5 Guru Siap Ikuti Penilaian Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Provinsi

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Lima tenaga pendidikan Kota Denpasar akan mengikuti observasi penilaian pemilihan guru tenaga kependidikan berprestasi dan berdidikasi Tingkat Provinsi. Sebelum dinilai, lima tenaga pendidikan yang terdiri dari Kadek Ayu Trisna Dewi S.Pd, Aud, I Ketut Burdiasa, S.Pd, Luh Made Rus Preti Dewi,SS,  Siti Muhamidah, S.Pd, Dra. Nyoman Kartianingsih memohon doa restu dan bimbingan kepada Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara  di Kantor Walikota Denpasar Kamis (21/6/2018).

Dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, peserta pendidik Kota Denpasar harus tampil dan memberikan yang terbaik untuk Kota Denpasar. ‘’Jangan sampai kalah dengan daerah lainnya, mengingat Denpasar merupakan ibu Kota Bali sebagai pusat pendidikan dan berbagai fasilitas dan informasi juga sangat gampang untuk di askes di Kota Denpasar,’’ ujarnya.

Untuk tampil yang terbaik tentunya dengan cara mempersiapkan sarana prasarana dengan maksimal. Membuktikan hebatnya Kota Denpasar Rai Iswara mengatakan dapat dilakukan dengan belajar, dan meningkatkan kualitas diri.

Selain itu juga harus memberikan kesan yang bagus dan menerima Tim Penilai dengan baik. Persiapannya juga harus matang, ‘’Bila perlu undang Walikota Denpasar, Camat maupun Kepala Organisasi Perangkat Daerah untuk melihat penilaian itu,’’ ujarnya.

Untuk mendapatkan juara Rai Iswara  meminta agar Tenaga Pendidik  berjuang dengan membekali diri dengan matang. Salah satunya dengan memahami dan mempelajari kriteria penilaian. Selain itu perlu adanya komunikasi yang bagus dengan Tim Penilai  serta rendah hati dalam menjawab berbagai pertanyaan dari para Tim Penilai.

Sementara Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Gunawan mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar awalnya mengirim 8 tenaga pendidik untuk mengikuti penilaian yakni Guru SMP 1 orang , Kepala Sekolah SMP 1 orang Pengawas 1 orang, guru SD 1 orang, Kepala Sekolah SD 1 orang, Pengawas SD 1 orang, Guru 1 orang, dan Kepala Sekolah 1 orang. Dari jumlah itu yang masuk nominasi mengikuti penilaian selanjutnya hanya 5 orang.  Semua peserta ini akan merebut juara I, II dan III  di masing-masing jenjang.

Untuk menampilkan yang terbaik pihaknya telah persiapan sarana dan prasarananya secara matang. ‘’Dalam penilaian ini kami optimis untuk memenangkannya, mengingat tahun lalu Guru TK Kota Denpasar masuk 6 besar tingkat nasional dan Kepala Sekolah TK masuk 8 besar tingkat nasional,’’ ujarnya.

Sementara, Kepala Sekolah TK Pelita Bangsa Luh Made Rus Preti Dewi mengaku bisa masuk nominasi observasi penilaian pemilihan guru tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi Tingkat Provinsi berbagai seleksi telah dilakukan. Mulai dari lomba di gugus, lanjut ke tingkat kecamatan dan tingkat kota setelah itu baru di tingkat Provinsi.

Persiapan untuk melakukan penilaian observasi selanjutnya pihaknya telah mempersiapkan managemen, dukungan masyarakat dan KBM. ‘’Dari persiapan yang telah dilakukan saya optimis memberikan yang terbaik untuk Kota Denpasar,’’ ungkapnya. (ayu/humas-dps/bpn)

BroFume, Inovasi Parfum Yang Wanginya Tahan Lama Karya Mahasiswa UGM

BALIPORTALNEWS.COM – Sekelompok mahasiswa UGM berhasil mengembangkan sebuah inovasi yang menjadikan parfum terus tercium aroma wanginya tanpa perlu menyemprotkannya berkali-kali ke tubuh.

Inovasi tersebut adalah BroFume yang merupakan produk pengharum tubuh berupa parfum gel padat yang dikemas dalam bentuk aksesoris berupa bros. Produk ini dikembangkan oleh Anisah Nur Masyitoh, Fikhi Aprilia Sepondra, Kania Dwi Fatimah, dan Silvia Yudha Prastika dari Fakultas Farmasi serta Khusna Fatmawati dari Fakultas Eknonomika dan Bisnis.

“BroFume merupkan inovasi parfum gel padat yang dikemas dalam bentuk aksesoris sehingga aroma parfum dapat selalu dirasakan tanpa perlu pemakaian ulang,” kata Ketua tim pengembang BroFume, Anisah saat dihubungi Kamis (21/6/2018).

Anisah menyebutkan bahwa penggunaan parfum telah menjadi gaya hidup masyarakat moderen saat ini baik wanita maupun pria. Bahkan tidak sedikit orang yang selalu membawa parfum saat beraktivitas agar dapat mengenakannya kembali saat aroma parfum mulai menghilang. Hanya saja, membawa parfum baik dalam kemasan botol kaca ataupun plastik dirasa tidak praktis dan aktivitas yang padat membuat orang tidak mengunakannya kembali.

“Melihat permasalahan dan peluang berwirausaha tersebut, kami menawarkan produk yang solutif yaitu BroFume (Broche Parfum),” ungkapnya.

Parfum gel padat ini dibuat dari bahan-bahan yang aman bagi tubuh. Memiliki aroma yang tahan lama hingga 2 minggu tanpa perlu pemakaian ulang.

“Saat ini kami baru mengembangkan 1 varian aroma yakni bunga sakura yang dikemas dalam bentuk bros berupa kancing,” katanya.

Masyarakat dapat memperoleh BroFume seharga Rp. 4.000,- untuk 1 bros. Sementara untuk 1 box berisi 3 bros dibanderol seharga Rp.10.000,-.

“Bgai yang menginginkan parfum ini bisa pesan melalui Instagram: brofume_ atau di Line @lzd035k,” jelasnya.

BroFume lahir dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan UGM dan berhasil lolos mendapatkan dana hibah dari DIKTI. Disamping itu, produk ini tidak hanya menjadi inovasi baru pengharum tubuh yang praktis, stylish, dan fungsional, namun juga membuka peluang usaha baru di masyarakat. (ika/humas-ugm/bpn)

PPDB SMP Negeri di Denpasar, Orangtua Diminta Jangan Pura-pura Miskin

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hari pertama proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2018/2019 jalur siswa kurang mampu di SMP Negeri di Denpasar, Rabu (20/6/2018) kemarin, langsung diserbu calon siswa. Para calon siswa didampingi orangtua, sejak pagi sudah menunggu nomor antrean di Posko PPDB di gedung Rumah Pintar untuk melakukan proses pendaftaran dan verifikasi.

Pada PPDB tahun pelajaran ini, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar menyediakan  378 “kursi” untuk siswa dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan di 12 SMP negeri yang ada di Denpasar. Tercatat hingga sore kemarin, jumlah calon siswa baru mendaftarkan diri lewat jalur siswa kurang mampu ini sudah mencapai 150 orang lebih.

Berdasarkan data di Posko PPDB, calon siswa kurang mampu banyak menjatuhkan pilihannya di SMPN 8 Denpasar, di susul di SMPN 4 dan SMPN 3 bahkan ada yang melamar di SMPN 1 Denpasar.

Menurut Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan gunawan, setiap SMP negeri di Denpasar diwajibkan menyisihkan 10 persen dari total daya tampung sekolah untuk calon siswa baru dari keluarga kurang mampu. Ia menjelaskan, dalam jalur siswa miskin kuota 10 persen terdiri dari calon peserta didik dari keluarga miskin, yatim, piatu, yatim piatu dengan kategori kurang mampu, dan tahun ini juga mengakomodir calon siswa yang orang tuanya berstatus narapidana atau sebagai warga binaan dengan kategori kurang mampu. Persyaratan untuk jalur siswa miskin, ditegaskan Gunawan, sangat ketat. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya siswa miskin “siluman”.

Persyaratan untuk siswa miskin, diuraikan Wayan Gunawan, di antaranya calon siswa wajib mengantongi Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sejahtera (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial RI, dan Kartu Denpasar Cemerlang dari Pemkot Denpasar. Selain itu juga masuk dalam database penerima beras kurang mampu (raskin) yang dikeluarkan oleh Wali Kota Denpasar, dan disahkan oleh kepala desa/lurah.

‘’Khusus untuk siswa yang orang tuanya berstatus narapidana atau sebagai warga binaan dengan kategori kurang mampu di lembaga pemasyarakatan, wajib melampirkan surat keterangan putusan pengadilan dan surat keterangan kepala desa/lurah dan diketahui camat,’’ terang Gunawan.

Lebih lanjut dikatakan Gunawan, calon siswa yang mengukuti jalur ini hanya boleh memilih satu SMP negeri, pada zonasi yang telah ditentukan sesuai dengan Kartu Keluarga (KK) Kota Denpasar, dengan maksimal tanggal cetak dokumen pada 1 Januari 2018. Selain persyaratan administrasi, juga akan dilakukan kunjungan rumah (home visit) bagi calon siswa yang berkategori yatim, piatu, yatim piatu dan anak dari narapidana.

‘’Apabila ditemukan ketidaksesuian dengan status keluarga kurang mampu dikenakan sanksi pengeluaran dari sekolah,’’ tegas Gunawan,

Disisi lain, Wayan Gunawan mengimbau warga Denpasar agar tidak berpura-pura miskin demi mendapatkan SMP negeri. Biasanya manipulasi data juga biasa dilakukan orang tua yang merasa anaknya tidak bisa bersaing di PPDB jalur reguler maupun prestasi dan penghargaan. ‘’Jika memang benar-benar dari keluarga kurang mampu dan mampu menunjukan persyaratan yang harus dipenuhi pasti diterima,’’ tegasnya.

Bagaimana jika nanti kuota jalur siswa kurang mampu tak terpenuhi, kata Wayan Gunawan, akan diisi oleh siswa baru yang mendaftar lewat jalur reguler dengan menggunakan nilai USBN SD. “Berdasarkan pengalamam tahun lalu, jika jatah siswa miskin tidak terpenuhi, maka jatah yang tersisa itu akan diisi oleh pelamar dari jalur reguler,’’ pungkasnya. (tis/bpn)

Fakultas Biologi Beri Penyuluhan Budidaya Labu Susu dan Kelengkeng Super Sleman Bagi Warga

BALIPORTALNEWS.COM – Fakultas Biologi UGM melakukan sosialisasi dan memberikan penyuluhan budidaya tanaman holtikultura yaitu labu susu dan kelengkeng bagi masyarakat di wilayah DIY.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara agraris yang memiliki biodiversitas yang tinggi, termasuk tanaman labu atau waluh dari familia Cucurbitaceae. Tanaman ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber bahan pangan.

Pengembangan tanaman pangan di Indonesia, dikatakan Budi penting dilakukan untuk mengatasi masalah krisis pangan yang telah berlangsung lama sebagai dampak akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi di Indonesia. Demikian halnya di  Daerah Istimewa Yogyakarta langkah pengembangan tanaman pangan perlu diupayakan.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Fakultas Biologi adalah melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan penyuluhan kepada Kelompok Tani Dusun Kebondalem, Desa Madurejo pada 26 Mei 2018.  Dalam kegiatan itu tim Fakultas Biologi UGM yang terdiri dari Dr. Budi S. Daryono dan Dr. Purnomo M. S. memberikan penyuluhan tidak hanya memecahkan permasalahan pangan. Namun demikian juga menciptakan terobosan baru untuk menghasilkan komoditas pertanian dan produk olahan hasil panen yang bisa dijadikan sebagai ikon unggulan desa.

Dalam kesempatan ini  Budi sebagai ketua Tim Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Penerapaan Teknologi Tepat Guna memaparkan hasil kerjanya di Kecamatan Prambanan dan hasil risetnya tentang pemuliaan tanaman labu susu ini menggunakan teknologi kastrasi polinasi. Sementara itu Dr. Purnomo, M.S. memaparkan tentang jenis dan karakteristik labu secara morfologi.

Budi menuturkan bahwa labu susu ini sangat cocok ditanam di Madurejo dan memiliki pangsa pasar yang besar. Labu susu juga memiliki harga jual tinggi hingga Rp. 70.000, 00 per kilogram. Sementara dalam satu tanaman bisa menghasilkan 3-4 kg.

“Budidaya labu ini juga sangat menarik untuk dijadikan daya tarik agrowisata. Namun, perlu teknik khusus dalam budidayanya agar betuknya seragam sehingga dapat masuk ke pasar yang lebih tinggi seperti di supermarket,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari warga masyarakat. Seperti Romli Jihan yang sangat antusias untuk mengembangkan budidaya labu susu ini. “Kami sangat tertarik dengan kegiatan ini, dengan ilmu yang diberikan harapannya kami bisa membudidayakannya sendiri,” katanya.

Budidaya Kelengkeng Super Sleman

Fakultas Biologi UGM juga memberikan penyuluhan kepada warga di desa binaan Kemadang, Gunung Kidul terkait teknik penghormonan dalam budidaya kelengkeng super Sleman pada 24 Mei 2018. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan budidaya kelengkeng super Sleman yang telah dilaksanakan pada tahun 2017 lalu.

 Bertemakan Pengembangan Budidaya Kelengkeng Lokal Unggul dalam Pengembangan Daerah Wisata Agri Bahari,  acara ini merupakan salah satu rangkaian dari program hibah Desa Binaan yang dinaungi oleh Direktorat Pengabdian Kepada Masyararakat Universitas Gadjah Mada.

Kelengkeng Super Sleman adalah salah satu produk unggul yang ditawarkan kepada masyarakat Desa Kemadang dalam rangka menjadikan desa tersebut menjadi desa agro-bahari nantinya. Kelengkeng ini mempunyai sejumlah keuggulan seperti dapat berbuah dalam usia 1,5 tahun, dapat ditanam di dalam pot, dan tidak bergantung musim untuk berbuah. Selain itu buah sangat lebat dan sangat manis dengan daging buah tebal dan biji kecil.

Kelengkeng ini sudah diinisiasi sebelumnya di Desa Gejayan, Yogyakarta dan sudah membuahkan hasil. Harapannya Desa Kemadang nantinya juga mampu mengembangkannya untuk menunjang perekonomian warga.

Kegiatan dihadiri puluhan warga setempat dan menghadirkan tiga nara sumber utama. Merka adalah Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc , Dr. Purnomo, M.S., dan Yusuf Sulaiman, S.I.P.

Program hibah yang diketuai oleh Soenarwan Hery Poerwanto., S.Si., M.Kes., ini disambut antusias oleh warga. Selain sosialisasi warga juga berkesempatan melakukan praktek penghormonan pohon Kelengkeng.

“Lewat praktek ini harapannya warga bisa mengerti secara langsung tentang teknik penghormonan yang benar dan kedepan bisa menunjang perekonomian warga dengan membangun desa agro-bahari di Kemadang ini” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn) 

PPDB Daring Tidak Perlu Melegalisasi Dokumen Kependudukan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 secara daring (online) tingkat SMP Negeri di Kota Denpasar tidak memerlukan Kartu Keluarga (KK) terlegalisir sebagai syarat administrasi. Untuk mendaftar PPDB SMP Negeri calon siswa hanya perlu menyertakan foto copy KK tanpa dilegalisir.

“Secara petunjuk teknis sudah diterangkan bahwa tidak ada persyaratan untuk legalisir KK dan akta kelahiran. Jadi Tidak perlu melegalisasi KK. Cukup fotokopi dan tunjukkan aslinya saat verifikasi berkas,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan, Kamis (7/6/2018) kemarin.

Kadisdikpora Wayan Gunawan menyampaikan hal itu melihat membeludaknya antrean di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di beberapa daerah di Bali. Banyak warga yang mengantre untuk melakukan legalisir akta kelahiran dan KK sebagai persyaratan mendaftar sekolah.

“Saya imbau kepada calon siswa SMP yang ingin mendaftar sekolah melalui PPDB Online 2018 tidak perlu melakukan legalisir akta kelahiran maupun KK,’’ ujar Gunawan.

Gunawan menegaskan, sesuai dengan petunjuk teknis, untuk mendaftar PPDB SMP Negeri dibuktikan dengan KK Kota Denpasar, dengan maksimal tanggal cetak dokumen pada tanggal 1 Januari 2018. Jika peserta sudah diterima dan ditemukan data yang tidak sesuai saat verifikasi, maka status diterimanya otomatis akan dicabut.

Hanya saja, imbuh Gunawan, legalisir KK diperlukan di Dinas Kendudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar, bilamana dokumen KK hilang atau penerbitannya setelah Januari 2018 karena sebab atau peristiwa lain. Seperti ada penambahan anggota keluarga, pemecahan KK akibat pajak progesif, pengurusan BPJS atau peristiwa lain terkait pendataan kependudukan.

PPDB tahun pelajaran 2018/2019 jenjang SMP Negeri di Kota Denpasar dimulai 20 Juni. PPDB diawali dengan pendaftaran siswa miskin, dilanjutkan dengan pendaftaran jalur prestasi dan penghargaan mulai 22, 23, dan 25 Juni. Selanjutnya pendaftaran online jalur zonasi mulai 26, 28, dan 29 Juni sekaligus proses verifikasi di salah satu sekolah tujuan dalam satu zonasi dan hasilnya diumumkan 4 Juli. Untuk PPDB SD dibuka 25-29 Juni.

Pendaftaran PPDB RTO bisa dilakukan lewat di http://denpasar.siap-ppdb.com atau ke sekolah tujuan sekalian melakukan verifikasi. Setiap siswa diberi hak memilih maksimal tiga sekolah pilihan dalam satu zonasi.

Disdikpora Kota Denpasar membuka posko pengaduan dan informasi PPDB di gedung Rumah Pintar. Pengaduan bisa dilakukan lewat cyberschool. (tis/bpn)

Mahasiswa UGM Olah Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer

BALIPORTALNEWS.COM – Jika limbah cangkang udang selama ini hanya dibuang begitu saja, sekelompok mahasiswa UGM justru berhasil mengolah limbah tersebut untuk mengurangi penyebaran bakteri di closet duduk.

Produk closet sanitizer yang dilabeli dengan nama Clozer ini dikembangkan oleh lima mahasiswa UGM. Mereka adalah Andita Palupi (Perikanan 2015), Muthia Restiningsih (Perikanan 2016), Nafis Endiana Ramadhanti (Perikanan 2016), Nuzulia Izmi (Perikanan 2016), Sigit Fitriyanto (Kimia 2015).

Andita mengatakan pengembangan produk ini berawa dari keprihatinan terhadap kebersihan closet duduk di tempat-tempat umum yang kurang dijaga kebersihannya dan dapat membahayakan kesehatan penggunanya seperti infeksi kulit. Dia dan keempat rekannya lantas mencoba mencari solusi untuk mengatasi persoalan itu.

 “Kami pun mulai melakukan riset dan menemukan limbah kulit udang ternyata memiliki kandungan anti bakteri,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (7/6/2018) di Ruang Fortakgama Humas UGM.

Mengapa memilih limbah cangkang udang? Andita menjelaskan bahwa selain keberadaannya yang cukup melimpah, cangkang udang ini belum banyak dimanfaatkan secara optimal. Bahkan kebanyakan hanya di biarkan dan berakhir di tempat sampah.

“Padahal di dalam limbah cangkang udang ini mengandung kitosan yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri,”terangnya.

Kelimanya kemudian merancang proses pembuatan closet sanitizer berbahan limbah cangkang udang. Kitosan cangkang udang diolah menjadi sanitizer dengan penambahan sejumlah senyawa-senyawa lainnya dicampur dan diaduk selama 2 jam. Setelahnya dilakukan penambahan aroma dan dilakukan penyaringan untuk memperoleh cairan sanitizer bening tanpa endapan.

“Produk Clozer ini telah melalui uji laboratorium dan hasilnya menunjukkan efektif membunuh bakteri bakteri E.coli dan Salmonella. Dengan tisu ini bisa membunuh hingga 80-90 persen bakteri tanpa penggunaan alkohol,”ungkap Andita.

Produk ini ditawarkan dalam kemasan tisu basah dengan 4 varian aroma yakni lemon, lavender, apel, dan pine. Masyarakat dapat memperoleh produk ini seharga Rp. 5.000 untuk 1 packs yang berisi 5 tisu basah.

“Saat ini kita pasarkan lewat online di tokopedia dan shopee. Selain itu juga dapat dipesan lewat medsos di Ig : closetclozer.id serta Line : @xek3430w,” imbuh Muthia.

Inovasi yang dikembangkan para mahasiswa muda ini berhasil lolos mendapatkan dana hibah penelitian Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) Dikti. Selain itu juga meningkatkan nilai ekonomi limbah cangkang udang dan membantu dalam mencegah timbulnya berbagai penyakit yang membahayakan kesehatan dengan membasmi bakteri didudukan closet.

Produk ini, disampaikan Muthia cocok digunakan untuk segala jenis usia dan bersifat tahan lama hingga 6 bulan. Penggunannya juga tergolong mudah hanya dengan mengelap dudukan closet dengan produk ini sebelum memakainya.

“Produk ini menjadi inovasi baru selain produk sanitizer semprotan yang telah beredar di pasaran,” pungkasnya. (ika/Humas-UGM/bpn: foto:Firsto)

Unpad Masuk Jajaran Perguruan Tinggi Terbaik di Tingkat Global Versi QS World University Rankings

BALIPORTALNEWS.COM, JATINANGOR – Universitas Padjadjaran meraih peringkat di rentang 651-700 versi QS World University Rankings tahun 2019. Rektor Universitas Padjadjaran Prof Tri Hanggono Achmad mengungkapkan, capaian tersebut menunjukan pengakuan atas capaian kinerja yang dilakukan Unpad.

“Yang lebih penting kalau sudah diakui harus kita pertahankan,” kata Rektor saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/6/2018).

Lebih lanjut Rektor menuturkan bahwa yang paling penting bagi Unpad adalah progres kinerja Unpad harus terus ditingkatkan. Peringkat dunia tersebut juga harus menjadi pendorong bagi Unpad untuk berkinerja lebih baik lagi.

“Harus menjadi pendorong kita untuk lebih maju,” kata Rektor.

Adapun indikator penilaian dilihat dari academic reputation, employer reputation, citations per faculty, faculty student, international faculty, dan international students. Secara keseluruhan, penilaian dilakukan terhadap 1.233 perguruan tinggi yang ada di dunia.

Dari jumlah perguruan tinggi yang dinilai, pemeringkatan ditentukan untuk 1.011 perguruan tinggi terbaik. Di Indonesia, Unpad berada di posisi keempat dari 9 perguruan tinggi yang masuk pemeringkatan tersebut.

Peringkat dunia ini juga menunjukkan bahwa Unpad diakui secara internasional. Bisa dikatakan, Unpad merupakan perguruan tinggi berkelas dunia.

“Kalau target di visi kita masuk menjadi world class university, artinya kalau sudah masuk liga ini sudah world class sebetulnya. Tinggal kita harus pertahankan bahkan kita tingkatkan,” ujar Rektor.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Unpad Dr. Sigid Suseno, SH., M.Hum., mengungkapkan bahwa peringkat tersebut merupakan salah satu capaian dari reformasi birokrasi yang dilakukan Unpad. Perjalanan reformasi birokrasi ini membawa transformasi kemandirian dan keunggulan yang ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat.

Perjalanan reformasi birokrasi Unpad yang dilakukan di berbagai bidang melalui sejumlah program yang terencana dan terukur meraih berbagai capaian, termasuk pada level internasional.

“Bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa, semangat dan perjuangan seluruh sivitas akademika dengan komitmen yang tinggi untuk membawa Unpad memasuki level dunia yang tecermin lewat semangat untuk reformasi birokrasi, membawa Unpad mencapai hasil yang baik pada pemeringkatan dunia menurut QS World Uniersity Rankings, sebuah lembaga pemeringkatan universitas yang bereputasi,” kata Sigid.

Menurut Sigid, hasil peringkat tersebut bukanlah tujuan dan akhir dari proses, namun merupakan bentuk nyata hasil kerja keras seluruh sivitas akademika Unpad. (humas-unpad/bpn)

Terima Siswa Miskin, SMA/SMK Bali Mandara Tunjukkan Tanggung Jawab Pemerintah

BALIPORTALNEWS.COM – Keberadaan SMA dan SMK Bali Mandara di Kubutambahan, Buleleng diprioritaskan untuk menerima siswa miskin di Bali. Bahkan meski IQ calon siswa rendah atau dibawah rata-rata, jika memang kondisinya miskin akan diprioritaskan untuk diterima. Dalam paparan hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru SMA/SMK Negeri Bali Mandara tahun pelajaran 2018/2019 di hadapan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kepala Sekolah SMA Bali Mandara Nyoman Darta mengatakan ada 17 calon peserta didik SMA Negeri Bali Mandara yang IQnya berada di bawah borderline atau moron. Meski ini tugas berat, Darta mengaku sudah berkomitmen untuk melaksanakan pesan Gubernur Pastika untuk bersama para pendidik di SMA Bali Mandara menjadikan siswa-siswa ini menjadi pintar.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberi apresiasi hasil seleksi calon peserta didik SMA/SMK Bali Mandara TA 2018/2019. Ia berpesan agar proses penerimaan tetap sesuai standar yang mengutamakan masyarakat miskin. “Mari hitung berapa orang generasi ini yang akan hilang jika pemerintah tidak membantu mereka,” kata Pastika. Panitia seleksi menunjukkan beberapa hasil home visit yang menunjukkan kondisi kemiskinan calon siswa. Pastika berharap upaya pengentasan kemiskinan bisa terus berlanjut karena memang faktanya masih ada di Bali.

Kepala SMK Bali Mandara mengatakan dari seluruh calon peserta didik yang lolos di SMK Bali Mandara, 9 diantaranya dalam kondisi sangat miskin dan sisanya dalam kondisi miskin. Mulai tahun ini, tes psikologi di SMK Bali Mandara dilakukan setelah proses penerimaan untuk mendapatkan penjurusan SMK yang lebih baik sesuai dengan minat dan bakat calon siswa. Kabupaten Buleleng masih menjadi kabupaten dengan persentase terbanyak penyumbang calon siswa SMA/SMK Bali Mandara.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusumawardani mengatakan sekolah ini sangat efektif untuk peningkatan kualitas pendidikan masyarakat miskin di Bali. Dengan mendidik para siswa miskin di tingkat SMA, para siswa ini bisa melanjutkan ke perguruan tinggi berkualitas dengan beasiswa yang ada di dalam maupun luar negeri. “Dengan anggaran 69 juta rupiah per siswa selama tiga tahun, selanjutnya siswa bisa melanjutkan pendidikan dan Pemda tak perlu keluar biaya lagi. (humas-bali/bpn)

Lulusan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Disumpah

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam suasana yang khidmat di bawah bimbingan rohaniawan, sebanyak 108 orang siswa siswi SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar yang telah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Program kefarmasian melalui Ujian Kompetensi Keahlian (UKK),  diambil sumpah menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian Lulusan Ke-47, menurut agamanya masing-masing, bertempat di Ballroom salah satu hotel dikawasan Gatot Subroto, Rabu (6/6/2018).

Ir Bagus Ketut Lodji, MS  Ketua Yayasan Pr. Saraswati. dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan selamat kepada para siswa siswi yang telah menyelesaikan pendidikan di SMK Farmasi Sarsawti 3 Denpasar dan baru bersumpah menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian. Ia berpesan bahwa acara pengambilan sumpah ini bukanlah seremoni belaka melainkan harus benar-benar dihayati karena berkaitan dengan jiwa manusia.

Asisten Tenaga Kefarmasian yang profesi asisten apoteker selain menuntut keterampilan dan kehati-hatian dalam menjalankannya juga mampu berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang obat dan bagaimana cara penggunannya yang benar. Bagus Ketut Lodji berpesan agar para alumni selalu menjaga nama baik dan membangun komunikasi dengan almamaternya setelah berkarir di manapun berada.

Kepala sekolah SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, I Gede Suradnyana, S.Si., M.Farm, Apt menyampaikan,  lulusan Program Farmasi 2017/2018 ini 108 siswa telah dinyatakan lulus 100 % bahkan kami meraih Nilai Rata-rata UN Tertinggi se-Bali, siswa peraih nilai rata-rata teringgi di sekolah ini, posisi pertama diraih Ni Kadek Devi Pradnya Andini dengan nilai 358,0, disusul I Putu Maheswara Dharmasanjaya 357,0, dan posisi tiga diraih Putu Sukma Purnama Sari dengan nilai 352,0.

I Gede Suradnyana, S.Si., M.Farm, Apt menyampaikan, raihan prestasi ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak, baik antara peserta didik dengan guru-guru, staf sekolah, serta orang tua siswa. “Empat siswa kami juga berhasil meraih nilai sempurna 100 dari mata pelajaran Paket Keahlian Farmasi.

Sementara itu, Pengurus Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Daerah Bali, yang diwakili oleh Wayan Muda, peluang karir sangat terbuka bagi tenaga farmasi yang masih sangat kurang jumlahnya, terutama profesi apoteker. Sumpah untuk melakukan pengabdian yang tulus dan ikhlas kepada Tuhan serta nilai kemanusiaan ini mengawali perjalanan baru kehidupan para Asisten Tenaga Kefarmasian tamatan SMK Farmasi Sarsawti 3 Denpasar ini.(r/bpn)