25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Rai Mantra Ajak Sekolah Untuk Meningkatkan Kreatifitas, Produktifitas dan Jiwa Enterpreneurship

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam rangka HUT Yayasan Dwijendra ke-64, Yayasan Dwijendra melaksanakan berbagai kegiatan seperti donor darah, berbagai lomba dan salah satunya Jalan Sehat Bersih dan Gembira yang akan dilaksanakan.

Jalan Sehat Bersih dan Gembira adalah salah satu event dari rangkaian kegiatan untuk menyambut hari ulang tahun yayasan Dwijendra yang ke-64 karena kami ingin mengajak seluruh keluarga besar Yayasan Dwijendra untuk berolahraga dan membantu menjaga kebersihan Kota Denpasar.

“Selain mendapatkan kebugaran jasmani dan kebersihan kota kita juga mendapatkan hadiah doorprise yang telah disediakan”, demikian disampaikan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar MS Candra Jaya saat beraudiensi dengan Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra pada Jumat (20/1/2017) di Kantor Walikota Denpasar.

Selain mengadakan kegiatan jalan sehat bersih dan gembira lebih lanjut MS Candra Jaya mengatakan, berbagai kegiatan juga dilaksanakan, seperti halnya Event donor darah yang diadakan oleh yayasan dwijendra dalam rangka merayakan Hut Yayasan Dwijendra yang ke-64 yang telah dilaksanakan 19 Januari lalu yang diharapkan bermanfaat untuk membantu beberapa saudara kita di Indonesia yang membutuhkan sumbangan darah selain itu donor darah juga bermanfaat bagi pendonornya dikarenakan banyak hal positif yang didapat untuk pendonornya salah satunya melancarkan siklus peredaran darah.

Sedangkan Puncak HUT Yayasan Dwijendra ke-64 hari Sabtu pagi tepat tanggal 28 Januari 2017 akan diadakan Pemotongan Tumpeng dan Penyerahan Tali Kasih di Gedung Sadhu Cocara Aula Lt3 dan Sore hari pada Puncak Perayaan HUT ke-64 Yayasan Dwijendra akan dilaksanakan di Panggung Terbuka Ardha Candra Art Center Denpasar dengan Hiburan hiburan Pergelaran Kesenian oleh siswa siswi Dwijendra.

“Kami berharap kedatangan Walikota Rai Mantra dalam kegiatan HUT mendatang dapat memberi stimulan untuk siswa-siswi kami, selain itu kami juga akan menyerahkan penghargaan kepada beliau yang mempunyai jasa dan akan menyerahkan penghargaan berupa Dwijendra Nugraha”, ujar Candra Jaya.

Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi dan mengucapkan selamat untuk HUT Dwijendra yang ke-64. Ia berharap dengan diadakannya berbagai kegiatan tersebut, dapat memberi nilai tambah dalam rangka turut serta mencerdaskan generasi muda khususnya dalam menjalani kehidupan kedepannya.

Dalam hal tersebut Rai Mantra juga mengajak seluruh sekolah-sekolah untuk mengajak para siswanya untuk sesering kali melaksanakan study banding ke tempat-tempat industry kreatif, selain memberi teori di sekolah dengan melaksanakan study banding juga dapat melihat langsung kegiatan industry untuk meningkatkan motivasi para siswa untuk lebih berkreatifitas, produktifitas dan menumbuhkan jiwa enterpreneurship para siswa. (eka/humasdps/bpn)

Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan, Sudikerta Tinjau SMKN 4 Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta meninjau proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Denpasar, Kamis (27/7/2017). Dalam pengarahannya di hadapan siswa dan para guru, Ia menekankan pentingnya upaya peningkatan mutu pendidikan guna mempersiapkan SDM Bali dalam menghadapi persaingan global.

Lebih jauh Wagub menjelaskan bahwa Bali tak punya kekayaan alam berupa tambang sebagaimana yang dimiliki sejumlah daerah. “Tapi kita memiliki keunikan seperti budaya, keindahan alam dan sumber daya manusia potensial,” ucapnya. Bertolak dari fakta tersebut, Pemprov Bali menaruh perhatian serius terhadap kemajuan dunia pendidikan yang merupakan ujung tombak dalam upaya peningkatan mutu SDM.

Oleh karenanya, dia berharap para siswa belajar dengan tekun agar ke depannya siap terjun dalam dunia persaingan. Lebih dari itu, Sudikerta juga mengingatkan agar para siswa menjaga kebersihan lingkungan sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan nyaman. “Jangan buang sampah sembarangan. Kalau melihat ada sampah harus peka, bantu buang pada tempatnya,” pesannya.

Pada bagian lain, Sudikerta yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan T.I.A Kusuma Wardhani kembali mengingatkan bahwa saat ini SMA/SMK berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi dan secara otimatis masuk dalam entitas pemeriksaan administrasi keuangan yang dilakukan lembaga terkait. Untuk itu, dia minta pengelolaan administrasi keuangan dan aset dapat dilaksanakan dengan baik. “Sekecil apapun aset yang ada harus tercatat,” ujarnya.

Kesempatan bertatap muka dengan para guru dan siswa juga dimanfaatkan Wagub Sudikerta untuk menyampaikan sejumlah rencana pembangunan Bali ke depan. Menurutnya ada sejumlah program yang akan dilaksanakan untuk menyeimbangkan pembangunan Bali yaitu pembangunan bandara baru dan pengembangan potensi pariwisata di kawasan Bali Utara. Selain itu, kawasan Bali Timur dan Barat juga akan digarap sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Plt. Kepala Sekolah SMKN 4 Denpasar, Made Suarta menyampaikan terima kasih atas kesediaan Wagub Sudikerta meninjau sekolah yang berlokasi di Jalan Drupadi tersebut. Kehadiran Wagub Sudikerta diharapkan mampu menjadi inspirasi dan memotivasi anak didiknya agar belajar lebih giat lagi. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tiga SMK Jalin Kerjasama KTSM Honda

BALIPORTALNEWS.COMAstra Motor Main Dealer Bali, kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda Indonesia, yang cerdas dan berdaya saing tinggi di industri otomotif dengan  melakukan perjanjian kerjasama (Memorandum of Understanding) program Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda dengan 3 SMK di wilayah Bali. Program ini, merupakan program kerjasama PT Astra Honda Motor dengan Astra Motor Bali, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan.

Dengan mengambil lokasi di halaman SMKN 2 Negara, MoU ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan terampil di dunia kerja. Penandatanganan kerjasama kurikulum itu, dilakukan 1 November 2016, bersama 3 SMK terpilih, yakni SMKN 1 Gerokgak, SMKN 1 Klungkung, dan SMKN 2 Negara yang saat itu  bertepatan juga dengan upacara pecaruan rsi gana dan pemelaspasan.

Hadir dalam penandatangan MoU itu, Asisten II Setda Jembrana, I Ketut Windia, mewakili Bupati Jembrana; Wakil Ketua DPRD Jembrana, PT Astra Honda Motor, dari Kepala Dinas Dikporaparbud Kabupaten Jembrana, Managemen Astra Motor Bali, jajaran dewan guru , serta tokoh masyarakat.

Menurut Handy Hariko, Senior Manager Technical  Service and Training  Dept. PT AHM, melalui kerjasama link and match ini diharapakan bisa meningkatkan proses pembelajaran ketiga SMK KTSM Honda yang nantinya menghasilkan output dan outcame kompeten, serta dapat bersaing di dunia kerja. Tak hanya fokus pada kuantitas tapi juga akan meningkatkan kualitas implementasi KTSM Honda, dengan mengoptimalkan pelatihan teknik guru dan siswa dan meningkatkan status SMK KTSM Honda yang ada di Bali. Setiap calon mekanik akan melalui tes atau sertifikasi uji kompetensi keterampilan teknik sebelum memasuki dunia kerja.

Sementara Manager Technical Service Astra Motor Bali, Anton Prihatno, menyatakan, program ini sebagai salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan, Silabus KTSM Honda ini dikembangkan dengan memadukan standard kompetensi dan kompetensi dasar yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dengan materi pelatihan teknik Honda yang juga menjadi materi pelatihan dan uji kompetensi mekanik di bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

Untuk menjamin kualitas lulusan SMK KTSM Honda, secara periodik Astra Motor Bali menggelar pelatihan khusus kepada para guru SMK KTSM Honda dengan memberikan materi dan pengetahuan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini yang ada di sepeda motor Honda. Selain itu, mekanik-mekanik muda yang berkualitas memiliki peluang bekerja di jaringan bengkel resmi Honda, dan juga dapat mengembangkan pengetahuan serta keterampilannya untuk berwirausaha dengan membuka bengkel khusus yang dibina jaringan AHASS.

Dengan dilakukannya penandatangan MoU ini, menambah jumlah KTSM Honda di Pulau Dewata menjadi tujuh sekolah, setelah sebelumnya SMK PGRI2 Badung, SMK Negeri 1 Manggis, Karangasem, SMK Rekayasa Denpasar, dan SMK Negeri 1 Amlapura yang telah diresmikan. (ngr/bpn)

Pastika Harapkan Hasil Audit BPK atas Sarana dan Prasaran Pendidikan Jadi Acuan Program Selanjutnya

BALIPORTALNEWS.COMGubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan dukungannya terhadap rencana Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK ) RI Perwakilan Bali untuk melakukan pemerikasaan pendahuluan atas Kinerja Pemenuhan Sarana Prasarana pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahrga (Disdikpora) Provinsi Bali.

Menurutnya pendidikan merupakan faktor yang teramat penting disamping bidang kesehatan yang berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta upaya pengentasan kemiskinan di Bali. Demikian disampaikan Gubernur Pastika saat menerima Ketua Tim Pemeriksa BPK  I Gusti Ngurah Anom di ruang kerjanya Senin (15/8/2016).

Lebih jauh kata dia, hasil audit atas sarana prasarana pada Disdikpora oleh BPK nantinya dapat  dijadikan acuan dalam menentukan  langkah maupun program kedepan terhadap upaya peningkatan pendidikan di Bali. Menurut Pastika, kualitas pendidikan saat ini baik dari tingkat PAUD hingga tingkat perguruan tinggi hasilnya belumlah sesuai dengan standar yang dibutuhkan dalam menghadapi persaingan global untuk itu upaya peningkatan kualiatas harus terus dilakukan.

“Saya menyambut baik upaya BPK ini, dengan ini saya harapkan hasilnya akan dapat memberi gambaran tentang langkah apa yang harus  kita ambil  kedepannya  khususnya dalam bidang pendidikan  sehingga  akan tercapai pendidikan yang berkualitas, masyarakat Bali harus cerdas, pintar dan juga sehat untuk membangun Bali“ imbuhnya.

Sementara itu Ngurah Anom selaku Ketua Tim Pemeriksa menyampaikan bahwasannya pemeriksaan yang akan dilakukan merupakan pemeriksaan pendahuluan yang akan dilaksanakan mulai hari ini sampai 30 hari kedepan dan akan memeriksa pelaksanaan anggaran dalam  3 tahun anggaran yaitu dari tahun 2014-2016.

Pemeriksaan sendiri akan menggunakan SMA Bali Mandara sebagai percontohan mengingat sekolah ini berada di bawah Dsidikpora Provinsi Bali. Ngurah anom juga menyampaikan bahwa pemeriksaan atas sarana prasarana pada Disdikpora ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai tahun 2020 dan berharap nantinya hasil audit yang dilakukan akan memberi dampak positif bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Turut hadir dalam audensi kali ini Inspektur Provinsi Bali Ketut Teneng, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bali I Gusti Ngurah Alit, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Tia Kusuma Wardhani, Kepala Biro Aset Setda Provinsi Bali I Ketut Adiarsa serta Kepala Biro Humas Sekda Provinsi Bali  I Dewa Gede Mahendra Putra. 

Sumber : Humas Pemprov Bali

 

Guru Dituntut Tingkatkan Kualitas Pendidikan

BALIPORTALNEWS.COM – Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka peningkatan mutu pendidik. Lebih dari itu, untuk mendorong peserta didik agar mampu lebih baik dalam melakukan pengamatan, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengomunikasikan apa yang diperoleh dalam pembelajaran.

‘’Pengembangan Kurikulum 2013 adalah menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan efektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan secara terintegrasi,’’ tegas Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., saat membuka workshop review Kurikulum 2013 SMA/SMK mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, di SMAN 4 Denpasar, Senin (29/8/2016).

Agenda workshop yang diselenggarakan Disdikpora Kota Denpasar ini berlangsung lima hari mulai 29 Agustus 2016 s/d 2 September 2016. Workshop diikuti 100 guru terdiri dari 50 guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan 50 guru mata pelajaran Bahasa Inggris SMA/SMK negeri/swasta se-Kota Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan Supartha,  guru adalah sosok primadona dan strategis. Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas, fungsi dan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Makanya, ia mengharapkan guru mampu mempersiapkan diri secara kompetitif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Supartha berharap, Kurikulum 2013 yang sudah berjalan empat tahun di Kota Denpasar, tidak lagi disambut dengan sikap apriori dan pesimis para guru untuk menggunakan kurikulum tersebut. Disdikpora Kota Denpasar, kata Supartha, terus melakukan evaluasi dan pembenahan, serta pemantapan impelementasi Kurikulum 2013.

Supartha berharap, dengan review kurikulum ini terjadi perubahan pola pikir (mindset) dan kemampuan peserta dalam proses pembelajaran di kelas. Dimulai dari persiapan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi hasil pembelajaran sesuai dengan pendekatan dan evaluasi pembelajaran pada Kurikulum 2013 dengan baik dan benar.

Supartha didampingi Kasi Kurikulum Bidang Dikmen, Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., menambahkan, hasil akhir dari workshop review Kurikulum 2013 ini para guru mampu lebih rasional dalam implementasi Kurikulum 2013, SKL,KL, KD dan indikator pencapaian kompetensi dalam perencanaan pembelajaran.

Selain itu mampu dalam penyusunan program tahunan dan program semesteran,penerapan pendekatan saintifik dan auntentik dalam pemebelajaran,penyusunan RPP dan pelaporan hasil belajar. Hasil akhir dari program pembalajaran, dijelaskan Supartha, adalah peningkatan dan kesimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skill) dan manusia yang memiliki kecakapan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skill) dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi, sikap pengetahuan dan keterampilan.

Agenda workshop menghadirkan pembicara Drs. Made Suastana, M.Pd., fasilitator dari Widyaiswara LPMP Provinsi Bali serta instruktur nasional dari guru SMA dan SMK Kota Denpasar. (tis/bpn)

 

Mahasiswa Nasional : Tindak Tegas Organisasi yang Tidak Tunduk Pada Pancasila!

BALIPORTALNEWS.COM – Kondisi kebangsaan saat ini menjadi perhatian Mahasiswa Indonesia, khususnya kasus intoleransi dan “pelecehaan” terhadap lambang Negara. Gabungan enam organisasi yang mengatasnamakan Mahasiswa Indonesia Nasional melakukan pernyataan sikap hari ini Kamis (19/1/2017) di Rumah Makan Handayani Jakarta.

Keenam organisasi tingkat nasional itu terdiri dari, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), dan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI).

Ketua Umum PMKRI, Angelo Wake Kako mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berada di tengah fase darurat kebangsaan, dimana ada beberapa oknum dan kelompok yang terus berupaya memecah belah keutuhan dan kedamaian Indonesia.

“Melihat kondisi kebangsaan saat ini kami bersepakat untuk menyerukan sikap kami sebagai perwakilan mahasiswa Indonesia lintas agama yang kemudian kami sebut sebagai Lima Resolusi 2017 Mahasiswa Indonesia”, ujar Angelo.

Menyambung pernyataan tersebut Ketua umum GMNI Chrisman Damanik berpendapat bahwa organisasi manapun yang hidup didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tunduk dan patuh terhadap ideologi Pancasila. Sehingga organisasi yang bertentangan dengan Pancasila harus dibubarkan.

“Kami mendesak kepada pemerintah untuk membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) yang bertentangan dengan Pancasila,” ungkap pria yang dipanggil Chris ini.

Sedangkan Sekjen PB PMII Abdul Haris Wally menyampaikan bahwa persoalan laporan terkait dugaan penistaan agama dan pelecehan lambang Negara harus segera diselesaikan oleh Kepolisian.

“Kami mendukung pihak Kepolisian untuk menuntaskan proses hukum dugaan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan oleh saudara M. Rizieq Shihab,” tegas Abdul Haris.

Ketua umum GMKI Sahat Martin Philip menegaskan bahwa Indonesia dibangun melalui konsensus bersama oleh pendiri Bangsa, ketika ada kebhinekaan di Indonesia itu bukan menjadi kelemahan melainkan sebagai kekayaan. Sehingga saat ada persoalan intoleransi harus ditindak tegas.

“Kami meminta kepada pemerintah melalui aparat hukum untuk menindak tegas para pelaku tindakan intoleran yang menganggu kedamaian kehidupan berbangsa dan bernegara seperti kasus bom di Samarinda dan pembubaran ibadah di Sabuga, Bandung.” Kata Sahat.

Menambahkan hal tersebut, Presidium KMHDI Putu Wiratnaya mengajak seluruh anak Bangsa untuk bersatu menjaga persatuan Bangsa yang berlandaskan Pancasila dan jangan mau dipecah belah dengan isu-isu ideology lain.

“Kami menyerukan kepada seluruh anak bangsa untuk bersatu menjaga kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila” ajak Putu.

Sedangkan Ketua Umum HIKMAHBUDHI Sugiartana, mengatakan bahwa kejadian – kejadian intoleran akhir – akhir ini sudah menganggu kedaulatan Negara, sehingga pihak berwajib harus bertindak tegas dalam menegakan hukum.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk menjaga marwah Negara dan mempercepat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, tutup Sugiartana.

Tidak hanya melakukan konferensi pers, Gabungan organisasi kemahasiswaan ini juga berencana akan segera bertemu para petinggi Negara seperti Pimpinan MPR, Pimpinan DPR, Kapolri dan Panglima TNI. (r/bpn)

Kepala BSN Apresiasi Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu UGM

BALIPORTANEWS.COM – Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Prof. Dr.Ir. Bambang Prasetya, M.Sc., mengapresiasi UGM yang telah memiliki laboratorium terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

“Masih sedikit laboratorium di perguruan tinggi mendapat akreditasi karenanya saya sampaikan apresiasi pada LPPT yang sudah terakreditasi KAN,” ucapnya saat mengunjungi LPPT UGM, Kamis (15/3/2018) lalu.

Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) merupakan satu dari tiga laboratorium di UGM dimana laboratorium penguji dan laboratorium kalibrasinya sudah terakreditasi KAN.

Menurutnya keberadaan laboratorium penguji yang terakreditasi sangat penting. Dengan akreditasi akan meningkatkan  kepercayaan pengguna terhadap laboratorium sebagai tempat yang memiliki kompetensi melakukan kegiatan penilaian kesesuaian.

Dalam kesempatan tersebut Bambang juga menyampaikan dukungan program afiliasi laboratorium yang telah dilakukan LPPT UGM sejak tahun 2010 silam. Melalui program afiliasi ini LPPT menjalin kerja sama dengan laboratorium-laboratorium fakultas di lingkungan UGM. Kerja sama dilaksanakan dalam pengembangan kompetensi untuk mendapatkan akreditasi ISO/IEC 17025:2005 parameter uji yang dikembangkan oleh laboratorium yang bekerja sama dengan LPPT UGM. Hingga kini, LPPT UGM telah berafiliasi dengan 13 laboratorium dari tujuh fakultas di UGM.

“Dengan adanya program afiliasi seperti ini akan sangat membantu laboratorium-laboratorium di fakultas agar dapat segera memperoleh status akreditasi. Saya pikir ini program yang sangat baik dan bisa ditiru oleh universitas-universitas lain” kata Bambang yang juga mengaparesiasi

LPPT UGM telah mengembangkan sebuah sisstem informasi yang mencakup kegiatan pengujian, penelitian, kalibrasi, dan bahan kimia. Sistem infromasi ini dikembangkan tidak hanya untuk pemanfaatan internal LPPT UGM, namun juga dapat diakses pengguna LPPT.

“Sistem informasi bisa digunakan customer LPPT untuk mengecek status pengujian dan kalibrasi, “jelas Kuwat Triyana, dosen FMIPA UGM yang juga pernah menjabat sebagai Manajer Mutu LPPT UGM saat menerima kunjungan Kepala BSN.

Usai melakukan kunjungan di LPPT UGM, Bambang berkesempatan mengunjungi laboratorium Teknik Tegangan Tinggi (TTT) yang berlokasi di departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik UGM. Laboratorium TTT merupakan salah satu laboratorium yang berafiliasi dengan LPPT UGM. Kepala BSN memilih laboratorium TTT sebagai salah satu laboratorium afiliasi yang dikunjungi karena parameter-parameter yang dikerjakan di laboratorium TTT merupakan parameter-parameter potensial untuk kerjasama dengan perusahaan-perusahaan multinasional.(ika/humas-ugm/bpn)

Diapresiasi Disdikpora, UN di SMP PGRI 1 Denpasar Tertib dan Berintegritas

BALIPORTALNEWS.COM – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMP PGRI 1 Denpasar sempat dipantau Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., Kamis (4/5/2017). Hasilnya, Wayan Supartha mengaku prosedur operasional standar (POS) UN berintegritas sudah terpenuhi.

Di antaranya, pengawas tak ada membaca koran dan bermain HP, semua ruangan UN terbuka dan naskah UN tiba pada waktunya.
Ia juga memuji siswa SMP PGRI 1 Denpasar mengerjakan UN dengan jujur. Makanya, dia tak ragu lagi soal UN berintegritas di sekolah ini.

Saat itu Wayan Supartha diterima Kepala SMP PGRI 1 Denpasar Dr. Nengah Sukama, S.Pd., MM., beserta jajarannya. Mendapat pujian demikian, Kasek Nengah Sukama, justru merendah hati dengan mengatakan semua dia lakukan atas dukungan seluruh komponen sekolah serta sekala dan niskala.

‘’Sejak awal kita sudah kita budayakan tidak menyontek, apalagi berbuat tidak jujur. Semua itu kami budayakan dalam bentuk pendidikan disiplin dan menjunjung sprotivitas,’’ tegas Sukama.

UN di sekolah ini diikuti sebanyak 335 siswa. UN menggunakan 17 ruangan dengan  tingkat kehadiran siswanya 100 persen.
UN di sekolah ini melibatkan 36 pengawas termasuk dua pengawas cadangan dari sub rayon 10 yakni guru SMPN 10 dan SMPN 12 Denpasar.

SMP PGRI 1 Denpasar di Jalan Gunung Rinjani Gg. Patuha Blok IX Perumnas Monang Maning ini, dikenal sebagai gudangnya atlet berprestasi. Bahkan prestasi teranyar ditorehkan gurunya Pande Kadek Asmari Ningsih meraih ranking I Olimpiade Sains Guru Nasional (OSGN) dan akan mewakili Kota Denpasar pada OSGN tingkat Provinsi Bali. Ia berhasil menyisihkan 21 guru lainnya dari sekolah negeri maupun swasta se-Kota Denpasar. Sukses ini diharapkan diikuti dengan prestasi di UN.

Tahun ini, SMP PGRI 1 Denpasar menerima 10 kelas siswa baru. Menariknya, semua siswa masuk pagi. Khusus bagi warga sekitar sekolah, Nengah Sukama akan memberikan berbagai kemudahan dan keringanan. Apalagi dari KK kurang mampu akan dibantu lewat dana BOS dan anggaran sekolah.

Prestasi SMP PGRI 1 Denpasar juga diakui Supartha dan mengatakan sekolah ini sejak dulu sudah tampil berkualitas. Makanya, wajar sekolah ini dikejar oleh masyarakat.

SMP PGRI 1 Denpasar, kata dia,  adalah sekolah besar, dan terus berkembang. Lewat prestasi sejumlah ekstranya akan menjadikan sekolah ini diminati masyarakat. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Lulusan Kejar Paket Miliki Hal Eligibilitas

BALIPORTALNEWS.COM – Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Made Merta, menegaskan, setiap orang yang lulus ujian kesetaraan Paket A, Paket B atau Paket C masing-masing memiliki hak eligibilitas yang sama dan setara dengan berturut-turut pemegang ijazah SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK untuk dapat mendaftar pada satuan pendidikan yang lebih tinggi.

Status kelulusan program pendidikan kesetaraan Paket C memiliki hak eligibilitas yang setara dengan pendidikan formal dalam memasuki lapangan kerja.

‘’Ijazah paket A, paket B dan paket C, tidak berlaku, itu tidak benar. Ijazah ini sah dikeluarkan oleh negara. Yang pasti kita tidak boleh menghambat nasib atau masa depan mereka hanya karena ketidak memiliki ijazah,’’ katanya

Merta menyesalkan ketidakhadiran peserta ujian lantaran tidak mendapat izin dari perusahaan tempatnya bekerja. Yang tidak ikut ujian baik yang menerapkan UNBK dan UNKP di gelombang pertama ini, otomatis tidak lulus.

Namun demikian, sambung Mera, mereka masih bisa ikut ujian pada gelombang kedua yang akan dilaksanakan Oktober 2017 mendatang. ‘’Periode kedua nanti harus dimanfaatkan dengan baik,’’ pungkasnya. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan