Tim Roboboat UGM Menang Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2016

BALIPORTALNEWS.COMTim Roboboat Universitas Gadjah Mada (UGM) menjuarai Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) yang digelar di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), pada 28 November-1 Desember 2016. Dalam perlombaan itu, UGM meraih juara pertama kategori electric remote control dan juara tiga kategori autonomus.

KKCTBN merupakan kompetisi mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kemenrsitekdikti untuk menumbuhkan kreativitas mahasiswa dalam mendesain rancang bangun kapal, merencanakan sistem penggerak, serta otomasi navigasi dalam mendukung kemampuan manuver mitigasi bencana. Diikuti 32 tim unggulan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia seperti ITS, UGM, Universitas Telkom, PPNS, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Nasional Malang.

Ketua Tim Roboboat UGM, Levina Ariesta mengatakan dalam kompetisi itu UGM menurunkan tiga kapal untuk bertanding dalam tiga kategori yang dilombakan. Dari tiga kapal tersebut, dua diantarnya berhasil menyabet juara yaitu Gamanave meraih juara pertama di kategori electric remote control dan Safina One menyabet juara tiga di kategori autonomous. Sementara robot kapal Jayamahe yang berlaga di kategori engine remote control belum berhasil mencetak prestasi.

Kapal Gamanave berhasil menyabet juara pertama kategori electric remote control karena berhasil menyelesaikan misi dan tantangan melalui lintasan. Gamanave menjadi kapal yang sukses melewati lintasan tanpa menabrak rintangan dengan catatan waktu tercepat.

“Dalam test drag Gamanave memiliki catatan waktu 9,59 detik dan manuver 37 detik, menjadi yang tercepat dari kapal lainnya,” ungkapnya, saat dihubungi Jum’at (2/12).

Sementara di kategori autonomous, kapal Safina One ditantang untuk berlayar menyelesaikan misi dilintasan yang telah ditetapkan tanpa menggunakan remote control.Safina One didesain dan dibangun dengan piranti lunak elektronik otomatis atau sensor warna untuk mendeteksi rintangan. Dilengkapi pula dengan satu kamera di bagian depan kapal.

“Misinya kapal harus melewati lintasan tanpa menabrak bola berwarna tanpa kontrol dengan remot. Jadi tantangan di kategori ini lebih pada programming-nya,”ujarnya.

Capaian yang diraih Tim Roboboat UGM yang beranggotakan 16 mahasiswa dari prodi Teknik Mesin, ELINS-Sekolah Vokasi, dan FMIPA ini menjadi kebanggaan bagi UGM. Kasubdit Kreativitas Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UGM, Ahmad Agus Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., secara terpisah menyampaikan bahwa Tim Roboboat dan beberapa komunitas mahasiswa lainnya telah dipersiapkan sejak awal tahun dengan koordinasi intensif bersama Subdit Kreativitas Mahasiswa. Hasilnya, mahasiswa UGM berhasil menyumbangkan tidak kurang dari 600 medali hingga akhir tahun 2016 ini. Catatan impresif tersebut memang belum bisa dikatakan sangat lengkap namun cukup merepresentasikan besarnya potensi yang dimiliki oleh mahasiswa UGM dalam berbagai jenis kompetisi.

“Hal itu juga menegaskan bahwa mahasiswa UGM sangat kompetitif dan siap untuk bersaing dalam persaingan yang sesungguhnya di dunia global, khususnya di bidang Roboboat,” tuturnya.

Agus menjelaskan UGM menerapkan paradigma pendekatan kepada mahasiswa berbasis sustainable development yang melibatkan mahasiswa dalam proses pembinaan. Mahasiswa tidak lagi hanya berpikir bagaimana menjadi juara dalam sebuah kompetisi melainkan juga melakukan proses regenerasi untuk membibit calon ‘Jawara UGM’ berikutnya. Langkah awal yang dilakukan untuk mengaplikasikan konsep tersebut adalah dengan membentuk komunitas-komunitas lomba yang saat ini jumlahnya telah mencapai 20 komunitas, termasuk Roboboat. Dengan adanya komunitas tersebut, pembinaan dapat dilakukan secara terarah dan memiliki target yang jelas. (ika/humas ugm/bpn)

Mahasiswa UGM Usung Ide TransApp Untuk Memudahkan Pengguna TransJogja

BALIPORTALNEWS.COM – Berawal dari pengalaman pribadi kesulitan mendapatkan tempat duduk dalam bus, Qonita Haula mendapat ide untuk mengembangkan sistem informasi bagi pengguna Trans Jogja yang diberi nama TransApp.

Qonita mengatakan semasa SMA dia kerap menggunakan TransJogja sebagai moda transportasi harian.  Banyak pengalaman yang diperoleh selama menggunakan moda transportasi yang dikembangkan oleh pemerintah DIY ini.

“Dulu saat SMA kerap pakai TransJogja, sering mengalami lama ngantri tunggu bus di shelter, tidak dapat tempat duduk, dan kehabisan bus,” ungkapnya, Rabu (7/2/2017) di Fakultas Teknik UGM

Berawal dari pengalaman itu, Qonita berpikir untuk mengembangkan sebuah sistem informasi yang memudahkan pengguna TransJogja. Dia pun menggagas pengembangan TrasApp bersama dengan rekannya Nur Rifa Setyafani. Keduanya merupakan mahasiswi Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik.

Melalui aplikasi tersebut pengguna TransJogja dapat memperoleh berbagai informasi terkait Trans Jogja. Seperti rute perjalanan, shelter terdekat, jumlah penumpang dalam bis dan shelter.

“Ada real time infomasi bis yang sedang jalan, misal jumlah penumpang dalam bis dan di shelter. Kedepan kita juga akan kembangkan sistem pembayaran juga,”paparnya.

Ide tersebut bahkan berhasil meraih juara dua kompetisi Smart Digitizing Your City 2016 lalu. Kompetisi ini diikuti sebanyak 1.069 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Atas kemenangan itu, keduanya mendapatkan kesempatan mengikuti program XL XmartCity mendapatkan dukungan utuh dari XL untuk  mengembangkan solusi tersebut di kota asalnya.

Qonita menyampaikan TransApp ini masih berupa ide dasar. Namun kedepan mereka akan mengembangkan lebih lanjut hingga aplikasi ini dapat digunakan oleh masyarakat pengguna TransJogja. Dengan begitu diharapkan nantinya aplikasi ini dapat membantu memudahkan pengguna dalam  mengakses TransJogja. (ika/humas ugm/bpn)

Robot Pemadam Api UGM Mewakili Indonesia ke Kontes Robot di Amerika

BALIPORTALNEWS.COM – Robot pemadam api rakitan Gadjah Mada Robotic Team (GMRT) berhasil lolos melaju ke kompetisi Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)  di Amerika Serikat pada bulan April 2018 mendatang. Robot yang diberi nama Al-Fatih ini berhasil menyabet juara 1 dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 sehingga berhak mewakili Indonesia di kontes internasional.

Robot Al-Fatih berhasil menjadi jawara setelah sukses menyisihkan 21 robot lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada kategori Kontes Robot pemadam Api Indonesia (KRPAI). Pada kompetisi itu, robot UGM berhasil menyelesaikan misi memadamkan api dalam waktu terbatas melalui berbagai rintangan dalam arena dengan tingkat eror yang kecil.

“Robot Al-Fatih berhasil mendapat poin tertinggi dengan tingkat eror sangat rendah dibanding peserta lainnya,” kata Adin Gumilang, programmer robot A-Fatih, Kamis (20/7/2017) saat berbincang dengan wartawan di Gedung Pusat UGM.

Robot pemadam api ini memiliki kemampuan mendeteksi api secara cepat. Bergerak cepat menuju titik api dan segera memadamkan api lalu berhasil kembali ke lokasi semula. Kemampuan tersebut berkat keandalan perancangan robot yang dikembangkan dengan dua sistem sensor, yakni sensor panas yang dapat mendeteksi keberadaan titik api dan sensor gerak yang dapat mendeteksi keberadaan rintangan di sekitar robot.

Selain berhasil meraih juara dari kategori KRPAI, robot UGM lain yaitu Al-Fan menyabet juara tiga di Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRTI). Pada kontes tersebut robot UGM harus menyelesaikan misi dapat menari dengan iringan lagu Gendhing Sriwijaya.

Sofyan Aji Nugraha, programer robot Al-Fan, menjelaskan dalam kompetisi ini setiap robot dituntut dapat menari saat lagu tengah diputar dan berhenti ketika lagu dihentikan. Robot Al-Fan berhasil menyelesaikan misi yang ditentukan oleh para juri. Dilengkapi dengan sensor suara yang andal menjadikan robot ini mampu menari layaknya penari sungguhan tatkala lagu diputar.

“Robot ini mempunyai 29 derajat kebebasan sehingga dapat menari dalam derajat tersebut dan memiliki 31 gerakan yang bisa dimainkan,”jelasnya.

 Manajer GMRT, Dr. Rachmat Sriwijaya menyampaikan dengan raihan dua juara tersebut menghantarkan UGM menjadi Juara Umum KRI 2017. Prestasi ini sukses diraih berkat kerja keras mahasiswa dan juga dukungan dari dosen pembimbing, fakultas serta universitas. (ika/humas-ugm/bpn: foto:firsto)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mahasiswa UGM Juara Kompetisi Pajak di Singapura

BALIPORTALNEWS.COM – Mahasiswa Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyabet gelar juara dalam ajang Deloitte SEA Tax Challenge 2017 di Singapura. Dalam kompetisi perpajakan internasional ini Wikan Karis Basutama meraih juara 1 pada kategori individu.

Wikan berhasil menyisihkan tiga finalis lain yang merupakan pemenang kompetisi serupa di masing-masing negara. Dalam final yang berlangsung pada 23-24 Februari lalu, Wikan beradu dengan finalis perwakilan negara Singapura, Malaysia, dan Thailand. Dalam kompetisi tingkat nasional Wikan berhasil menyabet penghargaan best presenter dan berhak mewakili Indonesia di level Asia.

“Tidak menyangka bisa menang karena berhadapan dengan finalis lain dari universitas terkemuka di masing-masing negaranya,” ungkapnya, Senin (6/3/2017) di FEB UGM.

Dalam kompetisi itu seluruh finalis diberikan kasus terkait perpajakan. Mereka diminta untuk menyelesaikan kasus tersebut dalam waktu 90 menit. Selanjutnya, jawaban tersebut dipresentasikan dihadapan tiga juri.

“Penilaian presentasi berdasarkan pada isi, visual, penyampaian, dan juga kemampuan menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh juri,” jelasnya.

Wikan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga dia bisa meraih juara dalam ajang bergengsi ini.

“Keberhasilan yang diraih tidak lepas dari dukungan keluarga, teman-teman dan seluruh sivitas akademika FEB UGM,”tuturnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Mahasiswa Nasional : Tindak Tegas Organisasi yang Tidak Tunduk Pada Pancasila!

BALIPORTALNEWS.COM – Kondisi kebangsaan saat ini menjadi perhatian Mahasiswa Indonesia, khususnya kasus intoleransi dan “pelecehaan” terhadap lambang Negara. Gabungan enam organisasi yang mengatasnamakan Mahasiswa Indonesia Nasional melakukan pernyataan sikap hari ini Kamis (19/1/2017) di Rumah Makan Handayani Jakarta.

Keenam organisasi tingkat nasional itu terdiri dari, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), dan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI).

Ketua Umum PMKRI, Angelo Wake Kako mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berada di tengah fase darurat kebangsaan, dimana ada beberapa oknum dan kelompok yang terus berupaya memecah belah keutuhan dan kedamaian Indonesia.

“Melihat kondisi kebangsaan saat ini kami bersepakat untuk menyerukan sikap kami sebagai perwakilan mahasiswa Indonesia lintas agama yang kemudian kami sebut sebagai Lima Resolusi 2017 Mahasiswa Indonesia”, ujar Angelo.

Menyambung pernyataan tersebut Ketua umum GMNI Chrisman Damanik berpendapat bahwa organisasi manapun yang hidup didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tunduk dan patuh terhadap ideologi Pancasila. Sehingga organisasi yang bertentangan dengan Pancasila harus dibubarkan.

“Kami mendesak kepada pemerintah untuk membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) yang bertentangan dengan Pancasila,” ungkap pria yang dipanggil Chris ini.

Sedangkan Sekjen PB PMII Abdul Haris Wally menyampaikan bahwa persoalan laporan terkait dugaan penistaan agama dan pelecehan lambang Negara harus segera diselesaikan oleh Kepolisian.

“Kami mendukung pihak Kepolisian untuk menuntaskan proses hukum dugaan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan oleh saudara M. Rizieq Shihab,” tegas Abdul Haris.

Ketua umum GMKI Sahat Martin Philip menegaskan bahwa Indonesia dibangun melalui konsensus bersama oleh pendiri Bangsa, ketika ada kebhinekaan di Indonesia itu bukan menjadi kelemahan melainkan sebagai kekayaan. Sehingga saat ada persoalan intoleransi harus ditindak tegas.

“Kami meminta kepada pemerintah melalui aparat hukum untuk menindak tegas para pelaku tindakan intoleran yang menganggu kedamaian kehidupan berbangsa dan bernegara seperti kasus bom di Samarinda dan pembubaran ibadah di Sabuga, Bandung.” Kata Sahat.

Menambahkan hal tersebut, Presidium KMHDI Putu Wiratnaya mengajak seluruh anak Bangsa untuk bersatu menjaga persatuan Bangsa yang berlandaskan Pancasila dan jangan mau dipecah belah dengan isu-isu ideology lain.

“Kami menyerukan kepada seluruh anak bangsa untuk bersatu menjaga kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila” ajak Putu.

Sedangkan Ketua Umum HIKMAHBUDHI Sugiartana, mengatakan bahwa kejadian – kejadian intoleran akhir – akhir ini sudah menganggu kedaulatan Negara, sehingga pihak berwajib harus bertindak tegas dalam menegakan hukum.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk menjaga marwah Negara dan mempercepat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, tutup Sugiartana.

Tidak hanya melakukan konferensi pers, Gabungan organisasi kemahasiswaan ini juga berencana akan segera bertemu para petinggi Negara seperti Pimpinan MPR, Pimpinan DPR, Kapolri dan Panglima TNI. (r/bpn)

Unpad Selenggarakan BUMN Hadir di Kampus

BALIPORTALNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kementerian BUMN menyelenggarakan kegiatan BUMN Hadir di Kampus pada Sabtu, 28 Oktober 2017 di Bale Sawala Gedung Rektorat  Kampus Universitas Padjadjaran  Jatinangor. Acara  yang mengangkat tema “BUMN Membangun Ekonomi Berkeadilan” merupakan upaya dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan kondisi perekonomian nasional dan peran BUMN serta meningkatkan link and match antara BUMN dan perguruan tinggi.

Tujuan dan Sasaran dari acara ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada civitas akademika tentang kondisi perekonomian nasional dan peran strategis BUMN dalam pembangunan ekonomi nasional serta menjembatani sinergi BUMN dengan perguruan tinggi yang memiliki  sumber daya profesional.

Acara yang  dibuka oleh Rektor Unpad , Prof. Dr. Tri Hanggono Achmad akan menghadirkan narasumber Guru Besar Universitas Padjadjaran ,Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, SE., M.A., Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey dan Konsultan , Gatot Trihargo,  dan Direktur Utama PT. Reasuransi Indonesia Utama (Persero),  Frans Sahusilawe. Selain menyelenggarakan kuliah umum dan diskusi, nantinya akan diberikan bantuan kepada perguruan tinggi berupa beasiswa, kesempatan magang, dan open reqruitment  serta menampilkan produk-produk unggulan BUMN Center of Excellent.

Perguruan tinggi dalam hal ini Universitas Padjadjaran sebagai sarana Pendidikan tinggi harus mampu mengimbangi tantangan dinamika pembangunan dengan berbagai kompleksitas permasalahan dan kebutuhan yang berkembang di masyarakat. Universitas Padjadjaran dengan potensi sumber daya profesional yang besar melalui pengembangan riset-riset dosen dan mahasiswanya harus mampu menjawab problematika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dengan cara berkontribusi dan berkolaborasi dengan BUMN untuk memberikan masukan dan pemecahanan permasalahan serta mengembangkan produk-produk barang dan jasa yang kreatif dan inovatif yang maslahat bagi masyarakat.

Semangat sumpah pemuda ini merupakan daya ungkit dalam memperkuat jalinan kerjasama dan kolaborasi antara Universitas Padjadjaran dan BUMN untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekonomi global dan memperkokoh posisi Indonesia diantara negara-negara ASEAN dan dunia internasional sebagai negara yang adil dan sejahtera.

Kegiatan yang melibatkan Menteri BUMN, Pejabat Eselon I Kementerian BUMN, Direktur Utama BUMN, Pakar Perguruan Tinggi dan civitas akademika untuk berdiskusi dan berkolaborasi dengan harapan mampu mengubah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik, adil, makmur dan sejahtera. (humas-unpad/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Susu Kedelai Terfermentasi Mampu Turunkan Tekanan Darah

BALIPORTALNEWS.COM – Susu kedelai merupakan salah satu produk minuman yang kurang diminati oleh masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa susu kedelai memiliki rasa dan bau yang kurang sedap sehingga lebih memilih untuk mengonsumsi susu sapi.

Padahal susu kedelai memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan susu sapi. Antara lain tidak mengandung kolesterol, tidak menyebabkan alergi, cocok bagi penderita intoleransi laktosa, dan mengandung isoflavon yang dapat menurunkan risiko penyakit metabolik, seperti hipertensi dan hiperkolesterol. Sementara tekanan darah dan kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan stroke.

Kondisi ini mendorong mahasiwa UGM berinovasi dan meneliti potensi susu kedelai terfermentasi bakteri Lactobacillus plantarum Dad-13 dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol darah yang tinggi. Mereka adalah Imroatus Sholikha, Rizka Hesti Anggraini, Farah Nadia Karima, Anggi Laksmita Dewi, dan Aprilia Ayu Sholihati Nafisah dengan dibimbing dr. Arta Farmawati, Ph.D dan dibantu Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu MS.

Imoratus Sholikha mengatakan proses fermentasi dapat mengurangi rasa dan bau tidak sedap yang terdapat pada susu kedelai. Ditambah penggunaan bakteri Lactobacillus plantarum Dad-13 diharapkan dapat meningkatkan kadar isoflavon didalamnya.

“Hasilnya, susu kedelai terfermentasi Lactobacillus plantarum Dad-13  secara signifikan menurunkan tekanan darah dan perubahan bermakna pada kadar kolesterol total,” jelasnya.

Penelitian yang dilakukan kelima mahasiswa ini tidak hanya berhasil memberikan solusi dalam upaya pencegahan hipertensi dan hiperkolesterol. Namun demikian juga berhasil menghantarkan maju dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2017 pada 23-28 Agustus mendatang di Makasar. Selain itu hasil penelitian ini akan dipresentasikan pada World Congress on Nutrition, Food Science & Public Health di Tokyo, Jepang pada 2018 mendatang. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Disdikpora Denpasar Dorong Siswa Gemar Membaca

BALIPORTALNEWS.COM – Kabid Pembinaan Pendidikan SD Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ketut Sudana, mengungkapkan, membaca merupakan suatu kegiatan fisik dan mental, dimana akhirnya informasi dan pengetahuan yang berguna bagi kehidupan akan diperoleh.

Banyak orang bilang, buku itu merupakan jendela dunia. Karena dengan buku dapat membuka wawasan yang sangat luas.

‘’Tidak hanya informasi yang ada dalam negeri yang didapatkan, melainkan informasi tentang dunia, bahkan alam semesta. Oleh sebab itu setiap sekolah (SD) harus lebih memaksimalkan keberadaan perpustakaan sekolah dengan memberikan koleksi bacaan yang diminati siswa yang sifatnya mendidik, sehingga pada saat nantinya siswa akan menjadi bersemangat dalam mengunjungi perpustakaan sekolah tersebut,’’ ujar Ketut Sudana, belum lama ini.

Menurut Sudana, budaya membaca tidak dapat dicapai ketika anak sudah memasuki usia dewasa. Melatih anak menjadi gemar membaca harus dimulai sejak usia dini (SD) dengan menggunakan metode dan program yang tepat yang berimbas merangsang minat baca pada anak anak.

‘’Anak-anak akan memperoleh pengalaman berharga dari pengalaman membaca. Dengan membaca anak anak akan mengenal lingkungan dan pengetahuan budi pekerti melalui cerita cerita di media baca buku dan gambar,’’ kata Sudana.

Lebih lanjut Sudana mengatakan, selain guru, orang tua mempunyai tanggung jawab dan peran penting terhadap tumbuh kembang kedewasaan anak.

Orang tua harus terus menerus memantau setiap bacaan yang dikonsumsi anak ditengah maraknya perkembangan dunia ITE agar tidak terjerumus pada pengalaman yang tidak baik dan kurang mendidik.

‘’Orang tua harus lebih aktif dan selektif memilihkan buku bacaan dan harus disesuaikan dengan usia tumbuh anak. Di era pasar bebas sekarang ini banyak konten konten dan aplikasi internet yang sangat mudah diakses oleh masyarakat yang isinya tidak sesuai dengan pola pikir dan tumbuh kembang anak anak,’’ terang mantan Kabid Pemuda Olahraga Disdikpora Kota Denpasar ini. (tis/bpn; foto : google.com)

Workshop Review K-13, Ciptakan Generasi Indonesia yang Produktif, Kreatif, Inovatif dan Efektif

BALIPORTALNEWS.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menyelenggarakan workshop review Kurikulum 2013 (K-13) tingkat SMA. Agenda workshop yang berlangsung lima hari dari 26-30 September 2016, dibuka Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd.

Kabid Pendidikan Menengah Wayan Supartha berharap, para peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan dan penguasaan materi Kurikulum 2013, guna mempermudah pelaksanaan pendampingan kurikulum ke depan di sekolah masing-masing.

Yang menjadi tantangan adalah mampukah kita sebagai abdi negara untuk memberikan jawaban pasti bahwa anak-anak didik kita kemudian akan menjadi aset unggul lewat proses pendidikan yang kita curahkan kepada mereka?

Sudahkah benih yang kita peroleh telah ditaburkan dalam kebenaran dan kebaikan untuk kemudian dapat dituai sebagai hasil pergumulan kita bersama bagi negeri ini, yang diperlihatkan klak oleh anak-anak kita ?

‘’Jawabannya adalah Ya. Namun, tidak ada kata terlambat. Ini waktunya setelah peserta dibekali dalam proses pendampingan ini, bangkitkanlah semangat, niat dan integritas. Kembalilah dan tunaikan tugas sebagai abdi negara,’’ tegas Supartha.

Menurutnya, niat yang tulus akan melahirkan semangat yang membara, untuk mencapai tujuan, tercipta generasi-generasi insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif dan efektif melalui penguatan sikap,keterampilan, dan pengetahuan secara terintegrasi.

Panitia kegiatan Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, workshop diikuti 100 guru tingkat SMA yang secara khusus mengundang guru mata pelajaran  matematika sebanyak 23 guru, ekonomi (30 guru), geografi (32 guru), dan sosiologi (15 guru). Diharapkan, dengan pendampingan Kurikulum 2013 ini memberikan pemahaman kebijakan pedampingan pelaksanaan Kurikulum 2013, selain meningkatkan kompetensi tenaga pendidik (guru) dalam proses pembelajaran. (tis/bpn)