Mahasiswa UGM Raih Juara I Mahasiswa Berprestasi Nasional 2017

0

BALIPORTALNEWS.COM – Wyncent Halim, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UGM berhasil menyabet gelar juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional tahun 2017 yang diselenggarakan Kemenristekdikti (13/7/2017) di surabaya.

Ajang pemilihan mahasiswa berprestasi nasional yang berlangsung  selama tiga hari, pada 10-13 Juli 2017 ini diikuti 26 finalis yang terbagi dalam dua kategori yaitu program sarjana dan program diploma. Dalam kegiatan ini UGM juga mengirimkan Pralampita Khofi Mufida (Prodi Rekam Medi SV) di kategori diploma, namun belum berhasil menorehkan juara.

Wyncent yang merupakan mahasiswa program International Undergraduate Program (IUP) FH angkatan 2014 ini terpilih menjadi juara nasional pada program sarjana setelah melewati serangkaian seleksi yang cukup panjang. Sebelumnya dia harus berkompetisi dengan 16 finalis lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam pemilihan mahasiswa berprestasi nasional tahun ini diikuti 228 peserta yang terdiri dari 143 mahasiswa program sarjana dan 85 program diploma. Dari jumlah tersebut dipilih 26 mahasiswa terbaik yang diundang mengikuti penilaian tahap akhir yang terdiri dari 17 mahasiswa program sarjana dan 9 mahasiswa program diploma.

Pada babak final Wyncent beradu dalam empat tahap seleksi yaitu presentasi karya ilmiah, penilaian bahasa Inggris dalam bentuk pidato secara spontan, wawancara dan portofolio karya unggulan, serta psikotes. Pada kompetisi ini Wyncent mengajukan karya tulis berjudul Pengaturan Sharing Economy dalam Bentuk Taksi Daring di Indonesia. Sementara dalam pidato bahasa Inggris dia menyampaikan pidato terkait pelemahan terhadap kewenangan KPK.

Wyncent mengungkapkan berbagai persiapan telah dilakukannya dalam tiga tahun terakhir untuk mengikuti ajang Pilmapres. Salah staunya dengan rajin mengikuti kompetisi tingkat nasional dan internasional sebagai langkah untuk mengisi protofolio karya unggulan.

Setidaknya 10 prestasi taraf internasional berhasil diraihnya dalam tiga tahun terakhir. Beberapa penghargaan yang berhasil diraih dalam setahun terakhir antara lain The Best Oralist for the Prosecution dalam International Criminal Court Moot Court Competition, Leiden University (2016), Best Delegate pada UN Habitat Simulation (2017), Best Delegate in ASEAN Youths General Forum 2017, 2nd Runner Up of the Young Speakers’ Contest dalam ASEAN University Network and National University of Singapore (2017), dan Chairing Award in Beijing International Model United Nations (2017).

Dikatakan Wyncent, kunci kemenangannya adalah sikap konsisten terhadap apa yang telah digeluti, mempersiapkan dengan baik serta rajin berlatih. Dan tidak kalah pentingnya selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap langkah yang diambil. Capaian tersebut juga tidak lepas dari dukungan dari dosen pembimbing, Fakultas Hukum dan UGM melalui Direktorat Kemahasiswaan yang telah memfasilitasi dalam melatih dan membimbing dalam persiapan mengikuti Pilmapres Nasional 2017.

 “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung saya selama proses pemilihan mahaisswa berpretasi dari tingkat fakultas, universitas, hingga nasional. Jujur, kemenangan ini meninggalkan kesan yang teramat mendalam bagi saya,” paparnya, Jumat (13/7/2017) kepada wartawan.

Menurutnya, kemenangan ini menjadi sebuah sejarah baru bagi UGM. Pasalnya, selama beberapa tahun terakhir delegasi UGM belum mampu menorehkan prestasi puncak dalam ajang ini.

“Setelah bertahun-tahun menunggu, akhirnya piala kemenangan sebagai Juara 1 Mahasiswa Berprestasi tingkat Nasional tahun 2017 dapat saya persembahkan kepada UGM,” tutur pria kelahiran Pematang Siantar 21 tahun silam ini.

Meskipun begitu, dia tidak lantas berpuas diri karena prestasi yang telah diraih baru menjadi langkah awal baginya untuk terus berkarya dan berkreasi demi membangun Indonesia yang lebih baik. Wyncent mengaku bukanlah hal mudah memegang gelar sebagai Mahasiswa Berprestasi Nasional 2017. Namun dia meyakini bahwa amanah yang telah diberikan merupakan jalan terbaik yang akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara.

“Mimpi tidak akan terwujud dengan sendirinya, tetapi kita harus segera bangkit dan berupaya untuk mewujudkannya. Jadi kejarlah mimpimu,” pesannya.

Dr.Ir.R.Wahyu Supartono, salah satu dosen pembimbing tingkat universitas menjelaskan sebelum maju ke tingkat nasional, UGM telah memberikan pendampingan dan bimbingan kepada delegasi UGM yang akan maju ke pemilihan mahasiswa berpretasi tingkat nasional. Mereka diberikan bimbingan selama 2 bulan penuh untuk penguatan kemampuan pidato berbahasa Inggris, karya tulis unggulan, psikotes, serta penyusunan karya unggulan.

Sementara Direktur Kemahasiswaan UGM. Dr. Drs. Senawi, M.P., menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih oleh salah satu mahasiswanya dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi nasional 2017. Dia berharap prestasi tersebut mampu menjadi langkah awal untuk terus berkarya bagi kemajuan Indonesia. Selain itu juga dapat menginsiprasi mahaiswa UGM lainnya untuk berprestasi mengharumkan nama UGM dan Indonesia.

“Semoga budaya berpretasi ini bisa berkembang terus di UGM,” harapnya.

Richo Andi Wibowo, S.H., L.L.M., perwakilan Dekanat FH UGM menuturkan bahwa FH UGM memiliki komitmen tinggi untuk melakukan pendampingan bagi para mahasiswanya. Mendukung mahasiswa untuk terus berpretasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga mendukung upaya pengembangan diri melalui kegiatan ekstra dan kokurikuler. Keberhasilan yang diraih Wyncent ini nantinya akan dijadikan sebagai role model yang diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa UGM.

“Wyncent akan menjadi role model bagi para mahasiswa. Dia berhasil membuktikan meskipun aktif di kegiatan ekstra dan kokurikuler juga bisa berhasil di bidang akademik. Energi positif ini bisa menginspirasi mahasiswa lainnya,” paparnya. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Puluhan Mahasiswa Asing Belajar Pengurangan Risiko Bencana di UGM

0

BALIPORTALNEWS.COM – Sebanyak 37 mahasiwa asing dari berbagai belahan dunia belajar strategi mitigasi bencana di UGM. Mereka mempelajari strategi penguruangan risiko bencana berbasis ekosistem dalam kegiatan Summer Course Ecosystem-based Disaster Risk Reduction (Eco-DDR) 2017 yang diselenggarakan Fakultas Geografi UGM.

Dalam kegiatan berlangsung selama 2 minggu pada tanggal 14-25 Agustus 2017 tersebut diikuti 37 mahasiswa asing tingkat sarjana dan pascasarjana dari 13 negara di dunia. Beberapa diantaranya adalah Yaman, Maroko, Tajikistan, India, Malaysia, Jepang, Perancis, Brasil, Swedia, Irlandia, Polandia, Belanda dan Indonesia.

Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Dr.rer.nat. Muh Aris Marfai menyampaikan bahwa Fakultas Geografi UGM telah lama terlibat dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis ekosistem (Eco-DDR). Kegiatan summer course ini merupakan salah satu wujud pengurangan risiko bencana dan bentuk dukungan pencapaian pembangunan berkelanjutan (SDGs).

“Semoga melalui forum ini bisa menjadi wahan bagi para peserta untuk berbagi informasi ddan pengalaman dalam upaya pengurangan risiko bencana,” katanya saat membuka Summer Course, Senin (14/8/2017) di kampus setempat.

Sebelumnya, Koordinator kegiatan Dr.Dyah Rahmawati Hizbaron, M.Sc., MT.,  menjelaskan bahwa Indoensia merupakan negara yang memiliki  kerawanan bencana alam yang tergolong tinggi. Karenanya upaya menyusun strategi mitigasi bencana yang terintegrasi dalam penggurangan risiko bencana berbasis ekosistem perlu dikembangkan, salah satunya melalui kegiatan summer course ini.

Penyelenggaraan program summer course di Fakultas Geografi, disebutkan Dyah merupakan salah satu bagian dalam upaya pengembangan Eco-DDR dengan menjali kerja sama dengan Center of Natural Resource and Development (CNRD). Pengembangan konsep Eco-DDR telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir bersama dengan universitas lain di berbagai negara.

“Harapannya lewat kegiatan ini bisa mengerucut pada pengembangan pusat unggulan ilmu kebencanaan yang berbasis ekosistem di Indonesia. Nantinya menjadi batu loncatan mencapai keunggulan bidang ilmu di level internasional sebagai living laboratory for disaster studies,” paparnya.

Kegiatan menghadirkan sejumlah pakar di bidang pengurangan risiko bencana berbasis ekosistem dari dalam dan luar negeri seperti Prof.Dr.Franck Lavigne (Université Paris 1 Panthéon-Sorbone), Dr. Seca Gandaseca (University Putra Malaysia), Dr, Jake Rom Cadag (University of the Philiippines), dan Dr.rer,nat. Simone Sandholz (UNU-EHS Bonn Germany). Berikutnya, Dr. Mitsuhiro Yoshimoto (Mount Fuji Research Insitute, Jepang), Dr. Christoper Gomez (Kobe University), Dr.Herry Yogaswara (LIPI), serta Dr. Suko Prayitno Adi (STMKG).

Dalam kesempatan tersebut turut menghadirkan Prof. Sunil Kumar De (International Association of Geomorphologists) untuk memberikan kuliah umum tentang kebencanaan. Dalam kegiatan summer course ini, para peserta tidka hanya mengikuti kuliah dan disuksi di kelas terkait teori kebencanaan. Namun juga akan melakukan kegiatan dan praktikum secraa langsung di lapangan. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Puncak Perayaan Dies Natalis ke-60, Presiden Joko Widodo akan Hadir ke Unpad

0

BALIPORTALNEWS.COM – Jelang Dies Natalis ke-60 Universitas Padjadjaran yang  jatuh pada 11 September mendatang, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dijadwalkan akan hadir  dan memberi orasi ilmiah dalam acara Puncak Perayaan Dies Natalis ke-60 Unpad di Grha Sanusi Hardjadinata, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin, 11 September 2017 pukul 10.00 WIB.

Acara puncak ini dihadiri segenap pimpinan, guru besar, civitas academica, tenaga kependidikan, mitra kerja, serta para tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad akan memberikan Anugerah Padjadjaran Utama kepada Presiden Joko Widodo.Selain itu, akan diluncurkan pula buku “Menyongsong SDGs: Kesiapan Daerah-daerah di Indonesia” hasil para civitas academica Unpad.

Selain menggelar orasi ilmiah, akan digelar pula Malam Apresiasi Dies Natalis ke-60 yang akan digelar  Grha Sanusi Hardjadinata, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (11/9) malam. Acara ini berupa pemberian penghargaan kepada civitas academica dan tenaga kependidikan Unpad yang telah memberikan kontribusi, prestasi, dan karya pada institusi dan bangsa. Pada acara tersebut pula, akan ditayangkan kaleidoskop kontribusi Unpad untuk Indonesia, pergelaran batik Unpad, serta petunjukan hiburan.

Berdiri pada 11 September 1957, genap enam puluh tahun Unpad hadir berkontribusi dalam memajukan bangsa Indonesia. Hingga saat ini, telah banyak torehan keilmuan dan pengabdian yang dilakukan civitas academica Unpad dalam meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Capaian ini menjadikan Unpad terus berkomitmen untuk berkontribusi meningkatkan daya saing bangsa. (humas-unpad/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Selam UGM Gelar Latihan Perairan Terbuka di Pantai Situbondo

0

BALIPORTALNEWS.COM – Unit Selam Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar latihan perairan terbuka di perairan pantai Pasir Putih Situbondo Jawa Timur. Latihan dilakukan selama lima hari, tanggal 8-12 Maret 2017.

Ketua Bidang Pendidikan Selam UGM, Marwandhana Letto  mengatakan latihan perairan terbuka kali ini merupakan bagian dari pendidikan dan pelatihan (diklat) XXVII yang diperuntukkan bagi anggota baru unit selam UGM. Latihan ini merupakan tahap akhir pelatihan bagi anggota baru sebelum sepenuhnya dinyatakan sebagai anggota selam UGM.

“Ada 9 orang anggota baru yang ikut dalam latihan perairan terbuka tahun ini,” katanya, Senin (13/3/2017) di Kampus UGM.

Letto menjelaskan terdapat serangkaian pelatihan yang diberikan kepada calon anggota baru unit selam UGM baik tertulis maupun parktik. Tahap awal calon anggota mengikuti pendidikan dasar dengan pengenalan kolam. Selanjutnya latihan keterampilan kolam untuk memaksimalkan kemampuan berenang dan menyelam sebelum melaksanakan kegiatan try out kolam.

“Peserta yang lolos try out berhak mengikuti latihan perairan terbuka sebelum dilantik menjadi anggota unit selam UGM,”ujarnya

Usai menjalani latihan perairan terbuka ini calon anggota nantinya akan mendapatkan sertifikasi menyelam. Namun, untuk memperoleh sertifikat tersbut bukanlah hal yang mudah. Mereka harus praktik menyelam dalam tiga kali latihan. Pertama melakukan penyelaman di daerah berpasir kedalam 0-5 meter. Kedua, penyelaman dilakukan pada daerah berpasir kedalam 5-10 meter. Terakhir, penyelaman dilakukan di kedalaman 10-18 meter.

“Menyelam di perairan terbuka bagi pemula tentunya banyak tantangannya. Yang terbesar adalah bagaimana mengatasi rasa panik saat penyelaman,” tuturnya.

Muhmmad haris, salah satu peserta diklat mengaku sempat merasa sedikit kekhawatiran saat akan melakukan penyelaman karena pertama kalinya melakukan di perairan terbuka. Namun, rasa was-was itu berangsur menghilang karena penyelaman dilakukan bersama teman-teman lainnya. Ditambah sebelumnya mereka telah menjalani delapan kali latihan kolam.

“Sebelumnya kami sudah melakukan try out di kolam sehingga sudah lumayan terlatih. Tantangannya saat menyelam harus hati-hati, menjaga biota laut didalamnya agar tidak rusak,” paparnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Kehadiran Peserta UN SMP di Denpasar Capai 99,92 Persen

0

BALIPORTALNEWS.COM – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Sukana, menilai, evaluasi sementara dari penyelenggaraan UN baik bagi sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dari Selasa (2/5/2017) dinilai baik.

“Hasil evaluasi hingga hari kedua UN, tingkat kehadiran siswa 99,92 persen. Artinya sudah nyaris 100 persen dari total seluruh peserta UN SMP di Kota Denpasar sebanyak 12.876 siswa, sudah bagus,’’ kata Sukana saat memantau pelaksanaan UNBK  SMPN 3 Denpasar yang digelar di SMAN 3 Denpasar, Rabu (3/5/2017).

Saat itu, Wayan Sukana didampingi Kabid Pembinaan Pendidikan SMP, Wayan Supartha diterima Kepala SMPN 3 Denpasar, Wayan Murdana dan Kepala SMAN 3 Denpasar, Ketut Suyastra.

Selain tingkat kehadiran pelajar yang mengikuti UN cukup tinggi, Sukana juga memuji sekolah sebagai pelaksana UN mencegah adanya kebocoran soal UN hingga hari kedua pelaksanaan UN berjalan tertib dan lancar.

‘’Hingga hari kedua, tidak ada laporan yang kami terima adanya kebocoran atau jual beli soal. Tidak ada,’’ ucap Sukana.

Namun, Sukana memberikan catatan untuk UN tahun 2018 mendatang. Sekolah yang menjadi penyelenggara UNBK tahun mendatang harus lebih banyak dari tahun ini. ‘’Yang ketiga, sekolah yang menggunakan UNBK di Kota Denpasar masih belum banyak terutama untuk sekolah-sekolah negeri. Oleh karenanya, 2018 mendatang, kita targetkan semua sekolah negeri menggunakan sistem UNBK,” tandasnya.‎ (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tim FK UGM Raih Dua Juara Kompetisi Mahasiswa Kedokteran Indonesia

0

BALIPORTALNEWS.COM – Delegasi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih juara dalam 5th Indonesia Medical Student Summit (IMSS) pada 15- 19 Februari 2017 lalu. Dalam lomba yang dilaksanakan di Universitas Islam Sumatera Utara, Medan ini tim UGM sukses menyabet juara 2 dan juara 3 kategori poster publik.

Tim beranggotakan Nurul Muizah, Putri Raudina Alifah, dan Shofuro Hasana meraih juara 2. Sementara juara 3 diraih tim yang terdiri dari Likuidita Yona Ramadhini, M. Fathi Banna Al Faruq, serta Shofuro Hasana.

M. Fathi mengatakan IMSS mempertandingkan dua katergori lomba yaitu poster publik dan poster ilmiah. Diikuti sekitar 100 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah tersebut diambil 16 tim dengan karya terbaik pada masing-masing kategori untuk melaju ke babak final.

“Di final seluruh finalis mempresentasikan poster yang diajukan,” jelasnya, Kamis (16/3/2017) di UGM.

Disebutkan Fathi dalam kompetis itu timnya mengajukan poster publik terkait cara mencegah cacingan pada anak. Sementara tim UGM yang meraih juara 2 mengajukan poster tentang cara mengatur pola makan, terutama makanan manis untuk mencegah timbulnya penyakit akibat konsumsi makanan tersebut.

“Dua dari tiga tim yang dikirim UGM berhasil meraih juara, tentunya sangat senang dan bangga. Semoga kedepan bisa terus berprestasi dan mempersembahkan capaian yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Jalur Bina Lingkungan Terzonasi, Disdikpora Pertegas Bukan Bagi Jatah

0

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Gunawan menegaskan, jalur bina lingkungan terzonasi bukan berasaskan bagi jatah.

Siswa yang diterima, menurutnya ditentukan dari rute resmi yang ditentukan Disdikpora dan menggunakan patokan pada Google map untuk menentukan jarak dari rumah calon siswa ke sekolah yang dituju.

Penegasan itu disampaikan Kadisdikpora Wayan Gunawan, saat menerima sejumlah perbekel dan lurah di Kota Denpasar di Kantor Disdikpora Kota Denpasar,Selasa (27/6/2017).

Kehadiran perbekel dan lurah dipimpin Ketua Forum Komunikasi Perbekel/Lurah Kota Denpasar, Wayan Mirta tersebut bertujuan meminta penjelasan terkait Penerimaan peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 SMP negeri Kota Denpasar, khususnya jalur bina lingkungan terzonasi.

Wayan Gunawan mengatakan, hasil PPDB SMP Negeri di Denpasar melalui jalur bina lingkungan terzonasi, telah diumumkan secara resmi, Selasa (20/6) malam. Dari 3.173 calon siswa yang mendaftar, hanya 380 calon siswa yang diterima di 12 SMP Negeri di Denpasar sesuai dengan kuota.

Pada jalur bina lingkungan terzonasi ini, masing-masing SMP negeri menerima 10 persen dari total kuota siswa yang diterima. Siswa yang diterima, menurutnya ditentukan dari rute resmi yang ditentukan Disdikpora dan menggunakan patokan pada Google map untuk menentukan jarak dari rumah calon siswa ke sekolah yang dituju.

Jadi semua penerimaan siswa melalui jalur “istimewa” ini ditentukan melalui jarak rumah dengan sekolah melalui jalur resmi yakni sesuai dengan Google map. Selain menggunakan Google map, pihaknya juga mengerahkan tim untuk melakukan pengecekan kembali kebenaran jarak tersebut. Untuk itu masyarakat diharapkan agar tetap menghargai ketentuan yang berlaku.

Disisi lain, Wayan Gunawan mengharapkan masyarakat bersabar menunggu pengumuman resmi PPDB pada 1 Juli 2017. Diharapkan pula, masyarakat jangan memaksakan anaknya harus sekolah di negeri.

Di Denpasar, sekolah swasta sama mutu dan kualitasnya dengan sekolah negeri. Ini telah terbukti dari sekian prestasi akademik dan non akademik, malah yang paling mendominasi itu adalah siswa dari sekolah swasta.

Kehadiran para perbekel dan lurah diterima Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan, didampingi Sekretaris Dinas Dikpora Wayan Sukana serta para kepala bidang.

Ketua Forum Komunikasi Perbekel/Lurah Kota Denpasar, Wayan Mirta, menyampaikan penerapan jalur bina lingkungan terzonasi yang baru diterapkan berdasarkan aturan sesuai Permendikbud No. 17 tahun 2017 tentang PPDB, membuat para perbekel/lurah menjadi beban.

Dilanjutkan dia, meskipun dalam juknis PPDB telah dijelaskan kuota hanya 10 persen dengan sejumlah persyaratan. Di antaranya, jarak terdekat antara rumah dengan sekolah, umur yang lebih tua dan nilai ujian sekolah. Namun, masyarakat beranggapan perbekel/lurah memiliki “kesaktian” bisa memasukkan calon siswa baru di SMP negeri.

‘’Kami apresiasi Disdikpora Kota Denpasar telah menerapkan PPDB online secara objektivitas, akuntabel, transparan dan tidak diskriminasi. Hanya saja, khusus jalur bina lingkungan terzonasi ini masih kurang sosialisasi kepada masyarakat,’’ ujarnya.

Karena itu, Wayan Mirta mewakili para perbekel/lurah meminta Disdikpora Denpasar pada pelaksanaan PPDB tahun depan mengikutsertakan para perbekel/lurah dalam menyosialisasikan pelaksanaan PPDB, khususnya jalur bina lingkungan terzonasi. Mengingat para perbekel/lurah menjadi ujung tombak di masyarakat.

Di samping itu, jalur bina lingkungan terzonasi ini perlu kajian lebih mendalam sehingga mewujudkan asas pendidikan yang berkeadilan sosial dan masyarakat semakin tercerdaskan. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Penutupan Porjar dan PSP Badung, Atlet dan Artis Berprestasi Disiapkan Untuk Porsenijar Bali

0

BALIPORTALNEWS.COM – Setelah berlangsung selama sepekan, Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) dan Pekan Seni Pelajar (PSP) Kabupaten Badung secara resmi ditutup Bupati Badung yang diwakili Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Badung I Ketut Widia Astika di Lapangan Umum Mengwi, Minggu (30/4/2017) lalu. Penutupan Porjar dan PSP dihadiri Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta serta Ketua Koni Badung Raka Arnaya.

Bupati dalam sambutannya yang disampaikan Kadisdikpora Widia Astika menekankan bahwa Porjar dan PSP ini telah melahirkan atlet dan artis berprestasi yang selanjutnya akan dibina dan ditampilkan pada Porsenijar tingkat Provinsi Bali tahun ini. Untuk itu pembinaan dan latihan dengan metode yang tepat dan terarah harus segera dilakukan dengan dilandasi dedikasi serta loyalitas tinggi dari semua pihak.

Bupati juga menghimbau semua pihak terutama kepada masyarakat, jajaran pendidikan, para guru, komite sekolah untuk lebih proaktif membantu dan memfokuskan perhatiannya pada program pembinaan olahraga dan seni bagi pelajar. “Kita harus menyadari betapa pentingnya berolahraga, disamping untuk prestasi, yang lebih penting adalah kesehatan dan kebugaran para pelajar, sebagaimana sering kita ucapkan bahwa “men sana in corpore sano” dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” tambahnya.

Dalam Porjar dan PSP Badung tahun 2017 ini keluar sebagai juara umum cabang olahraga tingkat SMA/SMK diraih SMAN 1 Mengwi dengan perolahan medali 37 emas, 32 perak, 27 perunggu dengan total nilai 308. Disusul juara II SMA 1 Kuta dengan 38 emas, 27 perak, 29 perunggu,  total nilai 300. Juara III diraih SMA 1 Mengwi dengan 19 emas, 24 perak, 40 perunggu, total nilai 207. Jenjang SMP, juara 1 sekaligus juara umum diraih SMPN 1 Abiansemal dengan memperoleh total 26 emas, 17 perak, 15 perunggu, total nilai 196. Juara II SMPN 2 Kuta total medali 20 emas, 18 perak, 18 perunggu, total nilai 172. Juara III diraih SMPN 2 Kuta Utara dengan 17 emas, 16 perak, 19 perunggu, total nilai 152. Jenjang SD juara umum diraih Kontingen Kecamatan Mengwi, total medali 45 emas, 33 perak, 39 perunggu, nilai 363. Juara II Kontingen Kecamatan Kuta, total medali 21 emas, 39 perak, 38 perunggu, nilai 260. Juara III diraih Kontingen Kecamatan Abiansemal total medali 29 emas, 20 perak, 47 perunggu, nilai 252. Kepada kontingen Kecamatan dan sekolah yang meraih juara umum diberikan piala bergilir, piala tetap, piagam penghargaan dan hadiah uang sebesar 10 juta. Juara II 7 juta dan juara III 4 juta.

Sementara pada bidang seni, untuk tingkat SMA/SMK, juara umum diraih SMAN 1 Mengwi, total medali 3 emas, 2 perak, 3 perunggu, nilai 24. Juara II SMAN 1 Abiansemal, total medali 2 emas, 1 perak, 1 perunggu. Juara III diraih SMAN 1 Kuta Utara, total medali 4 perak, 2 perunggu, nilai 14. Juara umum tingkat SMP diraih, SMPN 1 Mengwi, total medali 3 emas, 5 perak, nilai 30. Juara II SMPN 1 Kuta Selatan, total medali 3 emas, nilai 15, juara III SMPN 1 Kuta Utara, total medali 1 emas, 1 perunggu, nilai 6. Jenjang SD, juara umum diraih Kontingen Kecamatan Mengwi, total medali 5 emas, 2 perak, nilai 31. Juara II Kontingen Kecamatan Kuta, total medali 1 emas, 3 perak, 1 perunggu, nilai 15. Juara III Kontingen Kecamatam Petang, total medali 2 emas, 1 perak, 1 perunggu, nilai 14. Sekolah yang meraih juara umum diberikan piala tetap dan piagam penghargaan, sedangkan juara II dan III diberikan piagam penghargaan. Dalam ajang ini juga dipilih atlet terbaik. Untuk jenjang SMA, atlet terbaik putra diraih I Ketut Pramana, cabang pencak silat dari SMAN 1 Kuta Utara, atlet terbaik putri Ni Made Eppi Wilantika, cabang atletik dari SMAN 1 Abiansemal. Jenjang SMP, atlet terbaik putra diraih I Putu Wirawan, cabang renang dari SMPN 1 Abiansemal, atlet terbaik putri Sang Ayu Putu Kharisma Maharani, cabang bulutangkis dari SMPN 2 Abiansemal. Jenjang SD, atlet terbaik putra diraih I Gede Aris Juniartha, cabang tarung drajat dari SD Kecamatan Mengwi dan atlet terbaik putri Indie Maharani, cabang panjat tebing dari SD Jembatan Budaya. Kepada atlet terbaik diberi piagam penghargaan dan uang masing-masing 2 juta. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mahasiswa Stikes Bina Usada Bali Praktik di Serampingan Kaja

0

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Tercatat 108 mahasiswa Stikes Bina Usada Bali akan melaksanakan praktik gerontik dan komunitas keluarga, di Banjar Serampingan Kaja, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Mereka diterima di balai banjar setempat, Kamis (3/8/2017).

Kegiatan praktik lapangan tersebut akan berlangsung sampai dengan 26 Agustus 2017. Penjabat Perbekel Desa Megati, I Wayan Sudiana, pun menyambut positif kehadiran mahasiswa Stikes Bina Usada Bali. “Mudah-mudahan ada kerja sama dari adik-adik mahasiswa, sehingga dapat berpartisipasi,” ujarnya, berharap.

Sementara Camat Seltim yang diwakili Kasi Kesra I Made Artaya, mengatakan, dalam praktik ini apa yang didapat di perguruan tinggi bisa diaplikasikan atau ditularkan di masyarakat. “Mudah-mudahan selama kegiatan ini bisa berjalan baik dan lancar,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Selemadeg Timur 1 dr. Ni Wayan Adnyani, M.Kes. pun mengarahkan kepada para mahasiswa mendata jumlah orang tua di wilayah desa ini, karena yang berobat kebanyakan para orang tua. “Sedangkan orang muda jarang berobat di puskesmas,” tukasnya.

Begitu juga Ketua Stikes Bina Usada Bali, Dr. Ir. I Putu Santika, MH., yang menitipkan para mahasiswa, dan kehadiran di desa ini dapat diaplikasikan ke masyarakat.(ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :