27 C
Denpasar
Sabtu, 20 Oktober 2018

Pilot dan Cabin Crew Singapore Airline Jajal 2 Golf Course di Batam

BALIPORTALNEWS.COM, BATAM – Jurus crossborder tourism saat weekend? Itu sih sudah sering dilakukan Kemenpar. Tapi kalau weekdays? Menggandeng pelaku bisnis pariwisata di wilayah perbatasan? Melibatkan pilot and cabin crew maskapai sekelas Singapore Airline Group? Ini baru pertama dilakukan. Bagi yang penasaran, silakan arahkan pandangan ke kawasan Nongsa, Batam, 6-7  Juni 2017.

Nah, awal Juni nanti ada 100 pilot and cabin crew Singapore Airline Group akan menjajal kepiawaiannya bermain golf di Batam. Yang dijajal dua golf course sekaligus. Satunya ada di Sukajadi Golf Course. Sementara satu spot lainnya Palm Springs Golf & Country Club, Batam. “Tantangannya ganda. Mikirnya harus ekstra. Tapi ini bisa kita lakukan asal dikeroyok sama-sama,” tutur GM Batam View Beach & Resort Anddy Fong, Selasa (30/5/2017) seperti dilansir laman resmi Kementerian Paruwisata RI.

Membuat event yang bisa mendatangkan wisman saat weekdays memang tidak mudah. Apalagi, wismannya berasal dari Singapore Airline Group, maskapai dengan penghargaan terbanyak di dunia. Ditambah lagi, kedatangan SQ ke Batam juga ikut didampingi anak perusahaannya yang namanya juga sudah mendunia seperti SilkAir.

Pertanyaannya, mengapa SQ dan SilkAir sampai mau berwisata golf massal ke Batam? Kenapa juga mereka bisa digoda dengan pemilihan timing saat weekdays?

Jurus pemikatnya tentu saja tawaran bermain di lapangan golf kelas atas. Yang sudah banyak menggelar even-even internasional. Kalau sudah begitu, panorama yang ditawarkan juga pasti yang sudah standar dunia. Yang wow. Yang punya view pantai dan hutan yang sangat eye catching.

“Bagi Singaporean, itu adalah surga. Apalagi cost bermain golf di Batam jauh lebih murah dari Singapura. Dan orang-orang di Batam lebih ramah,” tambah Andy Fong.

Entertainnya juga diset sangat dahsyat. Pada malam harinya, semua pilot dan cabin crew Singapore Airline Group akan dijamu dengan Welcome Dinner mewah disertai live music. Dan sebelum kembali ke Singapura, semuanya akan dilepas dengan closing lunch yang berkesan.

Lalu darimana pelaku bisnis di Batam mendapatkan keuntungan? Meski mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata sekalipun, cost pengelauarannya tetap tinggi. “Saya mengadaptasi ilmunya Menpar Arief Yahya. Ada cross selling yang dilakukan. Kami mengambil return dari makanan, minuman, paket wisata, dan services lainnya,” ucapnya.

Daripada membiarkan hotel kosong saat weekdays, okupansinya rendah, Andy lebih memilih mengeluarkan cost ekstra untuk memberikan hiburan dan layanan prima bagi wisman Singapura. Toh kalau hotel kosong, tenaga kerja tetap harus dibayar. Maintenance juga tetap harus jalan.

“Jadi biar breakeven sekalipun, tetap kami lakukan dengan penjualan paket wisata golf superkompetitif. Karena saat mereka puas, semua akan bercerita ke koleganya di Singapura. Mereka jadi endorser sekaligus repeater tourism ke Batam. Nah, makin lama, Batam makin populer, makin ramai, makin terjangkau dan menjadi basic need Singaporean,” katanya.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti sangat mengapresiasi niatan pelaku usaha di Batam tadi. Dukungan pun siap diberikan untuk memback up kegiatan crossborder tourism di Batam.

“Acara golf di Batam itu punya potensi mendatangkan banyak wisman dari Singapura dan Malaysia. Kita akan create Batam sebagai surganya golf dengan balutan dinner dan show, spa, shopping, serious tournament, friendly visit dan weekly golfing,” tutur Esthy yang didampingi Kabid Promosi Wisata Alam Hendry Noviardi.

Khusus golf, sudah ada banyak agenda yang sudah dirancang. Dari mulai Ladies Golf Open Nongsa Batam, 16-17juli 2017, Nations Independant Day Celebration Friendly Golf Tournament, 31 Agustus 2017, hingga acara unggulan Nongsa Cup Golf Tournanent, 29-30 October 2017, semua sudah siap menggoda wisman. “Ada peluang besar yang bisa digaet dari pasar SIngapura. Pertama, golf merupakan cabang olahraga populer di kalangan masyarakat kelas atas di Singapura. Spending money nya sangat besar. Ini sangat mungkin kita ambil karena lapangan golf berkualitas di Singapura jumlahnya terbatas,” katanya.

Menpar Arief Yahya sampai tak ragu mengangkat emoji tiga jempol atas effort pelaku bisnis di Batam dengan Kemenpar dalam meng-create crossborder tourism lewat wisata golf. Dengan penjualan paket wisata
golf supermurah, maka booming pariwisata di Batam tidak akan bisa dihindarkan. Semakin banyak crowd tourism di sana, maka segala macam atraksi bisa dibuat dan laku di sana. “Inilah yang saya sebut sharing economy. Di tourism akan terjadi More For Less, You Get More You Pay Less,” papar Arief Yahya.

Dan jurus tadi semakin dirasa pas lantaran sasaran marketnya adalah Singapore Airline Group. Airline-nya punya reputasi yang sangat berbobot, punya armada dan penerbangan yang tersebar lengkap di seluruh dunia. Brand nya juga sangat kuat, dan punya maskapai di level premium, papan tengah seperti Silk Air dan Low Cost Carrier (LCC), seperti Scoot dan Tiger Air. “Jadi bila semuanya happy ini akan sangat membantu connectivity Indonesia,” ucapnya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dari Konser Mandarin Hingga F-1 Dikemas Apik di Batam View

BALIPORTALNEWS.COM, BATAM – Crossborder tourism Nongsa Mandarin Concert di Batam View, Nongsa, 27-28 Mei 2017, benar-benar istimewa. Seluruh experience yang tidak bisa didapatkan Singapura dibawa ke Batam. Menerbangkan lampion, pesta kembang api, high teste of hospitality, konser 12 artis Mandarin 3 jam full, hingga view Sirkuit F1 Marina Bay Singapura dan Johor Bahru Bridge Malaysia, semua ada di Nongsa, Batam.

Seperti dilansir di laman resmi Kemenpar RI, hasilnya, 230 wisman Singapura yang seluruhnya membawa paspor, mengaku happy. Konsep konser crossborder tourism rajutan Batam View Beach Resort dan Kementerian Pariwisata itu memang tak biasa. Konsernya diisi bukan satu atau dua orang yang biasa tampil di Negeri Singa Putih.

Jumlah artis yang diboyong sampai 12. Dan semuanya sangat ngetop di Singapura. Semuanya sering menghias layar kaca Singapura. Durasi shownya? Tiga jam full. Tiga kali lebih panjang dari durasi konser Mandarin di Singapura. Bahkan tak hanya konser.

Comedy show hingga talkshow interactive dengan audience, disuguhkan tak pernah putus hingga tengah malam. Hasilnya? Tak ada satupun wisman yang meninggalkan arena konser. Semuanya betah berlama-lama menyaksikan konser. Apalagi, artis yang diundang bukan artis kacangan. Semua punya basis fans yang sangat besar di chinese market Singapura.

Dari mulai Yang Junting, Ryan Lian, Luo Jiaming, Huang Bihua, Michelle Cho, Katherine, Babes, Sam Loo, Lim Zhi Yi, Chen Xing dan Tny Yin Yin, semua tampil all out. “Ini Mandarin Concert perdana di Batam. Luar biasa. Ada banyak experience baru yang didapat Singaporean di sini,” ujar Chu Mingwei, Events & Marketing Manager Huang & Co, Minggu (28/5/2017) dini hari.

Yang membuat ratusan wisman Singapura makin happy, ada experience baru yang didapatkan di Nongsa. Di Nongsa Batam, audience tak lagi menyaksikan konser di gedung-gedung tinggi. Tak juga diapit beton-beton pencakar langit. Yang terjadi, wisman justru diajak menyaksikan konser di pinggir pantai. Konsernya pun ditemani angin yang bertiup sejuk dan bulan yang tampak menor di langit bersih.

Suara deburan ombak dengan atap langit yang penuh bintang membuat suasana makin terasa sangat oke. Belum lagi, experience menyaksikan gemerlap Singapura, Sirkuit Marina Bay dan Johor Bahru Bridge Malaysia dari Batam.

“Indonesia sangat beruntung punya Batam. Alamnya sangat indah, penduduknya ramah, kuliner dan makanannya pun sangat oke. Di Singapura tidak ada suasana seperti ini. Kebanyakan stress karena tekanan kerja yang tinggi. Tapi setelah datang ke Batam, semua Singaporean happy,” timpal Kevin Bastian, Singaporean yang berprofesi sebagai pilot komersial untuk Bank dan charter flight.

Ucapan Kevin memang tak mengada-ada. Hingga akhir acara, tak ada satupun Singaporean yang bergeser dari tempat duduknya. Malahan, di akhir acara, 230 Singaporean dikejutkan dengan show kembang api yang tak pernah putus selama 30 menit. Nuansa dan kehebohannya tak kalah dengan pesta pergantian tahun.

Bagi yang mengira ini sudah klimaks, maka Anda salah besar. Masih ada sensasi menerbangkan lampion yang dihadirkan di akhir acara. Proses pelepasan lampion ini memiliki makna penting bagi Singaporean karena di dalam setiap lampion yang dilepaskan, berisi harapan dan doa bagi dirinya sendiri dan orang yang dicintainya.

“Melepas lampion bukanlah sebuah hura-hura, melainkan doa yang diterbangkan ke langit. Tapi itu dilarang di negeri kami. Nah, di Batam, kami bisa menerbangkan lampion dengan bebas. Amazing. Batam luar biasa,” ucap Kheng Long.

Rasa happy itu membuat ratusan wisman Singapura tadi tak segan berderma. Charity yang digalang di tengah acara menghasilkan nominal yang tidak sedikit. Semua ikut menyumbang. Semua ikut berderma meski hasil charity itu akan disumbangkan ke masyarakat Batam yang tak mampu.

“Acaranya dari pagi loh. Tapi tak ada satupun yang balik ke kamar sebelum show berakhir. Pagi hari semuanya kami ajak City Tour dan berwisata belanja. Spent money-nya rata-rata 500-1000 sing dolar. Itu berkah lagi untuk Indonesia.

Karenanya di Batam View semua Singaporean kami berikan kesan yang mendalam. Sensasi experience yang tidak bisa didapatkan di Singapura, nuansa alam, hospitality ala Indonesia, itu yang kami angkat. Buat mereka happy. Setelah itu, mereka akan dengan sukarela menjadi endorser pariwisata Indonesia,” ungkap General Manager Batam View Beach Resort Andy Fong.

Batam memang sangat menjanjikan. Karenanya, daerah yang hanya terpaut 30 menit dari Singapura itu terus didorong menjadi lokomotif besar untuk menggerakkan turisme di wilayah perbatasan. “Banyak agenda crossborder yang sudah di create hingga akhir tahun. Kita bikin Batam menjadi second home nya orang Singapura,” timpal Deputi Pengembangan Promosi Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kabid Promosi Wisata Alam Hendry Noviardi.

Menpar Arief Yahya ikut memuji pengembangan pariwisata yang dibalut dengan inovasi seperti tadi. Menciptakan sesuatu yang baru, yang belum pernah ada, dan unik, menurutnya sangat dibutuhkan untuk membuat pariwisata Batam dilirik banyak wisman. “Ini sudah tepat. Wisman Singapura diajak mengexplore, sambil merasakan sensasi di destinasi. Inilah yang mendatangkan repeater tourism. Kalau begini terus, saya yakin pamor wisata Batam makin berkibar,” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Brand Wonderful Indonesia Menghiasi Dua Kota Besar Korea Selatan

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Brand Wonderful Indonesia terus menghiasi tempat-tempat keramaian di negara-negara yang berpotensi mendatangkan wisatawan ke Indonesia. Kali ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mancing di Negeri Gingseng, Korea Selatan (Korsel) yang memang akhir-akhir ini kunjungan wisatawannya ke Indonesia terus meningkat.

Kementerian di bawah komando Arief yahya itu memasang branding Wonderful Indonesia di dua kota besar di Korsel, yakni Seoul dan Busan. Promosi di Korsel disajikan dengan menggunakan 2 unit Digital Media Tunnel LED. Tidak hanya itu, 1 unit Subway dan beberapa Subway Screen door yang berada di Seoul Metro juga dibalut brand wonderful Indonesia.

“Kami melakukan pemasangan dari tanggal 14 Mei hingga 15 Juli. Selama satu bulan penuh, Wonderful Indonesia akan menjadi pusat perhatian publik. Maklum, rute yang dilalui menyentuh pusat-pusat aktivitas warga Seoul. Ditambah lagi, desainnya enak dilihat. Pesannya mudah ditangkap,” ujar Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana didampingi Kepala Bidang Komunikasi Media Ruang Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar Elizabet Hutagaol di Jakarta, Selasa (30/5/2017) seperti dilansir di laman resmi Kemenpar RI.

Alhasil, subway yang di-wrapping sejumlah culture dan nature keren Wonderful Indonesia menjadi pusat perhatian publik di Seoul, Korea Selatan. “Begitu ada peluang, kita langsung agresif berpromosi. Curi peluang untuk merayu warga Seoul berwisata ke Indonesia,” ucap Elizabeth.

Serupa dengan kota Seoul, Kota Busan juga akan dipromosikan dengan 1 unit Billboard dan 1 unit One Vision Way. Sejumlah destinasi andalan Indonesia ikut ditampilkan. Ada yang di-wrapping dengan nuansa culture Borobudur, Prambanan-Joglosemar, Surfing di Sumbawa, keindahan Danau Toba di Sumatera Utara. Ada juga yang di-wrapping panorama nature kelas dunia di Nusa Penida, Nusa Lembongan, Balangan Beach, Mengening Beach, Uluwatu dan Gili Tepekong di Bali.

“Di Busan, kami lakukan dengan waktu pemasangan pada periode Mei-Oktober 2017. Lokasi yang dipilih pun, adalah tempat yang potensial yang berada di Busan Indonesia Centre (BIC), merupakan lokasi yang tidak pernah sepi di wilayah Kota Busan. Promosi ini diharapkan mampu mendatangkan wisman asal Korsel dan juga mampu menarik minat wisatawan mancanegara lainnya yang berada disana,” ujar Elizabet.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memang serius mendatangkan wisatawan asal Korsel. Menurut data, saat ini jumlah wisman Korea (Selatan) pada tahun 2015 adalah 338.671 orang. Sedangkan target tahun 2016 yakni 400 ribu orang (wisman Korsel) atau naik 18 persen. Tahun ini, Kementerian Pariwisata telah menargetkan sebesar 514.000 wisatawan asal Korea Selatan, untuk itu promosi perlu dilakukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Kementerian Pariwisata Indonesia akan gencar berpromosi di Negara yang terkenal dengan budaya K-Pop-nya itu. “Bali dan Yogya destinasi favorit bagi wisman asal Korsel, wisatawan Korsel akan ditargetkan untuk lebih banyak datang ke Indonesia. Dengan mengundang langsung warga Korea Selatan ke Indonesia dan mengenalkan budaya nusantara pada mereka,” ujar Menpar Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Jaga Kelas Dunia, Kemenpar Pantau Khusus Persiapan Sail Sabang 2017

BALIPORTALNEWS.COM, SABANG – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sepertinya tidak mau malu dan ragu untuk mensukseskan event Sail Sabang 2017. Kegiatan wisata bahari berkelas internasional yang harus dikawal hingga sukses, dan menghidupkan bisnis baru yachts dengan rute Phuket-Langkawi-Sabang.

“Pak Menteri Arief Yahya dan Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Pak Indroyono Soesilo sudah bersepakat, kerjasama dengan marina di Phuket dan Langkawi, untuk membuka rute segitiga dengan Sabang. Itu harus kita sukseskan!” kata Ukus Kuswara, Sekretaris Kementerian Pariwisata di Sabang, seperti dilansir di laman resmi Kemenpar RI.

Karena itu Kemenpar terus-menerus melakukan pemantauan terkait persiapannya agar benar-benar membuat pecinta wisata bahari tumpah ruah di sana. Tidak hanya saat event Sail Sabang 2017 saja, tetapi pasca Sail Sabang itu menghasilkan portofolio bisnis baru berbasis wisata bahari.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara bersama Kadisbudpar Banda Aceh Reza Fahlevi, Kadispar Sabang Zulfli Purnawati dan Wakil Ketua Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Irwan Faisal kembali melakukan kunjungan ke lokasi untuk melihat kesiapan Sabang dari A sampai Z.

“Sail Sabang 2017 adalah proses percepatan wisata bahari kelas dunia. Persiapannya terus kita pantau agar acaranya nanti benar-benar sesuai harapan yaitu wisata bahari berkelas internasional. Tujuan dari Sail Sabang 2017 ini adalah percepatan, jadi kami datang ke sini untuk melihat kesiapan itu,” ujar Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara, Jumat (26/5/2017).

Tempat-tempat yang dikunjungi antara lain destinasi wisata Tugu Nol Kilometer Indonesia dan kawasan Pantai Iboih. Selain situs, kesiapan homestay pun dilihat demi kelancaran acara Sail Sabang 2017. Nantinya semua yang sudah dilihat akan dibawa dalam rapat besar di Jakarta. “Destinasinya harus disiapkan dengan excellent,” tutur Ukus Kuswara.

“Masyarakat dan hospitalitynya juga harus dipersiapkan dengan baik, agar wisman yang rata-rata berasal dari kalangan atas itu bisa menikmati Sabang dengan nyaman dan berbelanja dengan menyenangkan,” ungkap Ukus.

Karena itu, Ukus concern pasca agar dari sejak dini apa saja yang harus ada ketika yachters itu ber-regatta dari jalur Phuket-Langkawi-Sabang, itu benar-benar dipersiapkan. Phuket dan Langkawi sudah jauh lebih maju, fasilitas lebih komplit, yang dibutuhkan para yachters mereka sudah biasa menghandle, karena sudah mengoperasikan banyak marina. “Kita harus cepat menyesuaikan diri dan belajar dari sukses mereka,” ungkap Ukus Kuswara.

Kadisbudpar Banda Aceh Reza Fahlevi menambahkan, Sail sabang 2017 akan diadakan pada akhir tahun ini merupakan event yang kedua kalinya digelar. Nantinya akan ada beberapa kegiatan lomba yang akan diadakan.

“Di rakor ini kita mau pas-kan pembukaannya di mana, acara puncak dan event lainnya di mana. Semua harus disiapkan sampai benar-benar matang. Alhamdulilah kami sudah bersinergi dengan beberapa stake holder terkait untuk pengembangan apa-apa yang diperlukan,” ujar Reza Fahlevi.

Apa saja nanti yang bisa dinikmati pengunjung bila datang ke Sail Sabang 2017? Ada beberapa event seperti Sabang Underwater Photography di pantai Iboih dan Gapang siap menyapa 29 November. Setelah itu, ada  bazaar dan ekspo di Sabang Fair, Free Dive Championship pada tanggal 3 Desember. Ada juga Lomba Memancing di sekitar Pulau Rondo selama dua hari, 3-4 Desember, juga terdapat festival budaya, parade perahu nelayan, serta wind surfing

Lanjutan acara keren lainnya, pertemuan bisnis dengan Cruise Operator di Kota Sabang, 30 November. Setelah itu, pembukaan Sail Sabang 2017 Pasiran pada 2 Desember. Pada hari itu juga akan diselenggarakan parade kapal tradisional dan eksibisi paramotor di Teluk Sabang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengingatkan, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan dengan baik. Persiapannya harus bisa efektif digunakan untuk koordinasi, roadshow ke sasaran originasi, atau ajakan untuk menarik kunjungan peserta hingga wisman datang dari luar negeri.

“Ini sangat bagus. Gerhana Matahari Total bisa sukses besar karena terus dikampanyekan sejak setahun sebelumnya. Even ini bisa membangun dan mengembangkan kembali Kota Sabang sebagai kota wisata bahari dengan bentang lautnya yang indah,” ujar Menpar Arief Yahya.

Kebetulan, Kota Sabang diuntungkan dengan letak geografis yang sangat strategis. Wilayahnya berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dan Thailand. Selain itu juga kota Sabang berada di pintu utama Selat Malaka dan memiliki pelabuhan alam terbaik seperti halnya pelabuhan Tanjung Priok.

“Selat Malaka menjadi sarana transportasi laut tersibuk dan termurah di dunia. Singgahnya kapal-kapal yang melewati Selat Malaka akan memberikan efek besar bagi pertumbuhan ekonomi melalui jasa dan bea seperti bea sandar, bea labuh, dan jasa-jasa pelabuhan lainnya dan transaksi bisnis lainnya termasuk industri pariwisata,” ungkap Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sambut Asian Games 2018, Palembang Bikin Kampoeng Warno-Warni

BALIPORTALNEWS.COM, PALEMBANG – Kampung warna-warni makin ngetren dan menginspirasi banyak daerah untuk dijadikan destinasi desa wisata. Setelah kampung warna-warni di Semarang yang mendunia karena di-repost oleh media-media internasional, lalu Jogjakarta dan Malang yang juga go international, kini giliran Palembang, Sumsel yang beraksi.

Mereka baru saja membuat kambung warna-warni yang di-launching demi menyambut Asian Games 2018. Ini matching dengan logo Asian Games 2018 yang juga warna-warni.

Program Kampoeng Warno-Warni yang digagas Relawan Gemilang Peduli Asian Games, kini mendapat perhatian banyak pihak, termasuk pihak swasta yakni Perusahaan Cat Propan. Sejumlah sponsor memberikan dukungan, mengingat Kampoeng warno-warni disiapkan sebagai wisata baru di Palembang.

Untuk pengecatan kampoeng warno-warni, Produk cat ternama di Indonesia, Propan memberikan dukungannya dengan menggelontorkan ratusan kilogram cat untuk tahap awal. “Kampoeng Warno-Warni ini termasuk bagian dari menyemarakkan event Asian Games tahun depan. Banyak yang sudah memberikan dukungannya. Terakhir kita baru terima cat dari Propan, terima kasih Propan,”kata sekretaris Gemilang Peduli Asian Games, Mas Warto di Palembang, Jumat (26/5/2017) seperti dilansir di laman resmi Kemenpar RI.

Mas Warto menjelaskan, Kampoeng Warno-Warni telah dimulai sejak beberapa waktu lalu dan dipusatkan di seberang ulu, berhadapan langsung dengan Benteng Kuto Besak. Warto menyatakan organisasi yang dipimpinnya selalu siap berkolaborasi menyukseskan Asian Games 2018.

“Kita semarakkan Palembang ini untuk mempromosikan Asian Games 2018. Untuk infrastruktur, Palembang sudah siap. Sekarang tugas kita bersama untuk mempromosikannya, sekaligus mengajak peran serta masyarakatnya,” papar Mas Warto.

Diketahui, Palembang, bersama Jakarta, akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, yang dihelat pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Menyongsong perhelatan olahraga akbar antarnegara Asia itu, Pemkot Palembang merencanakan sejumlah program kepariwisataan.

Sebelumnya, Wali Kota Palembang Harnojoyo menyampaikan sejumlah program pembangunan Pemerintah Kota Palembang, khususnya pariwisata, kepada Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pertemuan yang serius tapi santai, itu Harnojoyo mengatakan, kepariwisataan adalah salah satu program prioritas Pemerintah Kota Palembang untuk percepatan perwujudan visi Palembang EMAS (Elok, Madani, Aman, Sejahtera) dan kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018.

Harnojoyo menjelaskan, sektor wisata menjadi salah satu prioritas dalam rangka menyambut perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Saat ini Pemkot Palembang telah berhasil mewujudkan wisata pedestrian Sudirman, taman-taman dan wisata lainnya.

Namun kali ini Pemkot Palembang kembali merencanakan pengembangan wisata lain, ada sembilan program pengembangan wisata dipaparkan guna meyakinkan Pemerintah pusat agar dapat mengucurkan bantuan kepada Pemerintah Kota Palembang, salah satunya restorasi Benteng Kuto Besak (BKB) dan percantik kawasan sungai Musi.

“Apa yang akan dilakukan Pemkot Palembang, yaitu penataan Sungai Musi, pengecatan rumah di bantaran Sungai Musi, penataan bangunan bersejarah, restorasi Sungai Sekanak, revitalisasi Bukit Siguntang, pengembangan wisata Pulau Kemaro, dan pembangunan pasar seni. Kemudian program pembangunan pasar wisata terpadu di Sekanak, pembangunan air terjun menari di plaza Benteng Kuto Besak, pembanguan air terjun Ampera,” papar Harnojoyo.

Ia mengatakan, sejumlah program terkait pariwisata juga telah berjalan. Antara lain, pedestrian Sudirman yang berlangsung tiap malam sabtu dan malam minggu.

Sejumlah aktivitas seni disajikan di tempat itu, mulai dari diskusi seni dan budaya, teater, kesenian tradisonal, komunitas pencinta hewan, hingga permainan tradisional anak.

“Selain pedestrian Sudirman, ada pula Al Quran Al Akbar di Gandus, yang menjadi daya tarik wisatawan. Setiap hari, tempat ini tak pernah sepi pengunjung,” tambah Harnojoyo.

Saat ini, sejumlah tempat wisata juga kerap dikunjungi wisatawan, lokal maupun mancanegara. Mulai dari Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Monpera, Kampung Kapitan, Kampung Al Munawwar. Kampung dengan bangunan heritage yang pernah menjadi objek content di media social bersama GenPI Sumsel.

“Tema Almunawar menjadi hastag yang mengudara di trending topic sekitar 9 jam,” aku Kadispar Sumsel Irene Camelyn Sinaga. Dua kali berkegiatan dengan tagar almunawar, dan selalu menjadi bahan perbincangan netizen di media sosial.

Harnojoyo optimistis, jika program-program yang direncanakan itu terwujud, ditambah program yang telah berjalan saat ini, pariwisata di Palembang akan makin berkembang.

“Wisatawan lokal maupun mancanegara tentu akan tertarik berkunjung ke Palembang. Perlu aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat, kementerian. Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Harus jemput bola  agar pembangunan di Kota Palembang tidak terhambat,” tukas Harnojoyo.

Sumatera Selatan (Sumsel) sejak 2015 sudah ditetapkan oleh Menpar Arief Yahya sebagai provinsi percontohan dalam menggelar Sport Tourism. Mereka sedang mempersiapkan Asian Games 2018, yang closing ceremony-nya bakal dipusatkan di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumsel.

Menpar Arief Yahya menyebut faktor 50% sukses sebuah daerah itu serius menggarap pariwisata adalah CEO Commitment. Keseriusan kepala daerahnya, dan itu terbukti di Sulut dan Banyuwangi.

“Pertama, tempatkan orang yang betul, terbaik, punya passion di pariwisata sebagai kadisparnya! Kedua, alokasi budgeting-nya harus lebih banyak ke sektor yang sudah dipilih menjadi core economy daerah tersebut! Kalau pariwisata ya, harus dialokasikan yang kelihatan agar bisa membangun destinasi kelas dunia,” kata Arief Yahya.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Menpar Arief Ingatkan STP NHI Bandung Gunakan Global Standart

BALIPORTALNEWS.COM, BANDUNG – Pendidikan! Pengembangan SDM-Sumber Daya Manusia! Itu adalah concern jangka menengah dan panjang Menteri Pariwisata Arief Yahya. Karena itu, dia serius memantau pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk-Sekolah Tinggi Akademi Politeknik Pariwisata (SBM-STAPP) di ruang rapat Rektorat STP NHI Bandung, Jumat (26/5/2017).

Dilansir dari laman resmi Kemenpar RI, Menpar Arief didampingi Deputi BPKK H.M Ahman Sya, Tenaga Ahli Menteri Bidang Manajemen Strategis Priyantono Rudito, dan Ketua STP Anang Sutono. Menpar blusukan dadakan untuk melakukan inspeksi dan pemantauan fasilitas gedung perkuliahan STP NHI Bandung.

Ketua STP Anang Sutono beserta jajaran menjelaskan rencana pembangunan dan fungsi dari berbagai fasilitas kampus. Menpar Arief Yahya berinteraksi dan berdialog dengan staf dan mahasiswa di lingkungan kampus.

Rapat pemantauan dilakukan dengan cara video call dengan 6 Unit Pelaksana Teknis (UPT) lembaga pendidikan tinggi pariwisata di bawah Kementerian Pariwisata yang terdiri atas STP NHI Bandung, STP Nusa Dua Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok, dan Deputi BPKK, H.M Ahman Sya, Ketua STP Bandung Anang Sutono, dan Tenaga Ahli Menteri Bidang Manajemen Strategis, Priyantono Rudito.

“Gunakan global standart, untuk menjadi global player! Sisihkan 10% lulusan dididik khusus menjadi entrepreneur! Perguruan Tinggi Pariwisata di bawah Kemenpar harus bisa menjadi center of exellence dalam penggunaan bahasa asing,” kata Menpar Arief Yahya menginstruksikan kepada seluruh UPT lembaga pendidikan pariwisata Kemenpar.

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Ahman Sya menjelaskan, inisiasi SBM STAPP dilakukan perdana pada tahun 2016, atas instruksi Menpar untuk digitalisasi pendaftaran mahasiswa yang sinergis oleh 6 UPT lembaga pendidikan tinggi pariwisata di bawah Kemenpar.

Di luar jalur SBM-STAPP, lanjut Ahman Sya, seluruh UPT juga melakukan Seleksi Mandiri Masuk (SMM). Total peminat yang mendaftar melalui SBM-STAPP adalah sebesar 10.000 orang dan SMM sebesar 11.000 orang. Total peminat 6 UPT Kemenpar pada tahun 2017 adalah sebesar 21.000 orang, naik 50% dibanding data peminat tahun 2016.

“Dalam mekanisme penerimaan mahasiswa baru tersebut, seluruh UPT mengalokasikan kuota menerima mahasiswa 80% dari SBM-STAPP dan 20% sisanya dari SMM,” papar Ahman Sya.

Adapun peminat yang mendaftar melalui SBM-STAPP Total 21.382 yakni STP NHI Bandung 11.655, STP Nusa Dua Bali 4.491, Akpar Medan 1.707, Poltekpar Makassar 2.470, Poltekpar Palembang 630, dan Poltekpar Lombok 429.

“Jumlah peminat tersebut sangat banyak dan melampaui kapasitas 6 UPT untuk menampung 3.500 mahasiswa baru. Persaingan untuk mendapatkan kursi studi adalah 1:6, hanya 1 peminat yang diambil dari 6 pendaftar,” tambah Ahman Sya.

Ahman Sya menambahkan, angka persaingan untuk mendaparkan kursi studi berbanding terbalik dengan jumlah lowongan kerja yang tersedia, sebagai contoh Job Fair International Tourism and Hospitality Grand yang diadakan di STP NHI Bandung pada 23-24 Mei 2017 menyediakan lebih dari 15.000 lowongan kerja, sementara pendaftar hanya 4.000 orang.

Perbandingan antara pencari kerja dan lowongan kerja adalah 1:4, di mana setiap 1 pencari kerja dibutuhkan oleh 4 lowongan pekerjaan. Angka lowongan pekerjaan tersebut naik 25% dari acara serupa di tahun 2016 yang menyediakan 12.000 lowongan pekerjaan.

Ketimpangan supply-demand tenaga kerja tersebut disadari oleh Kemenpar. Menpar Arief Yahya menginstruksikan 6 UPT untuk memiliki 10.000 mahasiswa aktif kuliah dan menghasilkan 2.000 alumni yang diluluskan pada tahun 2018.

“Sebuah target yang ternyata sudah tercapai 2017 di mana jumlah mahasiswa di 6 UPT sebesar 10.000 dan lulusan tahun 2017 sebesar 2.000 alumni,” kata Menpar Arief Yahya. (*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Persiapkan Asian Games 2018, Kemenpar Gelar Bimtek Branding di Sumsel

BALIPORTALNEWS.COM, PALEMBANG – Kementrian Pariwisata (Kemenpar) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan (Disbudpar Sumsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Branding Pesona Indonesia di Hotel Arista Palembang pada, 25 Mei 2017.

Dilansir dari laman resmi Kemenpar RI, Deputi Pengembagan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan, Bimtek tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan pariwisata di setiap daerah Kabupaten atau Kota di Sumsel. Mereka harus bisa membranding diri mereka masing-masing dengan baik dan sesuai dengan guideline yang sudah baku.

Dengan begitu, citra pariwisata Sumsel makin dikenal dan diketahui oleh banyak wisatawan di seluruh penjuru dunia terutama saat Asian Games 2018.  ”Nah acara ini untuk meningkatkan pemahaman branding. Karena pastinya perlu diberikan penjelasan dan pemaham lebih lanjut, agar ada sinergi antara pusat dan daerah terkait pemajuan pariwisata,” ujar Esthy Reko Astuty.

Lebih lanjut Esthy berharap, dengan sosialisasi Branding Pesona Indonesia ini tidak akan terjadi lagi ketidaktepatan dalam penggunaan logo Branding Pesona Indonesia maupun Wonderful Indonesia.

Selain itu, imbuh Esthy, Hal ini juga diharapkan agar para peserta mengetahui arah kebijakan pemerintah dalam mengembangkan pasar wisatawan nusantara dan mancanegara  agar bisa datang terus  berkunjung ke Sumatera Selatan.

”Mengenai Brand dan Branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia  ada hal utama yang wajib diketahui oleh para peserta mengenai penggunaan Brand Identitas Pesona Indonesia yakni terkait Logo, Warna yang sesuai dengan 5 Aspek Pesona, dan Supergraphics,” kata wanita yang murah senyum itu.

Dalam acara kemarin, peserta Bimtek sangat antusias mengikuti paparan materi yang dijelaskan, peserta kali ini juga menghadirkan unsut Pentahelix didalamnya seperti jajaran Dinas Pariwisata Palembang, Politeknik Pariwisata Palembang, Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumsel, serta pengelola Destinasi Tujuan Wisata (Kampung Al-Munawwar, Kampung Kapitan, dsb). Tidak hanya itu saja, pada kesempatan bimtek kali ini juga turut dihadiri oleh Sri Meliyana, anggota komisi X DPR RI asal Lahat (Sumsel).

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga memberikan paparan tentang branding “Jelajah Sumatera Selatan,” Brand ini beberapa waktu lalu di hasilkan dari kolaborasi Mark Plus dan Disbudpar Sumsel.

Branding ini rencananya akan segera diluncurkan di Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta, dalam waktu dekat ini. “Saat ini Sumsel sudah memiliki branding pariwisata sendiri dengan nama Explore Your South Sumatera (Jelajah Sumsel). Terciptanya brand Pariwisata Sumsel ini tentunya sudah di sinergikan dengan brand Pesona Indonesia (nasional) berlogo perahu dan ombak air. Hal ini harus pula diikuti oleh Kabupaten dan kota di seluruh Sumsel,” bebernya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sangat konsisten tampil dalam berbagai kegiatan promosi mancanegara dengan branding Wonderful Indonesia. ” Kami sangat konsen dengan national brand ini,” kata Dr Ir Arief Yahya MSc.

Menpar Arief Yahya selalu menggunakan benchmark untuk menjawab semua promosi yang diusungnya. Menurut dia, kalau ingin menjadi pemain global, gunakan selalu global standart. “Mau tetap atau berubah, mau satu atau lebih dari satu, ada contoh suksesnya. Lakukan apa yang sudah sukses dan mereka (global) sudah lakukan, jangan memulai dari awal. Tapi berawal dari akhir,” pesan Mantan Dirut PT Telkom Indonesia itu.

Konsep dan menggunakan teori-teori itu penting. Pertimbangan praktis berdasarkan pengalaman, itu juga penting. Perpaduan keduanya, itu menjadi sempurna. Sebagai doktor strategic management, Arief Yahya memang punya bekal ilmu branding.

Karena itu Menpar Arief Yahya ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi ketua tim National Branding. Pengalaman saat memimpin Telkom dan Komisaris Telkomsel juga sudah dibuktikan dengan melonjaknya brand pariwisata Wonderful Indonesia dari NA (not available) menjadi ranking 47 besar dunia. Mengalahkan Truly Asia Malaysia 96 dan Amazing Thailand 83.(*/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tradisi Mekotek Tak Jadi Tampil di PKB, Ini Sebabnya

BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA –  Tradisi Mekotek yang awalnya diagendakan tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 akhirnya kandas. Pasalnya, salah satu tradisi tolak bala dari Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung ini tidak sesuai dengan tema yang ditetapkan penyelenggara, yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ida Bagus Anom Bhasma, membenarkan prihal tersebut. Penampilan tradisi Mekotek ini akan digantikan dengan pragmen Tari Tulak Tunggul. Tarian yang menggambarkan senderan air di Pura Taman Ayun ini kerap ditampilkan setiap piodalan atau hari raya di Pura Taman Ayun, Mengwi.

Kesenian sakral tersebut, sesuai dengan tema PKB 2017 yakni Ulun Danu yang artinya adalah Melestarikan Air Sumber Kehidupan. “Mekotekan tidak jadi (tampil –red), supaya tidak nyamplir (tidak sesuai). Kami ganti dengan pragmen Tari Tulak Punggul yang mengisahkan empelan di Pura Taman Ayun,” ungkap IB Anom Bhasma, Senin (29/5/2017).

Tari Tulak Punggul, kata IB Anom Bhasma akan ditampilkan dalam pawai bersamaan dengan Tari Surfing yang telah diagendakan tampil dalam pembukaan PKB pada 10 Juni mendatang. “Ini (Tari Tulak Punggul –red) tidak tampil dalam kegiatan rutin PKB, melainkan saat pawai pembukaan. Dalam pawai nanti kami akan melibatkan 800 seniman,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Badung mengikuti seluruh katagori yang ditetapkan panitia. Bahkan, pihaknya melibatkan sembilan ribu seniman tari maupun kerawitan yang didominasi kaula muda. “Kami melibatkan banyak anak muda dalam PKB kali ini, karena mereka nantinya sebagai generasi penerus yang mewariskan seni dan budaya yang ada di Badung,” katanya.

Terkait anggaran, pejabat asal Desa Taman, Abiansemal ini menyebutkan mencapai Rp 3 miliar. Pihak penyelenggara juga memberikan dukungan dana pembinaan sebesar Rp 250 juta. “Daya yang diberikan Pemprov Bali dilebur dengan daya yang kita anggarkan, setelah itu baru dibagi, tapi kami prioritaskan pada kesenian yang melibatkan orang banyak,” ucapnya seraya menambahkan akan memboyong 25 grup kesenian khas Gumi Keris. (bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Kemenpar Gelar Rakor dan Site Visit Sail Sabang 2017

BALIPORTALNEWS.COM, SABANG  -Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Pemprov Nanggroe Aceh Darussalam bersiap menggelar launching Sail Sabang 2017. Meski evennya baru digelar 28 November – 5 Desember 2017, Kemenpar menggelar rapat koordinasi dan site visit untuk persiapan Sail Sabang 2017.

“Persiapannya memang harus jauh-jauh hari agar para pelayar dunia bisa menyiapkan waktu saat perhelatan dimulai, persiapan dimulai dari site visit Pelabuhan Container Terminal 3 (CT-3), yang rencananya akan dijadikan sebagai tempat acara puncak Sail Sabang 2017.,” ujar Sekretaris Mentri Pariwisata Ukus Kuswara seusai rapat koordinasi Sail Sabang 2017 di Hotel Fladeo, Sabang, Rabu (24/5), seperti dilansir dari laman resmi Kementrian Pariwisata RI.

Rakor yang juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Sabang Zulfli Purnawati, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Reza Pahlevi dan Wakil Ketua BPKS  tengah program-program acara terkait Sail Sabang 2017 yang tersebar mulai dari tengah kota Sabang, di pantai Iboih dan Gapang hingga Pulau Rondo dan kota Banda Aceh di Pulau Sumatera.

“Kami berkunjung ke Sabang Fair dan beberapa penginapan. Nantinya tempat-tempat ini akan diajukan dalam rapat koordinasi sebagai lokasi-lokasi dari acara Sail Sabang 2017. Semua belum final, dari site visit ini nanti akan dibawa ke rapat koordinasi,” kata Ukus Kuswara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Reza Pahlevi  menjelaskan, jika Provinsi berjuluk Serambi Mekkah itu terlihat serius menggarap event bahari. Teluk Sabang dipastikan bakal siap menjadi venue utama perhelatan akbar ini.

“Saat Rapar Koordinasi ini kita ingin sesuaikan mengenai lokasi acara pembukaan berada dimana, acara punyanya juga sedan dipersiakan, serta event-event lainnya akan diposisikan dimana,” ujar Reza Pahlevi  yang didamping Zulfli Purnawati.

lantas bagaimana kesiapan Sail Sabang 2017 sejauh ini? Reza menjelaskan jika persiapan sejauh ini lumayan banyak dan semuanya sudah fix sesuai agenda. “Untuk persiapan, tuan rumah sendiri alhamdulilah kami sudah bersinergi dengan beberapa stake holder, terkait untuk pengembangan apa-apa yang diperlukan,” ungkap Reza yang diamini Purnawati.

Sail Sabang 2017 akan mengajak para pengunjung untuk mengikuti beberapa kegiatan. Apa saja ya yang bisa traveler nikmati? Purnawati menambahakan akan ada event International Yacht Rally bisa dinikmati 28 November-5 Desember 2017.

“Ada beberapa event seperti Sabang Underwater Photography di pantai Iboih dan Gapang siap menyapa 29 November. Setelah itu, ada  bazaar dan ekspo di Sabang Fair, Free Dive Championship pada tanggal 3 Desember. Ada juga Lomba Memancing di sekitar Pulau Rondo selama dua hari, 3-4 Desember, juga terdapat festival budaya, parade perahu nelayan, serta wind surfing,” papar Purnawati.

Lanjutan acara keren lainnya, pertemuan bisnis dengan Cruise Operator di Kota Sabang, 30 November. Setelah itu, pembukaan Sail Sabang 2017 Pasiran pada 2 Desember. Pada hari itu juga akan diselenggarakan parade kapal tradisional dan eksibisi paramotor di Teluk Sabang.

Menjadi event akbar, Sail Sabang 2017 ditunggu oleh para turis juga masyarakat Sabang. Mereka antusias dengan diadakannya Sail Sabang 2017. “Sail Sabang 2017 disambut baik oleh masyarakat, setiap habis rakor selalu ditanya kapan tanggal pastinya,” tutup Purnawati.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengintruksikan waktu yang tersisa harus dimanfaatkan dengan baik, menurutnya, bisa efektif digunakan untuk koordinasi,road show ke sasaran originasi, atau ajakan untuk menarik kunjungan peserta hingga wisman penonton dari luar negeri. “Ini sangat bagus. Gerhana Matahari Total bisa sukses besar karena terus dikampanyekan sejak setahun sebelumnya. Even ini bisa membangun dan mengembangkan kembali Kota Sabang sebagai kota wisata bahari dengan bentang lautnya yang indah,” sebut Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Kebetulan, Kota Sabang diuntungkan dengan letak geografis yang sangat strategis. Wilayahnya berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dan Thailand. Selain itu juga kota Sabang berada di pintu utama Selat Malaka dan memiliki pelabuhan alam terbaik seperti halnya pelabuhan Tanjung Priok.

“Selat Malaka menjadi sarana transportasi laut tersibuk dan termurah di dunia. Singgahnya kapal-kapal yang melewati Selat Malaka akan memberikan efek besar bagi pertumbuhan ekonomi melalui jasa dan bea seperti bea sandar, bea labuh, dan jasa-jasa pelabuhan lainnya dan transaksi bisnis lainnya termasuk industri pariwisata,” ungkap Arief Yahya. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan