasar Sekolah

BALIPORTALNEWS.COM – Aksi penipuan dengan mencatut nama Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, terjadi di Kota Denpasar.

Modus operandi untuk “menjerat” calon korban tidak lagi lewat short message service (SMS), tapi lewat surat yang mengatasnamakan Disdikpora Kota Denpasar yang dikirimn langsung ke e-mail masing-masing sekolah.

Sepintas, surat bernomor : 423.5/2397/Dikpora/2016 perihal Data Siswa TP 2016/2017 yang ditandatangani oleh Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta W., MT., itu kelihatan asli. Namun setelah diteliti, surat itu banyak kejanggalannya.

“Saya minta Kepala SD, SMP dan SMA/SMK negeri dan swasta di Kota Denpasar waspada. Jangan segera mengirimkan data ke e-mail yang diminta sama si pengirim. Apalagi data yang diminta itu merupakan data yang bersifat pribadi terkait data siswa dan orangtua siswa termasuk nomor telepon orangtua siswa. Kami khawatir data-data pribadi itu dimanfaatkan untuk penipuan atau kejahatan-kejahatan lain,” kata Jimmy Sidharta, Senin (10/10/2016).

Menurut Jimmy Sidharta, surat yang dilengkapi kop dan stempel Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar yang sepintas mirip dengan aslinya itu seolah-olah mempertegas sekolah penerima surat itu agar mengirimkan data sekolah untuk melengkapi data siswa terkait penentuan alokasi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Kejanggalan mulai muncul mengingat sekolah diminta mengirimkan data ke e-mail : dikporakotadenpasar@gmail.com.

Yang menggelikan, alamat e-mail yang tertulis di sana bukan alamat e-mail Disdikpora Kota Denpasar. “Ini jelas penipuan,’’ kata Jimmy Sidharta mengingatkan.

Kejanggalan lainnya, kata Jimmy Sidharta, Disdikpora Kota Denpasar belum pernah mengirim surat secara langsung ke sekolah-sekolah melalui e-mail. Namun, pasti melalui pegawai Disdikpora Kota Denpasar yang mengantar langsung surat ke sekolah-sekolah yang dilengkapi dengan tanda terima resmi.

Menurut Jimmy Sidharta, surat Disdikpora Kota Denpasar palsu yang gentayangan ke sekolah-sekolah itu nyaris mengecoh puluhan kepala sekolah di Denpasar. Setiap hari, Jimmy Sidharta mengaku rata-rata menerima  pengaduan dari kepala sekolah yang ingin memastikan kebenaran isi surat tersebut.

Untungnya, sebagian besar kepala sekolah yang menerima surat itu berinisiatif menelepon ke nomor telepon Kantor Disdikpora Kota Denpasar sebelum mengirimkan data sekolah ke alamat e-mail yang diminta oleh pelaku penipuan.

“Sampai saat ini, kami belum mendapat laporan ada kepala sekolah di Denpasar yang sampai menyerahkan data maupun uang kepada pejabat gadungan itu untuk memuluskan pencairan alokasi dana BOS dari pemerintah pusat tersebut. Sekali lagi, saya mengingatkan para kepala sekolah di Denpasar selalu waspada sehingga tak sampai jadi korban penipuan,” katanya mengingatkan. (pra/bpn)

 

Keterangan Foto : SURAT PALSU – Pegawai Disdikpora Kota Denpasar menunjukan surat palsu yang kini banyak beredar di Denpasar. Disdikpora mengingatkan agar kepala sekolah waspada sehingga tak menjadi korban penipuan.

Ulangan Umum Terpadu SMA Kota Denpasar Dimulai 21 November 2016

BALIPORTALNEWS.COM – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Denpasar menggelar ulangan umum terpadu mulai 21 hingga 29 November 2016. Ulangan umum terpadu ini diikuti siswa kelas X, XI dan XII.

‘’Pada ulangan umum terpadu kelas X dan XI disediakan dua paket soal yang berbeda. Khusus untuk siswa kelas XII menerapkan lima paket soal berbeda,’’ ujar Ketua MKKS SMA Kota Denpasar, Drs. Ketut Suyastra, M.Pd., Senin (10/10/2016).

Menurut Suyastra, ulangan umum terpadu ini tetap dipertahankan karena hasilnya dinilai merupakan salah satu instrumen penting untuk mendapatkan standarisasi kualitas pendidikan di Kota Denpasar. Selain untuk mempersiapkan siswa SMA kelas XII menghadapi UN 2016/2017.

Suyastra menjelaskan, pada ulangan umum terpadu kelas X dan XI disediakan dua paket soal yang berbeda. Khusus untuk siswa kelas XII menerapkan lima paket soal berbeda. ‘’Keputusan pelaksanaan ulangan umum terpadu ini berdasarkan hasil keputusan rapat pleno kepala sekolah,’’ ujar Suyastra.

Kepala SMAN 3 Denpasar ini menambahkan, penyusunan soal ulangan umum terpadu diserahkan kepada guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sehingga didapat soal yang valid dan reliabel. Ia menyebutkan, mata pelajaran yang dijadikan materi ulangan umum terpadu dititikberatkan pada mata pelajaran yang di-UN-kan.

Untuk kelas X dan XI diujikan mata pelajaran sesuai program peminatan. Untuk program IPA meliputi Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi, sedangkan program IPS meliputi Ekonomi, Geografi, Sejarah dan Sosioligi. Khusus untuk kelas XII untuk mata pelajaran wajib yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris ditambah mata pelajaran peminatan untuk program IPA meliputi Matematika, Kimia, Biologi dan Fisika, serta Geografi, Ekonomi, Sosiologi dan Sejarah untuk siswa program IPS.

‘’Seluruh materi ulangan umum terpadu mengacu pada Kurikulum 2013. Semua soal disusun sesuai standar isi kurikulum (SIK), serta kompetensi dasar dan standar kelulusan (SKL) dengan tingkat kesulitan mengacu kepada standar soal UN yang ditetapkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan),’’ katanya memaparkan. (pra/bpn)

SMKN 3 Denpasar Rayakan HUT Ke-40, Ciptakan Produk dan Budaya Kreatif Menuju Kemandirian

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak HUT ke-40 SMKN 3 Denpasar, Jumat (7/10) kemarin berlangsung meriah. Puncak HUT  ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kasek Drs. AA Bagus Wijaya Putra, M.Pd. Saat itu juga dikukuhkan pengurus alumni SMKN 3 Denpasar yang diketuai Ni Nyoman Sri Mudani, SH.,MH.

Puncak HUT dihadiri Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Sukana; Kabid Dikmen Drs. Wayan Supartha, M.Pd., para kasek SMK di Kota Denpasar, Ketua Komite, Suwarno beserta pengurus, seluruh  siswa dan guru.

Ketua Panitia HUT, IB Gd Sutarja mengatakan, serangkaian HUT ke-40 SMKN 3 Denpasar, digelar aneka lomba nyurat lontar dan story telling contest yang melibatkan siswa SMP se-Bali. Juga digelar pameran hasil karya siswa, bakti sosial dan FGD menindaklanjuti program literasi. Saat itu juga dibaca sejarah berdirinya SMKN 3 Denpasar.

Kepala SMKN 3 Denpasar, AA Bagus Wijaya Putra mengungkapkan, di usia ke-40 SMKN 3 Denpasar makin menunjukkan identitas dirinya sebagai sekolah Rujukan (Sekolah Model) yang diharapkan menjadi rujukan atau model dalam berbagai bidang kegiatan khususnya pada bidang kejuruan yang berorientasi pada keunggulan-keunggulan, berkarakter dan budaya Bali.

Berbagai prestasi diukir civitas akademika SMKN 3 Denpasar. SMKN 3 Denpasar, kata Wijaya Putra, juga sebagai front office SMK se-Bali. Baru-baru ini, SMKN 3 Denpasar juga menerima kunjungan delegasi SEAMEO. 

Melewati tahun ke-40, SMKN 3 Denpasar ingin fokus bekerja yang terbaik. Ini sesuai dengan Tema HUT  kali ini ‘’Kita Ciptakan Produk dan Budaya Kreatif Menuju Kemandirian’’. Menurut Wijaya Putra ini adalah menjadi ciri khas SMK menghasilkan produk.

Karenanya, dia mendorong stakeholder sekolah untuk selalu mengembangkan program-program sekolah selalu disesuaikan dengan perkembangan industri, kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan untuk menjaga eksistensi sekolah sesuai jamannya.

Program-program yang telah dikembangkan dan sedang ditingkatkan diantaranya adalah, pembelajaran Paikem, pembelajaran berbasis ICT, program attatchment, volunteer, edu health smart, dan yang terbaru adalah penggunaan pendekatan teaching factory dan technopark dalam proses pembelajaran yang berbasis produksi (PBT) dan berbasis SKKNI.

SMK Negeri 3 Denpasar telah menerapkan manajemen mutu ISO 9001-2008, serta menjalin hubungan dengan puluhan dunia usaha dan industri di dalam maupun luar negeri. Membanggakan, saat ini kualitas tamatan berdasarkan data terserapnya tamatan di dunia kerja diluar negeri 10 persen pada 2014.

Tak lupa di bidang budaya dan sikap peduli lingkungan dilandasi filosofi kesadaran lingkungan dalam bentuk slogan Tri Hita Karana juga diseimbangkan. Serta sikap melestarikan budaya lokal.

Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar, Wayan Sukana, memberi apresiasi positif di usia 40  tahun SMKN 3 Denpasar mampu tampil berkualitas. Puncak HUT harus dipakai proses perenungan diri dan menapaktilas dalam pengabdian di bidang pendidikan di SMKN 3 Denpasar.

Ke depan SMKN 3 Denpasar harus fokus pada penguatan pendidikan berkualitas, menghasilkan SDM mandiri dan menghasilkan produk kreatif. Makanya dia bangga di usia ke-40 tahun SMKN 3 Denpasar disiapkan sebagai sekolah rujukan.

Dia menegaskan kualitas guru sangat menentukan kualitas pendidikan. Makanya dia  ingin  terus kobarkan rasa jengah dan membangun prestasi bersama guna menjadikan SMKN 3 yang berkualitas. Untuk itu SMKN 3 Denpasar harus  mampu melakukan adaftif changes yakni menyesuaikan diri dengan perubahan dan inovatif changes yakni merespon semua perubahan dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja iklas, kerja tuntas serta  inovasi dan kreativitas. (tis/bpn)

 

Keterangan Foto : HUT SMKN 3 DENPASAR –  Kasek AA Bagus Wijaya Putra menyerahkan piala kepada pemenang lomba serangkaian HUT ke-40 SMKN 3 Denpasar.

 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan